Kembang Api Menyala, Harapan Baru Bersemi: Ketua DPRK Yapen Ajak Warga Sambut 2026 Penuh Kemajuan

YAPEN -(deklarasinews.com)- Malam perpisahan 2025 dan sambutan Tahun Baru 2026 di Lapangan Trikora, Alun-Alun Kota Serui, berubah menjadi kanvas indah di langit malam.

Ribuan warga memadati pusat kota, disambut kembang api yang bertaburan bagai bintang jatuh, menyinari wajah-wajah penuh sukacita. Acara doa bersama dan perayaan ini, digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen pada Rabu malam (30/12/2025), menjadi momen kebersamaan yang meriah, melibatkan Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta tokoh lima agama.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, didampingi istrinya Adolina Elisabet Maniani, hadir dari Prataran Rumah Jabatan Bupati. Di tengah gemuruh sorak sorai dan dentingan musik, ia menyampaikan pesan penuh syukur dan harapan.

“Hari ini, kita bersama Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, tokoh agama, dan seluruh masyarakat baru saja melaksanakan doa sambut lepas tahun 2025 serta memasuki Tahun Baru 2026. Suasana begitu indah dan memukau, lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.Ebzon mengajak warga meninggalkan masa lalu demi kehidupan baru.

“Mari kita tinggalkan semua hal lama, sambut suasana baru dengan pikiran segar. Bangun Kabupaten Kepulauan Yapen yang lebih maju dan sejahtera, serta tata kehidupan kita lebih baik dari hari kemarin,” tegasnya. Ia menekankan, Tahun Baru ini momentum untuk merapikan kehidupan pribadi maupun tugas masing-masing. “Tuhan pasti menolong kita di tahun baru ini,” tambahnya.

Dari Prataran Rumah Jabatan Bupati, Ebzon menyampaikan ucapan resmi.

“Atas nama pribadi dan Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, selamat memasuki Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh masyarakat. Tuhan memberkati kita semua.”

Perayaan ini bukan hanya pesta kembang api, melainkan simbol persatuan di Kepulauan Yapen.

Di tengah gemerlap langit Serui, warga menari dalam harmoni, meninggalkan 2025 dengan syukur dan merangkul 2026 penuh optimisme untuk kemajuan daerah

‎Dinamika Internal Tak Goyahkan PPP Sumsel, Imam Fauzan: Kembali ke Parlemen Wajib! ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Selatan resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) X di Kantor DPW PPP Sumsel, Selasa (30/12/2025).

‎‎Agenda lima tahunan ini menjadi momen strategis bagi partai berlambang Ka’bah tersebut untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus menegaskan arah perjuangan politik menghadapi agenda nasional ke depan.

‎‎Muswil X PPP Sumsel tidak hanya menjadi forum evaluasi dan penyusunan kepengurusan, tetapi juga menjadi ajang pemantapan tekad seluruh kader agar partai dapat kembali bangkit dan merebut kembali kepercayaan publik. Sejumlah tokoh penting PPP turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, termasuk Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan.

‎‎Dalam keterangannya kepada awak media, Imam Fauzan menilai dinamika yang sempat muncul di internal partai merupakan hal yang lumrah dan tidak dapat dihindari dalam kehidupan politik. Menurutnya, perbedaan pandangan justru menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi.

‎‎“Dinamika seperti ini sudah biasa dalam politik. Yang terpenting, Muswil dapat terlaksana dengan baik dan berjalan lancar. Alhamdulillah pembukaan Muswil sudah terlaksana, dan insyaallah seluruh rangkaian Muswil di Sumatera Selatan berjalan dengan lancar, begitu juga Muswil di seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.

‎‎Lebih jauh, Imam Fauzan menegaskan bahwa target utama PPP secara nasional saat ini adalah mengembalikan partai ke parlemen. Target tersebut, kata dia, merupakan harga mati yang harus diperjuangkan bersama oleh seluruh struktur dan kader PPP di seluruh Indonesia, tanpa terkecuali.

‎‎“Mengembalikan PPP ke parlemen adalah tujuan utama, harga mati. Seluruh kader PPP di Indonesia harus bekerja keras, bergerak bersama, dan saling menguatkan agar PPP kembali ke Senayan,” tegasnya.

‎‎Terkait strategi politik ke depan, Imam menyebut hal tersebut sepenuhnya menjadi ranah internal partai. Namun demikian, ia menekankan pentingnya melakukan persiapan sejak dini, termasuk melakukan pemetaan potensi daerah serta menyiapkan bakal calon legislatif yang berkualitas dan berdaya saing.

‎‎“Persiapan harus dilakukan lebih awal. Mulai dari memetakan potensi kader, menyiapkan bakal caleg, hingga memperkuat struktur organisasi. Muswil ini menjadi sangat penting karena SK kepengurusan terakhir keluar pada Oktober, sehingga batas akhir pelaksanaan Muswil adalah Januari,” jelasnya.

‎‎Imam Fauzan juga menepis anggapan yang menyebut PPP sebagai partai yang didominasi oleh kalangan usia tua. Ia justru menilai keterlibatan generasi muda di PPP, khususnya di Sumatera Selatan, semakin terlihat dan menonjol.

‎‎“Hari ini banyak anak muda yang diberi kepercayaan. Ada anggota DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, bahkan Ketua DPC Kota Palembang berasal dari kalangan muda. Saya sendiri adalah contoh nyata, dipercaya menjadi Bendahara Umum DPP. Ini membuktikan bahwa PPP memberi ruang besar bagi generasi muda untuk tampil dan berkontribusi,” ungkapnya.

‎‎Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumsel, H. Ahmad Palo, SE, berharap dinamika internal yang sempat terjadi dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh kader. Ia menekankan pentingnya menjadikan peristiwa tersebut sebagai titik balik kebangkitan dan penguatan soliditas PPP di Sumatera Selatan.

‎“Kejadian ini semoga menjadi yang terakhir. Ke depan, ini harus menjadi pemicu dan titik balik agar PPP Sumatera Selatan menjadi lebih solid, lebih dewasa, dan semakin baik dalam melangkah,” katanya.

‎‎Ahmad Palo menambahkan, pasca pelaksanaan Muswil, DPW PPP Sumsel akan segera menyusun dan membentuk kepengurusan harian tingkat wilayah. Fokus utama selanjutnya adalah mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan politik, termasuk proses verifikasi faktual partai politik.

‎‎“Kami sudah mendapatkan arahan langsung dari DPP untuk mulai mempersiapkan verifikasi faktual, sambil menunggu regulasi undang-undang partai politik. Setelah itu, kami akan menyiapkan calon-calon terbaik untuk bersaing dengan partai politik lain. Kita tidak boleh tertinggal, justru harus lebih cepat dan lebih siap,” pungkasnya.

‎‎Dengan digelarnya Muswil X ini, PPP Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal, membuka ruang lebih luas bagi kader muda, serta memantapkan langkah menuju target besar: kebangkitan partai dan kembalinya PPP ke parlemen.(Ning)

PAN Peduli Yatim: Doa Bersama untuk Keselamatan Indonesia, Beasiswa Gratis Disiapkan di IIB Darmajaya bagi Hafiz Qur’an

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Bandar Lampung menggelar Doa Bersama Anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa di Kantor DPD PAN setempat, Selasa (30/12/05).

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh struktur PAN, mulai dari DPD, DPW, hingga DPP PAN di seluruh Indonesia.

“Setiap DPD diwajibkan menghadirkan 100 anak yatim dan DPW membawa 300 anak yatim. Total secara nasional menghadirkan sekitar 50.000 anak yatim,” kata Firmansyah usai kegiatan.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus DPD, DPW, dan DPP PAN, serta melibatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pengurus Ranting PAN se-Kota Bandar Lampung.

“Secara nasional kegiatan ini juga dilaksanakan melalui Zoom. Khusus di DPD PAN Bandar Lampung, kami menghadirkan 100 anak yatim dari lima yayasan panti asuhan. Kami juga memberikan bantuan kepada anak-anak yatim tersebut,” ujar mantan Rektor IIB Darmajaya ini.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sejumlah pengurus DPW PAN Provinsi Lampung. Sementara itu, kegiatan Doa Bersama Anak Yatim untuk Keselamatan Indonesia secara nasional dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

Pada momen tersebut, Firmansyah juga menyampaikan komitmen PAN terhadap masa depan pendidikan anak-anak yatim. Ia menegaskan bahwa anak yatim yang mampu menghafal Al-Qur’an akan mendapatkan beasiswa pendidikan gratis untuk melanjutkan studi di IIB Darmajaya.

“Intinya, kami akan membantu anak-anak yatim agar terus belajar dengan khidmat dan selalu maju terdepan untuk mewujudkan cita-cita mereka,” tegas Firmansyah.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pengurus  Ranting, DPC, DPD, dan DPW PAN di Bandar Lampung untuk menyatukan langkah dan terus menggelar kegiatan sosial serupa, demi menjadikan Kota Tapis Berseri semakin bersinar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan menjadikan PAN selalu terdepan dalam mewujudkan cita-cita luhur ini,” pungkasnya. (**)

Pagar Ditembus, Kantor Disegel: Amarah GPK dan Gejolak Muswil X DPW PPP Sumsel ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎‎Pagar besi di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (30/12/2025) siang itu tak lagi sekadar pembatas. Ia menjadi simbol perlawanan, amarah, dan kekecewaan yang tumpah dari puluhan kader muda partai berlambang Ka’bah.

‎‎Teriakan lantang menggema, spanduk-spanduk dibentangkan, dan sorot mata massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Sumsel memancarkan satu pesan yang sama: penolakan total terhadap Musyawarah Wilayah (Muswil) X PPP Sumsel.

‎‎Kantor DPW PPP Sumsel berubah menjadi titik panas konflik internal partai. Bukan hanya sekadar aksi unjuk rasa, tetapi sebuah pernyataan sikap keras dari sayap pemuda PPP yang merasa suara mereka diabaikan.

‎‎Dari Tuntutan hingga Kepungan

‎Sejak awal kedatangan massa, suasana sudah terasa tegang. Puluhan anggota GPK Sumsel datang berkelompok, membawa spanduk dan poster bernada protes. Yel-yel penolakan diteriakkan berulang kali, menuntut agar Muswil X DPW PPP Sumsel segera dibubarkan.

‎‎Menurut massa aksi, Muswil X yang tengah berlangsung dinilai cacat legitimasi. Mereka menuding pelaksanaannya tidak sesuai dengan mekanisme organisasi serta melanggar aturan internal partai, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

‎‎“Kami menolak Muswil ini. Ini tidak sah, cacat prosedur, dan mengkhianati semangat demokrasi di tubuh PPP,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando, disambut sorak setuju massa.

‎Tak berhenti pada orasi, massa memperketat kepungan.

‎‎Pagar kantor yang semula menjadi pembatas akhirnya berhasil ditembus. Perlahan namun pasti, area sekitar kantor DPW PPP Sumsel dikuasai oleh massa GPK.

‎‎Ultimatum dan Tuntutan Tanggung Jawab

‎Di tengah panasnya situasi, tuntutan massa semakin mengeras. Sejumlah orator secara bergantian mendesak Ketua Panitia Pelaksana Muswil X agar segera keluar menemui massa dan memberikan penjelasan.

‎‎Mereka tidak hanya menuntut klarifikasi, tetapi juga pertanggungjawaban penuh atas pelaksanaan musyawarah yang dianggap bermasalah. Bagi GPK Sumsel, Muswil X bukan sekadar agenda organisasi, melainkan pertaruhan marwah dan legitimasi kepemimpinan PPP di Sumatera Selatan.

‎‎“Muswil ini cacat legitimasi. Kami menolak hasilnya. Bubarkan Muswil X sekarang juga!” teriak salah satu orator dengan suara bergetar emosi.

‎‎Ultimatum pun dilayangkan. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, GPK Sumsel menyatakan siap menyegel Kantor DPW PPP Sumsel sebagai bentuk perlawanan terbuka terhadap apa yang mereka sebut sebagai musyawarah ilegal.

‎‎Ketegangan Berujung Penyegelan

‎Ancaman itu bukan sekadar gertakan. Ketegangan memuncak ketika massa aksi akhirnya menerobos masuk ke dalam gedung kantor DPW PPP Sumsel. Aksi penyegelan dilakukan di tengah situasi yang semakin panas.

‎‎Sejumlah pengurus PPP Sumsel terlihat berusaha menghalau massa agar tidak masuk ke dalam kantor. Adu mulut tak terelakkan. Saling dorong pun terjadi, memicu bentrokan kecil yang sempat membuat suasana kian mencekam.

‎Meski tidak berlangsung lama, insiden tersebut cukup menggambarkan betapa rapuhnya suasana internal partai. Di satu sisi, massa GPK merasa berjuang demi aturan dan legitimasi.

‎‎Di sisi lain, pengurus DPW PPP Sumsel berusaha mempertahankan jalannya agenda organisasi. Aparat keamanan tampak bersiaga, memastikan bentrokan tidak meluas dan situasi tetap terkendali.

‎Kondusif di Tengah Bara

‎Setelah penyegelan dilakukan, teriakan tuntutan masih terus terdengar.

‎‎Namun perlahan, eskalasi mulai mereda. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar kantor DPW PPP Sumsel terpantau relatif kondusif, meski aura ketegangan masih terasa kuat.

‎‎Belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh pihak DPW PPP Sumatera Selatan terkait tuntutan massa GPK Sumsel maupun status dan kelanjutan Musyawarah Wilayah X yang menjadi sumber konflik.

‎‎Retakan di Tubuh Partai

‎Peristiwa ini menjadi potret nyata dinamika dan konflik internal yang tengah melanda PPP di Sumatera Selatan. Bagi GPK Sumsel, aksi ini bukan semata unjuk rasa, melainkan bentuk kepedulian dan perlawanan terhadap apa yang mereka anggap sebagai penyimpangan aturan partai.

‎Sementara bagi publik, insiden ini memperlihatkan bahwa konflik internal partai politik kerap kali tak hanya terjadi di ruang rapat tertutup, tetapi juga bisa meledak ke ruang publik, disaksikan langsung oleh masyarakat. (Ning)

Ketua Komisi V DPRP Papua Temui Korban Speedboat Tenggelam di Rangbawi, Desak Pembangunan Dermaga Kapal Perintis

SERUI -(deklarasinews.com)- Ketua Komisi V DPRP Papua, Diana Laura Rumbiak (Demokrat), bertemu langsung dengan korban dan keluarga korban tenggelamnya speedboat dari Kota Serui menuju Kampung Waindu, Distrik Rangbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua.

Insiden tragis itu terjadi pada Kamis malam (24/12/2025) pukul 20.00 WIT, dengan 21 penumpang. Hingga hari kelima, baru ditemukan empat korban: tiga selamat dan satu meninggal dunia. Sisanya, 17 orang, masih dicari.Pertemuan berlangsung di ibu kota Distrik Rangbawi pada Senin (29/12/2025). Dina bertemu salah satu korban bernama Hendrik serta keluarga korban lainnya di Kampung Waindu. Suasana haru menyelimuti acara tersebut, ditandai tangis sedih dari korban dan keluarga.

“Pada saat ini, saya berada di ibu kota Distrik Rangbawi yang terdiri atas tujuh kampung. Kondisi cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi, angin kencang, dan arus deras sering membuat perjalanan laut berbahaya,” ujar Dina saat jumpa pers.

Kondisi Memprihatinkan Akses Transportasi Distrik Rangbawi memiliki tujuh kampung dengan akses transportasi laut yang minim dan jalan darat yang buruk. Masyarakat sering terpaksa menggunakan speedboat, rentan kecelakaan akibat ombak tinggi, angin kencang, dan arus deras.

Aspirasi utama warga adalah pembangunan jembatan penyeberangan kapal perintis untuk memperlancar rute dari Distrik Rangbawi ke ibu kota kabupaten.

“Dengan jembatan itu, masyarakat bisa naik kapal perintis seperti Sabuk dari Rangbawi ke ibu kota kabupaten dengan aman, sehingga kecelakaan laut bisa dicegah di masa depan. Akses jalan juga sangat dibutuhkan agar kampung lebih mudah terhubung ke kota,” tegas Dana.

Ia mendesak pemerintah pusat—terutama kementerian terkait—serta Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Kepulauan Yapen untuk segera merespons.

“Selaku wakil rakyat, saya meminta perhatian serius. Efisiensi anggaran jangan sampai menghambat pembangunan harapan masyarakat,” tambahnya.

Dina juga menyampaikan duka cita mendalam. “Kami turut berbelasungkawa atas musibah speedboat pada 24 Desember malam 2025. Semoga Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan bagi seluruh keluarga,” cetusnya.

Kepala Suku Barawai Rumpaidus, secara tegas sangat mendukung penuh  aspirasi dari masyarakat di Wilayah Distrik Rangbawi  tersebut. Ia meminta pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten segera membangun jembatan atau dermaga kapal perintis, serta pengaspalan jalan dari Distrik Rangbawi ke Distrik Yapen Timur.

“Saya siap hibahkan tanah adat di Andei Barawai untuk lokasi dermaga, asalkan pemerintah membantu pembangunan. Jalur darat saat ini sangat memprihatinkan bagi kami di tujuh kampung,” jelas Rumpaidus kepada media.

Pencarian 17 korban hilang terus berlangsung. Insiden ini menjadi pengingat urgensi infrastruktur di wilayah terpencil Papua.

PORKOT Bandar Lampung 2025, FPTI Berhasil Menjaring 38 Atlet Muda Baru

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bandar Lampung sukses menggelar cabang olahraga Panjat Tebing dalam ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 pada 27–28 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Venue Panjat Tebing PKOR Way Halim, Bandar Lampung, dan berhasil menjaring 38 atlet muda baru.

Ketua FPTI Kota Bandar Lampung, Aep Saripudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang PORKOT ini menjadi bagian dari persiapan sekaligus pencarian atlet-atlet berbakat panjat tebing yang ke depan akan diproyeksikan mewakili Kota Bandar Lampung pada berbagai event besar. Beberapa agenda yang telah menanti antara lain PORPROV pada November 2026, Piala Gubernur Lampung yang akan digelar FPTI Provinsi Lampung pada Juli 2026, PRAPON pada 2027, hingga PON 2028. Aep juga menegaskan bahwa Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah PON 2032, sehingga pembinaan atlet sejak dini menjadi sangat penting.

Aep mengajak para atlet dan pelatih untuk terus mengembangkan kemampuan serta meningkatkan intensitas latihan agar mampu berprestasi pada event-event mendatang, sehingga Bandar Lampung dapat melahirkan atlet panjat tebing berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, Aep mengungkapkan bahwa hingga saat ini FPTI Kota Bandar Lampung masih belum memiliki fasilitas papan panjat tebing sendiri. Ia berharap Ketua KONI Kota Bandar Lampung yang juga Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dapat memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi atlet panjat tebing. Menurutnya, dukungan fasilitas yang layak menjadi faktor penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi. Di akhir sambutannya, Aep menyampaikan terima kasih kepada KONI Kota Bandar Lampung, FPTI Provinsi Lampung, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar.

Sementara itu, Ketua FPTI Provinsi Lampung, Andi Antoni, menjelaskan bahwa olahraga panjat tebing merupakan cabang olahraga yang sangat aman selama dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh peralatan yang digunakan telah memenuhi standar internasional UIAA, yakni organisasi internasional yang memberikan rekomendasi keamanan peralatan panjat tebing, baik untuk panjat tebing buatan maupun alam.

Andi juga mengapresiasi kepengurusan FPTI Kota Bandar Lampung yang dinilainya telah bekerja secara konkret. Meskipun kepengurusan baru berjalan sekitar tiga bulan, FPTI Bandar Lampung telah mampu menggelar event yang memfasilitasi atlet untuk berkompetisi dan berprestasi. Ia berharap hal ini menjadi titik awal kebangkitan olahraga panjat tebing di Kota Bandar Lampung.

Selain itu, Andi menekankan pentingnya pembinaan prestasi dengan menghimpun seluruh potensi atlet yang ada di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, tolok ukur keberhasilan sebuah kepengurusan cabang olahraga adalah prestasi berupa raihan medali dalam setiap ajang. Atlet Bandar Lampung diharapkan mampu menyumbangkan prestasi di level yang lebih tinggi sebagai wakil Provinsi Lampung, serta tidak cepat puas dengan capaian di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Dalam kegiatan ini FPTI Bandar Lampung menggelar delapan nomor perlombaan yang terdiri dari, Lead Umum Putra, Lead Umum Putri, Lead U 20 Putra, Lead U 20 Putri, Lead Spider Kid Putra, Lead Spider Kid Putri, Boulder Spider Kid Putra dan Boulder Spider Kid Putri.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibnu Ramadhan Ketua Bina Prestasi FPTI Provinsi Lampung, Maulvie Tamizudin Yunus Ketua Bidang Organisasi KONI Kota Bandar Lampung, Toni Afrido Ketua FPTI Kota Bandar Lampung periode sebelumnya dan para atlet senior panjat tebing.(red)

Ketua DPRK dan Bupati Yapen Beri Sembako, Doa untuk 17 Penumpang Speedboat Hilang di Perairan Waindu

YAPEN -(deklarasinews.com)- Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai bersama Bupati Benyamin Arisoy—didampingi istrinya Ny. Diana Laura Rumbiak Arisoy (Ketua PKK Kabupaten sekaligus Anggota DPR Papua dan Ketua Komisi V)—serta Kepala BPBD Yapen Jhon M. Muai, mengunjungi Kampung Waindu, Distrik Rangbawi, pada Senin (29/12/2025).

Kunjungan itu untuk menyerahkan bantuan sembako langsung kepada korban, keluarga korban, dan masyarakat setempat akibat musibah tenggelamnya speedboat di depan kampung tersebut pada Malam Natal, 24 Desember 2025.Kecelakaan laut itu menimpa speedboat yang membawa 21 penumpang dari Kota Serui menuju Kampung Waindu. Hingga hari kelima pencarian (29/12/2025), baru ditemukan empat orang: tiga selamat dan satu meninggal dunia. Sisanya, 17 penumpang, masih dalam upaya pencarian intensif.Ebzon Sembai menjelaskan tujuan kunjungan.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi korban dan keluarga mereka, sekaligus menyerahkan sembako. Bukan hanya bantuan materi, tapi juga doa dan penguatan semangat,” katanya kepada media ini.Ia juga ungkap kronologi respons cepat sejak laporan awal.

“Segera setelah mendapat kabar pada 24 Desember malam, saya koordinasi dengan Kapolres Kepulauan Yapen di kediaman Saya. Kapolres langsung respons dengan mengoordinasikan KPPNL, Polair, dan Basarnas Biak untuk pencarian,” tutur Sembai.

Sebagai Ketua DPRK, Sembai menekankan koordinasi lintas Forkopimda karena keselamatan rakyat jadi prioritas utama pemerintah. “Duka ini bukan hanya keluarga korban, tapi seluruh Kabupaten Kepulauan Yapen. Kami terpukul berat,” ujarnya.

“Mari berdoa agar Tuhan beri petunjuk sehingga 17 penumpang segera ditemukan,” ajak Sembai.

Ia juga sampaikan terima kasih atas dukungan moril dan materi dari berbagai pihak, serta ucapan bela sungkawa atas nama DPRK Kepulauan Yapen kepada keluarga korban.(GM)

Konsolidasi: DPD PAN Bandar Lampung Bertemu Senior Lampung, Bahas Apa ya?

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Bandar Lampung terus memperkuat konsolidasi internal melalui agenda silaturahmi bersama para senior dan kader partai. Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk menyambung hubungan, memohon doa, serta menerima arahan dari para senior PAN demi kebesaran partai ke depan.

Firmansyah menegaskan keyakinannya bahwa PAN di Kota Bandar Lampung memiliki masa depan cerah. Ia mengibaratkan PAN sebagai matahari yang akan terus bersinar terang. “Masukan dan arahan dari para senior sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk agenda pemilu dan pilkada, tetapi juga sebagai panduan perjuangan partai dari sekarang hingga seterusnya, baik di tingkat DPD maupun diteruskan ke DPW,” kata Firmansyah.

Firmansyah juga menyampaikan rencana agenda ke depan berupa kunjungan silaturahim dengan PWM dan PDM Muhamadiyah Kota Bandar Lampung serta roadshow lintas partai. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari refleksi menuju 2026, untuk menentukan arah dan masa depan Kota Bandar Lampung akan dibawa ke mana.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW PAN Provinsi Lampung H.M Hazizi, S.E.. menyampaikan harapannya agar pertemuan tersebut menjadi awal kebesaran PAN ke depan. Ia menyebut pentingnya hidayah dan matahari PAN terus bersinar di Kota Bandar Lampung. “PAN Kota Bandar Lampung pernah mencatatkan sejarah sebagai wakil wali kota, dan ke depan bukan tidak mungkin PAN mampu melahirkan wali kota Bandar Lampung,” kata adik Ketua DPP PAN Pusat itu.

TANTANGAN POLITIK
Senior PAN Lampung lainnya, Suminto Martono, menilai tantangan politik PAN ke depan akan berbeda dari tahun ke tahun. Namun, ia berharap grafik perjuangan PAN terus meningkat. Menurut dia, tujuan PAN bukan sekadar menempatkan kader sebagai anggota Dewan, melainkan menjadikan PAN benar-benar berkibar dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Bandar Lampung.

Sedangkan tokoh PAN Lampung lainnya, Irfan Nuranda Djafar, mengapresiasi kehadiran para senior, termasuk Edison (mantan Ketua DPD PAN Bandar Lampung). Ia menekankan pentingnya soliditas internal dan konsistensi dalam kepengurusan yang baru. “Dengan kebersamaan dan barisan yang dirapatkan, ia optimistis matahari PAN akan terus bersinar di Kota Bandar Lampung.”

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh dan kader PAN Lampung, di antaranya senior PAN Lampung Suminto Martono, mantan anggota DPR RI Fraksi PAN Irfan Nuranda Djafar, Zainabun dari DPD PAN Kota Bandar Lampung, mantan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Thobroni Harun, Iswan Cahya anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga Sekretaris DPW PAN Lampung, serta Ahmadi Nasir.

Hadir pula, anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PAN Yusiwan, Wahyu Lesmono anggota DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus mantan Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Enita Bendahara DPW PAN Lampung, dan Ketua MPP PAN Bandar Lampung Edison Hajar.

Selain itu Erwan Erwansyah Sekretaris DPD PAN Bandar Lampung, Alimudin anggota Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung, Ananto Pratomo Sekretaris BBPOK DPW PAN Lampung dan Marpen Effendi yang juga Sekretaris PANDA PAN Bandar Lampung.

Dalam pandangan Thobroni Harun, mengatakan kebersamaan yang diawali dengan niat khidmat merupakan sesuatu yang sangat baik. Ia menyatakan akan terus memantau perkembangan PAN dan mendorong perluasan wawasan perjuangan partai.

Menurutnya, matahari PAN harus tetap dikenang dan dijaga sinarnya, meski terkadang hati harus dikesampingkan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Ia menegaskan, apa pun latar belakang politiknya, selama tujuannya untuk kebaikan bersama, matahari PAN harus tetap bersinar, dan dukungan akan terus diberikan. (**)

Taat dan Syukur di Bawah Cahaya Natal: Pesan Rohani Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai yang Menyentuh Jiwa di Randawaya

RANDAWAYA -(deklarasinews.com)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi, hadir penuh sukacita dalam Ibadah Perayaan Natal yang digelar Jemaat Sungai Yabok Gereja Pentakosta di Papua (GPdP) di Kampung Randawaya. Bertempat di Distrik Teluk Ampimoi, ibadah berlangsung meriah pada Minggu (28/12/2025), dipandu langsung oleh Densius Amamehi.

Ibadah ini mengusung tema “Yesus, Nama yang Menyelamatkan Dunia” (Matius 1:21), dengan sub tema “Dengan Kelahiran Kristus, Gereja Pentakosta di Papua Diberi Otoritas dan Kuasa untuk Melayani dalam Nama Yesus”. Puji-pujian dipimpin oleh Pdm. Ice Amamehi, kesaksian disampaikan Pdt. Ferons Aroi, sementara khotbah atau pelayanan firman dibawakan oleh Pdt. Billy Graham Aroi.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Ebzon Sembai mengajak seluruh jemaat untuk selalu mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus. Ia menekankan pentingnya membawa diri kepada Tuhan melalui ajaran-Nya dan aktivitas sehari-hari.

“Kita harus bersyukur karena masih diberikan nikmat hidup. Jika kita telah tiada, selesailah urusan kita di dunia,” ujarnya,

Sambil mengenang betapa istimewanya dapat beribadah bersama dalam perayaan Natal 2025.Ebzon Sembai menegaskan bahwa tidak ada keselamatan di luar Tuhan.

“Apapun yang kita lakukan, sekuat dan sehebat apapun, jika Tuhan mencabutnya, selesailah segalanya. Kita ucapkan syukur dulu, baru lakukan hal-hal lain,” pesannya yang menggetarkan hati.Ia juga menyampaikan pesan rohani dengan tema nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

Di depan simbol lampu Natal yang menjadi warisan leluhur untuk anak cucu, Sembai mengajak merenungkan kelahiran Yesus di kandang sederhana. “Allah saja bisa merendahkan diri lahir di kandang, masa kita manusia tidak bisa? Ini ajaran agar kita turun ke bawah, belajar kerendahan hati dari peristiwa Natal. Inti dari semua itu hanya satu kata: Taat,” tegasnya.

Pesan menyentuh lainnya adalah panggilan untuk meninggalkan sikap buruk saat Natal tiba. “Segala perseteruan, permusuhan, dan perilaku jelek berakhir di sini. Cahaya lampu Natal menandakan kita berada di tempat terang—perilaku kita harus lebih baik. Arahkan hidup kepada Tuhan, jangan malas beribadah. Di gereja, kita hidup berdamai dengan semua orang.

Natal membawa damai dan sukacita, tanpa masalah, dendam, atau dosa yang menghalangi penyembahan,” lanjutnya.

Sebagai wujud kasih, Ebzon Sembai membagikan bingkisan Natal kepada 20 orang, yakni janda, yatim piatu, dan lansia.

Acara dihadiri Kepala Distrik Teluk Ampimoi, Kepala Kampung Randawaya, para pendeta, hamba Tuhan, tokoh adat dan agama, serta jemaat setempat. Perayaan ini tak hanya merayakan kelahiran Kristus, tapi juga menyalakan api syukur dan taat yang abadi di hati setiap peserta.

Rapat Perdana DPD PAN Bandar Lampung Tetapkan Target Elektoral 2029 hingga DPR RI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Bandar Lampung menargetkan perolehan suara dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029 mendatang sebanyak 8 kursi DPRD Kota Bandar Lampung, 2 kursi DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1, serta 2 kursi DPR RI dari Dapil 1 Lampung.

Target tersebut terungkap dalam rapat perdana pimpinan DPD PAN Kota Bandar Lampung yang digelar di sekretariat partai, Minggu (28/12/2025). Rapat perdana ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung masa bakti 2024–2029, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., dan membahas agenda kepengurusan baru serta program kerja bersama 18 dari 20 ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Bandar Lampung.

“Intinya kami berkoordinasi dengan seluruh pimpinan DPC mengenai target yang akan kita capai di 2029  mendatang. Saat ini, kami baru menempatkan 4 anggota fraksi di DPRD Bandar Lampung, 1 kursi di DPRD Provinsi Lampung, dan 1 kursi DPR RI dari Dapil 1 Lampung,” kata Firmansyah saat dihubungi, Minggu malam.

Rapat tersebut turut dihadiri ketua dari 18 DPC, Sekretaris DPD PAN Kota Bandar Lampung Hi. Erwansyah, Ketua MPP PAN Bandar Lampung Hi. Edison Hajar, Sekretaris PANDA Hi. Marpen Effendi.

“Kami dari DPD tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa bantuan pengurus DPC dan pengurus Ranting PAN. Untuk itu, saya mengajak semua pengurus agar dapat kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas guna mewujudkan harapan kami ke depan. Insya Allah, jika semua yang hadir dalam rapat ini menyatukan tekad dan semangat serta bergandengan tangan, apa yang kita cita-citakan ke depan akan terwujud,” ujar Firmansyah.

Terkait kepengurusan DPD PAN Kota Bandar Lampung yang baru, Firmansyah yang didampingi Sekretaris DPD PAN Erwansyah mengajak seluruh pengurus DPD sebelumnya, pengurus DPC, serta kader PAN lainnya untuk mendaftarkan diri.

“Kami tunggu pendaftarannya di Sekretariat DPD PAN Bandar Lampung hingga 5 Januari 2026. Bukan hanya internal, eksternal juga boleh mengajukan diri untuk menjadi pengurus DPD PAN Kota Bandar Lampung yang baru,” katanya.

Firmansyah berharap kepengurusan mendatang dapat diisi oleh talenta-talenta terbaik yang mampu membawa perubahan bagi PAN Bandar Lampung ke arah yang lebih baik serta sanggup mencapai target perolehan kursi pada Pileg 2029 mendatang. (**)