JAKARTA- (deklarasinews.com) – Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI menggelar Seminar pelayanan penerbangan haji di Auditorium Siwabessy Kemenkes RI dibuka langsung oleh menteri kesehataan republik indonesia Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K)  hadir pula Sekretaris Jenderal Kemenkes RI dan Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia.Rabu, (12/06/2019).

Dalam arahannya Menteri Kesehatan Republik Indonesia memaparkan kondisi kesehatan  jemaah haji dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kondisi perbedaan fisik seperti cuaca dan lingkungan, perbedaan lingkungan sosial budaya, kepadatan populasi jamaah pasa saat wukuf di arafah maupuun saat melempar jumrah dan keterbatasan waktu dalam perjalanan haji.

Lebih lanjut Menkes mengatakan total perjalanan yang jauh 9-12 jam mulai dari embarkasi hingga sampai ke madinah atau jeddah, kondisi lingkungan berbeda dengan kondisi lingkungan darat yang tentunya memicu rasa yang tidak nyaman atau sakit seeprti gangguan pernapasan ,deep vein thrombosis, dehidrasi, jet lag dan mabuk udara, hal ini tentunya diperlukan intervensi dalam pelayanan dan pengendalian faktor risiko kesehatan sehingga pengetahuan tentang pengaruh kondisi penerbangan terhadap kesehatan jamaah haji sangat diperlukan.

Harapan kepada TKHI dan PPIH agar mampu untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal baik sebelum keberangkatan, selama penerbangan, saat di Arab maupun setelah kembali ke Tanah Air dan melakukan sosialisasi dalam bentukpromotif dan preventif kepada jemaah di tingkat kabupaten / kota tahap awal dan selama masa tunggu.

Kapuskes Haji Kemenkes RI Dr.dr. Eka Jusup Singka, M.Sc. mengatakan Kesehatan dan ibadah dalam berhaji merupakan dua hal yang Tidak bisa d pisahkan. “Memisahkan kesehatan dan berhaji sama saja membuat jemaah haji tidak dapat menjalankan ibadahnya dengan baik karena 90% ibadah haji d penuhi oleh aktifitas fisik” ujarnya.

Seminar ini dihadiri oleh 300 orang yang terdiri dari Calon Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dari DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, Banten dan Karawang serta TKHI kloter tambahan dengan narasumber kebijakan pembinaan dan pelayanan dan perlindungan haji oleh Direktur Bina Haji Kementerian Agam RI H. KHOIRIZI. S.Sos., MM, Dasar-dasar kesehatan penerbangan haji oleh kolonel Kes Dr.dr.Wawan Mulyawan, Sp.BS (K), Sp.KP, AAK, FINSS dan Peran kedokteran penerbangan pada pelayanan jamaah haji 2018 oleh dr. Itah Sri Utami, Sp.KP. (rls)