TMMD Ke-128 di Tanggamus Resmi Ditutup, Seluruh Sasaran Rampung 100 Persen

TANGGAMUS -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, resmi ditutup oleh Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kamis (21/05/2026). Penutupan tersebut menandai selesainya seluruh rangkaian kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik yang telah dilaksanakan selama 30 hari.

Kegiatan penutupan berlangsung di lokasi sasaran TMMD dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus, jajaran Kodam XXI/Radin Inten, Polres Tanggamus, TNI-Polri, kepala OPD, serta tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd.I., serta Ketua Persit KCK Cabang XLVI Dim 0424/Tanggamus Ny. Tika Dwi Djunaidi Mulyono.

Mengangkat tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program terpadu lintas sektoral ini berhasil menyelesaikan seluruh target yang telah direncanakan. Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah terealisasi 100 persen.

Adapun sasaran pembangunan fisik yang berhasil diselesaikan meliputi normalisasi dan pembukaan badan jalan sepanjang 2.570 meter yang menghubungkan Pekon Kalimiring dengan Pekon Banjar Masin, Pekon Kandang Besi hingga Kantor Kecamatan Kota Agung Barat. Selain itu, dilakukan pembangunan talud sepanjang 400 meter, pengerasan jalan sirtu/sabes sepanjang 1.700 meter, pengecoran rabat beton sepanjang 150 meter, serta pembangunan lima titik gorong-gorong buis beton.

TMMD ke-128 juga mencakup pembangunan lima titik sumur bor, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima unit MCK bagi masyarakat.

Di bidang nonfisik, berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat turut dilaksanakan, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, mitigasi bencana, edukasi pencegahan stunting, pertanian, hingga koperasi desa. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan berupa pembuatan KTP dan KK, pengobatan gratis, layanan KB, sunatan massal, penanaman pohon, program ketahanan pangan, hingga pembagian 100 paket sembako dan nutrisi.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata pelaksanaan tugas TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 Pasal 7.

“Ini merupakan program rutin TNI dalam pembinaan teritorial. Kami berharap hasil TMMD ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Pangdam.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI bersama masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Ia mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.

“Jangan hanya dibantu saja sementara masyarakat tidak aktif. Harus ada kebersamaan antara masyarakat dan TNI, karena pada dasarnya TNI dan rakyat itu satu dan tidak terpisahkan,” kata Bupati.

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako, alat kesehatan, alat bantu dengar, serta pelayanan pembuatan dokumen kependudukan bagi masyarakat. Pangdam XXI/Radin Inten juga meninjau langsung hasil pembangunan guna memastikan kualitas dan manfaatnya bagi warga Pekon Kalimiring.

 

Tinggalkan Balasan