Bupati Asahan Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan Mabida, Kwarda, dan LPK Gerakan Pramuka Sumatera Utara

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menghadiri acara Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir Daerah (Kwarda), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Sumatera Utara periode 2025-2030 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Sabtu (22/11/2025).

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Forkopimda Sumatera Utara, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Ketua Kwarda Sumut Dikky Anugerah Panjaitan, serta jajaran pengurus Pramuka se-Sumut.

Ketua Kwarda Sumut yang baru dikukuhkan, Dikky Anugerah Panjaitan, menegaskan komitmen Pramuka untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pembangunan karakter generasi muda. “Kami memastikan siap menjadi mitra strategis Pemprov Sumut, memberikan dukungan untuk menciptakan Sumut yang unggul dan maju,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang juga Ketua Majelis Pembimbing Kwarda Sumut dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam pemberantasan narkoba di Sumut. Ia berharap kepengurusan Kwarda Sumut periode 2025–2030 mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Lewat gerakan Pramuka yang masif, akan menjadi dasar mencegah anak-anak kita agar tidak melirik dan tidak tertarik dengan narkoba, karena kita tahu narkoba di daerah kita ini masih sangat tinggi,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kwartir Nasional Budi Waseso mengingatkan bahwa ancaman terhadap generasi muda bukan hanya narkoba, tetapi juga berbagai hal yang dapat merusak moral dan masa depan mereka. “Generasi yang kita siapkan adalah generasi unggul. Kalau tidak unggul berarti emas palsu atau suasa. Pramuka salah satu instrumen strategis untuk menangkal hal-hal yang merusak anak muda Indonesia,” kata Budi Waseso.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan Gerakan Pramuka yang baru dikukuhkan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan selamat kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwarda Sumut, dan kepada Dikky Anugerah Panjaitan yang dikukuhkan sebagai Ketua Kwarda Sumut,” ujarnya.

Bupati Asahan juga menegaskan komitmennya selaku Kamabicab Gerakan Pramuka Asahan untuk terus mendukung seluruh kegiatan kepramukaan. “Saya siap mendukung setiap kegiatan Pramuka, apalagi kegiatan Pramuka dapat membentuk generasi muda menjadi mandiri serta terjauh dari narkoba dan pergaulan bebas,” pungkasnya.(Ana)

Bupati Asahan Resmi Lepas Kontingen FSQ Sumut 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si, secara resmi melepas kontingen Festival Seni Qasidah (FSQ) Kabupaten Asahan untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Sumatera Utara. Acara pelepasan digelar di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jumat (21/11/2025).

Sebelum pelepasan dilakukan, Ketua Umum LASQI Kabupaten Asahan Drs. Daman Huri Lubis, M. Pd, terlebih dahulu menyampaikan laporan kesiapan kafilah FSQ Asahan. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan festival akan berlangsung pada 23–28 November 2025 di UPT Asrama Haji Medan.

Rendi merinci bahwa jumlah total kafilah mencapai 70 orang, terdiri dari 56 peserta dan 14 official. Sementara itu, keberangkatan peserta dijadwalkan pada Minggu, 23 November 2025 pukul 08.00 WIB dari Halaman Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.

Adapun cabang lomba yang diikuti meliputi Rebana Klasik, Bintang Vokalis, dan Pop Religi untuk berbagai kategori usia. Ia berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal berbekal latihan dan persiapan yang telah dilakukan.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah terpilih mewakili Kabupaten Asahan. Ia menyebut bahwa seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik yang diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama daerah.

“Tunjukkan kemampuan terbaik dan jadilah duta yang membawa nama harum Kabupaten Asahan di ajang provinsi,” ujar Bupati.

Kemudian beliau  juga mengingatkan para peserta untuk menjaga kedisiplinan, kesehatan, serta mematuhi seluruh aturan panitia dan arahan official selama mengikuti perlombaan.

Selain peserta, Bupati turut menekankan pentingnya peran para official, pelatih, dan tim medis dalam mendukung kelancaran kontingen. Official dan pelatih diminta memberikan bimbingan maksimal serta memastikan kesiapan peserta di setiap cabang lomba.

Tim medis ditugaskan memantau kondisi kesehatan peserta, berkoordinasi dengan tenaga medis setempat, dan melaporkan perkembangan kondisi peserta secara berkala.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Asahan, kontingen FSQ Asahan diharapkan mampu tampil optimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan masyarakat.(Ana)

Bupati Asahan Buka Rakorpem Bulan November 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan resmi membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan November 2025 yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (21/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan.

Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menegaskan bahwa triwulan keempat Tahun 2025 telah memasuki tahap akhir. Oleh karena itu, seluruh Kepala OPD, Camat, dan Kepala Puskesmas diminta untuk segera menuntaskan kegiatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta mempercepat penyelesaian pertanggungjawaban setiap program yang telah dilaksanakan.

Bupati juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak terhadap program prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan, khususnya pembangunan infrastruktur jalan. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mendukung perbaikan infrastruktur secara bertahap, mengacu pada skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

Bupati Asahan mengatakan, saat ini, Pemerintah Kabupaten Asahan sedang melaksanakan pembangunan badan jalan di beberapa lokasi, salah satunya di Jalan Budi Utomo. Pembangunan ini bertujuan mempercepat pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Namun demikian, Bupati menyoroti perlunya solusi dan inovasi terkait relokasi pedagang kaki lima yang berada di sekitar lokasi pembangunan badan jalan tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh merugikan siapapun, dan manfaatnya harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, terukur, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Ia berharap seluruh Kepala OPD dan Camat dapat memahami dan menjadikan RPJMD sebagai pedoman dalam penyusunan perencanaan pembangunan lima tahun ke depan.(Ana)

TP PKK Asahan Fokus Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Peran Dasawisma

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Upaya memperkuat pemberdayaan keluarga, meningkatkan kesejahteraan perempuan, dan menguatkan peran dasawisma menjadi fokus utama TP. PKK Kabupaten Asahan pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) PKK bulan November bersama kecamatan, desa, dan kelurahan, Rabu (19/11/2025).

Pertemuan ini menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas hidup keluarga, khususnya pada aspek pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi rumah tangga, dan ketahanan keluarga. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., menyampaikan pesan Bupati Asahan bahwa keluarga merupakan pusat pembangunan masyarakat. “TP PKK memiliki kontribusi besar dalam membentuk keluarga yang mandiri dan berdaya,” ujarnya.

Pembahasan teknis dalam Rakornis menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar program TP PKK dapat menyentuh masyarakat hingga tingkat dasawisma. Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, S.STP, menjelaskan bahwa kolaborasi TP PKK dengan pemerintah desa dan perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan peningkatan kapasitas keluarga. Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan refleksi atas partisipasi TP PKK Asahan pada Jambore HKG PKK Sumut 2025 yang dinilai meningkatkan motivasi dan kompetensi kader. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK bersama Ny. Juni Rianto juga menyerahkan hadiah berupa uang tunai, piagam, piala, dan dua ekor kambing kepada para juara lomba sebagai bentuk apresiasi.

Penguatan program keluarga turut diperkuat melalui edukasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan yang disampaikan oleh Elfin Efendi, S.STP., MP dan Sudarsono, SP, mengenai pemanfaatan pupuk organik cair (POC) dari urine buah dan sampah dapur. Materi ini menyoroti manfaat POC sebagai inovasi sederhana yang dapat diterapkan keluarga untuk meningkatkan produktivitas pekarangan, menjaga kesuburan tanah, dan mendukung pertanian rumah tangga yang berkelanjutan, sekaligus selaras dengan gerakan hidup bersih dan ekonomi produktif keluarga.

Melalui rangkaian pembahasan ini, TP PKK dan seluruh unsur terkait didorong untuk bertindak (Action) dengan memperkuat koordinasi, mengembangkan program yang lebih inovatif, serta memastikan seluruh kegiatan pemberdayaan keluarga memberikan dampak nyata di desa dan kelurahan. Fokus penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat diharapkan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pembangunan sosial yang lebih inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Asahan.(Ana)

PKK Asahan Gelar Pelatihan Administrasi dan Kelembagaan 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)-‎ Pelatihan Administrasi dan Kelembagaan PKK Tahun 2025 resmi dilaksanakan di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Asahan yang diwakili oleh Darwinsyah Lubis, S.STP., selaku Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juni Rianto, serta seluruh Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata PKK desa/kelurahan dalam memperbaiki tata kelola administrasi dan dokumentasi program secara lebih tertib dan terukur.

Nilai pelatihan tampak pada materi yang disampaikan langsung oleh para narasumber teknis, salah satunya Henny Windu Telaumbanua, Kabid Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan. Peserta dibimbing memahami dasar klasifikasi arsip, metode penyimpanan, hingga penyusunan laporan sesuai standar kearsipan modern. Pendalaman materi ini diharapkan dapat memperkuat kredibilitas PKK melalui administrasi yang rapi, mudah ditelusuri, dan akuntabel.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memberikan dukungan penuh kepada seluruh kader dengan pesan yang hangat dan memotivasi. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini adalah ruang bagi kader untuk berkembang, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperbaiki cara kerja kelembagaan. “Tetap semangat ya, Bu. Kita belajar bersama, saling menguatkan, dan memastikan setiap tugas PKK memberi manfaat bagi keluarga dan lingkungan,” ucapnya.

Melalui pelatihan ini, para kader didorong untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh langsung di desa dan kelurahan masing-masing, memperbaiki administrasi, dan memperkuat peran PKK sebagai penggerak pemberdayaan keluarga. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap hasil kegiatan ini benar-benar menjadi aksi nyata—administrasi yang lebih tertib, program yang lebih terukur, serta kader PKK yang semakin siap mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat. (Ana)

Sarasehan Pengembangan Perikanan Asahan Bahas Tantangan dan Arah Kebijakan 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)-‎ Sarasehan Pengembangan Sektor Perikanan Tahun 2025 diselenggarakan di UPT Balai Benih Ikan Air Tawar (BBI-AT) Rawang Pasar V sebagai forum untuk mengidentifikasi tantangan budidaya ikan, merumuskan arah kebijakan, serta memperkuat kolaborasi pelaku perikanan di Kabupaten Asahan, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri para pelaku KTNA, AMPA, HNSI, UPR, Pokdakan, pelaku usaha perikanan, serta unsur kecamatan dan organisasi pendukung lainnya.

Dalam laporan penyelenggaraan, Kepala Dinas Perikanan Umar, S.P., M.M., menjelaskan bahwa sektor perikanan memegang peran strategis dalam tiga prioritas pembangunan daerah: Asahan Sehat, Asahan Ekonomi Bangkit, dan Asahan Swasembada Pangan Petani Makmur. Sebanyak 100 peserta mengikuti sarasehan ini, mewakili berbagai kelompok nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan perikanan secara simbolis kepada penerima manfaat sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan produksi dan produktivitas sektor perikanan.

Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., dalam arahannya menegaskan bahwa perikanan budidaya terus berkembang menjadi sumber pemenuhan konsumsi ikan, namun tidak terlepas dari berbagai tantangan seperti ketersediaan benih unggul, biaya pakan yang tinggi, kualitas air yang menurun, serta rendahnya adopsi teknologi. Beliau menilai sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar usaha perikanan dapat tumbuh lebih efisien, berkelanjutan, dan berorientasi pasar. Pemanfaatan teknologi disebut mampu membantu nelayan menghemat biaya operasional serta meningkatkan stabilitas lingkungan budidaya sehingga menghasilkan panen yang lebih optimal.

Melalui sarasehan ini, pemerintah daerah berharap munculnya gagasan dan solusi praktis yang bersumber langsung dari pengalaman para pelaku lapangan. “Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun masa depan perikanan Asahan yang lebih baik—yang bukan hanya mendorong ekonomi, tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung program pencegahan stunting,” ujar Wakil Bupati. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus bersinergi memperkuat sektor perikanan sebagai pilar ketahanan pangan daerah.(Ana)

Bunda PAUD Asahan Dampingi Pelaksanaan Manasik Haji Cilik di Masjid Agung Kisaran

ASAHAN -(deklarasinews.com)- ‎ Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Manasik Haji Cilik yang digelar di Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran, Selasa (18/11/2025). Bunda PAUD Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik, hadir langsung mendampingi kegiatan yang juga dihadiri Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asaan Ny Juni Rianto beserta pengurus. Kegiatan ini menjadi momentum edukatif yang dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai ibadah secara menyenangkan sejak usia dini.

Dalam arahannya, Bunda PAUD Ny Yusnila Indriati Taufik menjelaskan bahwa praktik manasik seperti thawaf, sa’i, wukuf, dan tahallul merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter spiritual, keberanian, dan kemandirian anak. Menurutnya, pengalaman langsung ini bukan hanya mengenalkan rukun-rukun haji, tetapi juga menanamkan fondasi moral dan penguatan karakter yang penting bagi tumbuh kembang anak PAUD.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Asahan sebagai mitra strategis pemerintah dalam penguatan layanan pendidikan anak usia dini. Ketua HIMPAUDI Asahan, Tukido, S.T., S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga PAUD yang terlibat. Ketua Panitia sekaligus Sekretaris HIMPAUDI, Adi Sucipto Batubara, S.Pd., M.Pd., juga mengimbau para guru PAUD yang belum berkualifikasi S1 PAUD untuk melanjutkan pendidikan, sejalan dengan tuntutan profesionalitas pendidik. Informasi studi lanjutan dapat diakses melalui IAIDU Asahan.

Pelaksanaan manasik dipandu oleh para mutawwib dari lima kloter: Dr. H. Zainal Abidin, S.Ag., MM; Nurdin Lubis, S.Pd.; H. Zulhaidir Pinayungan, S.Ag.; Aswiluddin Rambe, S.Ag.; dan Heri, S.Pd. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh keceriaan, dengan antusiasme anak-anak mengikuti setiap simulasi ibadah yang disiapkan panitia. Melalui kolaborasi yang baik antara HIMPAUDI, pendidik, dan pemerintah daerah, manasik haji cilik ini diharapkan menjadi agenda rutin dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual anak usia dini di Kabupaten Asahan.(Ana)

Momentum Milad Muhammadiyah Ke-113, Tapak Suci Kukuhkan Bupati Asahan sebagai Pendekar Madya

ASAHAN -(deklarasinews.com)- ‎ Peringatan Milad Muhammadiyah Ke-113 dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Asahan ketika Tapak Suci Putra Muhammadiyah mengukuhkan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., sebagai Pendekar Madya Kehormatan, Senin (17/11/2025).

Gelar ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas komitmen beliau dalam memperkuat nilai keberanian moral, pembelaan terhadap kebenaran, dan penguatan karakter masyarakat. Prosesi pengukuhan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Asahan dan dihadiri oleh Pimpinan Wilayah VIII Dewan Pendekar Tapak Suci Sumatera Utara, Ketua PD Muhammadiyah Asahan beserta jajaran pengurus, OPD terkait, serta para tokoh dan tamu undangan lainnya, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju Muktamar Muhammadiyah Ke-49 di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pusat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, menjelaskan bahwa penghormatan ini merupakan apresiasi nasional kepada figur yang dinilai selaras dengan nilai-nilai Tapak Suci—keberanian, akhlak, keteguhan moral, dan komitmen pada kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa Tapak Suci adalah perguruan seni bela diri berbasis Al-Qur’an dan Sunnah yang bersifat inklusif, menerima siapa pun tanpa memandang latar belakang agama. Prinsip inklusivitas dan nilai persaudaraan ini menjadi fondasi utama peringatan Milad Muhammadiyah tahun ini.

Bupati Asahan dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Tapak Suci dan Muhammadiyah atas kehormatan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa gelar Pendekar Madya merupakan amanah yang akan dijaga dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi pengingat untuk terus berpegang pada nilai keberanian moral dan membela kebenaran. Bupati juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi Tapak Suci dan Muhammadiyah dalam membina karakter generasi muda serta memperkuat nilai-nilai keumatan di Kabupaten Asahan.

Tapak Suci bersama jajaran Muhammadiyah di Asahan turut menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat pembinaan generasi muda, meningkatkan karakter, serta memperluas kegiatan sosial-keumatan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan, khususnya melalui penguatan sumber daya manusia yang berakhlak, disiplin, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. (Ana)

Sosialisasi Implementasi DTSEN Untuk Perkuat Basis Data Kesejahteraan Sosial

ASAHAN -(deklarasinews.com)- ‎Dalam rangka implementasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar kebijakan penyaluran bantuan sosial dan program kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Sosial menggelar Sosialisasi Implementasi DTSEN Tahun Anggaran 2025 di Ballroom Hotel Antariksa Kisaran, Kamis (16/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, serta para pendamping sosial se-Kabupaten Asahan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Asrul Wahid, S.E., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya satu basis data sosial ekonomi untuk memastikan penyaluran program berjalan tepat sasaran. Sosialisasi ini juga menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam pemutakhiran dan pemanfaatan data sosial secara terintegrasi. Kegiatan diikuti oleh 560 peserta yang terdiri dari unsur OPD, camat, kepala desa/lurah, operator SIKS-NG, pendamping PKH, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Sosial RI. Para narasumber memaparkan mekanisme integrasi data antarinstansi, pemanfaatan data kependudukan dalam sistem DTSEN, serta pentingnya sinkronisasi data pusat dan daerah untuk memperkuat akurasi dan efektivitas kebijakan sosial.

Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menegaskan bahwa DTSEN merupakan langkah strategis nasional dalam membangun kebijakan sosial yang berbasis data akurat dan berkeadilan. “Selama ini penyaluran bantuan sosial masih menghadapi tantangan ketidaktepatan sasaran. Melalui DTSEN, Pemerintah dapat mengintegrasikan berbagai sumber data lintas kementerian dan lembaga agar penyaluran bantuan menjadi lebih transparan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam proses pemutakhiran data di wilayah masing-masing. “Keberhasilan DTSEN bergantung pada kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah desa hingga instansi teknis di daerah. Mari bersama kita dukung dan laksanakan secara akurat proses pemutakhiran DTSEN sebagai upaya mengakurasi data kemiskinan dan data lainnya di desa/kelurahan se-Kabupaten Asahan,” pungkasnya.(Ana)

Asahan Jadi Rumah Kreator: Pemerintah dan Komunitas Satukan Visi Digital

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Kegiatan Sharing Session Content Creator bertema “Bersiap Bergabung di Era Konten Kreator Daerah: Paham Personal Branding” diselenggarakan oleh Tengah Malam Production di Aula Gedung Mutiara Kisaran dan diikuti ratusan kreator lokal, komunitas kreatif, serta pelaku UMKM digital, Minggu (15/11/2025).

Dalam kegiatan ini, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., hadir sebagai undangan utama untuk memberikan arahan dan motivasi, sekaligus mendorong lahirnya generasi kreatif Asahan yang mampu menghadirkan konten positif dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., selaku Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, yang turut hadir sebagai tamu undangan, menyampaikan apresiasi atas tumbuhnya ekosistem kreator digital di Asahan. Ia menegaskan bahwa konten kreator memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan menyebarkan energi positif. Pada sesi dialog pembangunan, Bupati Asahan memaparkan prioritas pembangunan lima tahun ke depan, mulai dari penguatan komoditas unggulan daerah, peningkatan ketahanan pangan melalui akses jalan pertanian, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan Ekonomi Biru untuk membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat pesisir.

Bupati Asahan juga menjelaskan bahwa berbagai peluang kerja baru tengah dipersiapkan, termasuk pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) dan perluasan Dapur Bergizi Gratis yang telah beroperasi hingga 30 titik dan mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja per dapur. Profesi konten kreator sendiri ditekankannya sebagai peluang ekonomi mandiri yang semakin relevan di era digital. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Asahan memberikan pesan singkat kepada para kreator, “Jangan takut berkarya. Kritik yang baik mari kita jadikan perbaikan bersama.”

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menjadi ruang bertemunya pemerintah daerah, komunitas kreator, dan pelaku industri kreatif dalam satu forum. Para peserta mendapat materi penguatan personal branding, strategi produksi konten positif, serta peluang kolaborasi dalam mempromosikan pembangunan daerah. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kominfo membuka ruang penguatan kapasitas kreator lokal, termasuk pendampingan konten, kolaborasi promosi daerah, hingga kemitraan kreatif pada agenda-agenda resmi Pemkab Asahan. Harapannya, Asahan benar-benar menjadi “rumah kreator,” tempat kreativitas tumbuh, kolaborasi diperkuat, dan ekosistem digital daerah terus berkembang secara modern, positif, dan berkelanjutan.(Ana)