Pemko Medan bagikan 1 Juta masker untuk Masyarakat

MEDAN-(deklarasinews.com)–  Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, sebelum pelepasan tim lebih dulu menjelaskan secara teknis penertiban dan sosialisasi yang akan dilakukan. Dikatakan, kegiatan yang dilakukan nanti sifatnya sosialisasi tetapi bisa disertai dengan tindakan tegas dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan kesantunan.

Sofyan menjelaskan, masing-masing kecamatan menetapkan tempat-tempat yang akan dilakukan penertiban, terutama yang selama ini menjadi tempat warga berkumpul seperti pusat-pusat perbelanjaan, kafe maupun rumah makan.

Dasar ini dilakukan mengacu dengan surat edaran Wali Kota tentang physical distancing. Di samping itu lagi tempat- tempat usaha harus menyediakan hand sanitizer, wastafel cuci tangan serta karyawannya wajib menggunakan masker.

“Mengenai lokasi yang menjadi objek sosialisasi di ke lima kecamatan yakni Medan Sunggal, Johor, Selayang, Baru, dan Tuntungan diserahkan kepada camat, Kapolsek dan Danramil masing-masing. Jika ada masyarakat yang tidak mengindahkan, maka silahkan mengambil tindakan tegas dan tetap berpedoman dengan nilai-nilai etika serta kesantunan,” tegas Sofyan, Sabtu (11/4).

Pada berita sebelumnya, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution Akhyar mengatakan akan menggalakkan Gerakan 1 Juta Masker. Artinya, Pemko Medan akan menyediakan 1 juta masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Diakui Akhyar, jumlah tersebut masih kurang karena penduduk Kota Medan yang saat ini berjumlah sekitar 2,8 juta jiwa. Oleh karenanya Akhyar pembagian masker ini diprooritas kepada warga kurang mampu.

“Melalui maskerisasi 1 juta masker ini, kita ingin putus transmisi lokal penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Dengan menggunakan masker, maka masyarakat yang ada membawa virus corona tidak dapat menularkannya kepada masyarakat lainnya. Begitu juga dengan masyarakat yang sehat, mareka akan terhindar dari penularan Covid-19,” ujar Akhyar.

Selanjutnya Akhyar menjelaskan, masker yang dibagikan ini dibeli dari pelaku UMKM yang ada di Kota Medan. Dikatakannya, pembelian dilakukan secara bertahap karena para UMKM tidak hanya menyediakan masker untuk Kota Medan saja tetapi juga di luar Kota Medan seperti Pekanbaru hingga Papua. Akhyar pun berharap dukungan dari warga yang mampu untuk menyediakan masker sendiri.

“Insya Allah dengan Gerakan 1 Juta Masker ini, kita bisa memutuskan mata rantai penularan Covid-19 sehingga status zona merah bisa menjadi kuning dan zona hijau kita pertahankankan tetap menjadi hijau. Untuk itu mari kita terus bersama-sama melawan Covid-19,” ungkapnya.(Y Butar butar)

Tinggalkan Balasan