LAMPURA (dekkarasinews.com)- Sijago merah kembali meluluh lantah kan satu rumah warga, kali ini peristiwa naas itu di alami oleh Jukri (50) warga RT 02 Lingkungan 2 kelurahan Bukitkemuning kecamatan Bukitkemunin Lampung Utara, Minggu malam (11/10/20).
Berdasarkan keterangan yang berhasil di himpunan wartawan deklarasi news di lokasi kejadian, api mulai membesar sekira pukul 21. 40 WIB.
Dugaan sementara api berasal dari arus pendek atau lazim di sebut konseleting listrik.
Tak urung rumah berbahan kayu kelas 1 yang berukuran 5×8 meter tersebut rata dengan tanah sedangkan yang bagian depan yang baru saja di bangun berbahan dasar beton masih berdiri.
Namun masih beruntung tidak ada korban jiwa karena rumah dalam posisi tidak berpenghuni.
“Saya saat itu panik, hanya bisa teriak dan minta tolong kewarga,” ujar Deasy.
Dia mengatakan, sumber api berasal dari belakang, apakah disebabkan oleh arus pendek atau penyebab lain dirinya tidak tahu. Deasy hanya memberi tahu warga sekitar bahwa rumah Jukri kebakaran.
Hal senada diungkapkan oleh Gurman Kepala Lingkungan 2 kelurahan Bukitkemuning, dugaan sementara api di sebabkan oleh konseleting listrik namun kepastian nya masih menunggu pihak berwenang.
“Kalo soal penyebab kebakaran saya juga belum tahu, tapi informasi nya akibat konseleting listrik, itu dugaan sementara ya, kalaupun penyebab dari faktor alam hal itu mustahil karena saat ini musim hujan,” ujar Gurman.
Sedangkan lanjutnya, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta bahkan hingga ratusan juta rupiah.
“Alhamdulillah, api tidak merambat kerumah yang letaknya berdampingan dan angin tidak begitu kencang sehingga api tidak sempat menjalar ke rumah rumah yang berada di sekitar tempat kejadian, meski dinding dinding nya yang sudah mengalami kepanasan.” ucap Gurman.
Sementara itu, dari pantauan wartawan Deklarasi News, kesigapan warga dan para mobil penjual air api dapat di padamkan kurang lebih satu jam kemudian.
Tampak Hadir di musibah tersebut, Lurah Bukitkemuning Heri Fitriansyah SE MM
yang langsung memberikan peri9 Kepala Lingkungan 2 dan Ketua RT melakukan tindakan atau bantuan ke pihak korban terutama dorongan semangat agar korban dapat menerima musibah yang sedang menimpa. (Ikin/el).