Roy Palunga Hadiri Pernikahan Warga IKT di GOR PT. SWPI Awunawai

YAPEN – (deklarasinews.com) – Pernikahan merupakan kegiatan Sakral yang dilakukan bagi calon  keluarga yang akan mengikat janji. Bertempat di GOR PT SWPI Awunawai, Distrik Yapen Timur telah berlangsung acara oleh pasangan mempelai.

Kepada media, Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Kepulauan Yapen Roy Palunga mengapresiasi Pernikahan yang dilakukan oleh warganya dalam satu Ikatan Keluarga Toraja yang berada di perantauan, khususnya warga Toraja yang bekerja di PT SWPI Awunawai Yapen Timur, Minggu, 24/01/2021.

Kegiatan pemberkatan nikah antara pasangan Opin Sitandi dan Lusiana Limbong yang berlangsung di Gereja Kerapatan Pantekosta Kristus Raja Dawai di Kampung Sere-Sere ini dengan sorotan “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”(Matius 9:16).

Mengawali kegiatan, selaku pengurus inti IKT, Roy Palunga menghimbau melalui Panitia pelaksanaan untuk memperhatikan Instruksi Tim Pandemi Covid-19 yang masih perlu diwaspadai melalui tindakan 3M yaitu ; Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, tegasnya.

Menurut Ketua IKT, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen ini Roy Palunga menghimbau agar kepada pengurus dan warga IKT dalam melakukan setiap acara-acara agar tetap melaksanakan instruksi tim Covid agar di laksanakan sebaik baiknya demi menjaga kepercayaan atas ijin yang telah di berikan oleh tim Covid-19”.

Roy Palunga menegaskan bahwa semua ini bertujuan agar kita bisa sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten tercinta ini, dan terkhusus warga IKT yang berada dan bekerja di perusahaan.

Acara pernikahan dan rangkaian resepsi berjalan lancar dan meriah. di sambut dengan tarian khas daerah Toraja, “Pa’gellu’ ” peserta penari ini tidak  hanya berasal dari gadis-gadis muda saja tetapi juga dari kalangan ibu – ibu turut serta memeriahkan acara tersebut.

Ditanya media tentang wadah IKT, Palunga mengatakan  bahwa IKT sebagai wadah tempat berkumpulnya orang Toraja untuk menjalin kebersamaan dan kekeluargaan, saling tolong menolong, bekerja sama dan merasa senasib di tempat perantauan seperti mendukung kegiatan pernikahan seperti ini, ungkapnya.

“IKT hadir di Yapen sebagai salah satu wadah keluarga, dimana setiap manusia itu tidak bisa hidup sendiri karena itu perlu adanya kebersamaan untuk saling membantu dan menolong kepada semua orang, bukan hanya orang toraja dengan orang toraja saja, melainkan kepada semua orang”, ujarnya kepada media. (ed.zri).

Tinggalkan Balasan