Bupati Asahan Tegaskan Peran Strategis Santri dalam Membangun Indonesia Berkeadaban

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Asahan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga nilai keagamaan sekaligus penggerak kemajuan bangsa, Rabu (22/10/2025).

Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” peringatan ini mengajak seluruh santri untuk tidak hanya berperan di ruang keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam pembangunan ilmu pengetahuan, ekonomi, dan kemanusiaan. Santri dipandang sebagai kekuatan sosial yang mampu menjembatani nilai spiritual dengan kemajuan zaman—membangun harmoni antara tradisi dan inovasi. Upacara peringatan tersebut dipimpin oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. di Alun-alun Rambate Rata Raya Kisaran.

Membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Bupati Asahan menegaskan bahwa tema Hari Santri tahun ini menggambarkan tanggung jawab besar kaum santri dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus berperan aktif membangun peradaban global. “Santri bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pembawa pencerahan dan inovasi. Santri harus tampil percaya diri, menguasai ilmu, dan membawa nilai Islam rahmatan lil alamin di tengah masyarakat dunia yang semakin dinamis,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti keseriusan pemerintah dalam memperkuat peran pesantren melalui kebijakan nasional, seperti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang mengatur pembentukan Dana Abadi Pesantren. Kebijakan ini menjadi wujud nyata keberpihakan negara terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa. Ia menambahkan bahwa beberapa daerah, termasuk Kabupaten Asahan, terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pesantren untuk mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan karakter generasi muda.

Meski upacara diguyur hujan, semangat para santri tidak surut. Ribuan peserta tetap mengikuti jalannya kegiatan dengan khidmat sambil mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Suasana penuh semangat ini mencerminkan nilai-nilai ketangguhan dan keikhlasan yang menjadi ciri khas dunia pesantren. Dalam konteks ini, Bupati Asahan menegaskan bahwa semangat dan dedikasi santri sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.” Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan kalangan pesantren menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berilmu, beriman, dan berdaya saing menuju kemajuan yang berkeadaban.(Ana)

Wakil Bupati Asahan Buka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) menggelar Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM yang berlangsung di Gedung Dekranasda Kisaran. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar ritel modern dan meningkatkan daya saing produk lokal, Rabu (22/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Kepala Diskopdagin Asahan Sofian Manulang, S.Sos., Buyer Nonfood Branch Alfamart Cabang Medan Anastasya Butar Butar, serta para pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Asahan Sofian Manulang, S.Sos. menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis Pemkab Asahan dalam membuka akses pasar dan memperluas jejaring distribusi bagi produk lokal. “Kami berupaya agar UMKM Asahan dapat menembus pasar ritel modern seperti Alfamart. Tahun depan, pemerintah daerah juga akan membangun gerai UMKM sebagai etalase produk unggulan daerah,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan UMKM bukan hanya diukur dari jumlah produksi, tetapi juga dari kemampuan adaptasi terhadap standar kualitas, kemasan, dan pemasaran modern.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung pengembangan UMKM di Asahan. Ia menekankan pentingnya inovasi dan konsistensi kualitas dalam menghadapi kompetisi pasar. “Saya berharap para pelaku UMKM terus berinovasi dan menjaga mutu produknya agar dapat diterima di berbagai jaringan swalayan. Semangat dan komitmen seperti inilah yang akan membawa UMKM Asahan naik kelas dan berdaya saing,” tutur Wakil Bupati. Ia juga memberikan apresiasi kepada pihak Alfamart atas dukungan dan ruang kemitraan yang diberikan kepada UMKM lokal.

Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan pembekalan teknis dari pihak Alfamart. Buyer Nonfood Branch Alfamart Cabang Medan Anastasya Butar Butar memberikan sejumlah masukan teknis kepada peserta, mulai dari kejelasan informasi produk seperti tanggal produksi dan kadaluarsa, hingga pentingnya desain kemasan dan pencantuman barcode. Antusiasme peserta tetap tinggi sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat pelaku UMKM untuk tumbuh bersama visi Pemerintah Kabupaten Asahan “Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan,” yang menempatkan sektor UMKM sebagai pilar penting dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis kemandirian dan kreativitas masyarakat.(Ana)

Bangun Keluarga Tangguh, PKK Sumut Evaluasi Empat Desa di Asahan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2025, Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan evaluasi lomba di Kabupaten Asahan, Selasa (21/10/2025).

Evaluasi ini berlangsung di empat desa, yakni Desa Urung Pane Kecamatan Setia Janji, Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring, Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam, dan Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dalam memperkuat peran keluarga menuju kesejahteraan dan kemandirian.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memberikan sambutan sekaligus penegasan saat menghadiri kegiatan Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Urung Pane Kecamatan Setia Janji. Ia menyampaikan bahwa lomba PAAR memiliki makna strategis dalam membentuk karakter dan kepribadian anak melalui peran aktif keluarga, khususnya orang tua. “Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sarana membangun keluarga berakhlak mulia, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Di tengah tantangan zaman dan meningkatnya kekerasan terhadap anak, keluarga harus menjadi benteng utama pembentukan moral,” ujarnya.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang juga hadir dalam kegiatan Lomba PAAR tersebut, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap berbagai program pembinaan keluarga yang digagas TP PKK. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan terus berkomitmen memperkuat program-program seperti pembinaan mental dan spiritual, penyuluhan perlindungan perempuan dan anak, kegiatan magrib mengaji, posyandu remaja, serta pembentukan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Desa Urung Pane sebagai wadah aman dan inklusif untuk diskusi sosial masyarakat. “Melalui langkah ini, kita ingin melahirkan generasi Asahan yang religius, bermartabat, dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain di Kecamatan Setia Janji, kegiatan evaluasi juga berlangsung di tiga lokasi lainnya. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama Ibu Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, menghadiri Lomba UP2K di Desa Bunut Sebrang Kecamatan Pulau Bandring. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, M.H., bersama Ketua II TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Lily Evi Zainal Aripin Sinaga, hadir dalam Lomba Tertib Administrasi di Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam. Sementara Asisten Administrasi Umum, Drs. H. Muhilli Lubis, bersama Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. dr. Emi Br. Barus, turut hadir dalam Lomba IVA Test di UPTD Puskesmas Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan.

Kegiatan evaluasi ini menjadi bagian penting dalam penilaian pelaksanaan program PKK di tingkat kabupaten. Selain sebagai wadah kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran dan motivasi bagi desa-desa binaan agar terus meningkatkan kreativitas dan kemandirian keluarga. Melalui kolaborasi antara TP PKK Provinsi Sumatera Utara dan TP PKK Kabupaten Asahan, gerakan PKK diharapkan semakin kuat dan berdampak luas bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Asahan.(Ana)

Wakil Bupati Asahan : Perkuat Peran Lansia dalam Pembangunan Daerah

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemkab Asahan mewujudkan kembali pembinaan kemasyarakatan melalui penguatan kelembagaan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) sebagai wadah bagi para lanjut usia untuk tetap berdaya dan berperan aktif, Jumat (27/9/2025).

LLI hadir bukan hanya sebagai simbol penghormatan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan kesejahteraan lansia, menjaga nilai-nilai luhur, serta menghadirkan kearifan generasi terdahulu guna memperkokoh pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengukuhan Pengurus LLI Kabupaten Asahan Masa Bakti 2023–2028 dilakukan oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Asahan, pengurus LLI, serta tamu undangan lainnya. Momen ini menegaskan bahwa perhatian terhadap lansia merupakan bagian penting dari agenda pembangunan sosial Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua LLI Kabupaten Asahan, Asmunan, S.Pd, menjelaskan bahwa pembentukan LLI berlandaskan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Ia menegaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pendahulunya. LLI hadir untuk menghimpun potensi lansia, memberikan advokasi, melindungi hak-hak mereka, serta memastikan agar para sesepuh tetap merasa dihargai dan tidak ditinggalkan di usia senja.

Wakil Bupati Asahan dalam arahannya menekankan bahwa para lansia adalah sumber kebijaksanaan yang patut dijadikan teladan. Melalui LLI, Pemkab Asahan berharap lansia tetap aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat. Ia meminta pengurus baru segera menyusun program variatif, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, serta memperhatikan kesehatan dan pemberdayaan lansia. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati bersama Forkopimda dan Ketua LLI juga menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah orang tua lanjut usia. Berdasarkan Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-116.3-4.6 Tahun 2023, susunan pengurus LLI Kabupaten Asahan ditetapkan dengan Ketua Asmunan, S.Pd, Sekretaris Ir. Muhardi, M.Si, dan Bendahara Drs. H. Saharuddin. (Ana)

 

Penutupan PSBD ke-6 Asahan: 14 Etnis Akhiri Pesta Budaya dengan Semangat Persaudaraan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pesta Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan resmi ditutup oleh Wakil Bupati Asahan di Lapangan PSBD Kisaran, Minggu malam. Suasana penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri Forkopimda Kabupaten Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua FORKALA, para Ketua Etnis, serta tamu undangan lainnya, Minggu (19/10/2025).

Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan momen penutupan yang disemarakkan dengan penampilan budaya dan pesta kembang api yang memukau.

Ketua Panitia PSBD ke-6, Saudin Sinaga, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung sejak 4 hingga 19 Oktober 2025 tersebut menampilkan beragam seni dan budaya dari 14 etnis di Kabupaten Asahan. Ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. “Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar walaupun masih banyak kekurangan. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu menyukseskan PSBD tahun ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H , M.A.P menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 Ketua Etnis sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mereka. Ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh etnis yang telah menampilkan budaya terbaiknya selama 16 hari pelaksanaan PSBD. “Selain menjadi ajang pelestarian seni dan budaya, kegiatan PSBD ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar,” ucapnya.

Wakil Bupati Asahan juga menyampaikan bahwa selama 16 hari pelaksanaan PSBD ke-6, perputaran uang di lokasi kegiatan mencapai sekitar Rp9 miliar. Nilai tersebut diperoleh dari estimasi transaksi ekonomi yang terjadi setiap malam, di mana rata-rata 6.000 pengunjung membelanjakan Rp80.000 hingga Rp100.000 untuk kuliner, belanja, hiburan, dan jasa lokal, serta lebih dari 250 pelaku UMKM beroperasi dengan omzet harian jutaan rupiah. Angka ini menjadi bukti konkret bahwa PSBD bukan hanya ajang pelestarian budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menghidupkan sektor perdagangan, kuliner, serta jasa di Kisaran.

Penutupan PSBD ke-6 Kabupaten Asahan Tahun 2025 ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pelepasan kembang api ke langit Kisaran yang menandakan berakhirnya rangkaian kegiatan penuh kebersamaan antar 14 etnis di Asahan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap PSBD terus menjadi wadah mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal, serta menggerakkan ekonomi masyarakat dalam semangat Rambate Rata Raya menuju Asahan yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. (Ana)

Etnis Nias Tampilkan Ragam Budaya pada Malam Terakhir PSBD ke-6 Asahan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Malam terakhir pelaksanaan Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan berlangsung meriah dengan penampilan Etnis Nias yang memukau penonton di Lapangan PSBD Kisaran, Sabtu (18/10/2025).

Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan terasa kuat ketika Wakil Bupati Asahan, Kapolres Asahan, sejumlah OPD, Ketua FORKALA, para ketua 14 etnis, dan masyarakat umum hadir menyaksikan ragam seni serta budaya yang ditampilkan.

Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Nias (IKMN) Kabupaten Asahan, Destani Harefa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan PSBD ke-6 tahun 2025. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wadah menjaga dan menghidupkan identitas budaya setiap etnis di Asahan. “Dukungan pemerintah menjadi penguat semangat kami untuk terus melestarikan warisan budaya Nias,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mendukung program pembangunan pemerintah serta menjaga keamanan dan kerukunan di daerah.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kecintaan terhadap budaya lokal di tengah arus modernisasi yang kian pesat. Ia mengingatkan agar kemajuan zaman tidak membuat generasi muda melupakan akar budaya daerah. “Mari kita cintai dan lestarikan seni serta budaya yang kita miliki, agar tidak hilang dimakan waktu,” pesannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk hadir beramai-ramai pada malam penutupan PSBD ke-6 yang dijanjikan akan lebih meriah dengan kehadiran artis hiburan nasional.

Melalui kegiatan PSBD ke-6 ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap seluruh elemen masyarakat terus memperkuat persaudaraan antar-etnis serta menjadikan budaya sebagai perekat sosial di tengah keberagaman. Momentum ini diharapkan menjadi gerakan bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur dan memperkuat semangat Rambate Rata Raya menuju Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. (Ana)

 

TP. PKK Kabupaten Asahan Lakukan Evaluasi Lomba UP2K di Desa Bunut Sebrang

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Rabu (17/10/2025), Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan melaksanakan evaluasi Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Bunut Sebrang, Kecamatan Pulau Bandring. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata PKK dalam membina dan mengoptimalkan potensi usaha mikro masyarakat desa.

Kegiatan yang dipimpin oleh Staf Ahli TP. PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, ini merupakan tahap pembinaan terakhir sebelum penilaian di tingkat kecamatan. Ia menegaskan bahwa lomba bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan yang berkelanjutan. “Ini bukan hanya penilaian, tetapi pembinaan nyata agar kelompok UP2K terus tumbuh dan memberi dampak positif bagi keluarga dan masyarakat desa,” ujarnya di sela kegiatan yang turut dihadiri OPD terkait, pengurus PKK, dan Kepala Desa Bunut Sebrang.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) menyalurkan bantuan sarana usaha kepada kelompok UP2K, berupa angkong, hand sealer, blender, kompor gas, termos nasi, kuali besi, dan hand sprayer elektrik. Tak hanya itu, kelompok usaha juga difasilitasi untuk pengurusan Rekomendasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi produk unggulannya agar memiliki daya saing dan legalitas yang lebih kuat.

Melalui kegiatan ini, TP. PKK Kabupaten Asahan berharap setiap desa mampu mengembangkan potensi lokalnya secara mandiri. Dukungan pemerintah dan sinergi masyarakat diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan kualitas produksi, serta memperkokoh ekonomi keluarga sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat Asahan.(Ana)

Semarak PSBD ke-6, Etnis Karo Tampilkan Pesona Budaya yang Memukau

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Suasana Lapangan PSBD Kisaran kembali meriah dengan penampilan memukau dari Etnis Karo dalam rangkaian Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan, Jumat (17/10/2025).

Sejumlah tarian khas seperti Tari Majuah-Juah, Tari Roti Manis, Tari Bersama, dan Tari Tembet-Tembet Siberaya berhasil menghipnotis penonton yang hadir, menampilkan keindahan warisan budaya yang penuh semangat dan makna.

Ketua Etnis Karo PSBD, Agus Jaka Putra Ginting, menyampaikan bahwa keikutsertaan Etnis Karo dalam PSBD merupakan bentuk komitmen untuk mempertahankan sekaligus memperkenalkan kebudayaan Karo kepada generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri agar tidak hilang dimakan zaman,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Karo, Hones Karo-Kora, turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memberi ruang bagi masyarakat Karo untuk tampil. Menurutnya, kegiatan seperti PSBD menjadi wadah penting dalam mempererat hubungan antar-etnis dan memperkaya harmoni kebudayaan di Asahan.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., yang hadir langsung menyaksikan pertunjukan tersebut, menyampaikan apresiasi atas partisipasi Etnis Karo. “Asahan memiliki 14 etnis dengan kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Melalui PSBD ini, kita jaga semangat kebersamaan, kita cintai dan lestarikan seni budaya sebagai identitas dan kebanggaan bersama,” ungkapnya. Beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan budaya daerah agar nilai-nilai luhur tetap hidup di tengah modernisasi.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Asahan, OPD, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, TP PKK, FORKALA, Ketua Etnis Karo, serta masyarakat yang antusias menyaksikan. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kegiatan PSBD ini terus menjadi jembatan kebersamaan lintas etnis, memperkuat semangat “Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan” melalui pelestarian budaya yang hidup dan menyatukan. (Ana)

Wabup Asahan Tegaskan PPID Harus Berfungsi Nyata dan Jadikan Medsos Sebagai Sarana Pelayanan Publik

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melaksanakan kegiatan Penguatan Kapasitas PPID Pembantu dan Komunikasi Publik pada Media Sosial Pemerintah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, serta dihadiri oleh Kepala OPD, Kepala Bagian, para Camat se-Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas selaku PPID Pembantu OPD, Kepala Puskesmas, Sekretaris Kecamatan selaku PPID Pembantu di Kecamatan, dan operator PPID dari seluruh perangkat daerah se-Kabupaten Asahan. Hadir sebagai narasumber, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, M. Syafii Sitorus, S.H., M.H., yang menyampaikan materi “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia PPID di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan”, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., dengan materi “Penguatan Kapasitas PPID Pembantu dan Pengelolaan Media Sosial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.”

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan bahwa PPID harus berfungsi nyata sebagai ujung tombak keterbukaan informasi publik dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Ia mengingatkan agar akun media sosial OPD tidak hanya menampilkan kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan solutif. “Media sosial hari ini bukan lagi pelengkap, tetapi ruang utama di mana masyarakat mencari informasi, menilai kinerja, dan berinteraksi dengan pemerintah. Karena itu, PPID harus mampu hadir aktif dan responsif di ruang digital,” tegasnya.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur dalam mengelola informasi publik serta memperluas jangkauan komunikasi digital pemerintah daerah. Para narasumber memberikan penekanan pentingnya koordinasi antara PPID Utama dan PPID Pembantu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta strategi membangun interaksi publik yang humanis, cepat, dan berbasis data. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap OPD, kecamatan, dan puskesmas mampu menampilkan wajah pemerintah yang profesional, informatif, dan mudah diakses masyarakat.

Wabup Rianto menutup kegiatan dengan ajakan untuk memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam membangun komunikasi publik yang terbuka dan berkelanjutan. “Mari kita jadikan media sosial bukan sekadar alat publikasi, tapi wadah pelayanan publik yang interaktif, informatif, dan responsif, serta mendapat kepercayaan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya. Ia berharap seluruh PPID dan admin media sosial OPD terus berinovasi, menjaga keakuratan data, serta mengedepankan komunikasi publik yang transparan dan sejalan dengan semangat Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan.(Ana)

4.900 Pekerja Rentan di Asahan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Wakil Bupati Rianto

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Kamis (16/10/ 2025), Pemerintah Kabupaten Asahan bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Asahan menyerahkan secara simbolis 4.900 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan sosial keagamaan dan pekerja informal lainnya. Kegiatan yang digelar di Aula PT. BSP Kisaran ini dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, para camat, dan sejumlah penerima manfaat. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap perlindungan tenaga kerja rentan di Asahan.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Asahan, dengan pendanaan dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten. Dari total 4.900 peserta, 2.000 kartu berasal dari bantuan Pemprov dan 2.900 kartu dari Pemkab Asahan. Penerima manfaat mencakup guru ngaji, bilal mayit, penggali kubur, dan buruh kebun sawit, dengan iuran hanya Rp16.800 per bulan untuk perlindungan risiko kecelakaan kerja, kematian, dan beasiswa anak peserta.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Asahan, Azis Muslim, menyampaikan bahwa tingkat kepesertaan di Asahan telah mencapai 41,3 persen. Sejak Januari hingga September 2025, BPJS telah menyalurkan manfaat sebesar Rp130 miliar, termasuk Rp22,47 miliar bagi pekerja di PT. BSP Asahan. Azis berharap dukungan Pemkab Asahan terus berlanjut agar lebih banyak pekerja informal terlindungi jaminan sosial.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rianto menyerahkan langsung santunan jaminan kematian dan kecelakaan kerja kepada ahli waris peserta. Ia mengajak seluruh camat dan perangkat desa aktif mensosialisasikan program ini agar manfaatnya semakin luas. “Kepesertaan kita baru 41,3 persen. Padahal dengan iuran hanya Rp16.800 per bulan, ahli waris bisa menerima santunan hingga Rp42 juta. Ini perlindungan yang nyata,” ujarnya. Rianto berharap program ini berlanjut tiap tahun dan masyarakat yang mampu ikut secara mandiri, karena manfaatnya besar dan biayanya terjangkau.(Ana)