BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kota Palembang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu episentrum olahraga nasional. Komitmen itu terlihat dari pelantikan pengurus Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kota Palembang masa bakti 2026–2030 yang digelar di Lapangan Caha Ciya Jakabaring, Sabtu (24/1/2026).
Momentum ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi penanda kesiapan Palembang menyongsong peran strategis sebagai kota pendukung Piala Asia Sepak Bola Mini 2026.
Ajang bergengsi tingkat Asia tersebut rencananya akan diikuti 16 negara dan berlangsung pada April–Mei 2026 di Jakarta, dengan Palembang sebagai salah satu kota penyangga kegiatan.
Keterlibatan Palembang dalam agenda internasional ini sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan olahraga, promosi daerah, hingga penguatan ekonomi kreatif.
Kepengurusan Baru, Semangat Baru
Pengurus KSMI Kota Palembang yang baru dilantik dipimpin oleh Asi Karlina Intan Sari, S.Pd., M.Pd sebagai ketua, didampingi Muhammad Ali Ruben, SH, MH sebagai sekretaris, serta jajaran pengurus lainnya. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan sepak bola mini di Kota Pempek dalam empat tahun ke depan.
Prosesi pelantikan turut disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kota Palembang melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Palembang Ahmadi Damrah, jajaran KONI Kota Palembang, serta pengurus KSMI Pusat yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Daeng Supriyanto, SH, MH, CMS.P.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap perkembangan sepak bola mini, baik dari sisi pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, maupun penguatan kelembagaan olahraga.
Dalam sambutannya, Ketua KSMI Kota Palembang Asi Karlina Intan Sari menegaskan bahwa sepak bola mini bukan sekadar cabang olahraga alternatif, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter dan talenta atlet sejak usia dini.
“Sepak bola mini adalah fondasi. Dari sinilah karakter, disiplin, dan talenta atlet dibentuk sejak dini. Palembang punya modal besar untuk itu,” ujarnya.
Ia menargetkan KSMI Palembang tidak hanya aktif menggelar kompetisi rutin, tetapi juga mampu menjadi contoh model pembinaan yang berkelanjutan, terarah, dan berorientasi pada prestasi nasional.
Menurutnya, dengan sistem pembinaan yang konsisten, Palembang berpotensi melahirkan atlet-atlet sepak bola mini yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Sekretaris Jenderal KSMI Pusat Daeng Supriyanto menegaskan bahwa kepercayaan Asia kepada Indonesia sebagai tuan rumah Piala Asia Sepak Bola Mini 2026 merupakan peluang emas. Tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga bagi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
“Jika penyelenggaraan Piala Asia sukses, Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola Mini yang akan diikuti 53 negara. Palembang kami siapkan sebagai salah satu kota pendukung penting,” kata Daeng.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Piala Asia nantinya tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi juga akan dikemas dengan berbagai agenda pendukung, seperti festival budaya, festival pariwisata, bazar UMKM, hingga konser musik nasional.
Semua itu diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memperluas eksposur Palembang di mata dunia.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dispora Palembang Ahmadi Damrah menegaskan bahwa pembinaan olahraga prestasi, termasuk sepak bola mini, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palembang.
“Pemerintah mendukung melalui mekanisme dana hibah yang terencana dan sesuai aturan. Program pembinaan harus disusun matang dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia berharap KSMI Kota Palembang mampu menyusun program kerja yang terukur, memiliki target jelas, serta selaras dengan kebijakan pembangunan olahraga daerah. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat, Palembang diyakini mampu menjadi pusat pembinaan sepak bola mini yang diperhitungkan.
Apresiasi juga datang dari KONI Kota Palembang. Organisasi induk olahraga tersebut berharap sepak bola mini mampu menjadi salah satu cabang andalan yang menyumbang prestasi, baik pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) maupun event olahraga lainnya.
Dengan semakin berkembangnya kompetisi dan pembinaan, KONI optimistis sepak bola mini dapat menjadi ladang prestasi baru bagi Palembang, sekaligus memperkuat citra kota sebagai gudang atlet berbakat.
Pelantikan pengurus KSMI Kota Palembang masa bakti 2026–2030 menjadi sinyal kuat bahwa Palembang tidak hanya siap menjadi tuan rumah berbagai event olahraga, tetapi juga bertransformasi sebagai inkubator talenta sepak bola mini nasional.
Lebih dari itu, keterlibatan Palembang dalam agenda internasional seperti Piala Asia Sepak Bola Mini 2026 membuka lembaran baru bagi kota ini untuk tampil di panggung dunia, tidak hanya lewat prestasi olahraga, tetapi juga melalui kekuatan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang dimilikinya.(Ning)