IIB Darmajaya Gelar Expo Karya, Mahasiswa Dampingi UMKM Naik Kelas

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melalui Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) menyelenggarakan Expo Karya Kolaborasi Mahasiswa dan UMKM di kampus setempat, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menampilkan hasil pendampingan mahasiswa kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek.

Kepala Inkubitek IIB Darmajaya, Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa expo tersebut diikuti oleh 29 UMKM yang terdiri atas 27 UMKM sektor food and beverage (FnB) dan dua UMKM sektor jasa. Seluruh UMKM tersebut merupakan mitra binaan mahasiswa Program Studi Manajemen yang mengikuti mata kuliah Pengembangan Bisnis.

“Selama satu semester, mahasiswa melakukan proyek pendampingan secara langsung kepada UMKM mitra. Pendampingan mahasiswa mengacu pada lima indikator capaian, yakni manajemen usaha, produksi, pemasaran, keuangan, dan legalitas,” ujar Lilla Rahmawati.

Ia menjelaskan bahwa pada aspek pemasaran, mahasiswa memberikan pendampingan secara konvensional dan digital. Pendampingan konvensional dilakukan melalui perbaikan kemasan, penataan produk, serta strategi penjualan langsung. Sementara itu, pemasaran digital dilakukan melalui pemanfaatan media sosial, pembuatan konten promosi, hingga optimalisasi platform digital guna memperluas jangkauan pasar.

Selain itu, mahasiswa juga melakukan pendampingan pada aspek keuangan, meliputi pencatatan keuangan sederhana serta penerapan sistem pembayaran digital. Pada aspek legalitas, Lilla menambahkan bahwa UMKM yang sebelumnya belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) kini telah memiliki NIB berkat pendampingan mahasiswa.

Proses pembelajaran pada mata kuliah Pengembangan Bisnis ini dibimbing oleh dosen pengampu Niken Paramitasari, S.E., M.M., dan Rina Milyati Yuniastuti, S.E., M.M., yang mengarahkan mahasiswa agar mampu mengimplementasikan teori manajemen ke dalam praktik nyata di lapangan.

Expo tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya, Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya integrasi antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di IIB Darmajaya tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa terjun langsung mendampingi UMKM, termasuk membantu transformasi pemasaran dan keuangan berbasis digital,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan UMKM merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat daya saing UMKM di era digital. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ketika terjun ke dunia kerja maupun wirausaha. (*)

Lanjutkan Riset Bersama, IIB Darmajaya dan Dinas Koperasi Pesawaran Adakan Pertemuan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesawaran melakukan sinergi dalam keberlanjutan penelitian. Adapun sebelumnya tim peneliti membangun SiMoniK (Sistem Informasi Monitoring Kinerja UMKM) di Kabupaten Pesawaran.

Dalam keberlanjutan tersebut, Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesawaran melakukan kunjungan ke IIB Darmajaya pada Selasa, (6/1/26). Kunjungan yang dipimpin Adi Prasetia, S.T., M.Si. beserta staf diterima langsung Kepala LPPM IIB Darmajaya Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs. bersama para peneliti diruang rapat IAC.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Prasetia yang mewakili Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesawaran menyambut baik adanya pembahasan keberlanjutan penelitian yang sebelumnya telah selesai dan dapat dimanfaatkan dengan baik. “Mewakili Kepala Dinas, siap membantu dalam  keberlanjutan penelitian di Kabupaten Pesawaran,” ucapnya.

Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja, lanjut dia, sangat senang bermitra dengan perguruan tinggi dalam peningkatan layanan dan transformasi digital di Kabupaten Pesawaran. “Penelitian dosen IIB Darmajaya ini juga membantu dalam program Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesawaran,” tuturnya.

Sementara, Kepala LPPM Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs., mengatakan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesawaran selama ini merupakan mitra, khususnya dalam membangun SiMoniK. “Dengan kunjungannya ini kita akan melakukan analisa kebutuhan yang dapat dijadikan riset bagi rekan-rekan dosen untuk pengembangan digitalisasi di Kabupaten Pesawaran pada umumnya dan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja khususnya,” ungkap dia seperti mengutip dari https://darmajaya.ac.id.

Dr. Sri Lestari menambahkan keberlanjutan penelitian ini diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh Dinas maupun Pemerintah Kabupaten Pesawaran. “Kami berkomitmen menghadirkan hasil penelitian yang aplikatif dan berdampak nyata bagi pengembangan koperasi, UMKM, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja di Kabupaten Pesawaran. Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan hasil riset,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

UKM KSR PMI IIB Darmajaya Rutin Gelar Donor Darah Sukarela Bantu Stok Darah Lampung!

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Donor Darah Sukarela I di Klinik UKM KSR PMI IIB Darmajaya pada Senin, (5/1/26).

Adapun pelaksanaan donor darah bekerja sama Unit Donor Darah Pembina PMI Provinsi Lampung dengan pelaksanaan dilakukan pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB. Kegiatan Donor Darah Sukarela I merupakan bagian dari program kerja UKM KSR PMI IIB Darmajaya.

Ketua Umum UKM KSR PMI IIB Darmajaya Neilla Nurul Fadillah mengatakan kegiatan Donor Darah Sukarela merupakan rutin dilaksanakan tiap tahunnya dalam satu tahun kepengurusan. “Ini merupakan yang pertama tahun 2026 pelaksanaannya. Kita akan gelar hingga tiga kali kedepannya,” ungkap dia pada Senin, (5/1/26).

Neilla Nurul Fadilah menambahkan bahwa setiap pelaksanaan kegiatan Donor Darah Sukarela menargetkan sebanyak-banyaknya. “Untuk pendonor dalam Donor Darah Sukarela I sangat antusias dari mahasiswa, dosen, dan tendik,” ucap dia seperti dikutip dari https://pmb.darmajaya.ac.id.

Neilla berharap melalui kegiatan donor darah ini dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan. “Setetes darah yang kita berikan hari ini dapat menjadi harapan hidup dan penyelamat bagi mereka yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara, Plt Direktur Kemahasiswaan dan Rumah Tangga IIB Darmajaya Doni Andrianto Basuki, S.Kom., M.T.I., mengatakan kegiatan Donor Darah Sukarela I merupakan program UKM KSR PMI IIB Darmajaya dalam memberikan bantuan kepada PMI untuk menambah stok kantong darah di Provinsi Lampung. “Kegiatan ini juga bagian dari memfasilitasi para pendonor yang ada di IIB Darmajaya. Jadi dari mahasiswa dan dosen maupun tenaga kependidikan yang selama ini menjadi pendonor bisa terakomodasi di Klinik untuk melakukan donor darah,” tuturnya.

Doni berharap kegiatan donor darah sukarela juga bisa membangun rasa kepedulian kepada mahasiswa maupun civitas academica IIB Darmajaya bahwa setetes darah yang didonorkan dapat membantu sesama yang membutuhkan. “Harapannya semakin banyak pendonor yang memberikan darahnya menjadikan stok kantong darah di Provinsi Lampung dapat tercukupi dan bermanfaat bagi yang membutuhkannya,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Berawal dari Kesulitan Belajar, Dosen IIB Darmajaya Sukses Bikin Aplikasi Kamus Bahasa Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dosen Prodi Pendidikan Teknologi Informasi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Muhammad Fauzan Azima, S.Kom., M.T.I. bersama Siti Nur Laila , S.Kom., M.T.I. membuat aplikasi “Kamus Bahasa Lampung”.

Mulanya tahun 2016, pembuatan aplikasi dari pengalaman pribadinya ketika pindah dari Samarinda, Kalimantan Timur ke Provinsi Lampung. Sejak sekolah dasar, lanjut Fauzan, Bahasa Lampung menjadi salah satu mata pelajaran yang harus dipelajari.

“Saya mengalami kesulitan dalam memahaminya. Pengalaman ini menumbuhkan kesadaran bahwa banyak anak, khususnya pendatang menghadapi kendala sama dalam mempelajari bahasa Lampung,” ungkapnya.

Berangkat dari kesadaran tersebut, Fauzan pada semester VI perkuliahan di IIB Darmajaya mulai mengembangkan aplikasi Kamus Bahasa Lampung sebagai media pembelajaran berbasis digital. “Tahap awal, aplikasi ini hanya memuat sekitar 100 kosakata. Seiring pengembangan yang berkelanjutan hingga saat ini, jumlah kosakata telah berkembang secara signifikan menjadi lebih dari 22.000 kata,” ucap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Fauzan menerangkan bahwa pengembangan aplikasi Kamus Bahasa Lampung ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran bahasa, tetapi juga menjadi wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi digital, aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat luas—terutama generasi muda dan pendatang—dalam mempelajari Bahasa Lampung sekaligus berkontribusi pada upaya pelestarian bahasa dan budaya daerah.

Adapun aplikasi Kamus Bahasa Lampung buatan Fauzan & Laila ini telah diunduh lebih dari 100.000 pengguna. Dengan fitur yang dimiliki yakni Kamus Bahasa Indonesia Bahasa Lampung, Kamus Bahasa Lampung Dialek A dan O, Kamus Bahasa Lampung Dialek A ke Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa Lampung Dialek O ke Bahasa Indonesia, Tabel Aksara dan Sub-huruf Lampung, Penulisan Aksara (Keyboard Latin), Penulisan Aksara (Keyboard KaGaNga, Permainan Bahasa dan Aksara Lampung, Cerita Rakyat Lampung, Pantun Lampung, Terjemahan Bahasa Lampung, dan Fitur Masukan Pengguna untuk melengkapi kosakata Bahasa Lampung.

Sementara, Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom., mengatakan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dosen Program Studi Teknik Informatika dan Pendidikan Teknologi Informasi yang telah berhasil mengembangkan aplikasi Kamus Bahasa Lampung. “Inovasi ini tidak hanya menunjukkan komitmen dosen kami dalam pengembangan teknologi, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pelestarian bahasa dan kearifan lokal Lampung,” ungkapnya.

Dr. Muhammad Said Hasibuan berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, pelajar, maupun peneliti, serta menjadi salah satu referensi digital yang mendukung transformasi budaya di era teknologi. “Fakultas Ilmu Komputer akan terus mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang berdampak bagi pendidikan, masyarakat, dan kemajuan daerah,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UBL Raih Akreditasi UNGGUL dari LAMDIK

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Bandar Lampung (UBL). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris pada Program Sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UBL resmi meraih Akreditasi UNGGUL dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Capaian ini tertuang dalam Keputusan LAMDIK Nomor 496/SK/LAMDIK/Ak/S/XII/2025, yang menyatakan bahwa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UBL memenuhi syarat peringkat UNGGUL. Sertifikat akreditasi tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 9 September 2025 hingga 8 September 2030, dan ditetapkan di Jakarta pada 22 Desember 2025.

Rektor UBL, Prof. Dr. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, raihan akreditasi UNGGUL merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang secara konsisten berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan.“Akreditasi UNGGUL ini menjadi bukti nyata komitmen UBL dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik. Kami mengapresiasi kerja keras pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ujarnya, Senin (05/01/2026).

Lebih lanjut, Prof Yusuf menegaskan bahwa capaian ini tidak hanya mencerminkan keunggulan akademik, tetapi juga komitmen program studi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Keunggulan program studi harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan serta pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UBL diharapkan terus melahirkan pendidik yang profesional, berdaya saing global, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan,” tambahnya.

Akreditasi UNGGUL merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi program studi di Indonesia. Status ini menjadi pengakuan atas kualitas tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta capaian tridarma perguruan tinggi. Akreditasi UNGGUL mencerminkan mutu pendidikan yang sangat baik, inovatif, dan berdaya saing tinggi, didukung oleh budaya mutu yang kuat, tata kelola yang efektif, serta produktivitas akademik dan penelitian. Capaian ini juga membuka peluang lebih luas untuk kerja sama internasional dan kemitraan dengan dunia industri.

Dengan capaian ini, UBL kembali menambah deretan program studi yang terakreditasi UNGGUL. Keberhasilan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris tidak hanya memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan pendidikan di tingkat regional dan nasional, tetapi juga semakin menegaskan komitmen UBL dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang bermutu, berdaya saing, dan berdampak bagi masyarakat.

Mahasiswi Manajemen IIB Darmajaya “Sapu Bersih” Medali di Porkot! Larasati Nadia Borong Juara Kempo Dewasa!

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mahasiswi Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Larasati Nadia Dwi Putri, kembali mengharumkan nama institusi melalui prestasi gemilang di ajang kejuaraan kempo dalam Pekan Olahraga Kota (Porkot) Bandar Lampung pada 27–28 Desember di Graha Mandala Alam.

Dalam kejuaraan kempo kategori Kyu Kenshi Dewasa tersebut, Larasati berhasil meraih Juara 1 Embu Berpasangan Kyu Kenshi Dewasa, Juara 2 Randori Kelas 55 Kg Putri Dewasa, serta Juara 3 Embu Solo Kyu Kenshi Putri Dewasa.

Larasati mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih. “Saya sangat bersyukur atas hasil ini. Prestasi ini merupakan buah dari latihan yang konsisten, dukungan keluarga, pelatih, serta lingkungan kampus yang selalu memberikan motivasi,” ujar Larasati seperti dikutip dari darmajaya.ac.id. Ia juga menambahkan bahwa pencapaian tersebut menjadi dorongan baginya untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Lebih lanjut, Larasati menyampaikan bahwa mengikuti kejuaraan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan mental, disiplin, dan sportivitas. Menurutnya, pengalaman bertanding di tingkat dewasa memberikan tantangan tersendiri yang sangat berharga bagi pengembangan diri.

Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen IIB Darmajaya, Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Larasati. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa mahasiswa Program Studi Manajemen mampu berprestasi secara seimbang antara akademik dan nonakademik. “Kami sangat bangga atas prestasi Larasati. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Manajemen IIB Darmajaya memiliki potensi besar dan daya saing yang kuat,” tuturnya.

Dr. Novita Sari juga berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang. Ia menegaskan bahwa Program Studi Manajemen IIB Darmajaya akan terus mendukung mahasiswa dalam meraih prestasi yang dapat mengharumkan nama institusi, baik di tingkat regional maupun nasional. (**)

LABTEK UBL Kembali Raih Akreditasi KAN, Tegaskan Standar Mutu Laboratorium Berkelas Nasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sebagai wujud komitmen dalam menjaga mutu layanan pengujian dan penguatan daya saing institusi, Laboratorium Teknik Universitas Bandar Lampung (LABTEK-UBL) terus melakukan peningkatan standar dan kompetensi laboratorium secara berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan diraihya Sertifikat Akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai Laboratorium Pengujian yang kompeten serta memenuhi standar nasional dan internasional. Akreditasi ini diberikan setelah LABTEK-UBL dinyatakan konsisten menerapkan SNI ISO/IEC 17025:2017, standar yang mengatur persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Sertifikat akreditasi bernomor LP-1449-IDN tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung mulai 30 Desember 2025 hingga 29 Desember 2030. Capaian ini menjadi pengakuan resmi atas sistem manajemen mutu, kompetensi sumber daya manusia, serta keandalan metode pengujian yang diterapkan LABTEK-UBL.

Kepala LABTEK-UBL, Ronny Hasudungan Purba, Ph.D., menyampaikan bahwa proses perolehan akreditasi ini merupakan akreditasi ulang, mengingat LABTEK-UBL telah terakreditasi sejak tahun 2015. Ia menambahkan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu serta komitmen yang panjang. “Proses sertifikasi ini berlangsung sekitar satu setengah tahun, seiring dengan perluasan ruang lingkup pengujian dari 29 menjadi 32 jenis pengujian. Seluruh tahapan melibatkan berbagai pihak yang berkontribusi secara signifikan hingga menghasilkan capaian yang optimal,” ujarnya, Jumat (02/01/2026).

Ronny menambahkan bahwa hingga saat ini masih sangat terbatas jumlah laboratorium berbasis universitas yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). “Dengan diterimanya sertifikat akreditasi ini, LABTEK-UBL resmi menjadi bagian dari kelompok laboratorium unggulan yang terakreditasi KAN. Capaian ini menegaskan daya saing LABTEK-UBL di tingkat nasional, sekaligus menunjukkan komitmen laboratorium dalam memenuhi standar mutu pengujian yang diakui secara nasional,” jelasnya.

Akreditasi ini merupakan langkah strategis UBL dalam meningkatkan kualitas layanan laboratorium, mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat kepercayaan mitra industri dan para pemangku kepentingan terhadap keandalan hasil pengujian LABTEK-UBL.

Sebanyak 32 jenis pengujian yang telah terakreditasi meliputi pengujian material beton, perkerasan jalan, tanah, logam, agregat, hingga material industri. Di antaranya pengujian kuat tekan dan kuat lentur beton, angka pantul beton keras, ketebalan perkerasan rigid dan aspal, sand cone, Dynamic Cone Penetrometer (DCP), sondir, pengujian kepadatan dan pengambilan benda uji campuran beraspal, pengujian tarik dan lengkung logam, analisa saringan, abrasi, berat jenis, kadar lumpur, kekerasan Leeb, kekasaran permukaan, serta pengujian kekerasan karet vulkanisat menggunakan durometer Shore.

Dengan diraihnya sertifikat ini, LABTEK-UBL resmi menjadi bagian dari kelompok laboratorium berbasis perguruan tinggi yang terakreditasi KAN dan siap memberikan layanan pengujian yang andal, profesional, serta berstandar nasional dan internasional bagi kebutuhan akademik, industri, dan masyarakat luas.

Mahasiswa Darmajaya Ini Bawa Wisata Bahari Lampung Tembus Pendanaan Nasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Fanny Rizky Ardany, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, bersama timnya berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025. Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).

Usaha rintisan yang mereka kembangkan, Fourteen Travel, memperoleh hibah sebesar Rp14.250.000. Selain itu, tim juga berkesempatan mengikuti Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI 2025 yang telah diselenggarakan di Universitas Tidar, Kota Magelang.

Menurut Fanny, ajang tersebut menjadi sarana penting untuk membuka wawasan serta meningkatkan kepercayaan diri tim dalam bersaing dengan wirausaha mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Fourteen Travel berangkat dari ide sederhana untuk menghadirkan layanan wisata bahari Lampung yang seru, aman, dan edukatif, sekaligus melibatkan masyarakat lokal. Seiring waktu, usaha ini terus berkembang di tengah berbagai dinamika yang dihadapi langsung oleh para mahasiswa pengelolanya.

“Perjalanan menjalankan Fourteen Travel rasanya campur aduk antara senang, bangga, capek, dan penuh tantangan,” ujar Fanny saat diwawancarai pada Selasa (30/12/25), seperti dikutip dari laman darmajaya.ac.id.

Keberhasilan lolos dalam program P2MW menjadi momen paling berkesan bagi Fanny dan tim. Ia menjelaskan bahwa proses yang dilalui tidak singkat, mulai dari penyusunan proposal, revisi berulang, hingga tahap presentasi. “Dana hibah ini bukan hanya soal nominal, tetapi menjadi bukti bahwa usaha yang kami jalani bersama tim dinilai layak dan memiliki potensi untuk berkembang,” katanya.

Respons positif dari pelanggan juga menjadi penyemangat tersendiri. Fanny menuturkan bahwa kepuasan wisatawan, pemesanan ulang, serta keterlibatan masyarakat lokal—mulai dari pemandu wisata, pemilik homestay, hingga nelayan—membuat seluruh proses yang dijalani terasa sepadan. “Melihat wisatawan puas dan masyarakat lokal ikut terbantu membuat semua lelah di lapangan terasa terbayar,” tuturnya.

Meski demikian, Fanny mengakui bahwa membagi waktu antara perkuliahan dan pengelolaan usaha menjadi tantangan utama bagi dirinya dan tim. Faktor cuaca laut, kendala operasional, serta keterbatasan modal pada masa awal perintisan juga menuntut mereka untuk terus belajar dan beradaptasi.

Menurutnya, seluruh pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga tentang tanggung jawab, kerja tim, dan ketangguhan. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir perjalanan Fourteen Travel, melainkan langkah awal untuk terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas. (**)

Keren! Mahasiswi IIB Darmajaya Raih PKM-K 2025 Lewat Inovasi Fashion Wastra Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Jasmine Asrikinasih merupakan mahasiswi Program Studi Bisnis Digital, Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Ia dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan kreatif, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan industri fashion.

Jasmine bersama timnya berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Tahun 2025 dengan judul usaha “JASMINE GALLERY: Usaha Kreativitas Busana dan Aksesoris Etnik Modern Berbasis Wastra Lampung.” Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Karya-karya Jasmine dapat diikuti melalui akun Instagram @jasminegallery.id.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemampuan Jasmine dalam mengembangkan ide usaha yang inovatif dengan nilai budaya. “Saya merasa senang dan bersyukur dapat meraih PKM-K karena melalui program ini saya memperoleh banyak pengalaman baru di luar perkuliahan,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa (30/12/25) seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Selama mengikuti PKM-K, ia belajar mengembangkan ide usaha, membangun kerja sama tim, serta memahami proses pengelolaan dan pengembangan brand secara profesional. PKM-K juga menjadi ruang aktualisasi bagi Jasmine untuk menyalurkan minatnya di bidang fashion. Melalui Jasmine Gallery, ia mengembangkan busana dan aksesoris etnik modern berbasis wastra Lampung. “Melalui Jasmine Gallery, saya ingin menghadirkan karya fashion yang modern sekaligus tetap membawa identitas budaya Lampung,” tuturnya.

Jasmine telah menampilkan busana rancangannya dalam berbagai ajang fashion, salah satunya Lampung Fashion Tendance, serta sejumlah event fashion lainnya. Pengalaman tersebut membantunya membangun kepercayaan diri, portofolio, dan profesionalisme sebagai pelaku industri kreatif.(**)

Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, memaparkan sebuah gagasan inovatif dalam sistem pemilihan kepala daerah yang disebut sebagai “Pilkada Jalan Tengah”. Skema ini diperkenalkan sebagai Metode Campuran yang bertujuan untuk membenahi kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang kian tidak terkendali di Indonesia.

Dalam penjelasannya, Prof. Didik menyampaikan bahwa skema Pilkada Jalan Tengah merupakan inovasi dengan melaksanakan Metode Campuran. Sistem ini membagi proses pemilihan menjadi dua tahap yang saling melengkapi antara suara rakyat dan peran lembaga perwakilan.

“Tahap pertama adalah Tahap elektoral (rakyat) di dalam pileg, yang memilih 3 calon anggota DPRD dengan suara tertinggi di suatu daerah otomatis menjadi kandidat kepala daerah (gubernur / bupati / wali kota),” ujar Prof. Didik.

Setelah tahap elektoral di tingkat rakyat selesai dan struktur legislatif terbentuk, proses berlanjut ke tahap kedua, yaitu tahap institusional. Beliau menjelaskan bahwa setelah DPRD terbentuk, DPRD memilih satu dari 3 kandidat tersebut sebagai kepala daerah.

Prof. Didik menegaskan bahwa metode ini tidak akan mengurangi hak politik masyarakat. Menurutnya, kelebihan pilkada metode campuran tetap dapat menjaga Unsur Kedaulatan Rakyat karena rakyat tetap menentukan melalui suara terbanyak di pileg. Dengan mekanisme ini, kandidat yang terpilih dipastikan memiliki akar dukungan yang kuat dari masyarakat. Prof. Didik menggarisbawahi bahwa kandidat kepala daerah tetap punya legitimasi elektoral nyata, bukan hasil lobi elite semata. Ia menambahkan bahwa metode campuran ini bukan kembali lagi ke masa Orde Baru, yakni pilkada tertutup, tetapi merupakan pelaksanaan demokrasi berlapis (two-step legitimacy) untuk menghindari pemilihan langsung yang tercemar kotor dengan politik uang.

Salah satu poin paling krusial yang disoroti oleh Rektor Universitas Paramadina ini adalah efisiensi biaya. Beliau menyatakan bahwa kelebihan lain dari Metode Campuran ini adalah menekan biaya politik yang tinggi dan sangat mahal.

Prof. Didik memberikan kritik tajam terhadap sistem pilkada langsung saat ini yang dinilai telah menyimpang. Beliau menyebut bahwa pilkada langsung saat ini memicu biaya kampanye sangat mahal, bersaing dengan cara kotor, politik uang. Kondisi ini, menurutnya, berujung pada praktik yang merusak tatanan negara.

“Proses pilkada yang terjadi adalah praktek ilegal, pelacuran politik dimana yang memiliki uang dapat membeli suara dan setelah terpilih harus mengembalikan dana kampanye tersebut dengan cara korupsi. Praktek demokrasi langsung seperti ini kemudian muncul ketergantungan kandidat pada cukong,” tegas Prof. Didik J. Rachbini.

Sebagai langkah antisipasi, Prof. Didik mengusulkan agar ketika pemilihan lewat DPRD, maka dibuat aturan yang ketat seperti pemilihan Paus. Anggota yang mempunyai hak suara dikendalikan dengan berbagai aturan untuk menghindari suap, seperti wajib cctv di rumah masing-masing, dikumpulkan selama beberapa hari di kantor dprd dan hotel dengan pengawasan kpk, dan berbagai cara lainnya. Kehadiran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan dinilai perlu untuk mengontrol pemilik suara yang berjumlah 50-100 orang anggota DPRD, sehingga potensi politik uang dan korupsi pasca-terpilih menurun.

Agar tahap pemilihan lebih sukses, Prof. Didik mendorong pembuatan aturan main dalam Undang-Undang, di mana pemungutan suara DPRD harus terbuka dan disiarkan publik. Selain itu, diperlukan larangan keras transaksi politik, pemeriksaan rekam jejak, serta uji publik bagi 3 kandidat. Beliau juga menekankan pentingnya sanksi pidana berat untuk suap pemilihan, kehadiran saksi ahli dari aparat hukum seperti KPK dan kejaksaan, serta saksi dari elemen masyarakat, kampus, dan civil society.

Secara keseluruhan, jika dibandingkan dengan pilkada langsung yang memiliki biaya politik dan risiko politik uang yang sangat tinggi, metode campuran diproyeksikan memiliki biaya politik yang lebih rendah dan risiko politik uang pada level menengah. Meskipun partisipasi rakyat bergeser ke tingkat menengah, metode ini memperkuat peran DPRD dan meningkatkan kualitas seleksi dari sekadar popularitas menjadi perpaduan antara popularitas dan kualitas institusi. Risiko oligarki yang biasanya terjadi di masa kampanye akan bergeser ke ranah parlemen yang diawasi dengan lebih ketat.

Melalui gagasan Pilkada Jalan Tengah ini, Prof. Didik berharap Indonesia dapat keluar dari lingkaran setan biaya politik tinggi dan menciptakan pemerintahan daerah yang lebih bersih serta berintegritas.