PALEMBANG – (deklarasinews.com) – Bertempat di Asrama Haji Jl. Tj. Api-Api No.50, Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jum’at (13/11).
Ketua Pujakesuma Bapak Moyo Martoyo mengungkapkan rasa syukurnya atas terbentuknya koperasi Pujakesuma ini karena niat dan keinginan ini sudah dari dulu, sebelas tahun yang lalu. Puji syukur hari ini sudah terbentuk dan diketok palu oleh perwakilan Dinas Koperasi Provinsi Sumatera Selatan.
Sekarang tinggal menjalani dan akan berkoordinasi dengan ketua terpilih langkah kedepannya. Sesuai cita-cita saya untuk mensejahterakan para warga Pujakesuma yang ada di Sumatera Selatan ini, nanti wong Pujakesuma itu makan nasi merek berasnya Pujakesuma karena para petani di Sumatera Selatan hampir 80% petaninya wong jowo.
Alamat sekretariat koperasi Pujakesuma di Jalan Noerdin Panji Sukawinatan, ujarnya.
Perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan Ibu Dra. Jumiati, M.Si.
dari Seksi Kelembagaan mengatakan agar pengurus dan pengawas yang terpilih dapat amanah terhadap kepentingan semua anggota dan kedepannya dapat berjalan dengan lancar bisa mensejahterakan anggota khususnya dan masyarakat umumnya.
Ditanya oleh awak media dalam UU Cipta Kerja Koperasi di beri kemudahan dalam pendiriannya cukup sembilan orang, dijawab beliau karena undang undang Cipta Kerja belum sampai ditangan kantor dinas Koperasi dan UKM, maka pendirian koperasi Pujakesuma ini masih memakai UU yang lama UU No. 25 tahun 1992.
Dikarenakan UU Cipta Kerja berlaku setelah 3 bulan ditetapkan. Koperasi Pujakesuma ini telah terbentuk, tinggal menunggu legalitasnya saja.
Setelah pembentukan hari ini, AD/ART dan proposalnya sudah siap akan diajukan ke notaris untuk di aktakan dan diajukan badan hukumnya, ungkapnya.
Ketua terpilih koperasi Pujakesuma Bapak Hernoe Roesprijadji mengatakan secara pribadi dan seluruh pengurus mohon doa nya kepada anggota agar dapat mengemban amanah ini dengan baik.
Dalam kesempatan ini hadir 75 orang anggota dan ini akan bertambah terus karena kita membuka pendaftaran dan kami berharap kalau komunitas atau warga suku Jawa yang ada di Sumatera Selatan ini jutaan jumlahnya kalau tidak salah 25% dari penduduk Sumsel orang Jawa.
Kita akan usahakan agar mereka untuk bisa bergabung ke koperasi dan paguyuban.
Koperasi ini berbentuk koperasi produsen yang berupa pangan yaitu beras, pungkasnya.
Untuk diketahui juga koperasi tidak menutup kemungkinan non Jawa untuk bergabung di koperasi Pujakesuma nantinya. (Wanto/Nsy)