Pemkab Tubaba Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran di Tiyuh Pagar Dewa

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunjukkan kepedulian nyata terhadap warganya yang tertimpa musibah. Pada Senin (23/06/2025), Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P. menyerahkan langsung bantuan sosial kepada Sumarno, korban kebakaran di Tiyuh Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa.

Musibah kebakaran yang menimpa rumah Sumarno terjadi pada Rabu (18/06/2025) dan mengakibatkan kerugian material yang cukup besar. Meski tidak ada korban jiwa, sebagian besar barang-barang pribadi dan isi rumah hangus terbakar.

Dalam kunjungannya, Bupati Novriwan menyampaikan rasa empati dan duka cita kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik.

“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Tubaba atas sinergi dalam program Nuwo SIP (Sehat, Indah, dan Produktif). Melalui program ini, bantuan senilai Rp20 juta dapat kami salurkan kepada korban. Selain itu, juga diberikan bantuan dari BAZNAS Tubaba sebesar Rp3 juta, bantuan sembako dari BPBD, serta perlengkapan mandi, makanan siap saji, dan perlengkapan tidur dari Dinas Sosial,” jelas Bupati.

Sumarno, pemilik rumah yang terbakar, menjelaskan bahwa api berasal dari korsleting listrik di bagian belakang rumah. Ia bersyukur karena tidak ada korban jiwa, dan beberapa dokumen penting serta isi warung di bagian depan rumah masih sempat diselamatkan.

Sebagai bentuk kepedulian lainnya, Bupati Novriwan Jaya juga memberikan bantuan beasiswa dari BAZNAS kepada dua orang anak Sumarno.

“Untuk beasiswa anak-anak korban, nanti bisa langsung dikoordinasikan melalui Rukun Keluarga (RK) dan Camat setempat,” tambahnya.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini antara lain perwakilan DPRD Tubaba, BAZNAS, Dinas Sosial, BPBD, Camat Pagar Dewa, Kepala Tiyuh Pagar Dewa, serta sejumlah pejabat dari OPD terkait lainnya. (Mar)

Pemerintah Kecamatan Tuba Tengah Lakukan Kegiatan Monev Di Tiyuh Tirta Makmur

TUBABA -(deklarasinews.com)- Camat Tulang Bawang Tengah pada hari ini diwakili Samsul Hadi Sekcam TBT Melaksanakan Monitoring dan evaluasi (Monev) Dana Desa tahap 1 tahun 2025 bertempat di Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, pada Senin 23/6/2025.

Monev tersebut dilaksanakan sebagai upaya memastikan realisasi pengelolaan Dana Desa (DD) sesuai rencana dan tidak melanggar aturan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek dan menelaah data realisasi penggunaan Dana Desa (DD) mulai dari tahap 0% hingga 50%. Proses monitoring dilakukan oleh pendamping desa bersama aparatur Tiyuh sebagai bentuk pembelajaran dalam penyusunan laporan pertanggung jawaban (SPJ).

Kepalo Tiyuh Tirta Makmur, Rudi Harto, menyampaikan bahwa Monev tidak hanya menyasar kegiatan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan nonfisik seperti Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTi), Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), serta kegiatan fisik berupa 1 sumur bor yang berada di suku 2 RT 7.

“Kami berharap tim monitoring dan evaluasi serta Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) dapat turun langsung ke lapangan untuk memberikan pembinaan. Hal ini penting agar ke depan kegiatan di Tiyuh kami tidak mengalami kendala atau menimbulkan permasalahan ,”ungkapnya.

Selanjutnya Rudi menambahkan ,”bahwa dalam pelaksanaan monev tersebut, tim hanya memberikan teguran terkait teknis administrasi, seperti penulisan nama dalam SK TPK yang tidak diperbolehkan menggunakan gelar, serta adanya kekeliruan dalam SPJ .”pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekcam Tulang Bawang Tengah Samsul Hadi , S.H, kepalo Tiyuh Rudi Harto, Yanuar Ardi, S.E, Eliana, Dewi Indrayanti, Mirliyana, M. Isrofi, BPT, pendamping desa, dan aparatur Tiyuh Tirta kencana. (Mar)

Pemkab Tubaba Serahkan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD TA 2025 Kepada DPRD

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) secara resmi menyerahkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tubaba.

Penyerahan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tubaba, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (23/6/2025). Rancangan dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., kepada Ketua DPRD Tubaba, Busroni, S.H.

Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menjelaskan bahwa Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 disusun sebagai pedoman awal dalam menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2025. Penyusunan ini mengacu pada Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Perubahan ini meliputi penyesuaian terhadap rencana pendapatan daerah, penerimaan pembiayaan, belanja daerah, plafon sementara tiap program/kegiatan SKPD, dan rencana pengeluaran pembiayaan untuk Tahun Anggaran 2025,” terangnya.

 

Berikut Merupakan Rincian Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2025:

1.Pendapatan Daerah

Semula: Rp 972.651.839.550,-

Menjadi: Rp 926.991.532.280,-

Dengan rincian:

PAD: naik dari Rp 68,59 miliar menjadi Rp 73,91 miliar.

Pendapatan Transfer: turun dari Rp 904,05 miliar menjadi Rp 853,07 miliar.

2.Belanja Daerah

Semula: Rp 968.459.060.550,-

Menjadi: Rp 940.411.047.585,-

Dengan rincian:

Belanja Operasi dan Modal: turun dari Rp 810,20 miliar menjadi Rp 772,37 miliar.

Belanja Tidak Terduga: turun dari Rp 1 miliar menjadi Rp 200 juta.

Belanja Transfer: naik dari Rp 157,25 miliar menjadi Rp 167,83 miliar.

3.Pembiayaan Daerah

Penerimaan Pembiayaan: naik dari Rp 9,80 miliar menjadi Rp 25,91 miliar.

Pengeluaran Pembiayaan: turun dari Rp 14 miliar menjadi Rp 12,5 miliar.

Mengakhiri sambutannya Bupati Novriwan Jaya menekankan pentingnya sinergi antara Pemda dan DPRD dalam menyikapi perubahan ini.

“Saya berharap kita semua dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam memecahkan berbagai persoalan serta menghadapi isu-isu strategis. Pengelolaan APBD harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, Anggota Forkopimda Tubaba, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas dilingkup Pemkab Tubaba serta Camat se-Tubaba. (Mar)

Gadis Asal Panaragan Jaya Diduga Dibawa Kabur Pria Asal Kabupaten Tetangga, Keluarga Lapor Polisi

TUBABA –(deklarasinews.com)– Seorang gadis warga Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, dilaporkan hilang sejak Rabu malam (18/6/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban diduga dibawa kabur oleh seorang pria yang berasal dari kabupaten tetangga dan bekerja di wilayah Tubaba. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan keluarga dan upaya pencarian yang telah dilakukan.

Sayuti, orang tua korban, mengungkapkan kecurigaan keluarga karena anaknya sudah tidak lagi mengikuti perkuliahan sebelum peristiwa hilangnya.

“Seminggu sebelum dia hilang, kami mendapat kabar dari dosen bahwa anak kami sudah tidak masuk kuliah. Sejak itu kami mulai curiga,” jelas Sayuti. Saptu 21/06/2025

Pihak keluarga telah berusaha maksimal mencari keberadaan anaknya sebelum melapor ke pihak berwajib. ” Dua hari dua malam kami cari ke mana-mana. Kami juga sudah mendatangi rumah nenek pria yang diduga membawa anak kami, tapi hasilnya nihil,” tambahnya.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Tulang Bawang Barat dengan nomor: L/GANGGUAN/B/4/VI/2025/SPKT/Polres Tulang Bawang Barat/Polda Lampung.

Sayuti berharap anaknya segera kembali dalam keadaan selamat.

“Kami mohon bantuan masyarakat. Siapa pun yang mengetahui keberadaan anak kami, harap segera menghubungi kami di nomor 0812-7254-6474 atau melapor ke Polres Tubaba,” tegasnya. (Mar)

Pemkab Tubaba dan Kejaksaan Teken MoU: Sinergi Kuatkan Pelayanan Publik dan Berantas Korupsi

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan Kejaksaan Negeri Tubaba secara resmi menjalin kemitraan strategis melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) pada Kamis (12/6/2025) di ruang Rapat Bupati.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan pelayanan publik, penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi di era modern. “Saat ini kita dituntut untuk berinovasi dan berkolaborasi, tidak ada lagi kita berpikiran ego sektoral,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pelayanan maksimal kepada masyarakat adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu OPD.

Novriwan Jaya juga secara khusus meminta Kejaksaan untuk mendukung penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Tubaba. Menurutnya, inspektorat perlu diperkuat, tidak hanya di seluruh OPD tetapi juga di tingkat desa/tiyuh dan sekolah, dengan mengedepankan pembinaan.

“Saya ingin ada beberapa tahap di Inspektorat, contohnya di pemeriksaan reguler harus ada penguatan, bukan hanya diseluruh OPD tapi juga di Pemerintahan Tiyuh/desa dan sekolah. Artinya kita kedepankan pembinaan,” tambahnya, menunjukkan fokus pada pencegahan dan pembinaan.

Momentum ini juga menjadi langkah awal bagi Tubaba untuk semakin serius memerangi korupsi. Bupati menyebut, saat ini Tubaba telah memiliki dua zona integritas dan berharap ke depan, bersama Kejaksaan, dapat mewujudkan Kawasan Bebas Korupsi.

Tak hanya itu, program “Jaga Desa” yang sudah berjalan bersama Kejaksaan akan terus dioptimalkan. Mengingat fokus pemerintah pusat pada pembangunan dari bawah, Bupati berharap program ini dapat berjalan maksimal.

Sebuah kabar baik juga datang dari desa-desa di Tubaba, di mana seluruh tiyuh telah 100 persen berhasil membentuk Koperasi Merah Putih yang merupakan Program Pemerintah Pusat.

Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat, Mochamad Iqbal, S.H., M.H., menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa penandatanganan MoU ini adalah “momen penting yang akan memperkuat sinergitas dan diharapkan dapat mengoptimalkan koordinasi antara Kejaksaan Negeri Tubaba dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba.”

Iqbal meyakini, kerja sama ini merupakan langkah awal menuju proses yang lebih komprehensif dalam tindakan hukum, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Hasil dari tindakan tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan Tubaba.

“Saya yakin, dengan adanya niat yang baik yang diimplementasikan dalam kerjasama ini, kita dapat bersama-sama mengatasi berbagai tantangan dan mewujudkan tujuan bersama yang telah kita sepakati,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pj Sekdakab Tubaba, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, jajaran Kejari Tubaba, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta seluruh Camat se-Kabupaten Tubaba. (Mar)

Yantoni Ketua Komisi I DPRD Tubaba : Hebat Tubaba, Pemda ini Mengangkangi Aturan

TUBABA –(deklarasinews.com)– DPRD kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) selaku ketua  dari komisi I Yantoni sangat menyayangkan sikap pemerintah kabupaten Tubaba dari Badan Kepegawaian Daerah yang memberikan amanah kepada satu orang M. Cheri Sopian, SH, MH. yang saat ini menjabat sebagai camat Lembu Kimbang diberikan tambahan tugas sebagai pelaksana harian (PLH) kepala dinas pendidikan dan kebudayaan sekaligus tetap menjalankan peran sebagai pelaksana tugas sekretaris dinas pendidikan dan kebudayaan. Untuk tiga tugas tersebut diberikan pada satu orang sedangkan Kepala Dinas yang ada masih ngantor tidak izin cuti keluar Negeri.

Yantoni berucap tegas dengan nada sinis, “hebat Tulang Bawang Barat inilah tanggapan kami dari komisi I” jelas singkatnya. Lanjutnya saat dipaksa berikan statmen, “hebat ini dalam hal tidak baiknya, aturan yang harus dipergunakan itu dipelajari karena jika kami yang menyalahkan nanti malah adu argument jadi etik dan etika memang sudah tidak ada SDM yang lain apa?”jelasnya.

Yantoni juga menjelaskan bahwa kepala dinas yang ada masih ngantor, “nah itu status kepala dinas masih ngantorkan, kalau dia PLH itu karena memang masih aktif dia ditugaskan dalam suatu tugas. Sekarangkan nyeleneh dia tugas tapi dia itu ada di kantor jadi tugas kemana inikan aneh melangkahi semuanya, mengangkangi aturan. ” tegasnya.

Kalau kepala dinas pendidikan ada kekosongan itu harus PLH dulu baru PLT, jadi status kepala dinas itu harus dijelaskan dulu, apakah ada kekosongan disitu dan ternyata kepala dinas itu masih menjalankan tugas menurut Yantoni.

Edisi berikutnya kita akan mendapatkan informasi lebih banyak terkait cerita ini dari Seorang anggota DPRD kabupaten Tubaba Drs. Sobri M.M yang memahami birokrasi karena sebelumnya beliau bertugas sebagai PNS pernah menjadi kepala BKD di empat kali yaitu dua kali kepala BKD provinsi Lampung dan satu kali kepala BKD kabupaten Tubaba, satu lagi kepala BKD kabupaten Tanggamus dan pernah menjabat sekretaris daerah dua kali tentunya memahami aturan kepegawaian, ini penjelasannya bahwa beliau akan menghubungi kepala BKD dulu agar tidak miskomunikasi. (Mar)

Kunker TP-PKK Lampung ke Tubaba, Fokus pada Penurunan Stunting dan Pelayanan Kesehatan Gratis

TUBABA –(deklarasinews.com)– Dalam menyambut rombongan Kunjungan kerja (kunker) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Ibu.Purnama Wulan Sari Mirza di Kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) yang berlangsung di Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah. Selasa (03/06/2025).

Bupati Tulangbawang Barat Ir. Novriwan Jaya, S.P., dalam sambutanya menyampaikan, dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat terutama ibu dan anak, dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses, kini pemerintah kabupaten Tubaba telah menjalankan program Tubaba Q Sehat,”

Dikatakan Bupati, Program Tubaba Q sehat ini merupakan suatu program utama pemerintah daerah dalam memberikan Pelayanan Pemeriksaan dan Pengobatan secara Gratis Kepada seluruh masyarakat Tubaba,”Ujar Bupati

“Alhamdulilah program ini sudah berjalan selama dua bulan dan telah dilaksanakan kurang lebih 40 Tiyuh yang ada di kabupaten Tubaba,”jelas bupati dalam sambutanya

Tentunya dalam kunker Ketua TP-PKK Provinsi Lampung dikabupaten Tubaba merupakan suatu bentuk support kepada kami dalam memberikan pelayanan publik yang oftimal kepada masyarakat

“Atas nama Pemerintah kabupaten Tulang Bawang Barat kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Ibu Gubernur Lampung Pada kegiatan Posyandu di bumi ragem sai mangi wawai,“ucapnya

Dikatakan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Ibu.Purnama Wulan Sari Mirza, Kunjungan ke Posyandu di Tiyuh Penumangan Kabupaten Tubaba ini merupakan suatu rangkaian kunjungan pemerintah provinsi lampung dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting

Kita ketahui bersama bahwa peran Posyandu sangat membantu pemerintah dibidang kesehatan dengan kunjungan kerja pemerintah provinsi lampung sangat fokus terhadap penurunan angka stunting kepada balita, anak-anak ibu hamil dan menyusui

“Dengan melalui Intervensi, Spesifik dan Sensitif dalam penjegahan sejak dini, diharapkan kedepannya pemerintah provinsi lampung mampu menjadi “Zero Stunting,”Ucapnya

Kemudian dalam kegiatan tersebut, rombongan TP-PKK Provinsi didampingi Bupati Tubaba berserta Ketua TP-PKK Tubaba Ny. Noviati Novriwan, Ketua 1 TP-PKK Ana Nadirsyah mengunjungi Pelayanan Posyandu dalam pembagian modul kepada kader posyandu, serta pemberian susu kepada anak2 merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan gizi anak – anak

Selain itu Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, menyalurkan Pemberian Santunan kepada Korban Jantung dan 3 Paket Sembako untuk Keluarga Korban yang berada diTiyuh Penumangan Lama, serta Pemberian Bantuan Paket Sembako, Kursi Roda, dan Bantuan Modal Usaha terhadap masyrakat yang membutuhkan. (Mar)

Soft Opening Papuke Foodcourt, Sentra Kuliner Baru Hadir di Pasar Pulung Kencana

TUBABA –(deklarasinews.com)– Selasa (03/06) Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) akan menggelar soft opening Papuke Foodcourt yang berlokasi di lantai 2 Pasar Modern Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan pusat kuliner modern yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat sektor UMKM di wilayah Tubaba.

Plt. Asisten I Bid. Pemerintahan dan Kesra Untung Budiono S,Sos., M.H., menerangkan Papuke Foodcourt merupakan gagasan langsung dari Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P. dan Wakil Bupati Nadirsyah, sebagai bagian dari upaya strategis Pemerintah Daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat sektor pariwisata lokal.

“Papuke Foodcourt ini adalah bentuk nyata perhatian dan komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam menghidupkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha menengah ke bawah. UMKM adalah pilar penting ekonomi kerakyatan kita yang harus terus diperkuat dan difasilitasi,” ujarnya.

“Di sisi lain, foodcourt ini juga diharapkan menjadi destinasi kuliner baru yang dapat memperkaya potensi pariwisata daerah. Wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, akan memiliki pilihan baru untuk menikmati kuliner khas Tubaba. Harapannya, ke depan tersedia juga makanan yang cocok sebagai oleh-oleh,” lanjutnya.

Pada tahap awal ini, Papuke Foodcourt diisi oleh 30 pelaku UMKM makanan dan minuman. Mereka akan beroperasi setiap hari mulai pagi hingga menjelang dini hari, menyajikan berbagai pilihan makanan lokal dan kekinian yang terjangkau dan berkualitas.

“Kami menyambut baik antusiasme para pelaku UMKM yang bergabung. Pemerintah Daerah akan terus mendukung pengembangan mereka melalui fasilitas yang lebih baik, promosi, dan pembinaan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam Soft opening ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan menarik, seperti penampilan live music, permainan seru (games) bagi pengunjung, serta pembagian voucher belanja yang dapat digunakan di sejumlah tenant kuliner. Diharapkan masyarakat untuk hadir dan menikmati berbagai pilihan menu sambil memberikan masukan konstruktif untuk peningkatan pelayanan.

Foodcourt ini diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat khususnya Tubaba untuk berkumpul dan menikmati sajian kuliner dalam suasana yang modern dan tertata. (Mar)

Wabup Tubaba Lantik 12 Pejabat Fungsional

TUBABA –(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Nadirsyah melantik 12 Pejabat Fungsional di Lingkup Pemkab Tubaba. Bertempat di Ruang Rapat Bupati, Selasa (27/05/2025).

“Saya mengucapkan selamat kepada bapak ibu sekalian yang telah berhasil melalui serangkaian proses penyesuaian atau inpassing, sehingga memperoleh rekomendasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM,” ujar Nadirsyah mengawali sambutannya.

Dia berharap kepada para pejabat yang baru dilantik untuk meningkatkan profesionalisme dan efisiensi dalam tata kelola penanaman modal, dan dapat menjadi salah satu prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

“Melalui sambutan ini saya berpesan kepada bapak ibu sekalian sebagai pejabat yang di berikan amanah, untuk terus bekerja secara maksimal dalam mencapai Indikator Kinerja Realisasi Investasi, karna seperti kita ketahui bersama peningkatan Investasi memiliki dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi di wilayah kita,” katanya.

Lebih lanjut dia juga menekankan bahwa keberhasilan realisasi investasi bukan hanya tanggung jawab individu,tetapi membutuhkan sinergi antar lembaga serta peran aktif seluruh jajaran dinas.

“Saya juga berharap pejabat yang baru dilantik ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempermudah proses perizinan, meningkatkan daya tarik investasi, serta mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif, yang pada akhirnya berdampak positif pada lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Pj Sekda Tubaba Perana Putera, SH.,MH., Asisten Bidang Administrasi Umum, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di Lingkup Pemkab Tubaba dan Camat Tulang Bawang Tengah. (Mar)

Disinyalir Lakukan Penganiayaan Disertai Ancaman Pembunuhan, Warga Gunung Katun Tanjungan Dipolisikan!

TUBABA –(deklarasinews.com)– Diduga lakukan penganiayaan disertai ancaman pembunuhan terhadap anak dibawah umur, warga Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), dipolisikan.

Hal itu diketahui atas terbitnya surat Laporan Polisi Nomor: LP/B/139/V/2025/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG tanggal 26 Mei 2025 pukul 16:12 WIB.

Berdasarkan LP tersebut, Tamrin (Pelapor) mengatakan, kejadian itu bermula pada Kamis 8 Mei 2025 lalu sekira pukul 21:30 WIB. Kronologisnya, disaat dirinya sedang tidak berada dirumah, datanglah SR (Terlapor) ke kediamannya dan seketika langsung memukuli putranya secara brutal.

Tak hanya itu, Tamrin menceritakan, dugaan penganiyaan itu dialami sang buah hatinya sebanyak dua kali di lokasi yang berbeda. Bahkan, anaknya yang masih duduk di bangku SMA tersebut diancam akan dibunuh oleh terlapor.

“Hati saya hancur anak saya jadi korban penganiayaan. Bukan cuma menahan sakit dari pukulan terlapor, anak saya juga trauma karena diancam mau dibunuh,” ujar Tamrin, saat dikonfirmasi Wartawan, pada Selasa, (27/05/2025).

Masih Tamrin, sepengetahuannya kejadian naas itu terjadi lantaran dipicu adanya persoalan antara putranya dan ponakan terlapor. Kendati demikian, dirinya merasa tindakan terlapor tersebut sudah menyalahi aturan hukum yang berlaku.

Oleh karenanya, dirinya berharap pihak kepolisian Polres Tubaba dapat merespon cepat dan mengambil tindakan serius yang seadil-adilnya dalam menyikapi laporannya tersebut.

“Apapun pemicu kejadian tersebut, tindakan terlapor itu mutlak telah melanggar hukum. Saya percaya pihak kepolisian Polres Tubaba bisa segera menanganinya,” tandas Tamrin.  (Mar)