Miris, Dua Oknum Guru SDN 01 Bukitkemuning Terlibat Perkelahian di Lingkungan Sekolah

BUKIT KEMUNING -(deklarasines.com)- Dunia pendidikan di Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara, tercoreng oleh insiden tidak terpuji yang melibatkan dua oknum tenaga pendidik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Bukitkemuning. Pertikaian fisik yang melibatkan aksi saling jambak hingga berujung pada luka gigitan tersebut terjadi di lingkungan sekolah pada Rabu (08/04/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari narasumber di lapangan, keributan ini melibatkan dua orang guru, yakni Ibu Rismayanti (Yanti) dan Ibu Maysaroh selaku plt kepala sekolah . Insiden ini diduga dipicu oleh persoalan pembagian jam mengajar.

Diketahui, Ibu Yanti sebelumnya sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah di salah satu sekolah di Kecamatan Abung Tinggi. Selama masa tugasnya tersebut, jam mengajarnya di SDN 01 Bukitkemuning dialihkan kepada guru lain oleh kepala sekolah yang lama.

Setelah masa jabatannya sebagai Plt berakhir dan kembali bertugas penuh di SDN 01 Bukitkemuning, Yanti mempertanyakan kembali jadwal jam mengajarnya. Namun, pihak Plt Kepala SDN 01 Bukitkemuning memberikan penjelasan bahwa jadwal yang ada saat ini sudah terisi oleh guru lain dan meminta yang bersangkutan untuk bersabar menunggu penyesuaian jadwal berikutnya.

Narasumber menyebutkan bahwa Ibu Yanti diduga tidak terima dengan penjelasan tersebut hingga menyulut emosinya. Meski Ibu Maysaroh dikabarkan sempat berupaya menghindari pertikaian, Ibu Yanti terus mengejarnya hingga terjadi kontak fisik berupa aksi jambak-menjambak yang mengakibatkan salah satu pihak mengalami luka akibat gigitan.

“Kejadian ini sangat disayangkan karena terjadi di lingkungan sekolah. Masalahnya berawal dari ketidaksabaran terkait jam mengajar pasca kembali dari tugas Plt di sekolah lain,” ungkap narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, informasi yang diterima menyebutkan bahwa persoalan tersebut sudah mulai ditangani oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Bukitkemuning. Namun, pihak Korwil belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan terkait sanksi atau langkah mediasi yang akan diambil atas tindakan tidak terpuji kedua oknum guru tersebut.zainal

Tinggalkan Balasan