ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Tim Pembina Posyandu Kabupaten melakukan pembinaan sekaligus penilaian kinerja Posyandu dalam rangka persiapan mengikuti lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan evaluasi menyeluruh ini dilaksanakan pada Selasa (08/04/2026) di beberapa titik lokasi, melibatkan lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan kualitas layanan kesehatan dasar di tingkat desa berjalan maksimal.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik Zainal Abidin, memimpin langsung kegiatan ini, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PMD, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika, jajaran pengurus TP PKK, para camat, serta para kader Posyandu.
Peninjauan dan penilaian dilakukan di tiga lokasi strategis, yaitu Posyandu Tualang Biru (Desa Perkebunan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam), Posyandu Kelapa Gading (Desa Danau Sijabut, Kecamatan Air Batu), dan Posyandu Manggis (Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam). Tim meninjau secara langsung berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, inovasi kegiatan yang diterapkan, hingga tingkat partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung program kesehatan.
Selain melakukan evaluasi, Tim Posyandu Kabupaten juga menyalurkan bantuan sarana operasional untuk mendukung kelancaran pelayanan di tahun 2026. Bantuan yang diserahkan meliputi kursi lipat, meja lipat, tenda, alat edukasi anak, pakaian seragam kader, serta perangkat pengeras suara. Dukungan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta kenyamanan bagi warga yang berkunjung ke Posyandu.
Dalam arahannya, Ketua Tim Pembina Posyandu menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Posyandu harus dilakukan secara optimal, konsisten, dan berkelanjutan, serta tidak semata-mata berorientasi pada ajang perlombaan. Ia mengingatkan para kader untuk tetap fokus pada peningkatan kualitas pelayanan nyata, khususnya dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta upaya pencegahan stunting yang menjadi prioritas daerah.
“Sinergi yang kuat antara kader, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci utama. Kita ingin mewujudkan Posyandu yang tidak hanya aktif dan inovatif, tetapi juga benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Asahan,” tegas Yusnila.(Jun)