Universitas Prabumulih Jadikan Kampus Unggul IIB Darmajaya Tempat Benchmarking, Kuliah Umum Hingga Teken MoU

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)-Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menerima kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Prabumulih dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), benchmarking, serta pelaksanaan kuliah umum di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin pada Rabu, (8/7/26).

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kedua perguruan tinggi untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang implementasi kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. Bukan kali ini saja, pada Selasa, (7/7/26) IIB Darmajaya juga dikunjungi Universitas Baturaja untuk penandatanganan MoU dan Benchmarking.

Dekan FEB Universitas Prabumulih, Dr. Hj. Desliana, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan IIB Darmajaya terhadap rombongan Universitas Prabumulih. Kunjungan tersebut, menurutnya, menjadi kesempatan untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus membangun kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan akademik.

“Keinginan belajar melalui benchmarking khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prabumulih,” ujar Dr. Hj. Desliana.

Ia mengatakan, benchmarking menjadi sarana penting bagi institusi pendidikan tinggi untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman, terutama dalam pengembangan tata kelola fakultas dan program studi, peningkatan kualitas pembelajaran, serta berbagai praktik baik yang telah diterapkan.

Kunjungan FEB Universitas Prabumulih tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pertukaran informasi, tetapi juga melahirkan berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi dosen, mahasiswa, dan institusi.

Sementara itu, Wakil Rektor IIB Darmajaya, Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., menyambut baik kunjungan Universitas Prabumulih serta terlaksananya penandatanganan MoU antara kedua perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dr. Sutedi menekankan pentingnya tindak lanjut dari sebuah nota kesepahaman. Kerja sama antarlembaga, menurutnya, harus diterjemahkan ke dalam berbagai kegiatan yang konkret sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh sivitas akademika kedua perguruan tinggi.

“MoU harus ditindaklanjuti melalui kegiatan nyata dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” kata Dr. Sutedi.

Ia mengatakan IIB Darmajaya terbuka untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi bersama Universitas Prabumulih. Implementasi kerja sama dapat diarahkan pada kegiatan akademik, pertukaran dosen tamu, kuliah umum, penelitian dan publikasi bersama, pengabdian kepada masyarakat, seminar, serta berbagai program lain yang melibatkan dosen maupun mahasiswa.

Selain penandatanganan MoU dan benchmarking, rangkaian kunjungan juga dilengkapi dengan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Prabumulih dengan menghadirkan dosen tamu dari IIB Darmajaya.

Kegiatan kuliah umum tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi kolaborasi akademik melalui transfer pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa. Kehadiran dosen tamu diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memberikan perspektif baru yang melengkapi proses pembelajaran di dalam kelas.

Melalui rangkaian penandatanganan MoU, benchmarking, dan kuliah umum tersebut, IIB Darmajaya dan Universitas Prabumulih diharapkan dapat membangun kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan.

Kolaborasi antarkedua perguruan tinggi juga diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi berlanjut dalam berbagai program konkret yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi serta penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk memperluas jejaring akademik dan menghadirkan berbagai kegiatan kolaboratif yang memberikan dampak positif bagi sivitas akademika IIB Darmajaya dan Universitas Prabumulih. (**)

Tinggalkan Balasan