Startup Mahasiswa IIB Darmajaya Bergelora! Aplikasi Diabetes hingga Wisata Digital Ramaikan DSC 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sebanyak ratusan calon entrepreneur mengikuti tahapan Darmajaya Startup Competition (DSC) 2026 yang diselenggarakan UPT Inkubator Bisnis dan Teknologi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.

DSC merupakan ajang rutin dalam melahirkan entrepreneur-entrepreneur mahasiswa kampus The Best. Usai pendaftaran yang berakhir pada 31 Desember 2025, terdapat puluhan peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dan berkas.

Setiap kelompok usaha yang lolos berkesempatan pitching dihadapan juri. Masing-masing peserta mendapatkan kesempatan untuk presentasi dengan waktu 4 menit.

Kepala UPT ICCA Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., mengatakan DSC 2025 kembali bergulir dengan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa. “Untuk kategori usaha yang dapat dipilih peserta mulai dari makanan dan minuman; jasa, pariwisata, dan perdagangan; industri kreatif, seni, dan budaya; dan teknologi & bisnis digital,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Untuk peserta yang lolos mengikuti tahapan pitching dengan total 50 kelompok usaha mahasiswa. “Pitching dibagi selama dua hari (Senin – Selasa, 19 – 20 Januari 2026) dengan setiap hari sebanyak 25 kelompok usaha melakukan presentasi dihadapan juri,” ujarnya.

Dewan juri, Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom. mengatakan ide bisnis dari peserta yang mengikuti pitching banyak yang menarik. Diantaranya membuat aplikasi untuk penderita diabetes dalam mengelola pola makan.

Selain itu, lanjut dia, juga terdapat aplikasi tour wisata untuk kategori pariwisata dibidang teknologi. “Ada juga menu sehat untuk penyintas diabetes dengan model catering,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan juri lainnya, Aswin, S.E., M.M., bahwa ide bisnis mahasiswa banyak yang bagus dan menarik. “Peserta banyak membuat inovasi dari ide bisnis yang akan dijalankannya. Ada yang banyak sudah berjalan dan berkembang,” tuturnya.

Pemenang DSC akan menerima bantuan modal usaha total Rp100 juta. Selain itu juga mendapatkan pendampingan dalam pengembangan usaha oleh mentor-mentor yang disiapkan kampus.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Perkuat Kompetensi Digital, UBL Kirim Mahasiswa ke Odoo Days Indonesia 2026

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Di tengah pesatnya transformasi digital dan kebutuhan industri akan talenta yang adaptif terhadap teknologi, Universitas Bandar Lampung (UBL) terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dan berorientasi masa depan bagi mahasiswanya. Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam agenda teknologi berskala nasional dan internasional.

Kali ini, UBL mengirimkan 15 mahasiswa untuk mengikuti Odoo Days Indonesia 2026, kegiatan yang diselenggarakan oleh Odoo, perusahaan pengembang perangkat lunak Enterprise Resource Planning (ERP) berskala internasional, yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang sistem informasi akuntansi dan digitalisasi bisnis didampingi Tri Damayanti, Ph.D., dosen Program Studi Akuntansi UBL. “Partisipasi dalam Odoo Days Indonesia 2026 memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa karena menghadirkan gambaran nyata mengenai praktik manajemen perusahaan dan Akuntansi berbasis sistem informasi yang digunakan secara luas di dunia industri saat ini,” terang Tri.

Selain itu juga Tri menyampaikan kegiatan Odoo Days Indonesia 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai penerapan sistem ERP dalam pengelolaan perusahaan modern. “Melalui pemaparan bisnis era digital, diskusi interaktif, dan demonstrasi aplikasi, mahasiswa dikenalkan pada integrasi proses bisnis yang banyak diterapkan di industri. Kegiatan ini juga menghadirkan forum dosen sebagai ruang kolaborasi pengembangan kurikulum, riset, dan inovasi bersama industri,” tambahnya lagi.

Keikutsertaan mahasiswa UBL dalam kegiatan internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis, kesiapan menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan, sekaligus membuka peluang jejaring profesional, talent scouting, dan rekrutmen di perusahaan teknologi, sebagai wujud komitmen UBL  dalam membekali mahasiswa dengan wawasan global, kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan daya saing di era transformasi digital.

Goes to Campus Darmajaya, Ratusan Siswa dan Guru SMK Paramarta 2 Belajar Pangan dan IoT

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ratusan siswa dan guru SMK Paramarta 2 Lampung Tengah mengikuti kegiatan Kunjungan Kampus ke Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya pada Selasa (20/1/26). Kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan serta menumbuhkan motivasi siswa agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMK Paramarta 2 Lampung Tengah, Yuyun Sri Hayuni, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan kampus ini merupakan langkah strategis untuk membangun minat dan keinginan siswa dalam merencanakan masa depan pendidikan mereka.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap siswa memperoleh gambaran nyata tentang dunia perkuliahan sehingga tumbuh semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Direktur Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran (HKP) IIB Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M. Kegiatan ini juga dihadiri oleh  Ketua Program Studi Teknologi Pangan, Dr. Refi Arioen, S.T.P., M.T.A., Ketua Program Studi Sistem Komputer, Dr. Dodi Yudo Setyawan, S.Si., M.T.I., dan Dosen Prodi Teknologi Pangan, Puan Mutia Ayunisa, S.T.P., M.T.P.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemaparan berbagai program studi yang ada di IIB Darmajaya khususnya Prodi Teknologi Pangan dan Prodi Sistem Komputer/Internet of Things (IoT). Pemaparan dilaksanakan di Aula Rektorat IIB Darmajaya dan berlangsung interaktif, diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa.

Melalui kegiatan kunjungan kampus ini, diharapkan siswa SMK Paramarta 2 Lampung Tengah semakin termotivasi, percaya diri, serta memiliki gambaran yang jelas mengenai pilihan pendidikan tinggi yang akan ditempuh setelah lulus.(**)

Dari Bandar Lampung Tembus Tiongkok! Mahasiswa Juara Dunia IoT IIB Darmajaya Inspirasi Siswa SMK 2 Mei

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dosen Program Studi Sistem Komputer/Internet of Things (IoT) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar pelatihan Internet of Things (IoT) bagi siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung pada Kamis, (15/1/26). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa terhadap teknologi IoT yang kini menjadi kebutuhan utama di era industri digital.

Pelatihan menghadirkan dua dosen Prodi Sistem Komputer/IoT IIB Darmajaya sebagai narasumber, yakni Danang Muktiawan, S.Kom., M.T.I. dan Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep dasar IoT, penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari, hingga praktik pemanfaatan sensor dan perangkat cerdas.

Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Prodi Sistem Komputer/IoT IIB Darmajaya yang merupakan pemenang lomba IoT tingkat internasional di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok Muhammad Rifki Hidayat. Para mahasiswa tersebut berbagi pengalaman mengikuti kompetisi internasional, sekaligus mendemonstrasikan hasil inovasi berbasis IoT yang telah mereka kembangkan.

Danang Muktiawan, S.Kom., M.T.I. menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkenalkan dunia perkuliahan berbasis teknologi kepada siswa SMK. “IoT bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan saat ini. Melalui pelatihan ini, kami ingin menumbuhkan minat dan kesiapan siswa untuk terjun ke dunia teknologi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng. menekankan bahwa Prodi Sistem Komputer/IoT IIB Darmajaya dirancang untuk mencetak lulusan yang siap bersaing secara global. “Mahasiswa kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga aktif dalam riset, inovasi, dan kompetisi internasional. Ini menjadi bukti bahwa kuliah di Prodi IoT Darmajaya memiliki peluang besar hingga ke tingkat dunia,” jelas dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id

Melalui kegiatan ini, para siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung diharapkan semakin termotivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di Program Studi Sistem Komputer/IoT IIB Darmajaya, yang telah terbukti melahirkan inovator muda berprestasi di level internasional.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

IIB Darmajaya, Satu dari 36 Kampus! Miliki Prodi Teknik Informatika Terbaik di Indonesia

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjadi satu dari 36 kampus miliki Prodi Teknik Informatika terbaik di Indonesia.

Hal ini dikutip berdasarkan laman resmi bnpt.or.id tahun 2026, Prodi Teknik Informatika meraih predikat akreditasi ‘Unggul’ bersama dengan 36 Prodi Teknik Informatika lainnya dari 36 kampus di Indonesia.

Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D. menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian tersebut. “Capaian ini menjadi bukti bahwa Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya memiliki kualitas terbaik dengan predikat tertinggi “Unggul”. Kami terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan relevan dengan kebutuhan industri digital,” ujar dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Terpisah, Ketua Program Studi Teknik Informatika IIB Darmajaya, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dosen, mahasiswa, alumni, dan mitra industri. “Mahasiswa kami tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif menorehkan prestasi nasional dan internasional, mulai dari bidang IoT, AI, aplikasi mobile hingga cyber security,” ungkapnya.

Berbagai inovasi unggulan Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya antara lain Cyber Security, Forensic Komputer dan Keamanan Jaringan, Teknologi Game & Multimedia, Artificial intelligence, dan Mobile Technology & Perangkat Lunak. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi IIB Darmajaya sebagai kampus teknologi dan bisnis terdepan di Sumatra serta menjadi rujukan nasional dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang informatika.

Dengan capaian tersebut, Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya optimistis terus melahirkan lulusan unggul, berdaya saing global, dan siap menjadi penggerak transformasi digital Indonesia. Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Mahasiswa Bisnis Digital IIB Darmajaya Berbagi Ilmu Digital Marketing di SMAN 4 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar sharing session inspiratif di SMA Negeri 4 Bandar Lampung pada Rabu (14/1/26). Kegiatan ini menjadi ajang berbagi wawasan seputar digital marketing yang dikemas secara aplikatif dan dekat dengan keseharian generasi muda.

Salah satu pemateri, Marcheline Aurely, mahasiswa Bisnis Digital yang juga Winner Muli Provinsi Lampung 2025, menyampaikan materi bertajuk “Content Marketing: Strategi & Implementasi”. Dalam paparannya, Marcheline menekankan bahwa konten tidak sekadar soal estetika, tetapi harus memiliki tujuan dan pesan yang kuat. “Konten yang baik bukan hanya yang viral, tetapi yang mampu membangun kepercayaan audiens dan memberikan nilai bagi brand atau bisnis,” ujar Marcheline di hadapan para siswa.

Ia juga menjelaskan bahwa konsistensi, pemahaman target audiens, serta pemanfaatan platform digital menjadi kunci utama dalam strategi content marketing saat ini.

Sementara itu, Ahmadan Habibi Hidayat dan Muhammad Abduh Khutbi membawakan materi “Dasar Photography Produk untuk Media Sosial & Bisnis”. Keduanya mengajak siswa memahami pentingnya visual dalam menarik minat konsumen di era digital.

Menurut Ahmadan, fotografi produk yang baik tidak selalu membutuhkan peralatan mahal. Ia mengatakan bahwa pemahaman cahaya, sudut pengambilan gambar, dan komposisi sudah cukup untuk menghasilkan foto yang menarik. “Dengan kamera ponsel sekalipun, kita sudah bisa menghasilkan foto produk yang layak jual asalkan tahu teknik dasarnya,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Abduh Khutbi yang menambahkan bahwa visual yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk, khususnya di media sosial dan marketplace.

Materi terakhir disampaikan oleh Yusuf Islam Ibnu Bahri dengan topik “STP dan Research Buyer Persona dalam Digital Marketing”. Ia menjelaskan bahwa strategi pemasaran digital harus diawali dengan pemahaman yang mendalam terhadap target pasar. “Kalau kita tidak tahu siapa calon pembeli kita, maka strategi pemasaran sehebat apa pun akan sulit mencapai hasil maksimal,” tegas Yusuf.

Ia juga memaparkan pentingnya konsep Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP) serta riset buyer persona agar promosi yang dilakukan lebih tepat sasaran.

Kegiatan sharing session ini merupakan bagian dari praktik Mata Kuliah Business Communication Strategy yang diampu oleh Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik. Lilla juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini mahasiswa didorong untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan ide secara profesional kepada publik.

Para siswa SMAN 4 Bandar Lampung pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Bisnis Digital IIB Darmajaya tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga berperan aktif dalam berbagi pengetahuan dan menginspirasi generasi muda untuk siap menghadapi tantangan dunia digital di masa depan.(*)

Guru Besar Unila Tegaskan Pentingnya Implementasi Regulasi Karbon di Kawasan Konservasi Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Guru Besar Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., menegaskan bahwa keterlambatan Indonesia dalam memanfaatkan instrumen jasa lingkungan karbon, khususnya pada kawasan konservasi, bukan disebabkan oleh ketiadaan regulasi, melainkan oleh belum optimalnya implementasi regulasi di tingkat tapak dan kelembagaan pengelola kawasan.

Ia menjelaskan bahwa kerangka hukum nasional saat ini telah secara eksplisit membuka peluang pemanfaatan jasa lingkungan karbon, termasuk pada kawasan pelestarian alam seperti Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), sepanjang dilakukan sesuai dengan sistem zonasi dan prinsip konservasi.

Prof. Sugeng merujuk Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 yang menegaskan bahwa perdagangan karbon merupakan mekanisme berbasis pasar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui jual beli unit karbon. Ketentuan ini menjadi dasar hukum utama bagi penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai instrumen pendanaan alternatif yang sah, termasuk bagi kawasan konservasi.

“Dengan regulasi ini, kawasan konservasi tidak lagi sepenuhnya bergantung pada APBN. Karbon diposisikan sebagai jasa lingkungan yang memiliki nilai ekonomi legal dan diakui negara, sehingga taman nasional berpeluang menjadi bagian dari sistem pendanaan iklim nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa arah kebijakan tersebut selaras dengan RPJMN 2025–2029, yang menargetkan 2,5 juta hektare kawasan hutan konservasi siap implementasi nilai ekonomi karbon pada tahun 2029. Hal ini dipertegas dalam Rencana Strategis Kementerian Kehutanan 2025–2029, yang menempatkan sekuestrasi karbon sebagai salah satu jasa ekosistem utama hutan, dengan nilai ekonomi rata-rata tertimbang sekitar USD 1.204 per hektare per tahun.

Dalam konteks regulasi teknis, Prof. Sugeng menekankan bahwa Permen LHK Nomor 21 Tahun 2022 dan Permen LHK Nomor 7 Tahun 2023 telah mengatur tata laksana penerapan NEK serta perdagangan karbon sektor kehutanan, sementara Permenhut Nomor 27 Tahun 2025 secara khusus memberikan landasan hukum pemanfaatan jasa lingkungan karbon pada kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam, termasuk taman nasional, melalui zona atau blok pemanfaatan.

“Ini penting untuk diluruskan. Perdagangan karbon tidak dapat dilakukan pada zona inti taman nasional, melainkan pada zona pemanfaatan jasa lingkungan, dengan tetap menjaga fungsi pokok konservasi,” tegasnya.

Oleh sebab itu perlu dilakukan penyesuaian zonasi agar dapat berjalan secara operasional dan bukan merupakan pelepasan kawasan. Melalui proses evaluasi yang melibatkan akademisi (Universitas Lampung dan Institut Teknologi Sumatera), penyesuaian zona inti dilakukan dalam rangka memperbaiki fungsinya yang telah jauh berkurang karena adanya degradasi hutan terutama akibat kebakaran hutan dan aktivitas ilegal yang terjadi setiap tahun. Pada penyesuaian ini, zona pemanfaatan jasa lingkungan karbon Tipe II (skema perlindungan) yang berasal dari zona inti, dijaga lebih ketat dibandingkan zona inti dengan fokus perlindungan habitat satwa kunci, pengendalian kebakaran, dan pencegahan aktivitas illegal. Zona Pemanfaatan jasa lingkungan karbon Tipe I (skema ARR) yang berasal dari zona inti, ditanami pohon secara intensif untuk memperbaiki kondisi yang rusak akibat kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun. Penyesuaian zonasi ini bersifat dinamis dan dapat dikaji ulang. Area yang berhasil dipulihkan secara ekologis akan dikembalikan ke zona semula atau zona dengan perlindungan yang lebih tinggi. Pemanfaatan jasa lingkungan karbon harus digunakan terutama sebagai alat perbaikan hutan konservasi (taman nasional) dan ekonomi bukan untuk tujuan utama. Harus ditegaskan juga bahwa pemanfaatan jasa lingkungan karbon bukan sebagai eksploitasi sumberdaya hutan, tidak mengalihkan kepemilikan lahan negara, dan tidak menjual kawasan ke pihak swasta apalagi pihak asing.

Secara spasial, Prof. Sugeng menilai potensi karbon di kedua taman nasional tersebut sangat signifikan. TN Way Kambas memiliki luas sekitar 125.631 hektare, sementara TNBBS mencakup sekitar 356.800 hektare yang membentang di Provinsi Lampung, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Dengan tingkat keutuhan ekosistem yang relatif baik, kedua kawasan ini memiliki cadangan dan potensi serapan karbon yang strategis dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi nasional.

Dari sisi aktor dan tata kelola, ia menyoroti bahwa regulasi terbaru membuka ruang pelibatan multipihak, termasuk pengelola kawasan, pemegang perizinan pemanfaatan jasa lingkungan karbon, serta masyarakat di sekitar kawasan melalui skema kemitraan konservasi dan pembagian manfaat yang adil.

“Bagi masyarakat sekitar TN Way Kambas yang selama ini berhadapan dengan konflik gajah-manusia, maupun masyarakat di sekitar TNBBS yang menghadapi tekanan perambahan dan kemiskinan struktural, skema karbon dapat menjadi insentif ekonomi nyata untuk menjaga hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.

Dari perspektif pasar, Prof. Sugeng menjelaskan bahwa perdagangan karbon kehutanan dapat dilakukan melalui mekanisme domestik maupun internasional, termasuk pasar karbon sukarela, sepanjang terintegrasi dengan sistem nasional dan mendukung komitmen Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia sesuai Persetujuan Paris.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa seluruh peluang tersebut tidak akan efektif tanpa penguatan tata kelola. Kejelasan status kawasan dan zonasi, akurasi penghitungan karbon, sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) yang kredibel, serta mekanisme pembagian manfaat yang transparan dan berkeadilan merupakan prasyarat mutlak.

“Regulasi sebenarnya sudah membuka jalan. Tantangan terbesarnya sekarang adalah konsistensi dan keberanian dalam implementasi. Jika tidak segera dilakukan, potensi jasa lingkungan karbon Lampung akan kembali terlewat, dan masyarakat sekitar kawasan tetap berada pada posisi paling rentan,” pungkas Prof. Sugeng.(Red)

Belajar Bisnis Langsung dari Alam, Prodi Administrasi Bisnis UBL Gelar Kunjungan Industri “Bee to Business”

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Bandar Lampung (UBL) terus berinovasi menghadirkan pembelajaran kontekstual dan aplikatif bagi mahasiswa. Salah satunya melalui kegiatan Kunjungan Industri bertajuk “Bee to Business: Eksplorasi Lebah, Madu, dan Inovasi Industri Kreatif” yang dilaksanakan di Lembah Suhita, Bandar Lampung, Kamis (15/01/2026) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABI) UBL.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa S1 Administrasi Bisnis UBL untuk memahami proses bisnis secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Sekretaris Program Studi Administrasi Bisnis, dosen pendamping, perwakilan Corporate Business Development  (CBD) UBL, Rumah BUMN Bandar Lampung, serta mahasiswa yang mengikuti rangkaian pembelajaran lapangan secara aktif.

Selama kunjungan, mahasiswa memperoleh wawasan tentang budidaya lebah, pengolahan madu, serta strategi inovasi produk dan pengembangan bisnis kreatif berbasis keberlanjutan. Lembah Suhita dipilih sebagai lokasi kunjungan karena dinilai mampu mengintegrasikan potensi alam, edukasi, dan pengembangan usaha kreatif yang berlandaskan kearifan lokal.

Ketua Program Studi Administrasi Bisnis UBL, Dr. M. Oktavianur, S.E., M.M., menegaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik menjadi penguatan utama dalam kurikulum. “Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori bisnis di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana sebuah usaha dijalankan. Melalui kunjungan industri ini, mahasiswa dapat memahami proses bisnis industri madu di Lembah Suhita secara nyata, mulai dari produksi, inovasi produk, hingga strategi pemasaran,” jelasnya.

Lebih dari sekadar kunjungan industri, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga pendukung UMKM. Keterlibatan Rumah BUMN Bandar Lampung dan CBD UBL membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan bisnis kreatif berbasis sumber daya lokal.

Adilla Amanda Putri, salah satu mahasiswi peserta kegiatan, menyampaikan bahwa kunjungan industri di Lembah Suhita memberikan pengalaman yang seru dan berkesan. “Kegiatan ini benar-benar seru dan nggak ngebosenin. Kita bisa lihat langsung lebahnya dan nyobain madu langsung dari sarangnya. Dari sini, kita jadi sadar kalau bisnis ke depan itu bukan cuma soal untung, tapi juga gimana caranya tetap menjaga alam,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan banyak manfaat seperti liburan sambil belajar, mendapatkan inspirasi bisnis berbasis madu, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta melatih soft skill. “Yang paling berasa, kegiatan ini bikin kita makin akrab satu sama lain, baik antar angkatan maupun sama dosen. Overall, kegiatannya berkesan, bermanfaat, dan semoga ke depannya bisa terus diadakan dengan konsep yang makin keren,” tambahnya lagi.

Melalui program Kunjugan Industri Bee to Business ini, mahasiswa Administrasi Bisnis UBL diharapkan memiliki wawasan kewirausahaan yang lebih aplikatif, memahami rantai nilai industri kreatif secara komprehensif, serta mampu merancang inovasi bisnis yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pasar serta potensi daerah.(Red)

Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang

KAB. TANGERANG -(deklarasinews.com)- Untuk menambah kualitas pendidikan Madrasah, Kepala Kantor Kewilayahan (Kakanwil)   Kementrian Agama (Kamenag) Provinsi Banten Dr. H. Amrullah di dampingi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meresmikan MTsN 8 Kabupaten Tangerang di Desa Tobat Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang, Kamis (15/01/2026).

MTs. Negeri 8 Kabupaten Tangerang yang sebelumnya menginduk dengan MTs. Negeri 2 Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, kini sudah mempunyai gedung sendiri.

Kepala Kanwil Kemenag Banten, Dr. H. Amrullah., M.Si, menjelaskan, jumlah madrasah negeri di Kabupaten Tangerang terbanyak jika dibandingkan kota/ kabupaten lainnya di Banten.

“Saya meyakini, MTs. Negeri 8 Tangerang yang berlokasi di Desa Tobat, Kecamatan Balaraja ini, akan berkembang dengan pesat. Terlebih Kepala MTs. Negeri 8 Tangerang ini, dipegang langsung H. Bay Mamun., M.Pd.” Ujarnya.

Kata H. Amrullah, memuji H. Bay Mamun ini sosok yang kaya akan pengalaman dan berdedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan.

“MTs. Negeri 8 Kabupaten Tangerang Tangerang perkembangannya akan cepat. Selamat atas peresmian ini,” tegas H. Amrullah, yang didapingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang H. Akhmad Jubaedi, S.Ag., M.Pd

Sementara, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan, Madrasah diharapkan lebih memiliki kualitas. Pendidikan di madrasah memiliki kelebihan mencetak anak di bidang agama, akhlak mulia serta iman dan takwa.

Bangun Kebersamaan Tanpa Bully, Hima Hukum Bisnis Sukses Gelar Malam Keakraban

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinewa.com)- Himpunan Mahasiswa (Hima) Hukum Bisnis Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar kegiatan Malam Keakraban pada 10–11 Januari 2026 di Bumi Kedaton Camp, Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, serta rasa kekeluargaan antarmahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata dan Teknologi (DHPT) IIB Darmajaya, Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., Ketua Program Studi Hukum Bisnis IIB Darmajaya, Mashuril Anwar, S.H., M.H., Plt Direktur Kemahasiswaan dan Rumah Tangga IIB Darmajaya, Doni Andrianto Basuki, S.Kom., M.T.I., serta perwakilan dosen Prodi Hukum Bisnis.

Malam keakraban ini dikemas dengan konsep dirangkul tanpa kekerasan, tanpa perploncoan maupun intimidasi. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara edukatif dan humanis, sehingga mahasiswa dapat membangun relasi yang sehat dan saling menghargai.

Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, menegaskan bahwa kegiatan kemahasiswaan harus menjadi ruang yang aman dan bermakna. “Kebersamaan dan solidaritas mahasiswa tidak dibangun melalui tekanan, tetapi melalui rasa saling menghormati dan kekeluargaan,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa malam keakraban memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa. “Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran nonakademik untuk menanamkan nilai etika, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam kehidupan kampus,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Prodi Hukum Bisnis IIB Darmajaya, Mashuril Anwar, S.H., M.H., mengapresiasi Hima Hukum Bisnis atas pelaksanaan kegiatan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. “Malam keakraban ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan mahasiswa,” tuturnya.

Plt Direktur Kemahasiswaan dan Rumah Tangga IIB Darmajaya, Doni Andrianto Basuki, S.Kom., M.T.I., menambahkan bahwa institusi berkomitmen memastikan setiap kegiatan kemahasiswaan berjalan secara positif dan beradab. “Prinsip kami jelas, mahasiswa dirangkul tanpa kekerasan agar dapat tumbuh dan berproses secara optimal,” jelasnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mencerminkan semangat Hima Hukum Bisnis dalam membangun organisasi mahasiswa yang solid, beretika, dan berkarakter.(*)