YAPEN – (deklarasinews.com) – Penunjukkan Calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia oleh presiden Jokowi semakin jelas, walaupun dalam satu bulan belakangan ini dinamika publik begitu kencang dan muncul faksi faksi dukungan dari masyrakat Indonesia, terkait pernyataan dukungan pada calon-calon dari lima kandidat yang disampaikan oleh Kompolnas kepada presiden yang diberitakan di berbagai media. Itulah wujud demokrasi menuju arah yang lebih baik.
Merespon dinamika ini, maka pimpinan utama LSM LIRA yakni Presiden LSM LIRA telah menanggapi dinamika ini dan menyampaikan pokok – pokok penting terkait tugas seorang Kapolri dan juga ikut memberi respon positif kepada calon Kapolri pilihan presiden kepada Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.
Dihubungi media via telp Ketua Forum Affirmation Kebijakan Pembangunan Papua Benyamin Wayangkau, SE yang beberapa waktu lalu telah ikut memberi Pernyataan dukungan kepada Komjen Pol Boy Rafli Amar, merasa wajar saja, dan jika pimpinan pusat dalam hal Ini Presiden LSM LIRA sudah menyampaikan demikian cetusnya.
Kepada media bung Benny sapaan akrab Ketua FAKPP ini bahwa pernyataan Presiden LSM LIRA bagian dari Sinyal positif, sehingga kita yang ada di struktur lembaga bawanya harus taat dan mengalir saja dalam memberikan dukungan positif kepada putra-putra terbaik bangsa yang berkarir di Kepolisian. Selain itu, saya kan juga salah satu pengurus LSM LIRA pada tingkat daerah jadi kita mengalir karena sinyal pimpinan jelas cetusnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa “terlepas dari hal dukung mendukung itu waktunya selesai jika DPR RI telah selesai kerja dan menyodorkan satu nama tunggal kembali pada Presiden RI kita Bapak Jokowi” bebernya.
Menurut Ketua FAKPP bung Benny bahwa dengan pilihan kepada Kapolri terbaru nanti maka Kapolri terpilih perlu melihat harapan-harapan masyarakat khususnya kami dari Papua kepada Bapak Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bila nantinya terpilih dalam mengembang tugas Negara ini kedepannya.
Ketua FAKPP ini, berpesan ingat bahwa bangsa ini majemuk dengan berbagai adat istiadat serta bahasa daerah yang beragam, tentunya butuh kearifan juga dalam memimpin dan mengelolah dinamika sosial dalam masyarakat ungkapnya.
Aktifis Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia ini kembali mengingatkan bahwa lebih dari pada itu kami di Papua butuh Sentuhan Hati dan Pendekatan Pelayanan Kasih yang holistik, Kami berharap jika Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin, maka pendekatan pelayanannya lebih Humanis, dan Pemberantasan Korupsi Serta Narkoba lebih di tingkatkan. Ruang – ruang dialog harus di kedepankan sehingga suasana lebih cair guna mengurangi Resiatensi Represif di Papua bebernya.
Bagi saya sudah sangat tepat jika mengikuti penjelasan Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Bapak Firman Jaya terkait profil Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dan Karakter Kepribadian beliau, sangat luar biasa cetusnya.
Dan inilah yang dapat memberi gambaran juga pada kami sehingga harapan kami kedepan beliau juga lebih Humanis serta Komitmen dalam Pemberantasan Korupsi yang sangat merugikan rakyat dan bangsa ini.
Kembali Mantan Ketua KPU Kepulauan Yapen ini, Wayangkau menyatakan bahwa ada beberapa wilaya di Indonesia yang penaganannya harus beda, apa lagi di Papua dengan tensi Politik yang selalu memanas, lebih dari pada itu bahwa frasa batin Orang Papua atas kejadian – kejadian masa lalu tentang kekerasan ini masif terjadi, oleh karenanya butuh pola pendekatan secara Humanis dan Dialogis yang di lakukan oleh semua pengambil kebijakan di Negara ini terhadap Papua.
Selain tugas beliau dalam Pembenahan Internal Institusi POLRI, semoga beliau dapat mengemban amanah ini dengan baik serta di karuniai hikmat dan kekuatan dari Tuhan dalam melaksanakan tugas dan kerja yang di percayakan oleh Negara bebernya kepada media. (ed.zri).