Pembangunan Rumah Sakit (RS) Di Pulau Pisang Tak Kunjung Usai Dan Di Duga Pembangunan Tidak Sesuai RAP

PESIBARĀ -(deklarasinews.com)- Proyek pembangunan rehabilitasi gedung pelayanan kesehatan masyarakat atau rumah sakit di Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, hingga kini tidak menunjukkan tindak lanjut alias terbengkalai. Proyek yang diduga menggunakan bahan material tidak sesuai prosedur ini dinilai telah melanggar standar operasional (SOP) pembangunan.

Berdasarkan temuan awak media di lapangan, proyek pembangunan gedung pelayanan kesehatan masyarakat tersebut memang benar adanya, namun saat ini kondisinya mangkrak tanpa kejelasan kelanjutan pekerjaan.

Warga setempat yang dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa sebelumnya memang direncanakan pembangunan fasilitas kesehatan atau rumah sakit di Kecamatan Pulau Pisang. Rencana tersebut disambut penuh harapan oleh masyarakat karena dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan tersebut.

Bagaimana tidak, selama ini masyarakat Pulau Pisang harus menempuh perjalanan laut menggunakan perahu (jukung) menuju Krui setiap kali membutuhkan perawatan medis darurat. Kondisi ini tentu berisiko tinggi, terutama karena faktor cuaca dan gelombang laut yang kerap tidak menentu.

Hasil pengecekan langsung di lapangan juga menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak memenuhi standar konstruksi, terutama dari sisi penggunaan material seperti pasir yang dinilai tidak layak.

Mangkraknya proyek pembangunan yang menelan anggaran miliaran rupiah dari APBD Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2025 ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan warga Pulau Pisang khususnya, dan masyarakat Pesisir Barat pada umumnya.

(Arnandes)

 

Tinggalkan Balasan