PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Komitmen menjaga ketahanan pangan terus diperkuat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0619/Purwakarta. Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik berupa edukasi dan komunikasi sosial (komsos) kepada para petani menjadi langkah strategis untuk memastikan sektor pertanian tetap bertahan di tengah arus modernisasi.
Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, dengan menyasar langsung para petani padi sebagai tulang punggung ketahanan pangan wilayah. Diketahui, sekitar 80 persen masyarakat Desa Sukajadi menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 0619/Purwakarta, Serka Handri Wijanarko, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan aspek vital yang harus dijaga secara berkelanjutan.
“Ketahanan pangan tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman. Justru, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, bukan menggantikan atau menghilangkan lahan pertanian,” ujar Handri saat berdialog dengan para petani. Selasa (5/5/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan lahan pertanian dari ancaman alih fungsi, serta mendorong generasi muda untuk tetap peduli dan terlibat dalam sektor pertanian.
“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi. Pertanian adalah sumber kehidupan. Kita harus memastikan sektor ini tetap menjadi kekuatan utama desa,” tambahnya.
Sementara itu, Juariah, petani asal Kampung Sukamulya, Desa Sukajadi, mengaku kehadiran Satgas TMMD memberikan motivasi dan semangat baru bagi para petani.
“Kami merasa diperhatikan dan didukung. Walaupun zaman terus berkembang, kami tetap ingin mempertahankan sawah dan hasil pertanian kami. Ini sudah menjadi bagian dari kehidupan kami sehari-hari,” ungkapnya.
Menurut Juariah, edukasi yang diberikan juga membuka wawasan petani untuk lebih adaptif terhadap perkembangan, tanpa harus meninggalkan jati diri sebagai pelaku utama sektor pangan.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0619/Purwakarta berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang sebagai pilar utama kesejahteraan masyarakat desa di tengah dinamika zaman. (DR)