Pemkab Asahan Petakan Prioritas Perbaikan Jalan dan Layanan Publik Berbasis Data Wilayah

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan telah memetakan prioritas perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan layanan publik berdasarkan data riil wilayah. Hasil pemetaan tersebut menjadi bahan pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan dihadiri seluruh OPD, camat, kepala puskesmas, serta perangkat daerah, Selasa (28/10/2025).

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menegaskan agar setiap camat menyampaikan kondisi lapangan secara faktual sebagai dasar perencanaan pembangunan yang akurat dan terukur.

Melalui pendekatan Asahan Satu Data, Pemkab Asahan memastikan seluruh proses pembangunan dan pelayanan publik berbasis pada data sektoral yang valid dan terintegrasi. Berdasarkan hasil pendataan tahun 2025, panjang total ruas jalan kabupaten mencapai 1.398,13 kilometer, dengan 36,18 persen dalam kondisi baik, sementara 63,82 persen sisanya dalam kategori sedang hingga rusak berat. Pemerintah Kabupaten Asahan akan melakukan perbaikan secara bertahap, dimulai dari akhir tahun ini hingga tahun-tahun ke depan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah. Langkah ini ditempuh secara terukur mengingat adanya kebijakan pengetatan fiskal dari pemerintah pusat, sehingga setiap program perbaikan infrastruktur diarahkan pada titik-titik prioritas yang paling mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain infrastruktur, Bupati juga menekankan peningkatan kualitas pelayanan dasar, khususnya di sektor kesehatan. Ia meminta Dinas Kesehatan, RSUD HAMS, dan seluruh puskesmas untuk menjaga mutu pelayanan, ketersediaan obat, serta kedisiplinan tenaga medis. Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) dengan menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui APBD, guna memastikan setiap warga memperoleh layanan kesehatan yang mudah, layak, dan bebas biaya.

Rapat koordinasi turut membahas penguatan ekonomi masyarakat melalui implementasi program nasional Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dan wadah kemandirian finansial berbasis komunitas. Bupati menegaskan pentingnya peran camat dan kepala desa dalam mendorong pembentukan koperasi yang aktif dan produktif. “Pembangunan tidak cukup diukur dari panjang jalan yang diperbaiki, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mengelola potensi ekonominya secara mandiri,” tutup Bupati. (Ana)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Hari Sumpah Pemuda ke-97

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Semangat persatuan dan kebangkitan generasi muda kembali menggema di Halaman Kantor Bupati Asahan saat Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Selasa (28/10/2025).

Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Indonesia Bersatu”, apel berlangsung khidmat dan penuh makna dengan penampilan peserta upacara yang mengenakan pakaian adat dari 14 etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Asahan — menegaskan jati diri daerah sebagai miniatur kebhinekaan Indonesia.

Apel ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, antara lain Kajari Asahan, perwakilan Ketua DPRD, Dandim 0208/AS, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan, dan perwakilan Kapolres Asahan. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli PKK Kab Asahan Ny Juni Riant beserta jajaran, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Kabag di lingkungan Setdakab Asahan, serta ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, ormas, dan perwakilan pemuda lintas etnis.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga yang menegaskan bahwa semangat pemuda 1928 harus terus menyala di dada generasi masa kini. “Mereka dulu tidak banyak bicara, tetapi berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa. Kini tugas kita berbeda, bukan lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Semangatnya tetap satu: Indonesia tidak boleh kalah,” ujar Rianto.

Usai amanat, pernyataan ikrar Pemuda Indonesia dikumandangkan oleh perwakilan organisasi kepemudaan dan diikuti dengan lantang oleh seluruh peserta apel. Suasana haru dan bangga menyelimuti upacara ketika bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu Indonesia Raya dan Satu Nusa Satu Bangsa. Para pemuda dari berbagai organisasi berdiri tegap di bawah langit Asahan, mencerminkan tekad untuk menjaga persatuan dan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa.

Menutup amanatnya, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus mendukung program dan kegiatan kepemudaan di bidang pendidikan, kewirausahaan, serta pengembangan potensi generasi muda. “Pemuda Asahan harus menjadi pelopor perubahan positif — generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai budaya serta kearifan lokal,” pungkasnya. (Ana)

Pemkab Asahan dan BPS Tandatangani MoU Pemutakhiran Data DTSEN

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan terkait kerja sama pemutakhiran Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN), Senin (27/10/2025).

Penandatanganan berlangsung di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan dan disaksikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Sekretaris Bapperida, serta jajaran BPS Asahan. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem data daerah yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kepala BPS Kabupaten Asahan Dadan Supriadi menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi data antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Asahan. Melalui MoU ini, BPS mendapatkan mandat untuk memberikan pendampingan dalam pemutakhiran data DTSEN serta memastikan kualitas dan validitas data sektoral di Asahan. Ia juga memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Asahan pada Triwulan II Tahun 2025 mencapai 4,62%, menempatkan Asahan di posisi kelima se-Sumatera Utara. Pada kesempatan tersebut, Kepala BPS juga menyampaikan Indeks Strategis Terkini Kabupaten Asahan, yang mencakup capaian pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan, serta perkembangan inflasi daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih terukur.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi atas dukungan BPS dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan daerah. Beliau menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menjadikan data BPS sebagai rujukan utama dalam penyusunan perencanaan dan evaluasi pembangunan. “Kami patut bersyukur atas pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. Dalam membangun daerah, kami selalu berpedoman pada data yang valid dan terukur,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya pemanfaatan data BPS dalam perencanaan sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. “Kami ingin mempersiapkan generasi Asahan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Karena itu, kami akan membangun sekolah berkualitas dengan mengacu pada data BPS,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menandatangani Surat Dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, sebagai bentuk komitmen kuat Pemkab Asahan dalam mendukung agenda statistik nasional. (Ana)

Sinergi TNI dan Pemkab Asahan Perkuat Stabilitas Keamanan Wilayah

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Senin (27/10/2025).

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat menerima kunjungan Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Letkol Cpm Haru Prabowo, S.H., M.H., M.P.M., di Kantor Subdenpom I/1-4 Kisaran. Kunjungan tersebut menjadi ruang dialog dan evaluasi bersama atas upaya pengamanan dan penegakan disiplin di wilayah hukum Asahan.

Wakil Bupati Rianto menekankan bahwa situasi keamanan yang kondusif di Asahan tidak terjadi secara kebetulan, melainkan hasil kerja kolaboratif seluruh unsur, termasuk jajaran TNI dan Polri. Ia mengapresiasi peran aktif Subdenpom I/1-4 Kisaran dalam mendukung penegakan hukum militer serta menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan masyarakat. “Kami melihat peran TNI bukan hanya pada aspek pertahanan, tetapi juga dalam memperkuat ketertiban sosial dan mendukung agenda pembangunan daerah,” ujar Rianto.

Selain berbicara mengenai keamanan, Wakil Bupati juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga kesejahteraan dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan 30 dapur umum yang telah beroperasi, program ini diharapkan menjadi penopang keberlanjutan hidup warga yang membutuhkan, terutama di wilayah-wilayah dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. “Ketahanan sosial tidak hanya soal pangan, tapi juga soal rasa aman. Dua hal ini harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Sementara itu, Letkol Cpm Haru Prabowo menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, keberhasilan keamanan daerah sangat ditentukan oleh kemitraan aktif antara aparat dan pemerintah daerah. “Kami hadir untuk memperkuat koordinasi dan memastikan penegakan hukum serta keamanan di wilayah hukum Asahan berjalan optimal,” ungkapnya. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan penegasan komitmen bersama antara TNI dan Pemkab Asahan untuk terus menjaga Asahan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.(Ana)

Wakil Bupati Asahan Sampaikan Penjelasan Pemerintah atas Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan pemerataan pembangunan daerah, Senin (27/10/2025).

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat membacakan penjelasan Pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2026, pada rapat paripurna yang digelar di Aula DPRD Kabupaten Asahan.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD H. Irwansyah Pane, M.K.M., dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota DPRD, para asisten, kepala perangkat daerah, staf ahli Bupati, camat se-Kabupaten Asahan, dan tamu undangan lainnya.

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa arah kebijakan pendapatan daerah tahun 2026 difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi, dengan tetap memperhatikan kebijakan nasional yang memberikan keringanan bagi masyarakat dalam upaya menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menjadikan kebijakan fiskal sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan. “Kebijakan fiskal kita harus adaptif, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Rianto.

Menanggapi sejumlah fraksi, Wakil Bupati menyoroti sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai prioritas utama pembangunan. Untuk bidang pendidikan, pembangunan ruang kelas baru dan sarana pendukung dilaksanakan berdasarkan skala prioritas sekolah yang membutuhkan, termasuk rehabilitasi ruang belajar rusak berat.

Melalui pengangkatan PPPK tenaga guru, Pemerintah Kabupaten Asahan juga berupaya mengatasi kekurangan tenaga pendidik sesuai peta kebutuhan. Pada bidang kesehatan, dukungan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) terus diperkuat agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan primer secara merata.

Dalam bidang infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kabupaten Asahan tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan meskipun terjadi penyesuaian dana transfer akibat kebijakan efisiensi nasional sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.

Fokus diarahkan pada pembangunan dan perbaikan ruas jalan strategis yang mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara di bidang ekonomi, Pemkab Asahan mendorong kegiatan pasar murah di kecamatan, pembinaan UMKM dan Koperasi Merah Putih, serta penguatan program ekonomi berbasis gotong royong untuk menjaga daya beli, menekan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan desa.

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan Buku Nota Keuangan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 kepada DPRD untuk dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) secara lebih mendalam. (Ana)

 

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan Gelar Rapat Koordinasi untuk Perkuat Sinergi dan Program Kerja Tahun 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan dalam rangka memperkuat koordinasi antar unsur pengurus dan menyusun arah program kerja tahun 2026, Senin (27/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Penasehat DWP Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Ketua DWP Kabupaten Asahan Ny. Lily Evi Zainal Aripin, pengurus DWP unit dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan DWP kecamatan se-Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Asahan Ny. Lily Evi Zainal Aripin menyampaikan bahwa Rakor ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarunit DWP dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama di bidang pemberdayaan perempuan, peningkatan kesejahteraan keluarga, dan pembinaan karakter sosial masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselarasan program DWP dengan arah kebijakan pembangunan daerah akan memperkuat kontribusi nyata organisasi terhadap kemajuan Kabupaten Asahan. “Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin memperkuat kebersamaan dan keselarasan visi agar kegiatan DWP mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas,” ujarnya.

Rakor DWP Asahan membahas sejumlah agenda penting seperti evaluasi pelaksanaan program tahun 2024, realisasi program kerja tahun 2025, dan penyusunan rencana kerja tahun 2026, termasuk penguatan peran DWP dalam bidang pendidikan, ekonomi kreatif, serta ketahanan keluarga. Dalam arahannya, Penasehat DWP Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh pengurus. Ia menegaskan bahwa keberhasilan DWP tidak diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari besarnya dampak terhadap kesejahteraan perempuan dan keluarga. “DWP adalah mitra strategis pemerintah daerah. Keberhasilannya turut menentukan keberhasilan pembangunan Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Menutup kegiatan, seluruh peserta menyepakati sejumlah rekomendasi program prioritas tahun 2026, di antaranya peningkatan kapasitas anggota DWP, penguatan ekonomi keluarga, serta kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan sosial dan pendidikan. Melalui forum ini, DWP Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya perempuan dan memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah yang sejalan dengan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (Ana)

Bupati Asahan Hadiri Panen Raya Jagung di Tinggi Raja, Pemerintah Teguhkan Komitmen Kemandirian Pangan Daerah

ASAHAN -(deklarasinews.com)-  Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan panen raya jagung di Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Senin (27/10/2025).

Para petani bersama keluarga besar Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan memanen hasil kerja keras mereka dengan penuh rasa syukur.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang hadir memberikan dukungan langsung sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program Food Estate sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan, Anda Suhendra Rambe, S.H., menyampaikan bahwa organisasi yang baru berusia sembilan bulan ini telah terbentuk di 25 kecamatan dan terus berkembang. Ia menegaskan komitmen Tani Merdeka untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat gerakan kemandirian pangan nasional berbasis pertanian modern di tingkat akar rumput.

Dalam arahannya, Bupati Asahan mengapresiasi semangat para petani yang mampu memanfaatkan lahan secara produktif melalui pola tanam jagung terpadu. Ia menegaskan bahwa capaian ini sejalan dengan kebijakan RPJMD Asahan 2025–2030, yang menempatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung petani melalui penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, alsintan, serta pembukaan akses pasar dan kemitraan industri.

Sementara itu, Ketua Harian DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Misbah, mengapresiasi kesungguhan Pemkab Asahan dalam mendampingi petani. Ia menilai sinergi pemerintah dan masyarakat seperti ini menjadi kunci agar program pertanian nasional benar-benar berdampak hingga ke desa. “Asahan memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan strategis di Sumatera Utara,” ujarnya. (Ana)

 

Ribuan Peserta Meriahkan TNI PRIMA RUN di Kisaran, Bupati Asahan: Bersama Rakyat, TNI Kuat

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0208/Asahan menggelar TNI PRIMA RUN 5K dan 10K di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran. Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti oleh 3.573 peserta dari berbagai kalangan. Selain lomba lari, acara juga dimeriahkan dengan hiburan musik, bazar UMKM, aksi sosial, dan pembagian doorprize menarik, menjadikannya momentum kebersamaan yang sehat, gembira, dan penuh kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P. didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., dan Bupati Asahan H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, S.P., M.Si. beserta Forkopimda Kota Tanjungbalai, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang mewakili Bupati Batu Bara bersama Forkopimda setempat. Kehadiran lintas wilayah ini memperlihatkan eratnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperingati HUT TNI ke-80.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0208/Asahan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi Kodim 0208/Asahan yang telah melaksanakan kegiatan Fun Run ini dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80. Kegiatan ini selain menumbuhkan semangat sportivitas juga mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat,” ujar Bupati.

Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat digelar setiap tahun sebagai wadah pembinaan olahraga dan pencarian bibit atlet di Kabupaten Asahan.

“Dari hasil lomba hari ini, terlihat banyak atlet muda berbakat yang dapat dibina untuk mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi ribuan masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan tersebut. Menurutnya, TNI PRIMA RUN bukan sekadar lomba, melainkan bentuk pembinaan teritorial dan penguatan semangat kebangsaan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan sportivitas, kebugaran, dan kebersamaan antara TNI dan rakyat, karena bersama rakyat TNI kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Danrem 022/PT Kolonel Inf Sandi Kamidianto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan hidup sehat dan pembentukan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045. “Lomba lari ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi sarana membangun karakter dan semangat juang generasi muda,” ujarnya. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme, memperlihatkan semangat TNI dan rakyat bersatu di bawah tema besar “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju.”(Ana)

TP PKK Kabupaten Asahan Hadiri Pengajian Akbar di Desa Gunung Berkat

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dalam upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menghadiri Pengajian Akbar yang digelar di Masjid Al-Hidayah, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh jamaah dan masyarakat sekitar yang memadati masjid.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indrianti Taufik, didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juni Pane Rianto dan pengurus lainnya, turut menyerahkan bantuan sosial berupa beras kepada ibu-ibu perwiritan Desa Gunung Berkat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Hadir pula dalam acara ini Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan, Camat Bandar Pulau, Kepala Desa Gunung Berkat, pengurus BKM Masjid Al-Hidayah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Ceramah agama disampaikan oleh Ustaz Eko Syahputra dengan tema “Sholat”. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga salat sebagai tiang agama dan mengajak umat Islam untuk terus membaca, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut menjadi pengingat agar nilai-nilai ibadah dan keikhlasan menjadi landasan dalam membangun keluarga dan masyarakat yang berakhlak.

Kegiatan pengajian ini diharapkan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TP PKK Kabupaten Asahan dengan masyarakat Desa Gunung Berkat, sekaligus memperkuat semangat religius, gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat. TP PKK Asahan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan, tetapi juga dalam upaya membangun Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan. (Ana)

Dosen Universitas Royal Lakukan Diversifikasi Produk Lele Jadi Nugget Bersama Pokdakan Tani Makmur

ASAHAN -(deklarasinews.com)-  Tim dosen dari Universitas Royal melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Diversifikasi Produk Olahan Lele Menjadi Nugget Lele” di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tani Makmur, Desa Tanah Rakyat, Kabupaten Asahan.

Kegiatan berlangsung sejak 17 September hingga 18 Oktober 2025 dan melibatkan dosen serta mahasiswa lintas program studi dari Universitas Royal.

Prgram ini digagas oleh tiga dosen, yaitu Muhammad Iqbal, M.Kom dan Febby Madonna Yuma, M.Kom dari Program Studi Sistem Informasi, serta Nurhasanah, S.M., M.M. dari Program Studi Manajemen.

Dalam pelaksanaannya, tim turut melibatkan dua mahasiswa — satu dari Program Studi Manajemen dan satu dari Program Studi Sistem Informasi — sebagai bagian dari penerapan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam kegiatan nyata di masyarakat

Ketua Pokdakan Tani Makmur, Edi Syahputra, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini karena dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi kelompoknya. Ia mengungkapkan bahwa selama ini hasil panen lele hanya dijual dalam bentuk mentah dengan keuntungan yang relatif kecil.

“Melalui kegiatan ini, anggota kelompok diajarkan cara mengolah lele menjadi produk bernilai tambah, yaitu nugget lele, yang memiliki rasa enak, bergizi, dan lebih mudah diterima oleh konsumen,” terang Edi, Rabu (22/10/2025).

Sebelum dikemas dan dipasarkan secara luas, produk Nugget Lele Tani Makmur terlebih dahulu diuji coba pemasarannya dalam kegiatan RoyalFest Universitas Royal beberapa bulan sebelumnya.

Uji pasar tersebut mendapat respon yang sangat positif dari mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Banyak pengunjung memberikan penilaian baik terhadap cita rasa, tekstur, dan harga produk yang dianggap kompetitif.

Berdasarkan hasil positif tersebut, tim dosen kemudian memutuskan untuk melanjutkan pengembangan produk ini melalui program PKM bersama Pokdakan Tani Makmur agar dapat diproduksi secara berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, tim dosen memberikan serangkaian pelatihan dan pendampingan yang mencakup standarisasi proses produksi, pengemasan, pelabelan produk, serta penerapan teknologi digital marketing melalui website e-commerce.

Selain itu, dilakukan pula beberapa Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi hasil produksi, membahas strategi pemasaran, dan memastikan kualitas produk tetap konsisten. Pada akhir kegiatan, dilakukan serah terima alat dan inovasi teknologi berupa mesin sanyo, instalasi pipa, alat packaging, bahan produksi, dan sistem pemasaran berbasis e-crm.

Secara ekonomi, diversifikasi produk ini memberikan peningkatan nilai jual yang signifikan. Jika sebelumnya satu kilogram lele mentah hanya dijual sekitar Rp25.000 dengan keuntungan yang sangat tipis, kini setelah diolah menjadi nugget, nilai jualnya meningkat menjadi sekitar Rp 70.000 per kilogram produk jadi. Artinya, terjadi kenaikan nilai ekonomi hampir tiga kali lipat. Dari sepuluh kilogram lele mentah yang biasanya menghasilkan omzet sekitar Rp 250.000, kini mampu menghasilkan omzet hingga Rp 700.000–Rp 750.000 setelah diolah menjadi nugget lele. Berdasarkan perhitungan ekonomi sederhana, dengan mempertimbangkan biaya produksi dan peralatan, titik impas atau Break Even Point (BEP) diperkirakan tercapai setelah memproduksi dan menjual sekitar 223 kilogram nugget lele. Dengan kapasitas produksi rata-rata 50 kilogram per bulan, Pokdakan Tani Makmur dapat mencapai BEP dalam waktu sekitar empat hingga lima bulan produksi aktif, setelah itu seluruh hasil penjualan akan menjadi keuntungan bersih kelompok mitra.

Sementara itu, Ketua tim PKM, Muhammad Iqbal, M.Kom, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal berbasis teknologi.

“Kami tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga membantu masyarakat memahami cara menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, dan memasarkan produknya secara digital,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pokdakan Tani Makmur kini memiliki produk unggulan baru, Nugget Lele Tani Makmur, yang siap dipasarkan ke masyarakat luas. Tim dosen Universitas Royal juga berkomitmen untuk mendampingi proses publikasi dan pengurusan sertifikasi halal, sehingga produk ini tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga memenuhi standar keamanan dan kehalalan bagi konsumen.

Sebagai penutup, tim pelaksana PKM menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (DPPM Dirjen Kemendiktiristek) atas dukungan pendanaan dan kepercayaannya sehingga kegiatan bertema “Diversifikasi Produk Olahan Lele Menjadi Nugget Lele pada Kelompok Pokdakan Tani Makmur” dapat terlaksana dengan baik.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universitas Royal yang telah memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitas, kebijakan, maupun koordinasi akademik yang memudahkan pelaksanaan kegiatan ini.

Tim juga berterima kasih kepada Pokdakan Tani Makmur atas antusiasme dan kerja sama aktif selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi produk lokal yang berdaya saing. (Doni)