Bupati Blitar Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur, Pastikan Pekerjaan Sesuai Target

BLITAR -(deklarasinews.com)- Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., meninjau perkembangan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blitar pada Jumat (14/11/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, terutama menjelang akhir tahun anggaran.

Dalam agenda tersebut, Bupati Rijanto meninjau beberapa titik proyek prioritas, di antaranya pembangunan Jalan Hotmix Ruas Sumberagung–Gandusari, Jalan Beton Ruas Sumberagung–Watugede, pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), serta pembangunan talud pengaman badan jalan di wilayah Ilik-ilik Kebonsari, Kecamatan Kademangan.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur memegang peran penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Blitar. Menurutnya, kualitas akses jalan yang baik akan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus berpotensi menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Infrastruktur yang memadai merupakan sarana penting untuk mendongkrak PAD dan membuka akses perekonomian di berbagai wilayah,” ujar Bupati.

Selain sektor jalan, pembangunan Labkesda juga menjadi perhatian utama. Fasilitas kesehatan tersebut dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Labkesda akan menjadi penunjang penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Blitar,” tambahnya.

Meski saat ini telah memasuki musim hujan, Bupati tetap optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Ia meminta para pelaksana proyek menjaga kualitas pekerjaan dan memastikan progresnya tetap sesuai jadwal.

“Meski musim hujan, saya berharap semua proyek dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Peninjauan tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, berkualitas, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (ADV)

Disperindag Kabupaten Blitar Maksimalkan Dana DBHCHT untuk Uji Mutu Rokok Produksi Lokal Blitar

BLITAR -(deklarasinews.com)- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar memaksimalkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan industri hasil tembakau.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah pengujian mutu rokok yang diproduksi oleh sejumlah pabrik di wilayah Blitar.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Blitar, Temy Sevidiana, menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengirimkan sampel rokok dari berbagai pabrik ke Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau di Jember. Pengujian dilakukan untuk memastikan kelayakan produk sebelum dipasarkan.

“OPD di Jember itu menjadi tempat kami melakukan pengujian. Sampel rokok dari teman-teman pabrik kami kirim ke sana, dan dilakukan serangkaian uji laboratorium untuk mengetahui kandungan di dalamnya, termasuk kadar nikotin, tar, dan bahan lainnya,” jelas Temy, Kamis (13/11/2025).

Menurut Temy, hasil uji tersebut menjadi dasar penting untuk menentukan kelayakan setiap produk sebelum dipasarkan.

Dari hasil pengujian juga dapat diketahui apakah kadar nikotin dan tar yang terkandung masih sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Kami mengirimkan total 15 sampel rokok dari berbagai pabrik. Ada beberapa pabrik yang mengirim lebih dari satu jenis produk. Hasilnya nanti akan keluar dari balai pengujian dan wajib dilepas secara resmi sebelum produk beredar,” terangnya.

Kegiatan pengujian mutu ini merupakan bagian dari upaya serius Disperindag dalam memastikan industri hasil tembakau di Kabupaten Blitar berjalan sesuai dengan ketentuan.

Selain sebagai bentuk pembinaan, langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk lokal agar lebih kompetitif di pasar.

“Penggunaan anggaran DBHCHT tidak hanya untuk sosialisasi atau pelatihan, tetapi juga diarahkan pada kegiatan teknis seperti pengujian laboratorium ini agar manfaatnya lebih nyata bagi pelaku industri,” tukasnya.

Temy berharap, melalui kegiatan pengujian mutu ini, para pelaku industri hasil tembakau di Kabupaten Blitar semakin terdorong untuk menjaga kualitas produknya.

Dengan demikian, rokok produksi lokal tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Kami ingin industri hasil tembakau di Blitar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh sehat dan berdaya saing. Dukungan DBHCHT menjadi salah satu modal penting untuk mewujudkan hal itu,” tutup Temy.

 

 

Penutupan Kejurkab Sepak Takraw 2025, Bupati Rijanto Targetkan Prestasi hingga Nasional

BLITAR -(deklarasinews.com)- Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M., menghadiri penutupan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Sepak Takraw Piala Bupati Tahun 2025 di Gedung Olahraga MA Ma’arif Udanawu, Kamis (13/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya pembinaan atlet muda agar mampu menembus prestasi hingga tingkat provinsi bahkan nasional.

Kejurkab yang berlangsung selama dua hari, 12–13 November 2025, ini diikuti pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Blitar. Ajang ini menjadi arena bagi para siswa untuk menunjukkan potensi serta memperkuat dasar keterampilan di cabang olahraga sepak takraw.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto memberikan apresiasi kepada peserta, panitia, guru pembina, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menekankan bahwa sportivitas harus menjadi nilai utama dalam setiap pertandingan.

“Melalui ajang ini, saya berharap muncul bibit-bibit atlet sepak takraw yang kelak tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi mampu mengharumkan nama Kabupaten Blitar di kancah provinsi dan nasional,” tegas Bupati Rijanto.

Ia juga menambahkan bahwa kompetisi seperti Kejurkab ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan guna mencetak generasi muda yang kuat, disiplin, dan memiliki karakter juara.

Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini turut mempererat silaturahmi antar pelajar serta mendorong minat olahraga sejak usia dini. Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa sebagai investasi jangka panjang dalam dunia olahraga.

Dengan penutupan Kejurkab Sepak Takraw 2025 ini, Bupati Rijanto berharap pembinaan atlet di Kabupaten Blitar dapat semakin terarah sehingga prestasi olahraga daerah semakin meningkat dari tahun ke tahun. (ADV)

Bupati Blitar Tekankan Pejabat Baru Harus Tunjukkan Transformasi Birokrasi yang Berintegritas

BLITAR -(deklarasinews.com)- Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M. menegaskan bahwa para pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar harus mampu menunjukkan transformasi birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Rijanto saat melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Kamis (13/11/2025) malam. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, serta pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru menduduki jabatan strategis tersebut. Ia menekankan bahwa setiap pejabat harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, serta memegang teguh integritas.

“Jabatan ini bukan hadiah, tetapi amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, dan loyalitas,” tegas Bupati Rijanto.

Ia menilai pelantikan pejabat tinggi pratama merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas birokrasi pemerintahan daerah. Para pejabat yang baru dilantik diminta menjadi contoh nyata transformasi birokrasi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkeadilan.

“Pejabat baru, khususnya ASN muda, harus menjadi motor perubahan. Mereka harus mampu menghadirkan inovasi dan memastikan setiap layanan publik memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Rijanto juga menegaskan pentingnya menghilangkan ego sektoral di lingkungan OPD. Ia meminta seluruh aparatur pemerintah membangun budaya kerja kolaboratif, selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi, serta tetap berpegang pada misi daerah yang terangkum dalam Catur Dharma Kabupaten Blitar.

Bupati turut menyinggung komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Ia memastikan proses seleksi dan uji kompetensi pejabat tinggi pratama di Kabupaten Blitar telah dilakukan berdasarkan prinsip kompetensi, kualifikasi, dan kinerja.

“Pejabat yang dilantik hari ini memikul tanggung jawab besar. Program prioritas harus dijalankan tidak hanya sekadar menghasilkan output, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Menutup sambutan, Bupati Rijanto meminta pejabat senior menjadi mentor bagi ASN muda yang kreatif dan memiliki semangat inovasi. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan modern adalah kemampuan untuk menginspirasi dan menggerakkan tim, bukan sekadar memerintah.

“Kepemimpinan hari ini bukan soal siapa yang paling kuat memerintah, tetapi siapa yang mampu menginspirasi dan menggerakkan,” tutupnya. (ADV)

Bupati Rijanto Apresiasi Launching SPPG Polres Blitar sebagai Penguat Program Gizi Masyarakat

BLITAR -(deklarasinews.com)- Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M mengapresiasi peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Polres Blitar yang berlangsung di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kamis (13/11/2025).

Program ini dinilai menjadi penguat penting dalam upaya percepatan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blitar.

Acara launching SPPG tersebut dihadiri Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., Wakil Bupati H. Beky Herdihansah, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan solidnya kolaborasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Blitar atas inisiatif dan peran aktifnya dalam memperkuat program gizi pemerintah daerah. Menurutnya, SPPG berperan strategis dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat sekaligus memperluas jangkauan layanan makan bergizi secara merata.

“Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Blitar yang telah berperan aktif dalam mendukung dan mengimplementasikan program Makan Bergizi Gratis,” ujar Rijanto.

Ia menambahkan bahwa program MBG tidak hanya sekadar pembagian makanan bergizi, tetapi juga mengandung nilai edukasi dan pemberdayaan. Pelaksanaannya harus mengutamakan potensi dan produk lokal agar manfaat ekonomi turut dirasakan masyarakat.

“Program ini sangat strategis dalam membangun generasi emas Kabupaten Blitar. Karena itu, kita dorong agar produk dan potensi lokal dilibatkan sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan bahwa pendirian SPPG merupakan komitmen kepolisian untuk membantu percepatan pemenuhan gizi serta memperluas jangkauan layanan MBG. Ia berharap lebih banyak SPPG bisa dibangun di desa-desa lainnya.

“Semakin banyak SPPG didirikan, maka semakin cepat pula pemenuhan gizi bagi masyarakat. Kami bersyukur program ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Kapolres menekankan bahwa pelayanan SPPG harus dilakukan dengan sepenuh hati agar manfaat program semakin dirasakan oleh masyarakat.

“Pelayanan SPPG bukan hanya memasak dan membagikan makanan, tetapi melayani dengan cinta. Dengan begitu, manfaatnya dapat lebih luas sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal,” imbuhnya. (ADV)

Dinsos Kabupaten Blitar Salurkan BLT Cukai Tahap 5 kepada Buruh Tembakau

BLITAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ke 5 di bulan november ini dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Penyaluran dimulai sejak 1 Juli 2025 dan menyasar ribuan buruh sektor pertembakauan.

Bantuan diberikan kepada buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh yang berdomisili di Kabupaten Blitar. Selain itu, pekerja di dua perusahaan rokok yang berlokasi di Kota Blitar juga tercakup dalam program ini.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, menyebut jumlah penerima yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) sebanyak 3.997 orang. Dari total itu, 3.901 di antaranya telah melalui proses klarifikasi data dan siap menerima bantuan.

“Sisanya masih dalam proses pembukaan rekening untuk pencairan. Tapi penyaluran tahap ke 5 sudah mulai kami lakukan meski ada perubahan , ada yang keluar ada juga yang masuk” ujar Yuni saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (11/11/2025).

BLT disalurkan melalui Bank Jatim untuk menjamin distribusi yang transparan dan tepat sasaran. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama enam bulan berturut-turut.

Yuni menegaskan, program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Blitar dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang bekerja di sektor yang terdampak langsung oleh regulasi dan kebijakan cukai tembakau.

Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan penghasilan dari industri hasil tembakau dan perkebunan terkait.

“Ini bentuk komitmen kami dalam memastikan bahwa pekerja sektor informal, terutama di bidang tembakau, tetap mendapat perhatian dan dukungan pemerintah daerah,” tambah Yuni.

 

Bupati Blitar Dorong Media Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks di Era Digital

BLITAR -(deklarasinews.com)- Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., menegaskan pentingnya peran media sebagai garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang semakin marak di era digital. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Community Gathering bagi insan media yang berlangsung di Ruang Rapat Candi Penataran Lantai 3 Kantor Bupati Blitar, Rabu (12/11/2025).

Dengan mengangkat tema “Kemitraan Strategis Pemerintah Daerah, Kepolisian dan Pers: Merajut Informasi Akurat Demi Keamanan, Ketertiban dan Kesejahteraan Masyarakat”, kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Beky Herdihansah, Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, sejumlah kepala OPD, narasumber, serta para jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media yang terus menghadirkan pemberitaan informatif dan berimbang. Ia menilai media merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

“Silaturahmi hari ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan insan pers. Media adalah mitra penting dalam membangun Kabupaten Blitar,” ujar Bupati Rijanto.

Ia menyoroti tantangan besar di era digital, di mana arus informasi yang begitu cepat sering diiringi oleh maraknya hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan keresahan publik jika tidak diantisipasi secara bijak.

“Hoaks bukan hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi memecah belah masyarakat. Karena itu, media harus menjadi penjaga kebenaran informasi dengan terus menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan menyejukkan,” tegasnya.

Bupati Rijanto mengajak insan media untuk terus mengembangkan jurnalisme damai dan edukatif, sekaligus memperkuat literasi publik agar masyarakat semakin cerdas dalam menerima serta menyebarkan informasi.

Selain itu, ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan media dapat semakin solid guna mewujudkan sistem informasi publik yang transparan, cepat, dan terpercaya.

“Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, Polres, dan insan pers, saya optimis ekosistem informasi di Kabupaten Blitar akan semakin sehat dan berdampak positif bagi masyarakat,” imbuhnya. (ADV)

Bupati Blitar Tekankan Pemerataan Layanan Kesehatan pada Peringatan HKN ke-61 di Blitar

BLITAR -(deklarasinews.com)- Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Kabupaten Blitar menjadi momentum penting bagi Pemerintah Daerah untuk meneguhkan kembali komitmen membangun masyarakat yang sehat dan berdaya. Acara yang digelar di Hutan Pinus Loji, Kecamatan Gandusari, Rabu (12/11/2025), dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M bersama Wakil Bupati H. Beky Herdihansah, pimpinan DPRD, Sekda, jajaran OPD, serta tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan menegaskan bahwa peringatan HKN harus menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

“Hari Kesehatan Nasional bukan hanya peringatan rutin, tetapi ajakan bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanan yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Mengangkat tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Bupati menilai bahwa kesehatan generasi muda menjadi fondasi penting pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia yang sehat secara fisik, mental, dan sosial merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Kabupaten Blitar.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga medis, hingga memperkuat kampanye gizi dan sanitasi di tengah masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan Catur Dharma Bupati dan Wakil Bupati Blitar dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa hak kesehatan masyarakat telah dijamin dalam UUD 1945 Pasal 28H dan Pasal 34 Ayat (3), yang menempatkan layanan kesehatan sebagai hak dasar setiap warga negara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rijanto juga menyoroti tantangan kesehatan yang masih dihadapi Kabupaten Blitar, di antaranya stunting, penyakit tidak menular, serta masalah kesehatan lingkungan. Meski demikian, ia optimistis berbagai tantangan tersebut dapat diselesaikan melalui kolaborasi pemerintah daerah, tenaga medis, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya yakin Kabupaten Blitar mampu menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Bupati turut memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan atas langkah-langkah edukatif, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan seperti imunisasi, pencegahan stunting, hingga perilaku hidup bersih dan sehat.

Di akhir sambutannya, Bupati Rijanto berterima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak menjadikan HKN sebagai pengingat pentingnya kesehatan sebagai modal utama pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan HKN ini sebagai dorongan bersama untuk memperkuat kesadaran dan kolaborasi demi Blitar yang lebih sehat dan berdaya,” imbuhnya. (ADV)

DBHCHT 2025 Pemkab Blitar Alokasikan untuk Jaminan Kesehatan Warga Miskin

BLITAR -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kesehatan memastikan bahwa alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 tetap diprioritaskan untuk sektor kesehatan masyarakat.

Salah satunya iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Hasnan Effendi menjelaskan, bahwa pada tahun 2025 terdapat beberapa program penting yang telah ditetapkan.

Salah satu porsi anggaran terbesar DBHCHT tetap diarahkan untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu.

“Total anggaran untuk premi BPJS Kesehatan sebesar Rp12.694.874.600. Selisih Rp 425.000 digunakan sebagai biaya pendukung administrasi,” terangnya.

Hasnan menyebut, penerima manfaat premi BPJS Kesehatan yang dibiayai khusus dari DBHCHT mencapai 27.986 jiwa per bulan.

Untuk total dengan sumber pembiayaan lain, Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat, jumlah warga Kabupaten Blitar yang ditanggung pemerintah mencapai sekitar 77 ribu jiwa. Pembayaran premi dilakukan selama 12 bulan agar kepesertaan tetap aktif.

Terkait proyeksi penurunan DBHCHT pada tahun berjalan, Hasnan berharap pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu tidak terpengaruh.

“Harapannya kuota PBI yang dibiayai DBHCHT tidak berkurang. Kalau harus ada penyesuaian, maka OPD lain yang menyesuaikan. Kondisi kesehatan masyarakat harus tetap jadi prioritas,” ucapnya.

Hasnan menambahkan, fokus utama pemerintah tetap memastikan masyarakat Kabupaten Blitar memiliki akses kesehatan yang merata dan memadai.

“Semoga masyarakat Kabupaten Blitar tetap sehat. Itu yang paling penting,” tutupnya.

 

Bupati Blitar Serukan Penguatan Literasi sebagai Kunci Kemajuan Daerah

BLITAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Festival Literasi Tahun 2025 dengan tema “Literasi Maju, Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya” di halaman kantor dinas setempat, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat budaya literasi sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia.

Acara dibuka oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M, dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi, sejumlah kepala OPD, para pegiat literasi, komunitas baca, pelajar, serta masyarakat pemerhati literasi.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menegaskan bahwa literasi merupakan kunci utama kemajuan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada para pemenang lomba dan penerima penghargaan Aktivis Literasi 2025, seraya mengingatkan bahwa budaya membaca, menulis, serta berpikir kritis merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi kemampuan memahami, menganalisis, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Bupati Rijanto juga menyerukan penguatan literasi di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari sekolah, kampus, komunitas, hingga desa-desa. Menurutnya, derasnya arus informasi digital menuntut masyarakat Blitar untuk semakin cerdas dalam memilah dan memanfaatkan informasi secara bijak.

Ia menyebut peran para aktivis literasi sangat vital sebagai penjaga nalar publik, terutama di tengah maraknya informasi yang tidak terverifikasi. Karena itu, ia berharap gerakan literasi dapat terus menjadi budaya kolektif yang mengakar kuat di Kabupaten Blitar.

“Festival Literasi ini merupakan wujud semangat masyarakat Kabupaten Blitar dalam menumbuhkan budaya literasi di setiap sendi kehidupan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti sejumlah tantangan seperti menurunnya minat baca tradisional, pergeseran perilaku membaca ke media sosial, serta ketimpangan akses literasi di beberapa wilayah. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Blitar terus mendorong inovasi literasi, mulai dari pengembangan perpustakaan digital, penyediaan pojok baca di desa dan sekolah, hingga kolaborasi dengan komunitas dan pegiat literasi.

“Dengan kerja bersama, saya yakin literasi dapat menjadi jantung peradaban dan pondasi bagi Kabupaten Blitar untuk terus maju,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blitar, Dr. Jumali, S.Pd., M.AP, menjelaskan bahwa Festival Literasi 2025 bertujuan membentuk ruang interaktif antara masyarakat dan sumber pengetahuan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Festival Literasi bukan sekadar hiburan edukatif, tetapi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berpengetahuan luas dan berbudaya literasi,” ujarnya. (ADV)