LAMSEL -(deklarasinews.com)- Ketua umum Gerakan Masyarakat Lampung (GML) Rizal Anwar sangat menyesalkan kegaduhan yang terjadi dan menyeret nama Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj Winarnji Nanang Ermanto yang terjadi akhir -akhir ini.

Menurutnya isu-isu yang dibuat dengan tuduhan serta dugaan tersebut akan menghambat program pembangunan dibumi Khagom Mufakat ini.

” Itu isu yang sudah usang dan hanya membuat kegaduhan di Lampung Selatan ” Tutur Ketua umum DPP GML Lampung Rizal Anwar, Jumat (19/5/2023) dikediamanya.

Rizal Anwar yang didampingi oleh Dewan Penasehat GML Muslihun dan Ketua Ormas  DPC Sapu Jagat Zulpizar menjelaskan bahwa, dirinya sudah mendengar dan mengamati isu-isu yang menyeret nama ibu bupati Lamsel Hj Winarni Nanang Ermanto.

Isu seperti ini memang gorengan yang enak, walaupun sudah usang dan membuat kegaduhan di Lamsel pada tahun-tahun politik seperti sekarang ini.

Oleh karena itu saya berharap kepada semua rekan-rekan, baik LSM, Ormas, dan kawan-kawan media agar tidak terseret  isu-isu liar yang tidak tentu kebenaranya. ” Ujar Rizal Anwar lagi.

Rizal menambahkan bahwa sebagai warga negara yang sah di NKRI khususnya warga Lampung Selatan ini semua punya hak yang sama, oleh karena itu mari kita jaga kondiaifitas Lampung Selatan agar semakin maju, biarkan pemerintah dalam hal ini bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menjalankan fungsinya sebagai kepala daerah.

Kata Rizal, bahwa mengkritik boleh tapi yang konstruktif, tapi jangan mencari-cari kesalahan, oleh karena itu mari kita dukung program pembangunan yang dilaksanakan pemkab Lamsel, dan jangan malah bikin gaduh.

” Kritik yang membangun boleh, tapi jangan cari-cari kesalahan yang akan mengganggu program pembangunan ” Ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua DPC Sapu Jagat Zulpizar mengatakan bahwa, sebagai warga Lampung Selatan saya cukup sedih apabila ada isu-isu yang kurang sedap tanpa ada pembuktian dan hanya menimbulkan kegaduhan.

Ditahun politik seperti sekarang ini, sebaiknya jangan  melempar isu-isu yang tidak sedap karena hasrat politik yang tidak sampai. Hal itu dapat menimbulkan suasana yang kurang baik dimasyarakat bahkan bisa memecah belah.

Oleh karena itu kepada rekan-rekan, mari duduk bersama dan pecahkan permasalahan dengan baik dengan solusi terbaiknya.

Semoga dengan  duduk bersama mencari solusi terbaik, Lampung Selatan semakin maju dan modern seperti harapan kita semua” Pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui bahwa beberapa minggu terakhir, dijagat maya dihebohkan dengan pemberitaan oleh media online lokal tentang penangkalan disebuah lenginapan di Bamdar Lampung seorang DPO yang berinisial ABP.

Tersangka yang berinisial ABP tersebut  yang diduga terseret dalam kasus fee proyek APBD 2019 sebesar Rp. 2,6 Milyar di Lampung Selatan. Dalam pemberitaan tersebut Bahkan ABP juga menyeret nyeret nama ketua TP PKK Lamsel Winarni Nanang Ermanto.

Dilaman media Online Ketua BBHR Lamsel Merik Havid yqng juga Advokat bunda Win dengan tegas mengatakan bahwa isu dan pemberitaan yang sedang akhir-akhir ini adalah tidak bemar dan bahkan fitnah.

Menurutnya isu tersebut sudah usang dan sudah lama kini dimunculkan kembali ditahun politik ini ” ucap.Merik.

Oleh karena itu saya menghimbau kepada warga masyarakat khususnya warga Lamsel agar tidak terpengaruh dan percaya isu yang tidak benar dan hoak tersebut.  Dan kepada rekan atau saudara yang berpolitik mari tunjukkqn politik yang baik dan bekerja untuk rakyat,  jangan bikin gaduh sehingga membuat Lamsel tidak kondusif yang akibatnya menghambat program pembangunan di Lamsel. ” Tutupnya. (Cak ton)

Tinggalkan Balasan