Pendidikan Tanpa Batas Usia, 60 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Kelurahan Siumbut Baru

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Camat Kota Kisaran Timur A. Syaiful P. Pasaribu, S.AP.,MM bersama Ketua TP. PKK Kecamatan Kota Kisaran Timur Ny. Diana Poetri Ahmad Syaiful menghadiri kegiatan Wisuda Sekolah Lansia SMAT Simba Standar I dan Standar II Kelurahan Siumbut Baru Kecamatan Kota Kisaran Timur di Gedung Mutiara Kisaran yang dihadiri juga oleh mewakili Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Ketua DPRD Asahan, Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Asahan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kab. Asahan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kab. Asahan, Forkopimcam Kota Kisaran Timur, Ka.UPTD Puskesmas, Lurah, Wisudawan beserta Keluarga dan seluruh tamu undangan lainnya, Selasa (25/11/2025).

Rahman Harahap selaku Lurah Siumbut Baru dalam laporannya menyampaikan jumlah lansia yang akan dilantik atau yang wisuda hari ini sebanyak 60 orang lansia dengan kategori Standar I (Satu) berjumlah 30 orang lansia dan Standar II (Dua) berjumlah 30 orang lansia, para lansia yang akan diwisuda bukan hanya dari Kelurahan Siumbut Baru tapi ada juga yang berasal dari Kelurahan lain di Kecamatan Kota Kisaran Timur.

“Terima kasih kepada seluruh pihak dan panitia pelaksana yang telah mensupport dan bekerja sama untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan wisuda sekolah lansia pada hari ini, kegiatan wisuda ini merupakan salah satu hasil dari proses kegiatan pendidikan yang telah diikuti oleh peserta lansia SMAT Simba Kelurahan Siumbut Baru”, tutupnya

Sementara itu, Camat Kota Kisaran Timur mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan wisuda sekolah lansia SMAT Simba Kelurahan Siumbut Baru, apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada seluruh jajaran SMAT Simba yang tetap eksis dan semangat dalam melaksanakan rangkaian kegiatan sekolah lansia di Kelurahan Siumbut Baru.

“Momen wisuda ini menjadi catatan bersejarah bagi para lansia dan pembelajaran bagi kita semua bahwa usia bukan halangan untuk terus belajar dan berkembang, semangat dari para lansia ini patut menjadi teladan atau contoh bagi kita semua yang hadir disini”, ujarnya

Selanjutnya, Camat mengatakan sekolah lansia SMAT Simba Kelurahan Siumbut Baru ini merupakan Sekolah Lansia yang pertama kali ada di Kabupaten Asahan dengan telah berhasil menorehkan prestasi ditingkat Provinsi Sumatera Utara dan telah menjadi Sekolah Lansia percontohan untuk diwilayah Kabupaten Asahan.

“Semoga keberhasilan program ini dapat menjadi pemantik bagi kelurahan lain yang ada diwilayah Kecamatan Kota Kisaran Timur untuk membentuk sekolah lansia serupa, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lansia secara berkelanjutan”, harapnya

Diakhir ia juga mengajak kepada kita semua untuk mendukung visi dan misi Bupati Asahan Bapak Taufik Zainal Abidin, S.Sos.,M,Si dan Wakil Bupati Asahan Bapak Rianto, SH., MAP yaitu Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan. (Ana)

Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, Ikuti Sosialisasi dan Seminar Persiapan INACRAFT 2026 BPD ASEPHI Sumut

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Badan Pengurus Daerah ASEPHI (Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia) Sumatera Utara menggelar sosialisasi dan seminar dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan para pelaku usaha kerajinan pada pameran internasional The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (25/11/2025) ini dilaksanakan di Aula PLUT UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara.

Acara tersebut dihadiri oleh para pengrajin, perwakilan Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, serta delegasi dari berbagai kabupaten/kota. Salah satu yang hadir adalah Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, yang memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas dan daya saing produk kerajinan asal Asahan.

Dalam sesi penyampaian tanggapan, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyampaikan apresiasi atas dukungan dan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.  “Terima kasih atas partisipasi dan bimbingan yang telah diberikan. Kami siap mendukung dan mempersiapkan UMKM terbaik dari Asahan untuk INACRAFT 2026,” ujarnya.

Yusnila juga menilai bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Ia berharap para pengrajin Asahan terus berinovasi dan menjaga ciri khas budaya daerah dalam setiap produk yang dihasilkan.

Dalam kegiatan tersebut, pemateri memaparkan beberapa poin penting yang menjadi fokus persiapan menuju INACRAFT 2026, yaitu Konsep, tema, dan arah kurasi INACRAFT 2026, Mekanisme seleksi produk kerajinan yang akan dipamerkan, Standar kualitas, desain, kemasan, dan strategi promosi, Persiapan logistik serta tata letak booth peserta dari Sumatera Utara.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kopdagin Kabupaten Asahan Sofian Manullang S.Sos yang turut mendampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan mengatakan bahwa Pemkab Asahan akan melakukan pendampingan kebutuhan legalitas bagi pelaku UMKM di Asahan, termasuk Proses pengurusan sertifikat Halal, NIB (Nomor Induk Berusaha), dan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

BPD ASEPHI Sumut menegaskan bahwa persiapan lebih awal merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh peserta siap menghadapi proses kurasi dan seleksi ketat yang diterapkan pada INACRAFT 2026. Dengan dukungan Dekranasda serta partisipasi aktif para pengrajin sejak akhir tahun 2025, Sumatera Utara diharapkan mampu menampilkan karya-karya terbaiknya dan meningkatkan peluang menembus pasar ekspor.(Ana)

Meriah dan Penuh Sukacita, Bupati Asahan Tutup Pesparawi VIII Tahun 2025

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VIII Kabupaten Asahan Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Kisaran, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan yang digelar selama dua hari, 24–25 Oktober 2025, dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Asahan yang diwakili oleh Dahniel Banjarnahor (Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan), unsur Forkopimda, OPD, serta para tokoh gerejawi. Suasana penuh sukacita yang tercipta sepanjang kegiatan mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Asahan.

Ketua Panitia Patara Dairi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh peserta merupakan utusan gereja yang direkomendasikan langsung oleh pimpinan jemaat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan dan perhatiannya sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan tertib. Pesparawi diharapkan menjadi wadah pembinaan seni rohani serta sarana mempererat tali persaudaraan antarumat Kristiani di Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Pesparawi VIII. Beliau menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga media pembinaan iman dan regenerasi generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat pelayanan melalui lagu-lagu rohani. “Bagi yang meraih juara jangan berpuas diri, dan bagi yang belum menang jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan berkarya, karena Pemerintah Kabupaten Asahan akan selalu mendukung kegiatan keagamaan seperti ini,” ujar Bupati.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Asahan menyerahkan hadiah dan piala kepada para pemenang, di antaranya kategori Paduan Suara Wanita yang dimenangkan oleh HKBP Sei Silau (Juara I), GBKP Kisaran (Juara II), dan HKBP Rawang (Juara III). Juara Umum Pesparawi VIII Kabupaten Asahan Tahun 2025 diraih oleh GBKP Kisaran. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, keharmonisan, dan toleransi antarumat beragama di Asahan diharapkan terus tumbuh sebagai modal sosial dalam mewujudkan Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.(Ana)

R-APBD Asahan 2026 Disahkan: Bupati Soroti Efisiensi TKD dan Komitmen Pembangunan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan bersama DPRD resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total belanja sebesar Rp1.567.159.986.889,00, Selasa (25/11/2025).

Pengesahan ini berlangsung di tengah kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang menyebabkan pengurangan anggaran bagi Kabupaten Asahan sebesar lebih kurang Rp247 miliar. Kondisi tersebut berimplikasi pada penjadwalan ulang sejumlah program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur, sehingga penataan ulang arah pembangunan menjadi sangat penting agar pelayanan dasar dan pelayanan publik tetap terjaga.

Dalam penyampaian Pendapat Akhirnya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa penyesuaian TKD merupakan dampak langsung dari dinamika fiskal nasional dan global yang memengaruhi postur APBN. Pemerintah daerah harus merespons dengan pengendalian belanja, efisiensi, dan penajaman program untuk memastikan bahwa komitmen pembangunan tetap berjalan. “Penyesuaian TKD adalah tantangan yang harus kita sikapi dengan bijak. Beberapa program prioritas, termasuk infrastruktur, terpaksa dijadwal ulang, namun prioritas layanan dasar dan pelayanan publik tetap kita jaga,” tegas Bupati.

Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, MKM, menegaskan bahwa seluruh Fraksi DPRD memahami dampak pengurangan TKD dan sepakat dengan langkah penajaman prioritas. “Pengurangan TKD sebesar lebih kurang Rp247 miliar tentu berdampak pada tertundanya sejumlah program prioritas, khususnya sektor infrastruktur. Karena itu, DPRD bersama pemerintah daerah sepakat mengutamakan program yang menyangkut pelayanan dasar dan pelayanan publik agar masyarakat tetap mendapatkan layanan yang esensial,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa seluruh fraksi mendukung penyempurnaan kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah untuk menjaga kesinambungan pembangunan Asahan.

Selanjutnya, R-APBD TA 2026 akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk proses evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Menutup rangkaian kegiatan, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan fiskal ini, seraya berharap pembangunan Kabupaten Asahan tetap berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Ana)

Penuh Rasa Kekeluargaan, Pemkab Asahan Lepas Ketua PN Kisaran

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menggelar acara pengantar tugas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Ibu Yanti Suryani, S.H., M.H., di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (25/11/2025).

Acara yang berlangsung pada Selasa malam tersebut diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Ibu Yanti Suryani selama masa jabatannya. Ibu Yanti Suryani menyampaikan rasa terima kasih dan kesan mendalam atas dukungan, koordinasi, dan kerja sama yang terjalin baik dari seluruh jajaran Pemkab Asahan dan unsur Forkopimda selama ini.

Menanggapi sambutan tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi Ibu Yanti Suryani. “Kita telah menjalin koordinasi dan kerja sama dengan baik selama ini selaku Forkopimda, dan kami berharap agar jalinan silaturahmi yang telah terbina ini dapat terus berlanjut di kemudian hari,” ujar Bupati. Bupati Asahan juga mendoakan Ibu Yanti Suryani agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.

Mewakili tokoh masyarakat, Ketua DPRD Kabupaten Asahan turut menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan Ibu Yanti Suryani yang berdampak positif pada terciptanya ketertiban dan kepastian hukum di tengah masyarakat Asahan. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara yudikatif dan eksekutif serta legislatif di daerah tersebut berjalan dengan harmonis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Acara berlangsung dengan khidmat dan dilanjutkan dengan sesi penyerahan cenderamata sebagai simbol kenang-kenangan dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Asahan dan unsur Forkopimda kepada Ibu Yanti Suryani, S.H., M.H. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama dengan seluruh undangan yang hadir, menandai perpisahan yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan.(Ana)

Pemkab Asahan Apel Gabungan di Kecamatan Kota Kisaran Timur

ASAHAN -(deklarasinews.com)- ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Camat Kota Kisaran Timur A. Syaiful P. Pasaribu, S.AP.,MM melakukan kegiatan apel gabungan Kecamatan Kota Kisaran Timur yang dihadiri oleh Ka.UPTD/Korwil Kecamatan Kota Kisaran Timur, Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kasi/Kasubbag Kecamatan Kota Kisaran Timur, Lurah Se-Kec. Kota Kisaran Timur, ASN Se-Kec. Kota Kisaran Timur, Kepling dan LPM Se-Kecamatan Kota Kisaran Timur yang bertempat di Lapangan Adhi Pradana / Parasamya Kisaran Kelurahan Lestari, Senin (24/11/2025).

Usai Apel, Camat bersama seluruh peserta Apel Gabungan melakukan kegiatan inovasi Masyarakat Bersih Lingkungan (MAS BERLIAN) Kecamatan Kota Kisaran Timur disepanjang Jalan WR. Supratman Kelurahan Lestari Kecamatan Kota Kisaran Timur. (Ana)

 

Pemkab Asahan Perkuat SDM Daerah, 125 Mahasiswa Berprestasi Terima Beasiswa

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan terus menegaskan keberpihakan pada pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah, Senin (24/11/2025).

Sebanyak 125 beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu diserahkan oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Dra. Zainal Arifin Sinaga, M.H. Penyerahan ini berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa investasi paling strategis bagi suatu daerah adalah investasi pada kualitas sumber daya manusianya. Program beasiswa ini dianggap sebagai instrumen penting untuk mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membangun masyarakat yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Kebijakan ini juga sejalan dengan misi peningkatan kualitas pendidikan, penguatan daya saing generasi muda, serta pembukaan akses yang lebih adil bagi keluarga Asahan. Dukungan pendidikan ini memastikan mahasiswa berprestasi dapat melanjutkan studi tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap beasiswa ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas akademik sekaligus membangun karakter yang berintegritas. Pemerintah menekankan bahwa Asahan membutuhkan SDM muda yang unggul, jujur, dan berdaya saing, yang kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Masa depan Asahan, ditegaskan, berada pada kualitas generasi mudanya saat ini.

Sementara itu, Feridansyah Rigani dari Universitas Negeri Medan (Unimed), mewakili para penerima beasiswa, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan. Ia menyebut bantuan ini bukan hanya meringankan beban biaya, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah di setiap langkah perjuangan akademik mahasiswa. Ia berharap program ini terus diperluas agar semakin banyak anak-anak Asahan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi dan membawa perubahan positif bagi daerahnya.(Ana)

Ketua TP Posyandu Asahan Hadiri Rakorda Sumut, Fokus pada Transformasi Kelembagaan dan Penguatan Layanan Dasar

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Posyandu Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (24/11/2025).

Beliau didampingi Staf Ahli TP PKK Asahan Ny. Juni Rianto, serta unsur teknis dari Dinas PMD, Dinas Kesehatan, dan perwakilan TP PKK. Kehadiran tim Asahan diarahkan untuk menyerap arah kebijakan terbaru terkait transformasi kelembagaan Posyandu dan penguatan fungsi layanan dasar bagi keluarga di desa dan kelurahan.

Rakorda yang dibuka oleh Ketua TP Posyandu Sumut, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, menekankan bahwa Posyandu perlu ditata ulang sebagai lembaga layanan masyarakat yang memiliki kepastian hukum, struktur organisasi yang jelas, SOP baku, mekanisme pelaporan yang terstandarisasi, serta integrasi lintas sektor. Transformasi ini diperlukan untuk meningkatkan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada enam bidang layanan dasar—khususnya kesehatan ibu-anak, layanan gizi, dan pencegahan stunting—agar Posyandu berfungsi sebagai pusat layanan keluarga yang aktif dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan bulanan.

Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan Desa Kemendagri, Nitta Rosalin, S.E., M.A., menegaskan bahwa transformasi Posyandu berfokus pada tiga hal: penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas dan konsistensi layanan, serta penyempurnaan sistem pembinaan dan pelaporan dari pusat hingga desa. Model baru Posyandu ini diharapkan mampu memperbaiki alur pelayanan dasar, memperkuat integrasi data kesehatan keluarga, dan meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah dalam pembangunan manusia.

Usai kegiatan, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyampaikan bahwa arahan Rakorda memberikan pijakan penting bagi Kabupaten Asahan untuk melakukan penataan Posyandu secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa tindak lanjut Asahan akan berfokus pada pembenahan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, penataan SOP lintas OPD, dan optimalisasi layanan Posyandu agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Transformasi ini penting karena Posyandu adalah garda terdepan layanan keluarga di desa. Dengan pembenahan yang tepat, kualitas layanan dasar di Asahan dapat meningkat secara signifikan,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, kader, dan masyarakat untuk memastikan Posyandu dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga di Asahan.(Ana)

RUPS-LB Bank Sumut Disepakati Gubsu dan Bupati/Wali Kota, Inbreng Jadi Terobosan Sejarah

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut digelar di Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (24/11/2025), dengan dihadiri Gubernur Sumatera Utara selaku Pemegang Saham Pengendali Muhammad Bobby Afif Nasution bersama para Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara, termasuk Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si.

Forum tersebut menyepakati keputusan penting yang dianggap sebagai terobosan sejarah bagi penguatan permodalan Bank Sumut, yaitu disetujuinya mekanisme penyertaan modal pemerintah daerah dalam bentuk inbreng aset yang memenuhi standar penilaian Bank Sumut dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Keputusan ini lahir sebagai jawaban atas kondisi fiskal pemerintah daerah yang tengah mengalami penyesuaian di berbagai sektor. Melalui skema inbreng, pemerintah kabupaten/kota tetap dapat memenuhi kewajiban penyertaan modal tanpa membebani arus kas APBD. Kebijakan ini sekaligus mempercepat langkah penguatan struktur permodalan Bank Sumut yang saat ini berada pada Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 1, serta menjadi bagian dari strategi transformasi agar Bank Sumut semakin kompetitif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Asahan dalam forum tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan pemegang saham yang secara bulat menyetujui skema inbreng. Bupati Asahan menilai kebijakan ini merupakan pilihan yang realistis dan bertanggung jawab bagi daerah, karena memberikan ruang kontribusi tanpa mengganggu belanja prioritas pembangunan. Bank Sumut sendiri dipandang memiliki peran penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, mendukung pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.

RUPS-LB juga menyetujui penyegaran struktur manajemen Bank Sumut, termasuk pengangkatan Sulaiman Harahap sebagai calon Komisaris Non-Independen serta jajaran Direksi baru: Heru Mardiansyah sebagai Direktur Utama, Sandhy Sofian sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Presley Hutabarat sebagai Direktur Keuangan, dan Irwansyah Tuwareh Dongoran sebagai Direktur Bisnis dan Syariah. Selain itu, Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA ditetapkan sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah. Seluruh keputusan ini akan efektif setelah dinyatakan lulus fit and proper test oleh OJK dan diharapkan semakin memperkuat peran Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah yang menopang pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Asahan.(Ana)

Dekranasda Asahan Dorong Penguatan Wastra dan Pengrajin pada Rakerda Dekranasda Sumut

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (24/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin Ketua Dekranasda Sumut, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, dan dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Wakil Ketua Dekranasda Sumut Titiek Sugiharti, perwakilan OPD, serta pengurus Dekranasda tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Rakerda diawali dengan pemaparan Program Kerja Dekranasda Sumut Tahun 2026 oleh Ny. Kahiyang Ayu, kemudian dilanjutkan diskusi untuk memperkuat keselarasan program antar-daerah. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan wastra dan kerajinan lokal melalui peningkatan kualitas, pemanfaatan galeri pamer, serta promosi berkelanjutan baik di tingkat nasional maupun internasional. Kolaborasi yang kuat dianggap menjadi kunci agar wastra Sumut semakin dikenal dan memiliki daya saing.

Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik arahan dan program kerja provinsi. Ia menyampaikan bahwa Asahan siap memperkuat pengembangan wastra dan kerajinan daerah melalui peningkatan kualitas produk, perluasan promosi, serta mendorong para pengrajin agar mampu bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, arah kebijakan provinsi menjadi penguatan penting bagi Asahan untuk mengembangkan potensi daerah secara lebih terarah dan profesional.

Sebagai tindak lanjut, Dekranasda Kabupaten Asahan akan memperluas kolaborasi dengan OPD, para pengrajin, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juni Rianto, bersama unsur pengurus Dekranasda Asahan sebagai wujud komitmen daerah dalam membangun ekosistem kerajinan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Ny. Yusnila menegaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting agar kerajinan Asahan semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.(Ana)