Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Organisasi Perempuan melalui Pelantikan DPD Wanita Pujakesuma 2026–2030

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pelantikan DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan masa bakti 2026–2030 menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan organisasi kemasyarakatan perempuan dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, jajaran OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, serta pengurus Wanita Pujakesuma tingkat provinsi, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap peran strategis organisasi perempuan.

Ketua DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan terpilih, Siti Afsah Suprianto, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 diarahkan untuk mendorong peran aktif perempuan dalam penguatan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan pelestarian budaya. Ia menegaskan pentingnya kerja kolektif pengurus serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan agar program organisasi dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua DPW Wanita Pujakesuma Provinsi Sumatera Utara, HJ Chairiah Sujono Giatmo, SE, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan dan kehadiran seluruh pihak terkait. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah dan unsur organisasi menjadi modal penting dalam memperkuat peran Wanita Pujakesuma sebagai bagian dari kekuatan sosial dan budaya di daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., yang juga selaku Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Wanita Pujakesuma memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga, menjaga nilai budaya, serta mendorong partisipasi sosial perempuan. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan terbuka untuk bersinergi dan mendukung program-program Wanita Pujakesuma yang sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya pada bidang pemberdayaan perempuan, ekonomi kerakyatan, pendidikan keluarga, dan pelestarian nilai budaya lokal.(Doni)

Kasatgas Pimpin Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera Utara

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Senin (12/1/2026), Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana banjir dan longsor sebagai forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, pendanaan, dan pelaksanaan pemulihan pascabencana. Rapat ini menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan lintas pemerintahan guna memastikan pemulihan berjalan cepat, terarah, dan berkelanjutan, terutama pada pemulihan layanan dasar serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Prof. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, pimpinan kementerian dan lembaga terkait, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp430 miliar untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Anggaran tersebut difokuskan pada lima sektor prioritas, yakni infrastruktur, pendidikan, kesehatan, komunikasi dan informatika, serta bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten/kota, guna mempercepat pemulihan layanan publik dan memperkuat ketahanan wilayah terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Asahan turut mengikuti rapat koordinasi tersebut yang diikuti langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Arifin, S.Sos., M.Si. Kehadiran Bupati Asahan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana melalui penguatan koordinasi daerah, penyediaan dan pemutakhiran data, serta pelaksanaan kebijakan sesuai kewenangan pemerintah kabupaten agar program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat tetap melakukan pendampingan kepada daerah meskipun status tanggap darurat telah dicabut. Pendampingan tersebut mencakup penyediaan hunian tetap, bantuan logistik, serta bantuan sosial bagi masyarakat terdampak. Rapat koordinasi ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi dan tanya jawab untuk mengidentifikasi kendala di lapangan serta merumuskan langkah percepatan pemulihan di daerah yang masih memerlukan penanganan lanjutan.(Doni)

 

Pemkab Asahan Dukung Penguatan Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi UNA

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan dan pengembangan Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Asahan (UNA) sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah, Kamis (8/1/2026).

Dukungan ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan akademik Fakultas Ekonomi UNA yang sekaligus dirangkai dengan pelantikan pimpinan program studi.

Penegasan dukungan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, Rianto, S.H., M.AP., yang menilai Program Magister Manajemen memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia profesional, adaptif, dan berdaya saing. Menurutnya, penguatan pendidikan pascasarjana di daerah merupakan kebutuhan penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan, pengembangan dunia usaha, serta percepatan pembangunan Kabupaten Asahan.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong terbangunnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, khususnya Universitas Asahan, agar penyelenggaraan pendidikan tinggi semakin selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan tantangan dan kebutuhan lokal.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola akademik, Fakultas Ekonomi Universitas Asahan melaksanakan pelantikan pimpinan program studi. Berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Asahan Nomor 55/KPTS/UNA/FE-UNA/Tahun 2025, ditetapkan Dr. Hamida Sari Siregar, S.E., M.Si. sebagai Ketua Program Studi Manajemen Pengganti Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2025–2029. Selanjutnya, melalui Surat Keputusan pengangkatan pimpinan Program Studi Magister Manajemen (S-2) masa jabatan 2025–2029, ditetapkan Dr. Surya Bakti, S.E., M.M. sebagai Ketua Program Studi dan Dian Wahyuni, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Program Studi.(Doni)

 

Bunda PAUD Sekaligus Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan Lakukan Kunjungan Kerja ke PAUD dan Posyandu

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Ny. Yusnila Wati, Bunda PAUD sekaligus Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, melakukan kunjungan kerja ke PAUD dan Posyandu di beberapa kecamatan, Kamis (08/01/2026), dalam rangka membina pendidikan anak usia dini serta meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak.

Kunjungan diawali di PAUD Fadillah, Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, di mana Ny. Yusnila hadir sebagai Bunda PAUD. Kegiatan dihadiri oleh Camat Simpang Empat, Kepala Desa Sipaku Area beserta Ketua TP PKK Desa, kepala puskesmas setempat, dan para guru PAUD. Beliau meninjau proses pembelajaran, memberikan motivasi, serta menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membentuk karakter dan mendukung tumbuh kembang anak.

Setelah kunjungan ke PAUD, kegiatan dilanjutkan ke Posyandu Melur Desa Sipaku Area, serta posyandu lain di kecamatan Rawang Panca Arga dan Buntu Pane. Pada kunjungan ini, Ny. Yusnila hadir sebagai Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan di dampingi Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan Ny Juni Rianto dan pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, camat dan kepala desa setempat beserta Ketua TP Posyandu Kecamatan dan Desa,Kepala Puskesmas setempat serta para kader posyandu.

Ny. Yusnila Indriati Taufik mengatakan untuk dapat penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan mewujudkan Asta Cita Indonesia Emas 2045 melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pada akhir kunjungan, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyerahkan bantuan 5 unit meja dan 10 unit kursi, yang merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, diserahkan langsung di masing-masing kecamatan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Kabupaten Asahan dalam mendukung pendidikan anak usia dini dan layanan posyandu yang berkualitas, melalui koordinasi lintas kecamatan dan desa, serta peran aktif Bunda PAUD dan Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan.(Doni)

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan Serahkan Bantuan Meja dan Kursi untuk Posyandu

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan menyerahkan bantuan berupa 5 unit meja dan 10 unit kursi kepada Saung Posyandu Cemara III di Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning, Posyandu Sakura di Desa Sengon Sari, serta Posyandu Kelapa Gading di Desa Sijabut, Kecamatan Air Batu, Rabu (7/1/2026).

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di masing-masing kecamatan, dengan dihadiri oleh camat dan kepala desa setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Camat Rahuning dan Camat Air Batu, para kepala desa setempat serta Ibu Ketua Posyandu Kecamatan dan Desa.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di desa. Ia menegaskan pentingnya penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Melalui penerapan 6 SPM, kita berharap anak-anak di Kabupaten Asahan dapat terbebas dari stunting. Anak yang sehat dan pintar merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Ibu Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu kader Posyandu. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Tetap semangat dalam melayani masyarakat,” tutupnya.(Doni)

Pemkab Asahan Lantik Anggota KPAD Kabupaten Asahan Periode 2026–2030

ASAHAN -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan Anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Asahan masa jabatan 2026–2030 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan perlindungan anak di daerah dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait.

Pelantikan Anggota KPAD Kabupaten Asahan periode 2026–2030 tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, yang secara resmi mengambil sumpah jabatan para anggota KPAD. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen, integritas, serta sinergi lintas sektor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Asahan.

Ketua KPAD Kabupaten Asahan terpilih masa jabatan 2026–2030, Awaluddin, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa KPAD akan menjalankan tugas secara profesional dan independen dengan fokus pada pencegahan, edukasi, serta penanganan kasus anak secara komprehensif. Ia menegaskan komitmen KPAD untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.

Pelantikan ini menjadi awal pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Anggota KPAD Kabupaten Asahan periode 2026–2030 dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi tumbuh kembang anak. Adapun susunan Anggota KPAD Kabupaten Asahan masa jabatan 2026–2030 terdiri atas Eva Lusiana Munthe, S.KM.; Awaluddin, S.Ag., M.H.; Sabar Mulia Panjaitan, S.H.; Mohd. Siddiq; dan Nina Waslina, S.E., yang diharapkan mampu menjalankan amanah secara optimal demi terwujudnya Kabupaten Asahan yang peduli dan ramah anak.(Doni)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Gabungan Perdana Awal Tahun 2026

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, memimpin Apel Gabungan perdana di awal Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/1/2026).

Apel ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, OPD, Camat Kota Kisaran Barat, Camat Kota Kisaran Timur, serta ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN. Ia berharap tahun 2026 dapat membawa semangat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Kami dari pimpinan, Bupati dan Wakil Bupati Asahan, serta segenap pimpinan di Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. Semoga di tahun yang baru ini membawa semangat baru dan meninggalkan hal-hal lama yang kurang baik,” ujarnya.

Wakil Bupati Asahan juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, secara umum kinerja ASN pada tahun sebelumnya sudah cukup baik dan patut diapresiasi.

“Secara penilaian keseluruhan pekerjaan di tahun sebelumnya, menurut kami rekan-rekan sudah bekerja dengan cukup baik dan untuk itu kami ucapkan terima kasih. Sesuatu yang baik mari kita pertahankan dan harus kita tingkatkan lagi,” lanjutnya.

Namun demikian, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan Pemerintah tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi dari tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan yang diberikan. “Penilaian kita dianggap berhasil ketika kepuasan publik benar-benar kita layani dengan sebaik-baiknya. Masih banyak kekurangan di tahun sebelumnya, mari di tahun 2026 ini kita tutupi kekurangan tersebut dan kita isi dengan kebaikan serta kinerja yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam mematuhi aturan yang berlaku, termasuk ketepatan waktu masuk kerja dan kelengkapan atribut dinas. “Mari kita ikuti aturan yang berlaku, masuk kerja tepat waktu, dan membenahi kedisiplinan kita secara maksimal. Ayo, kita bersama-sama menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Asahan,” ajaknya.

Di akhir Apel Gabungan tersebut, Wakil Bupati Asahan turut memberikan arahan dan teguran kepada ASN yang tidak mengenakan uniform secara lengkap sebagai bentuk pembinaan dan penegakan disiplin di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.(Doni)

Pemkab Asahan Terima Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Sumatera Utara Bahas Ranperda Pesantren

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Senin (5/1/2026),Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, para Asisten Setdakab Asahan, para Kepala OPD dan Kepala Bagian, serta jajaran DPRD Provinsi Sumatera Utara sebagai forum koordinasi dan sinkronisasi kebijakan daerah dan provinsi.

Pada kesempatan tersebut, kunjungan kerja diterima oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, yang menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada rombongan Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah Kabupaten Asahan memandang pertemuan ini sebagai forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperdalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren di Provinsi Sumatera Utara.

Dalam pembahasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya terhadap visi daerah “Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan” serta dukungan terhadap visi Presiden Republik Indonesia “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045.” Unsur religius dipandang sebagai bagian penting dari pembangunan daerah, yang salah satunya diwujudkan melalui penguatan peran pondok pesantren. Saat ini, pondok pesantren di Kabupaten Asahan tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah 23 pondok pesantren dan total santri mencapai 8.139 orang.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan bahwa pembentukan Ranperda Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren merupakan bentuk pengakuan, perlindungan, dan dukungan negara terhadap pesantren sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Perda ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pesantren, membangun kemitraan yang sehat, serta mencegah potensi konflik internal, dengan tetap menghormati otonomi, kemandirian, kekhasan, dan tradisi pondok pesantren. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Tim Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara sebagai bentuk penghargaan dan penguatan sinergi.(Doni)

Astra Motor Yukum Jaya Gelar Pengajian Rutin Bulanan Bersama Seluruh Karyawan

LAMTENG -(deklarasinews.com)- Dealer Astra Motor Yukum Jaya telah mengadakan kegiatan pengajian rutin bulanan pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan Astra Motor Yukum Jaya dan dilaksanakan di lantai 2 Dealer Astra Motor Yukum Jaya dengan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.

Rangkaian acara pengajian dimulai dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin yang dipimpin oleh Bapak Muhani selaku Kepala Bengkel Astra Motor Yukum Jaya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar seluruh karyawan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam bekerja. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar karyawan.

Kepala Cabang Astra Motor Yukum Jaya, Bapak Ardhiasnyah Yoga Purna, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin ini merupakan agenda penting yang terus dijaga pelaksanaannya.

Pengajian rutin bulanan ini menjadi sarana bagi seluruh karyawan untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan. Kami berharap nilai-nilai positif dari kegiatan ini dapat diterapkan dalam lingkungan kerja dan pelayanan kepada konsumen,” ujarnya.

Melalui kegiatan pengajian rutin bulanan ini, Astra Motor Yukum Jaya berkomitmen untuk terus menyeimbangkan pencapaian kinerja dengan penguatan nilai spiritual dan kebersamaan seluruh karyawan.

 

HNSI Kabupaten Asahan Dukung Kinerja Menteri KKP, Menyangkan Aksi Demo, Diduga Tak Wakili Kepentingan Nelayan Nasional

ASAHAN -(del;arasinews.com)- Aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan salah satu nelayan di Indonesia menuai kritik dari kalangan nelayan daerah. Kepala Desa Sei Pematang Baru, DTM Ahmad Faisal menilai aksi tersebut tidak mencerminkan kepentingan nelayan secara luas dan justru diduga hanya mengakomodasi kepentingan kelompok tertentu.

Ahmad Faisal yang juga menjabat sebagai Bendahara Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Asahan menyayangkan aksi demonstrasi yang dinilai tidak mempertimbangkan kondisi nelayan di luar wilayah tertentu, khususnya di luar Pulau Jawa.

Menurutnya, berbagai program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejauh ini telah dirasakan hingga ke daerah-daerah, termasuk Kabupaten Asahan.

Ia menilai kebijakan yang dijalankan kementerian tersebut telah berupaya menjawab persoalan nelayan secara nasional, bukan parsial.

“SNI ini hanya mengatasnamakan nelayan dari kelompok mereka sendiri, tanpa melihat kompleksitas persoalan nelayan di seluruh Indonesia,” ujar Faisal saat ditemui di Asahan, Minggu (21/12/2025).

Ia mencontohkan tuntutan soal harga acuan ikan yang diminta serendah mungkin, namun tidak dibarengi dengan komitmen pendaratan hasil tangkapan di wilayah tempat ikan tersebut ditangkap, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Faisal juga menegaskan dukungannya terhadap kinerja Menteri Kelautan dan Perikanan, serta meminta pemerintah pusat agar tidak terpengaruh oleh tekanan kelompok tertentu yang dinilai tidak merepresentasikan kepentingan nelayan secara menyeluruh.

Ia berharap setiap aspirasi nelayan disampaikan dengan mempertimbangkan regulasi yang ada serta realitas di lapangan, agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan nasional.(Doni)