TERNATE –(deklarasinews.com)- Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, penyakit demam berdarah ini telah menelan korban meninggal dunia sebanyak 6 anak yang tersebar di Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Barat, dan Halmahera Utara.
Pada saat bersamaan dengan hadirnya pandemi Novel Coronavirus (COVID-19) dan menjadi perbincangan masyarakat dunia, Puskesmas Bobane Igo, Kabupaten Halmahera Barat telah mencatat 3 (tiga) anak meninggal dunia di Desa Bobane Igo akibat demam berdarah.
”Di Bobane Igo ada 3 (tiga) anak meninggal dunia disebabkan DBD, 2 (dua) anak sesuai identitas merupakan warga Desa Bobane Igo Halbar dan 1 (satu) anak warga Desa Bobane Igo Kabupaten Halut,” ungkap kepala tata usaha (KTU) Puskesmas Bobane Igo, Sukarman Sadik, di Puskesmas Bobane Igo, Sabtu (11/04/2020).
Kemudian, menurut Sukarman ada beberapa anak yang diduga positif demam berdarah yang sementara telah di rujuk ke rumah sakit Jailolo dan rumah sakit Tobelo yang sementara dalam perawatan dan 1 pasien sudah di nyatakan sembuh.
”Kemungkinan ada juga yang lain dan menunggu hasil diagnosa dari dokter, sehingga belum dipastikan apakah pasien tersebut positif DPD atau tidak, tapi ada kemungkinan ke arah itu, hanya gejalanya mengarah ke situ, kemarin satu dirujuk tapi sudah dipulangkan,” terangnya.
Sementara, juru bicara (jubir) gugus tugas penanganan covid-19 wilayah Maluku Utara, dr. Rosita Alkatiri saat dikonfirmasi via pesan watshAp, dirinya membenarkan hal itu.
”Iya benar, kematian karena demam berdarah terhitung mulai bulan Januari sampai Maret 2020. Tercatat 2 di Halbar, 1 di Halut, dan 3 di Morotai,” kata Rosita, yang juga menjabat Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit pada Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.
Selain itu, Rosita juga membeberkan jumlah kasus DBD pada Tahun 2019 sebanyak 1195 kasus dan kasus kematian akibat demam berdarah sebanyak 16 kasus. Sedangkan, di awal Tahun 2020 tercatat sebanyak 175 kasus dan jumlah kematian sebanyak 6 orang.
”Data DBD Tahun 2019 ada 1195 kasus DBD dan 16 kasus kematian dan data DBD 2020 terhitung mulai pada bulan Januari sebanyak 67, bulan Februari 77 kasus, dan pada bulan Maret 31 kasus, serta kasus kematian berjumlah 6,” jelasnya. (ais).