PALEMBANG– (deklarasinews.com)– Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, keluarga besar PT Pengamanan Anak Bangsa (PAB) yang dipimpin oleh H. Jamak Udin, SH menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu serta masyarakat kurang mampu, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Amaris, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.
Acara yang berlangsung hangat tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ajang silaturahmi antara manajemen PT PAB dengan masyarakat. Sejumlah anak yatim dan warga kurang mampu tampak hadir untuk menikmati kebersamaan dalam momen berbuka puasa.
Direktur Utama PT Pengamanan Anak Bangsa, H. Jamak Udin, SH yang akrab disapa Kiyai H. Jamak menjelaskan bahwa perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 2012 itu memiliki visi untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang jasa pengamanan. Selain itu, PT PAB juga memiliki misi untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para mitra perusahaan.
Menurutnya, sejak berdiri hingga saat ini PT PAB terus berkomitmen menjaga kualitas serta profesionalisme dalam memberikan layanan keamanan kepada berbagai perusahaan.
“Alhamdulillah, sejak berdirinya PT PAB kami juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi para lulusan sekolah yang ingin bekerja di bidang keamanan,” ujar Kiyai H. Jamak.
Ia menjelaskan, hingga saat ini perusahaan yang dipimpinnya telah menyalurkan sekitar 700 tenaga kerja yang tersebar di berbagai perusahaan, baik di dalam maupun luar Kota Palembang. Beberapa daerah yang menjadi tempat penempatan tenaga kerja tersebut antara lain Jakarta, Lampung,Lubuklinggau hingga Kalimantan.
Kiyai H. Jamak berharap PT PAB ke depan dapat terus berkembang dan semakin sukses, sekaligus mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Tidak hanya bergerak di sektor jasa pengamanan, H. Jamak juga aktif di bidang sosial dan pendidikan. Ia mendirikan Yayasan Akas Haji Khotib Dahlan yang menaungi lembaga pendidikan Pendidikan Anak Bangsa (PAB) tingkat SMA.
Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan tidak memungut biaya pendidikan. Para siswa dibebaskan dari biaya pembangunan serta SPP selama tiga tahun masa pendidikan.
Keberadaan sekolah gratis tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang mengalami kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka. Banyak orang tua murid menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kiyai H. Jamak melalui program pendidikan tersebut.
Ke depan, ia juga memiliki cita-cita untuk mengembangkan lembaga pendidikan PAB agar tidak hanya berhenti di tingkat SMA, tetapi juga membuka jenjang pendidikan lain mulai dari TK, SD, SMP hingga perguruan tinggi.
Sekolah tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di wilayah Kertapati dan sekitarnya. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kesempatan bagi warga Palembang maupun dari luar daerah yang memiliki keinginan bersekolah tetapi terkendala biaya.
“Kami berharap ke depan sekolah PAB bisa terus eksis, berkembang, dan mampu melahirkan generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Siapa tahu di antara mereka kelak ada yang menjadi pemimpin atau pejabat daerah. Kita tidak pernah tahu masa depan seseorang,” pungkasnya. (Ning)