PAGARALAM –(deklarasinews.com)- Dari tahun ketahun kebutuhan tenaga kerja Indonesia (TKI) tidak terelakan baik sektor membantu rumah tangga, perbengkelan, pertukangan atau sektor lainnya.
Tenaga kerja Indonesia lebih memilih Taiwan, Malaysia, Singapore (TSM) dan sebagian kecil Hongkong untuk bekerja. Untuk tahun 2019 tercatat sebanyak 67 orang TKI asal Pagaralam mengadu nasip di TSM.
Seperti dijelaskan kepala Dinas Perizinan, Penanaman Modal Pelayanan Satu pintu, Lili Ernaini melalui Kabid tenaga kerja, Erpiansyah Putra didampingi Kasi Tenaga Kerja Leo saat disambangi media ini, Senin (03/02) di ruang kerjanya.
“ya TKI yang berasal dari Pagaralam dan sekitar lebih memilih TSM untuk bekerja, meski ada juga tujuan Hongkong,” jelas Erpiansyah.
Lanjut Erpiansyah, untuk kepengurusan pasport pihaknya sebatas memberikan rekomendasi.
Disinggung upaya yang dilakukan bilamana terjadi.kendala terhadap TKI ? Menurutnya,
bila ada kendala terkait TKI maka yang menangani adalah Badan nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (BNP2TKI) di Palembang yang mengurus.
“tugas Itu dipanggul oleh BNP2TKI, sementara untuk mengetahui lowongan kerja keluar negeri melalui jobs info.bnp2tki.go.id.
“BNP2TKI lah yang bertangung jawab bila ada kendala dan masalah, namun sejauh ini belum ada kita temukan.” Tutupnya. (Repi)