KBM Dalam Ruang Kelas Dirindukan Oleh Peserta Didik

PAGARALAM – (deklarasinews.com) – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam ruangan kelas amatlah dirindukan oleh peserta didik,tidak hanya tingkat Sekolah Dasar namun juga tingkat Lanjutan, dikarenakan belum sterilnya dari Virus Corona mau tidak mau proses belajar mengajar terpaksa lewat jaringan.

Kerinduan akan belajar di sekolah nampak terlihat dari yang terlihat media ini di salah satu sekolah  yang ada di Pagaralam, anak – anak dengan penuh semangat mengikuti petunjuk dan arahan tenaga pendidik.

Sengatan matahari seolah – oleh tak dirasakan oleh anak anak,meski berkeringat tetap bergeming dan penuh semangat terus dan terus meneriakkan yel yel bersama tenaga pendidik.

Halimah salah seorang tenaga pendidik di SMP Muhammadiyah disela sela kegiatan belajar luar jaringan (luring) menjelaskan sementara ini KBM dipecah pecah satu hari kelas VII kemudian kelas VIII dan IX secara bergilir karena kalau serentak belum memungkinkan.

“memang ada semacam kerinduan tersendiri dari anak – anak untuk belajar normal sediakala,” katanya inipun juga kami guru rasakan,urainya.

Namun mengingat ancaman virus Corona yang entah kapan berakhir ya sementara waktu KBM belum maksimal dan giliran,tandasnya Sabtu, (25/07).

Hal senada juga disampaikan oleh  salah seorang guru SD di Pagaralam sebut saja Mardiana,
“Kondisi saat ini sangatlah tidak memungkinkan melakukan belajar tatap muka sehingga disiasati selama satu Minggu anak – anak bergantian datang ke sekolah, Senin kelas I, Selasa kelas II dan seterusnya berputar,” Terangnya.

Tentunya kedatangan anak – anak ke sekolah sambil menyerahkan tugas yang diberikan guru sebelumnya, Diakuinya ada sedikit kendala dengan KBM lewat jaringan (Daring) apalagi kita di kelas rendah namun tentunya kendala ini tidak membuat kami menyerah dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa.

“kendala sih ada tapi kita harus berupaya semaksimal mungkin,namun jelas terlihat kerinduan yang mendalam dari wajah anak anak untuk segera belajar dan bermain bersama di sekolah,”tutupnya. (Repi)

Tinggalkan Balasan