SDGs Center UBL Kenalkan Board Game Edukatif SDGs kepada Guru Pamong di Jawa Barat

BANDUNG -(deklarasinews.com)- SDGs Center Universitas Bandar Lampung (UBL) memperkenalkan board game edukatif berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13: Climate Action, dalam Workshop Implementasi Program SDGs pada Pengembangan Kegiatan Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan ini diikuti oleh para guru pamong sekolah di Jawa Barat dan berlangsung pada Rabu (17/12/2025).

Dalam workshop tersebut, SDGs Center UBL menghadirkan board game berjudul “How Climate Resilient and Inclusive Is Your City?” yang dikembangkan oleh UCLG Asia Pacific. Board game ini digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu pendidik memahami serta mengajarkan konsep pembangunan berkelanjutan melalui simulasi peran sebagai pengambil kebijakan kota. Melalui permainan ini, peserta diajak memahami keterkaitan kebijakan pembangunan dengan ketahanan terhadap perubahan iklim, termasuk konsep mitigasi dan adaptasi.

Penyelenggara kegiatan, Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed., menyampaikan bahwa materi SDGs yang disampaikan menjadi semakin menarik dengan dukungan media pembelajaran berbasis permainan. “Materi terkait SDGs yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Kehadiran board game sebagai media pendukung membuat penyampaian materi menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Saya rasa materi ini juga akan sangat relevan untuk para dosen di kampus,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu peserta, Nadhifa, yang menilai pendekatan pembelajaran melalui board game mampu membuat konsep SDGs yang sebelumnya bersifat abstrak menjadi lebih konkret dan aplikatif untuk diterapkan di ruang kelas.

Sementara itu, Dr.Eng. Fritz Ahmad Nuzir, Direktur SDGs Center UBL sekaligus pemateri, menegaskan bahwa media pembelajaran inovatif memiliki peran penting dalam penguatan literasi keberlanjutan. “Board game ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang membantu pendidik mengajak siswa memahami isu keberlanjutan melalui proses diskusi, simulasi, dan refleksi,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SDGs Center UBL dalam mendorong inovasi media pembelajaran serta memperkuat literasi keberlanjutan di lingkungan pendidikan, khususnya bagi para pendidik sebagai agen perubahan di sekolah dan masyarakat.

Bukan Cuma Jago IT! Dinda Maharani, Mahasiswi PTI IIB Darmajaya, Gemparkan Kejurnas Karate Krakatau 2025

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Jelang tutup tahun 2025, mahasiswa Prodi Pendidikan Teknologi Informasi berhasil meraih prestasi membanggakan di level nasional. Dinda Maharani sukses menjadi juara II Beregu Senior Putri pada Kejuaraan Nasional Karate Krakatau National Championship yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI).

Ajang bergengsi tersebut digelar pada 20–21 Desember 2025 di GOR Asa Cilegon, Banten, dengan diikuti oleh atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Keberhasilan Dinda menunjukkan bahwa mahasiswa PTI IIB Darmajaya mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam ajang olahraga nasional.

Dinda Maharani menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi saya. Terima kasih kepada orang tua, pelatih, dan civitas academica IIB Darmajaya yang selalu memberikan dukungan penuh,” ungkap Dinda. Ia juga menuturkan bahwa konsistensi latihan dan manajemen waktu antara kuliah dan olahraga menjadi kunci keberhasilannya.

Lebih lanjut, Dinda berharap prestasi yang diraih dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri. Ia menilai bahwa dukungan kampus sangat berperan dalam mendorong mahasiswa untuk berani berkompetisi dan berprestasi.

Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi IIB Darmajaya, Dr. Yuni Arkhiansyah, M.Kom., turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Prestasi yang diraih Dinda Maharani merupakan kebanggaan bagi Program Studi PTI dan IIB Darmajaya. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kami memiliki karakter tangguh, disiplin, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Dr. Yuni juga menegaskan bahwa Program Studi PTI IIB Darmajaya terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan minat, bakat, dan karakter mahasiswa, sehingga mampu melahirkan generasi unggul yang berprestasi di berbagai bidang.

Prestasi Dinda Maharani di kancah nasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi mahasiswa IIB Darmajaya lainnya untuk terus berani melangkah, berkompetisi, dan mengharumkan nama kampus di tingkat yang lebih tinggi. (**)

Raih PPK Ormawa 2025, Mahasiswa Sistem Informasi Darmajaya Bidik Pengalaman Global Lewat Student Mobility

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Naria Tazkia Maharani, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi/Inovasi Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, menjadi salah satu mahasiswa yang berhasil lulus seleksi TOEFL dalam rangkaian Program Student Mobility. Keberhasilan tersebut mengantarkannya ke tahapan seleksi lanjutan, yakni seleksi wawancara, sebagai langkah berikutnya menuju program internasional tersebut.

Program Student Mobility yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026 ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa IIB Darmajaya untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok. Program ini menjadi sarana strategis bagi mahasiswa untuk memperkaya pengalaman akademik serta meningkatkan daya saing di tingkat global.

Ketertarikan Naria mengikuti Program Student Mobility didasari oleh keinginannya untuk mengembangkan pengalaman akademik dan nonakademik yang dapat meningkatkan nilai kompetitif diri. “Saya tertarik mengikuti program Student Mobility karena ingin menambah pengalaman akademik dan nonakademik. Melalui program ini, saya berharap dapat memperluas wawasan, meningkatkan soft skill seperti kemampuan komunikasi, adaptasi, dan kerja sama lintas budaya, serta belajar hal-hal baru di lingkungan pembelajaran yang berbeda. Program ini juga menjadi kesempatan berharga untuk membangun relasi secara global yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan karier di masa depan,” ujarnya saat diwawancarai Senin (22/12/25) seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Komitmen Naria dalam pengembangan kapasitas diri juga tercermin melalui prestasi yang telah diraih sebelumnya. Ia turut berkontribusi dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025 yang berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Darmajaya Computer & Film Club (DCFC).

Melalui keterlibatannya dalam program tersebut, Naria aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan organisasi, serta kerja sama tim. Pengalaman ini turut mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, manajemen organisasi, dan tanggung jawab sosial, yang menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan di tingkat internasional.

Dengan semangat belajar yang tinggi dan bekal pengalaman organisasi yang kuat, Naria Tazkia Maharani diharapkan mampu melangkah sukses pada tahapan seleksi wawancara serta meraih kesempatan mengikuti Program Student Mobility sebagai representasi mahasiswa berdaya saing global dari IIB Darmajaya. (**)

Mahasiswi PTI Darmajaya Tembus Seleksi TOEFL Student Mobility

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Salah satu mahasiswinya, Cika Puvita Salma, berhasil lulus seleksi TOEFL Program Student Mobility, sebuah pencapaian awal yang membuka peluang untuk mengikuti program mobilitas mahasiswa ke luar negeri.

Program Student Mobility yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026 ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa IIB Darmajaya untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok.

Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan akademik Cika. Saat ini, ia sedang mempersiapkan diri untuk tahapan seleksi lanjutan, yakni seleksi wawancara, yang akan menentukan kelolosannya pada tahap berikutnya. Persiapan tersebut dilakukan dengan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, memperdalam wawasan akademik, serta mematangkan motivasi diri.

Alasan Cika mendaftarkan diri dalam program student mobility adalah keinginannya untuk mencoba hal baru dan merasakan pengalaman kuliah di luar negeri. Ia berharap dapat mempelajari ilmu pengetahuan yang diajarkan di negara tujuan serta memperoleh pengalaman internasional yang dapat menunjang pengembangan diri dan karier akademiknya.

“Saya ingin mencoba hal baru, kuliah di luar negeri, dan mempelajari ilmu yang diajarkan di negara tersebut,” tutur Cika.

Di luar kegiatan akademik, Cika juga dikenal sebagai pribadi yang gemar menjelajahi alam. Pantai menjadi destinasi wisata favoritnya. Ia telah mengunjungi Pantai Marina di Lampung Selatan, Pantai Labuhan Jukung, dan Pantai Mandiri di Krui. Selain itu, ia juga pernah menikmati keindahan Air Terjun Lembah Pelangi di Tanggamus serta Air Terjun 9 Putri di Lampung Selatan yang baru-baru ini ia kunjungi.

Melalui program student mobility, Cika mengaku penasaran dengan berbagai destinasi wisata di China, yang dikenal memiliki perpaduan kemajuan teknologi, budaya yang kaya, serta keindahan alam yang beragam. Ia berharap, kesempatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran akademik sekaligus pengalaman budaya yang berharga.

Prestasi yang diraih Cika Puvita Salma diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil peluang internasional, mempersiapkan diri secara matang, dan terus mengembangkan potensi diri di tingkat global.(**)

Prestasi Global: Darmajaya Mantapkan Langkah Digitalisasi dengan Dukungan Yayasan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Penghujung tahun 2025, Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menorehkan prestasi dunia. Laboratorium Information Access Center (Lab IAC) IIB Darmajaya yang dibangun melalui hibah Pemerintah Korea Selatan tahun 2013 menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang diwakili oleh Kampus The Best IIB Darmajaya.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan Lab IAC di Darmajaya berjalan efektif. Selama ini, fasilitas tersebut mendukung kegiatan akademik kampus maupun pelatihan eksternal. Keberhasilan ini juga memperkuat posisi Darmajaya dalam jaringan internasional.

Pemerintah Korea Selatan meminta agar pemanfaatan Lab IAC dioptimalkan tidak hanya di Darmajaya, tetapi juga di seluruh IAC dunia. IAC Lampung diminta menyusun modul sertifikasi untuk pelatihan AI, IoT, dan keamanan digital. Modul ini akan disertifikasi dengan standar NIA (National Information Society Agency) Korea Selatan.

Ketua Yayasan Alfian Husin, Ary Meizari S.E., MBA., menyatakan dukungan penuh atas capaian ini. Ary menegaskan yayasan akan terus mendorong riset dan inovasi berbasis teknologi. “Prestasi ini membuktikan komitmen IIB Darmajaya dalam mendukung transformasi digital,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Alfian Husin, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., juga memberikan apresiasi. “Peringkat ini sejalan dengan visi yayasan mencetak lulusan berdaya saing global,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Lab IAC harus menjadi sarana kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

Sedangkan Ketua Dewan Pembina Yayasan, Dr. Andi Desfiandi S.E., M.A., menegaskan pentingnya pencapaian ini sebagai motivasi besar. Menurut Andi, kerja sama strategis dengan mitra internasional harus terus diperluas.  “Darmajaya harus terus berinovasi agar mampu bersaing di era digital,” tegasnya.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom., menyampaikan bahwa peluang hibah pemeliharaan Lab IAC dari Pemerintah Korea Selatan masih terbuka. “Alhamdulillah IAC Darmajaya nomor 17 terbaik dari 25 negara, dan kami siap mengembangkan modul bersama NIA Korea Selatan,” ujarnya. (**)

 

Program Student Mobility IIB Darmajaya, Mahasiswa Teknik Informatika ini Menggapai Asa Wujudkan Impian Kuliah di Luar Negeri

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Fauzi Ramadaniza, mahasiswa Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya selangkah lagi dapat menggapai impian untuk menjalani studi ke luar negeri dengan menjalani tahapan seleksi program student mobility.

Sukses melewati tes TOEFL, Fauzi akan menjalani wawancara yang menjadi gerbang penentu sebelum dinyatakan terpilih untuk menjalani studi satu semester di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok tahun 2026.

Student Mobility, bagi Fauzi bukan sekadar perjalanan akademik ke luar negeri. Ketertarikannya pada efisiensi sistem dan pengembangan teknologi mendorongnya menaruh perhatian khusus pada Tiongkok, negara yang ia nilai berhasil melakukan lompatan besar dalam transformasi digital berkat disiplin tinggi, etos kerja kuat, serta pembangunan infrastruktur teknologi yang masif dan terintegrasi.

“Saya ingin mengambil source code kedisiplinan mereka, memperluas jejaring dengan mahasiswa internasional, dan membawa pulang insight teknis yang bisa saya terapkan dalam riset dan studi di IIB Darmajaya,” ungkap Fauzi saat diwawancarai Jumat (19/12/25) seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Rekam jejak Fauzi pun bukan tanpa bukti. Di bidang akademik dan nonakademik, ia aktif berkecimpung dalam dunia teknologi dan keamanan siber. Salah satu pencapaiannya adalah Juara 2 Lomba Cyber Security tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia (Aptikom). Tak hanya itu, Fauzi juga tercatat sebagai partisipan China–ASEAN Education Cooperation Week IoT Competition 2025, menegaskan pengalamannya dalam kolaborasi teknologi lintas negara.

Sebagai anggota aktif Darmajaya Cyber Security Club, khususnya di tim kompetisi, Fauzi terbiasa bekerja di bawah tekanan, menyelesaikan tantangan teknis kompleks, serta beradaptasi dengan standar kompetisi tinggi—modal penting untuk bersaing di kancah internasional.

Menjelang tahapan wawancara Student Mobility, Fauzi mengaku tengah memfokuskan diri pada penguatan komunikasi akademik, pematangan rencana studi, serta perumusan kontribusi nyata yang akan ia bawa kembali ke kampus usai program.

Dengan kombinasi prestasi, visi global, dan kesiapan akademik, Fauzi Ramadaniza menjadi salah satu mahasiswa IIB Darmajaya yang berpeluang besar menorehkan prestasi di level internasional—sekaligus membawa pulang pengalaman berharga untuk mendorong riset dan inovasi teknologi di lingkungan kampus. (**)

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Prodi Manajemen Darmajaya Hadirkan Praktisi Mengajar dalam Kelas

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Program studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menghadirkan praktisi untuk membagikan ilmunya dengan topik “Public Speaking untuk Pemasaran dan Bisnis” bertempat di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin pada Kamis, (18/12/25).

Adapun Praktisi yang dihadirkan Certified Trainer of Public Speaking & Personality Development Program Indra Pradya. Narasumber yang memiliki akun @duniaindra ini membagikan tips dan trik berkomunikasi yang pede dihadapan publik.
Indra mengawali paparannya bahwa generasi Z sudah memahami dunia digital. “Saya belajar banyak dari anak-anak seumur kalian tentang digital,” ucapnya.

Indra juga menerangkan bahwa public speaking tidak ada hubungannya public speaking dengan fisik seseorang. “Jadi tidak ada ceritanya, public speaking itu hanya dimiliki oleh mereka yang cantik kayak Cherrybelle atau Lisa Blackpink. Kalian semua memiliki kemampuan yang sama dan hak sama untuk menguasai public speaking,” ujar Indra dihadapan para mahasiswa.
Dalam paparannya, Indra juga menyebut skill yang harus dimiliki tahun 2026 salah satunya komunikasi.

“Dari semua profesi juga tidak ada yang tidak menggunakan komunikasi. Jadi setidaknya kalian bila belum memiliki memiliki kemampuan dapat belajar dan yang sudah akan semakin terasah,” tuturnya.

Dalam konsep public speaking, Indra juga mengenalkan Voice Verbal Visual. Voice “suara” yaitu dapat didengar oleh khalayak ramai. Lalu, verbal kata yang disampaikan juga tertata seperti dimulai Asalamualaikum dan diakhiri dengan Wasalamualaikum.

“Visual ini merupakan tampilan orang yang menyampaikannya. Saya singkat saja, voice verbal visual merupakan kemampuan dasar, fondasi dasar untuk bangun kemampuan berbicara lebih baik. Ini kata Albert Mahabed dari University California Los Angeles bukan kata saya,” bebernya.

Indra menuturkan bahwa kemampuan public speaking dapat meyakinkan orang. “Saat orang yakin maka pemasaran dari usaha/bisnis akan tercapai ataupun tujuan dari komunikasi yang disampaikan,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Prodi Manajemen IIB Darmajaya Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., mengatakan Praktisi Mengajar digelar untuk memberikan pengetahuan secara langsung tidak hanya dari teori ataupun buku semata.

“Hadirnya Indra Pradya yang selama ini juga merupakan praktisi memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami kemampuan public speaking untuk pemasaran dan bisnis,” ungkapnya.

Dengan wawasan pengetahuan yang selama ini dimiliki kehadiran praktisi juga dalam meningkatkan kompetensi dari mahasiswa. “Kedepannya mahasiswa Prodi Manajemen menguasai tataran teori dan praktis dalam keilmuannya dan menambah kompetensinya untuk menghadapi dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” tutupnya.

Kuliah praktisi mengajar yang disampaikan Indra Pradya berlangsung interaktif dengan antusiasnya mahasiswa. Beberapa pertanyaan juga disampaikan mahasiswa dalam memahami public speaking pemasaran dan bisnis.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Rangkaian Hari Ibu ke-97, IWAPI Bakti Sosial Kunjungi Lansia Panti Tresna Werdha Natar Lampung Selatan

NATAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangkaian acara memperingati Hari Ibu ke-97 tahun 2025 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), selain kegiatan berbagai lomba, donor darah, senam bersama, bazar UMKM, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tanjung Karang, DPD IWAPI Provinsi Lampung juga mengadakan bakti sosial dengan menyerahkan perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, popok lansia, snack, dan tali asih berupa uang tunai ke Panti Tresna Werdha Natar, Jalan Sitara, Muara Putih, Natar, Lampung Selatan, Jumat (19/12).

Dalam kunjungan DPD IWAPI Provinsi Lampung ini disambut langsung Kepala UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar, Iwan Barmansyah, SH., MH serta perwakilan dari  penghuni panti.

“Mewakili para warga penghuni Panti Tresna Werdha Natar, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPD IWAPI Provinsi Lampung atas kunjungannya. Harapannya semoga kegiatan ini bisa berjalan rutin, dan tak lupa kami mendoakan semoga IWAPI menjadi Organisasi wanita hebat, maju dan peduli dengan Sesama,”katanya.

Ketua DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS, S.P., MM menyampaikan, kelompok lansia adalah salah satu bagian masyarakat yang perlu perhatian dan kasih sayang dimasa-masa senja mereka.

“Kegiatan Bakti Sosial Jumat Berkah DPD IWAPI Provinsi Lampung ini sebenarnya program rutin, kebetulan kali ini juga dalam rangkaian kegiatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 dengan tujuan ke Panti Tresna Werdha Natar, kunjungan ini juga sebagai salah satu wujud bakti anak kepada orang tua,” kata bunda Reny, panggilan akrabnya.

Pada kesempatan lain, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, SE., MM didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Drs. Aswarodi, M.Si mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada para lanjut usia.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud silahturahmi, perhatian, serta komitmen untuk terus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Mari kita jadikan peringatan Hari Ibu ke-97 sebagai momentum untuk terus berkarya, mengabdi dan memberi manfaat seluas luasnya bagi masyarakat Lampung,”pungkasnya (rls/*)

Ardhia Nareen, Mahasiswa Manajemen Darmajaya Siap Kuliah di Tiongkok

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ardhia Nareen Cahya Sandrina, mahasiswa Program Studi Manajemen yang dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Juara 2 Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, menjadi salah satu calon peserta Program Student Mobility 2025. Saat ini, Ardhia telah lulus seleksi TOEFL dan tengah mempersiapkan diri untuk tahapan seleksi lanjutan, yakni seleksi wawancara.

Program Student Mobility yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026 ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa IIB Darmajaya untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok. Program tersebut dirancang untuk memperluas wawasan akademik, budaya, serta meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat global.

Ketertarikan Ardhia terhadap program student mobility telah tumbuh sejak awal memasuki bangku perkuliahan. Ia memandang program ini sebagai peluang berharga untuk belajar di lingkungan yang berbeda sekaligus mengasah kemampuan global. “Sejak awal masuk perkuliahan, saya sudah tertarik dengan program student mobility karena program tersebut memberikan peluang bagi saya untuk belajar banyak hal di lingkungan yang berbeda. Hal ini membangun kesempatan bagi saya untuk mengembangkan kemampuan yang membantu saya bersaing secara global, seperti mempelajari bahasa baru dan memperluas cara berpikir,” ungkapnya saat diwawancarai Jumat (19/12/25) seperti dikutip dari https://www.darmajaya.ac.id.

Komitmen Ardhia dalam pengembangan diri tercermin dari berbagai prestasi akademik dan nonakademik, khususnya di bidang bahasa Inggris dan komunikasi. Ia pernah meraih Juara 2 Speech Competition pada Darmajaya English Competition, Juara 3 Newscasting pada Lovcomp Competition tahun 2024, serta Juara 2 Newscasting VOL. 3 English Competition tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Selain itu, Ardhia juga memperoleh penghargaan Best Participant dalam ESO Spartanian Sparing Newscasting di Universitas Lampung tahun 2024, serta meraih Juara 2 English Proficiency Award tahun 2025 di Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Dengan rekam jejak prestasi yang konsisten serta motivasi kuat untuk berkembang di tingkat internasional, Ardhia Nareen Cahya Sandrina menjadi salah satu mahasiswa inspiratif yang patut diperhitungkan dalam Program Student Mobility 2025. Persiapan yang matang dan semangat belajar yang tinggi diharapkan mampu mengantarkannya lolos pada tahapan seleksi wawancara dan meraih kesempatan mengikuti perkuliahan di Tiongkok. (**)

Diakui Korea Selatan! Lab IAC IIB Darmajaya Tembus Peringkat 17 Dunia

KOREA –(deklarasinews.com)- Laboratorium Information Acces Center (Lab IAC) yang dimiliki Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya atas hibah Pemerintah Korea Selatan tahun 2013 merupakan yang terbaik ke 17 di dunia.

Hal ini berdasarkan pemeringkatan 27 Lab IAC yang tersebar ke 25 negara termasuk Indonesia yang menjadi satu-satunya di Kampus The Best IIB Darmajaya. Selama ini pemanfaatan Lab IAC dalam mendukung kegiatan akademik kampus ataupun pelatihan dan asesmen dari internal maupun eksternal.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom. dalam lawatannya ke Korea Selatan pada Kamis, (11/12/25) bertemu dengan Manager Konsultan IAC Mr. Hugh. “Alhamdulillah IAC Darmajaya nomor 17 terbaik dari 25 negara,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Masih kata dia, kedepan Pemerintah Korea Selatan meminta agar pemanfaatan Lab IAC dioptimalkan tidak hanya IIB Darmajaya tetapi seluruh IAC yang ada di 25 negara. “IAC Lampung diminta membuat modul sertifikasi untuk pelatihan AI, IoT, dan security yang nanti disertifikasi dengan standar NIA (National Information Society Agency) Korea Selatan. Sehingga IAC Lampung dapat membantu meningkatkan kompetensi dalam mencari ataupun membangun lapangan kerja,” ujarnya.

Dr. Said juga menerangkan terdapat kesempatan untuk mendapatkan hibah dari Pemerintah Korea Selatan dalam pemeliharaan Lab IAC. “Kita akan koordinasi dalam pembuatan modul dengan NIA Korea Selatan,” bebernya.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan pencapaian IIB Darmajaya yang berhasil meraih peringkat ke-17 Laboratorium Internet Access Center (IAC) dari total 25 negara penerima hibah merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan.

“Ini menunjukkan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan Laboratorium IAC di IIB Darmajaya telah berjalan dengan baik, efektif, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Korea Selatan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan melalui hibah Laboratorium IAC,” ungkapnya.

Peringkat ini, lanjut dia, menjadi motivasi bagi IIB Darmajaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi digital, sekaligus memperkuat kerja sama internasional yang berkelanjutan. “Ke depan kami akan terus optimalkan dan tingkatkan lagi pemanfaatan Laboratorium IAC dalam mendukung digitalisasi SDM Indonesia,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566. (**)