Hardiknas di Sukajadi, Dansatgas TMMD Letkol Ardha Tanam Nilai dan Harapan untuk Generasi Bangsa

PURWAKARTA -(deklarasinews.com)- Mentari pagi merangkak perlahan di ufuk timur, menyinari hamparan sawah Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam. Di atas pematang yang masih basah oleh embun, langkah-langkah kecil anak-anak berpadu dengan derap sepatu prajurit TNI. Di tempat sederhana itu, harapan sedang ditanam bukan hanya melalui pembangunan, tetapi juga lewat sentuhan nilai dan teladan.

Di sela kegiatan monitoring pipanisasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0619/Purwakarta, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Inf Ardha Carirova Pariputra tampak menyatu dengan warga dan anak-anak yang ia sebut sebagai “mutiara bangsa”. Kehadiran mereka bukan sekadar menyaksikan, melainkan menjadi bagian dari cerita perubahan.

“Setiap langkah kecil hari ini adalah bagian dari perubahan besar di masa depan. Kita tidak boleh lelah membimbing dan mendidik anak bangsa agar mampu menggapai cita-citanya,” ujar Ardha, di momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Sabtu (2/5/2026).

Bagi Ardha, TMMD bukan hanya tentang membangun jalan atau menarik pipa air. Lebih dari itu, TMMD adalah ruang pembelajaran terbuka tempat nilai-nilai kehidupan ditanamkan secara nyata. Di Desa Sukajadi, program ini menggabungkan pembangunan fisik dan nonfisik secara seimbang: dari infrastruktur hingga pembinaan mental dan wawasan kebangsaan.

“Di sini ada generasi penerus yang harus kita bekali dengan karakter, cinta tanah air, dan jiwa nasionalisme. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Suasana hangat terlihat saat Ardha berinteraksi dengan anak-anak di pematang sawah. Canda ringan dan sapaan sederhana menjadi jembatan yang mendekatkan sosok prajurit dengan generasi masa depan. Dari interaksi itu, terselip pesan kuat bahwa membangun bangsa tidak cukup dengan beton dan baja, tetapi juga dengan nilai dan kepedulian.

Sementara itu, pembangunan jaringan pipanisasi menjadi salah satu fokus utama TMMD ke-128 di wilayah tersebut. Pipa sepanjang lebih dari satu kilometer yang mengalir dari wilayah Bojong menuju Sukajadi diharapkan mampu mengatasi krisis air bersih yang selama ini dirasakan warga, terutama saat musim kemarau.

Bagi masyarakat, proyek ini adalah jawaban atas kebutuhan mendasar. Namun lebih dari itu, proses pembangunannya juga menjadi simbol kuat semangat gotong royong di mana TNI dan warga bahu-membahu demi tujuan bersama.

“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat. Ini bukan hanya program TNI, tapi milik kita bersama,” tegas Ardha.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk terus terlibat, menjaga hasil pembangunan, dan merawat semangat kebersamaan yang telah terbangun.

Di tengah hamparan sawah Sukajadi, di antara pipa-pipa yang mulai tersusun dan tawa anak-anak yang mengalun ringan, TMMD menghadirkan lebih dari sekadar pembangunan. Ia menjadi jembatan harapan mengalirkan air bagi kehidupan, sekaligus menyemai nilai bagi masa depan bangsa. (DR)

Tinggalkan Balasan