Dosen Hukum Bisnis Darmajaya Soroti Pelajar Seberangi Sungai, Negara Dinilai Absen

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Kondisi pelajar di Lampung Timur yang setiap hari harus menyeberangi sungai dengan perahu tidak layak dan minim perlengkapan keselamatan mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Jembatan yang telah lama dijanjikan belum juga dibangun, sehingga perjalanan menuju sekolah berubah menjadi aktivitas berisiko. Situasi ini disampaikan oleh Dosen Program Studi Hukum Bisnis Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Intan Meitasari, S.H., M.H.

Ia menilai, situasi tersebut tidak bisa dipandang sebagai keterbatasan teknis semata, melainkan persoalan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan. Setiap hari, perjalanan menuju sekolah berubah menjadi pertaruhan keselamatan bagi para pelajar.

“Dalam perspektif hukum administrasi negara, pemerintah memiliki kewenangan sekaligus kewajiban menyediakan pelayanan publik yang aman dan layak. Itu bukan pilihan, melainkan amanah konstitusional,” ujarnya saat diwawancarai Selasa (10/2/26) seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Menurutnya, ketika pemerintah mengetahui adanya risiko nyata terhadap keselamatan warga, terlebih anak-anak, namun tidak segera bertindak, maka negara telah melakukan kelalaian dalam menjalankan fungsi administratifnya.

Ia menjelaskan bahwa Konstitusi menjamin hak warga negara atas rasa aman dan kepastian hukum. Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 menjamin hak setiap orang untuk hidup sejahtera dan memperoleh lingkungan yang aman, sedangkan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 menegaskan hak atas perlindungan dan kepastian hukum yang adil.

“Membiarkan pelajar menyeberangi sungai dengan sarana yang membahayakan berarti membiarkan hak konstitusional itu terlanggar terus-menerus,” tegasnya.

Intan menambahkan, pemerintah seharusnya tidak berlindung di balik alasan administratif, keterbatasan anggaran, atau tumpang tindih kewenangan. Prinsip good governance, katanya, menuntut negara bertindak responsif, cepat, dan berorientasi pada perlindungan kepentingan publik.

Pembangunan jembatan, lanjutnya, harus diposisikan sebagai prioritas keselamatan, disertai solusi sementara yang layak dan aman selama proses pembangunan berlangsung.

“Negara tidak cukup hadir dalam perencanaan dan dokumen anggaran. Negara harus hadir di lapangan—di seberang sungai tempat anak-anak mempertaruhkan masa depan mereka. Ketika jembatan tak kunjung dibangun, yang runtuh bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. (**)

Riset Efektivitas Program Pengentasan Kemiskinan, Ukhti Ciptawaty Resmi Sandang Gelar Doktor

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Riset yang berangkat dari persoalan nyata kemiskinan nasional mengantarkan Ukhti Ciptawaty meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi ke 54 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila), pada Selasa 10 Februari 2026, di di auditorium kampus setempat.

Ujian terbuka promosi doktor tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., selaku Ketua Penguji. Hadir sebagai perwakilan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila, Prof. Dr. Ernie Hendrawaty, S.E., M.Si.

Sementara itu, Prof. Yuliasyah, S.E., M.S.A., Ph.D., Akt., CA., bertindak sebagai Sekretaris Penguji sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi. Tim penguji eksternal menghadirkan Prof. Dr. Devi Valeriani, S.E., M.Si., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Bangka Belitung.

Adapun penguji internal terdiri dari Prof. Dr. Marselina, S.E., M.P.M. dan Dr. Heru Wahyudi, S.E., M.Si. Ujian promosi ini turut didampingi Promotor Prof. Dr. Ambya, S.E., M.Si., dan Ko-Promotor Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si.

Melalui disertasinya yang berjudul “Efektivitas Program Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia Periode 2000–2022”, Ukhti Ciptawaty menegaskan bantuan sosial pemerintah belum sepenuhnya memberikan dampak merata bagi masyarakat di seluruh daerah.

Dalam penelitiannya, Ukhti menganalisis efektivitas Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di 34 provinsi menggunakan pendekatan Threshold Model Least Squares.

Kajian ini menjadi relevan mengingat data Badan Pusat Statistik menunjukkan pada 2025 jumlah penduduk miskin Indonesia masih mencapai 25,85 juta orang atau 8,47 persen dari total populasi.

Hasil penelitian mengungkap efektivitas kedua program berbeda-beda antarwilayah. Sejumlah provinsi seperti Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Papua, dan Papua Barat menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Dalam penelitian di wilayah-wilayah ini, Ukhti mendapati bantuan sosial terbukti membantu menjaga daya beli rumah tangga, menopang konsumsi, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga miskin.

Namun, di banyak provinsi lainnya, pengaruh BPNT dan PKH terhadap pendapatan maupun pengeluaran rumah tangga belum signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan yang bersifat nasional belum tentu memberikan hasil seragam di tingkat lokal.

Perbedaan karakteristik ekonomi, struktur sosial, serta kapasitas implementasi daerah menjadi faktor penting yang memengaruhi efektivitas program.

Secara substantif, disertasi ini menekankan bahwa bantuan sosial yang efektif bukan sekadar soal distribusi anggaran, tetapi tentang ketepatan desain kebijakan.

Ketika program tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah, masyarakat merasakan dampak nyata berupa stabilitas ekonomi rumah tangga dan peluang keluar dari kemiskinan. Sebaliknya, tanpa penyesuaian berbasis data, manfaat program menjadi kurang optimal.

Melalui capaian doktoralnya, Ukhti Ciptawaty tidak hanya menyelesaikan proses akademik, tetapi juga menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Ia mendorong evaluasi berkala dan pendekatan berbasis wilayah dalam pelaksanaan BPNT dan PKH agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.

Penelitiannya diharapkan menjadi kontribusi ilmiah sekaligus referensi strategis bagi pemerintah dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

 

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Muhammad Sobari dan Haul ke-25 Hadiyu Provinsi Lampung di Pondok Pesantren Al-Hikmah

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Muhammad Sobari dan Haul ke-25 Hadiyu Provinsi Lampung yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Bandar Lampung, Senin (9/2/2026) malam.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan menyampaikan bahwa kegiatan haul merupakan momentum spiritual yang menyejukkan hati, sekaligus ruang perjumpaan antara pemerintah dan para alim ulama.

“Berkumpul bersama para alim dan ulama seperti ini menjadi healing yang menenangkan hati. Di tengah dunia yang serba singkat dan penuh dinamika, inilah bentuk ketenangan yang sesungguhnya,” ujar Wagub Jihan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hikmah yang konsisten mencetak generasi berilmu, baik dalam bidang umum maupun keagamaan. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan berakhlak di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Wagub Jihan berharap para santri Al-Hikmah kelak mampu menjadi agen penyebar nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga turut mengenang sosok almarhum KH Muhammad Sobari yang dikenal istiqamah, tawaduk, dan konsisten dalam perjuangan dakwah.

Menurut Wagub Jihan, peringatan 25 tahun Dzikir Haul Lampung menunjukkan bahwa perjuangan spiritual yang dilandasi keikhlasan akan terus hidup dan memberi manfaat bagi umat.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, meyakini bahwa pembangunan daerah harus berjalan selaras dengan nilai keimanan, kebersamaan, dan akhlakul karimah.

“Pembangunan tidak akan berjalan baik tanpa keharmonisan dengan pembangunan keilmuan dan nilai-nilai keislaman. Karena itu, pemerintah berkomitmen mendengarkan dan menindaklanjuti nasihat para ulama,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah, Bandar Lampung, Basyaruddin Maisir, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Muhammad Sobari yang dihadiri ratusan jemaah dan santri.

Ia menjelaskan bahwa haul menjadi sarana mengambil pelajaran dari perjuangan almarhum yang sejak 1970 mengabdikan diri mengembangkan dakwah dan pendidikan Islam di Lampung hingga menetap di Way Halim.

“Keikhlasan beliau menjadi teladan. Sejak wafatnya, Al-Hikmah tidak surut, justru terus berkembang. Ini bukti bahwa perjuangan yang dilandasi keikhlasan akan meninggalkan keberkahan,” ujarnya.

Siap Bersaing di Dunia Keuangan, Mahasiswa Accountpreneurship IIB Darmajaya Uji Kompetensi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program Studi Akuntansi/Accountpreneurship Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia profesional melalui pelaksanaan Uji Kelas Kompetensi Bidang Akuntansi Keuangan.

Kegiatan uji kompetensi ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa ujian teori berbentuk pilihan ganda yang digelar pada Jumat (6/2/26). Selanjutnya, mahasiswa mengikuti ujian praktik penyusunan laporan keuangan pada Senin (9/2/25), yang menitikberatkan pada kemampuan teknis, ketelitian, serta pemahaman standar akuntansi dalam penyajian laporan keuangan secara komprehensif.

Uji kompetensi ini dibimbing langsung oleh dosen yang juga merupakan praktisi profesional di bidang keuangan, yaitu Nolita Yeni Siregar, SE., Ak., M.S.Ak., CA (Chartered Accountant) dan Rieka Ramadhaniyah, S.E., M.Ec.Dev (Certified Public Accountant). Keduanya telah memiliki sertifikasi profesional serta pengalaman praktik yang memperkaya proses pembelajaran mahasiswa dengan pendekatan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.

Kehadiran dosen praktisi dalam proses uji kompetensi memberikan nilai tambah tersendiri. Mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi akademik, tetapi juga dari sudut pandang praktik nyata di lapangan, mulai dari ketepatan pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Program Studi Akuntansi IIB Darmajaya, Dedi Putra, SE., M.S.Ak., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam sistem penjaminan mutu lulusan.

“Uji kompetensi ini dirancang untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga benar-benar memiliki keterampilan teknis yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan bimbingan dosen yang juga praktisi bersertifikasi, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang standar profesional di bidang akuntansi, dan keuangan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Prodi Akuntansi/Accountpreneurship IIB Darmajaya terus mendorong integrasi antara akademik dan praktik profesional agar lulusan memiliki daya saing tinggi, baik sebagai akuntan profesional, auditor, maupun wirausaha di bidang keuangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri menghadapi tantangan dunia kerja serta mampu menerapkan kompetensi akuntansi secara akurat, etis, dan sesuai standar profesi. Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566. (**)

Unila Sosialisasikan PMB Tahun 2026 di SMA Negeri 5 Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) melaksanakan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila tahun 2026, di SMA Negeri 5 Bandar Lampung pada Kamis, 10 Februari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Aula Gedung SMA Negeri 5 Bandar Lampung dan bertujuan memberikan informasi komprehensif kepada siswa dan orang tua terkait jalur dan mekanisme seleksi masuk Unila tahun 2026.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka Koordinator Humas PMB Unila Dr. Muhammad Komarudin, S.T., M.T. Turut hadir dalam kegiatan ini Tim PMB Unila Ir. Ing. Hery Dian Septama, S.T., IPM., Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Bandar Lampung Linda Krisnawati, M.Pd., para wali murid, serta siswa dan siswi SMA Negeri 5 Bandar Lampung.

Dr. Muhammad Komarudin dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan sosialisasi PMB merupakan bagian dari komitmen Unila dalam memberikan layanan informasi yang terbuka, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Unila berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru yang PROAKTIF, yaitu profesional, akuntabel, transparan, dan informatif, sehingga seluruh calon mahasiswa dan orang tua dapat memahami setiap tahapan seleksi secara utuh.

Materi sosialisasi PMB Unila tahun 2026 disampaikan Dr. Muhammad Komarudin dan Ir. Ing. Hery Dian Septama, S.T., IPM. Dalam pemaparannya dijelaskan pada tahun 2026 Unila membuka pendaftaran calon mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur Mandiri.

Setiap jalur memiliki ketentuan, jadwal, dan mekanisme seleksi yang berbeda, sehingga siswa diharapkan dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan potensi dan kesiapan akademiknya.

Narasumber juga menjelaskan secara rinci tahapan pendaftaran, strategi memilih program studi, serta pentingnya memahami daya tampung dan tingkat keketatan masing-masing program studi di Unila.

Selain itu, disampaikan pula Unila terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan, sarana prasarana, serta tata kelola akademik guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang unggul dan kompetitif.

Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Bandar Lampung, Linda Krisnawati, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan sosialisasi PMB Unila dan berharap kegiatan ini dapat membantu siswa dan orang tua dalam memahami proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri, khususnya Unila, sehingga para siswa dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dan terarah.

Melalui kegiatan sosialisasi PMB Unila tahun 2026 ini, Unila berharap dapat meningkatkan pemahaman siswa dan wali murid mengenai jalur masuk perguruan tinggi negeri, sekaligus mendorong semakin banyak lulusan SMA di Provinsi Lampung untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unila.

 

Disambut Pataka & Dukungan Penuh! Dr. Firmansyah Secara Aklamasi Kembali Pimpin Aptisi Lampung

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Dr. Ir. H. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc., kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Provinsi Lampung Periode 2025 – 2031.

Hal ini setelah digelarnya musyawarah wilayah di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya pada Senin, (9/2/26).

Dr. Ir. H. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. mendapatkan dukungan untuk kembali memimpin dari seluruh peserta Muswil yang hadir. Hadir juga langsung Ketua Aptisi Pusat Prof. Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I.; Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Internal Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si.; Wakil Ketua Bidang Pendidikan Teknologi dan Informasi Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc.; dan Wakil Sekretaris Jenderal Aptisi Zaharuddin, S.E., M.M., Ph.D. serta Ketua Yayasan Alfian Husin Ary Meizari Alfian, S.E., M.B.A.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Internal Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si. memimpin jalannya muswil bersama para sekretaris dan anggota sidang lainnya. Dalam muswil tersebut tercapai persetujuan seluruh peserta untuk memilih kembali Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. sebagai Ketua Aptisi Provinsi Lampung.

Keputusan muswil dibacakan langsung oleh Dr. Joko Sutrisno AB, M.Pd. mewakili Ketua Sidang menunjuk kembali Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. secara aklamasi sebagai Ketua Aptisi Periode 2026 – 2031. Kemudian, Ketua Aptisi Pusat Prof. Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I. menetapkan Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. dengan diserahkannya bendera pataka Aptisi sebagai nahkoda periode 2026 – 2031.

Ketua Aptisi Pusat Ketua Aptisi Pusat Prof. Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I. menyampaikan bahwa Aptisi Lampung merupakan peringkat empat terbaik di Indonesia dibawah kepemimpinan Dr. Ir. Firmansyah. “Kedepan diharapkan bisa menjadi nomor dua ataupun nomor satu dalam program maupun peningkatan mutu kualitas perguruan tinggi swasta,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Aptisi Provinsi Lampung terpilih Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. memohon maaf kepada seluruh peserta muswil yang juga anggota Aptisi Lampung dalam kepemimpinannya pada periode sebelumnya. Adapun Dr. Ir. Firmansyah setelah terpilih diminta untuk menyusun kepengurusan selambat-lambatnya 2 bulan. (**)

Unila Terima Kunjungan SMA Negeri 2 Menggala

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan edukatif dari SMA Negeri 2 Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Aula Fakultas Pertanian (FP) Unila.

Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada siswa mengenai dunia perguruan tinggi serta memperkenalkan Unila sebagai salah satu perguruan tinggi negeri unggulan di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Lukmanul Hakim, yang menyampaikan materi terkait pengenalan Unila, lingkungan akademik, serta gambaran umum jalur masuk perguruan tinggi. Pemaparan materi berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh para siswa SMA Negeri 2 Menggala.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pendidikan tinggi dan termotivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di Unila.

Unila terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah menengah atas di Provinsi Lampung melalui kegiatan kunjungan dan sosialisasi pendidikan, sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Mahasiswa KKN-PLP Unila Rehabilitasi Lahan Jadi Kebun Sayur

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pengenalan Lapangan Persekolahan (KKN-PLP) Universitas Lampung (Unila) periode i tahun 2026 melaksanakan program kerja rehabilitasi dan pemanfaatan lahan menjadi kebun sayur, di SMA Negeri 9 Bandar Lampung, Senin, 2 Februari 2026.

Program kerja dilatarbelakangi adanya lahan sekolah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan rehabilitasi dan pengelolaan lahan tersebut, mahasiswa KKN-PLP berupaya menciptakan kebun sayur produktif yang memiliki nilai edukatif dan ekologis.

Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif bersama siswa serta melibatkan anggota 3Mekar, ekstrakurikuler lingkungan hidup di SMAN 9 Bandar Lampung.

Rangkaian kegiatan dimulai dari pembersihan dan penataan lahan, pengolahan tanah, hingga penanaman bibit sayuran seperti cabai, kangkung, bayam, dan terong yang sebelumnya telah disemai. Proses ini berlangsung dengan penuh antusias dan kerja sama antara mahasiswa dan siswa.

Perwakilan kelompok KKN-PLP SMA Negeri 9 Bandar Lampung menyampaikan program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung terkait proses penanaman dan perawatan tanaman. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap tim KKN-PLP SMA Negeri 9 Bandar Lampung.

Program kerja ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui edukasi ketahanan pangan sederhana berbasis sekolah, serta SDG 4 (Quality Education) melalui penerapan pembelajaran berbasis praktik.

Keberadaan kebun sayur diharapkan dapat menjadi media pembelajaran berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan produktif.

Adapun mahasiswa Unila yang tergabung dalam Kelompok KKN-PLP SMAN 9 Bandar Lampung yaitu Bahtiar Arfansyah (Pendidikan Bahasa Prancis), I Komang Angga Darma (Pendidikan Biologi), Erin Rahma Wati (Bimbingan Konseling), Lisa Lorensa (Pendidikan PKN).

Selanjutnya, Mallika Adinda Ayuneng Puri (Pendidikan Seni Tari), Cantika Intan Aulia (Pendidikan Bahasa Inggris), Wita Herlina (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Astrid Revalinka Wirata (Pendidikan Kimia), Nurul Aini (Pendidikan Matematika), Dia Ravikasari (Pendidikan Ekonomi), serta Nola Safitri (Pendidikan Sejarah).

Melalui pelaksanaan program ini, Kelompok KKN-PLP SMAN 9 Bandar Lampung berharap kebun sayur yang telah direhabilitasi dapat dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh warga sekolah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

The Best! Tim SMA Al-Huda Putra Putri Pertahankan Gelar Juara DSFT 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- SMA Al Huda Putra dan Putri berhasil mempertahankan Juara dalam Darmajaya Student Futsal Tournament 2026 di Lapangan Futsal pada Minggu, (8/2/26).

Perjalanan menuju juara untuk keduanya juga tak mudah. Bagi tim Putra, dalam partai final bersusah payah untuk menundukkan MAN 1 Bandar Lampung.

Jual beli serangan antar kedua tim tersaji dan sangat ketat. Keduanya yang sama-sama kuat ini harus menyudahi babak pertama dengan skor imbang 0-0.

Babak kedua berjalan, keduanya tetap tampil ngotot namun serangan balik yang dilancarkan oleh tim SMA Al Huda berhasil merontokkan pertahanan MAN 1 Bandar Lampung dan merubah skor menjadi 1-0. Hingga peluit berakhir skor 1-0 pun tak berubah dan menjadikan SMA Al Huda menjadi juara kembali.

Berbeda dengan tingkat SMP yang terdapat Juara baru dalam turnamen tahunan yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Olahraga Persatuan Sepak bola Darmajaya (UKMBO PSDJ). Juara bertahan tahun lalu, SMPN 13 Bandar Lampung harus menyerah di partai final dalam adu penalti dengan SMPN 5 Bandar Lampung.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengucapkan selamat kepada para juara DSFT 2026 baik tingkat SMP/MTs Putra, tingkat SMA/K/MA Putra dan Putri. “Terima kasih atas partisipasinya dalam DSFT 2026. Sampaikan salam ke sekolah dan bagi yang belum juara dapat mengikuti turnamen ini tahun depan,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Muprihan juga menambahkan IIB Darmajaya memberikan beasiswa kuliah khusus 100 persen kepada peraih best player, top skor, dan kiper terbaik. “Semoga dari event turnamen ini dapat terus melahirkan atlet Futsal terbaik Lampung dan nasional,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Perkuat Akuntabilitas, Unila Gandeng KAP untuk Audit Keuangan 2025

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) resmi memulai rangkaian audit atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 melalui kegiatan temu awal audit bersama Kantor Akuntan Publik (KAP) Lutfi Muhammad dan Rekan, di ruang sidang utama Rektorat, Senin, 9 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Unila dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, sekaligus menargetkan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dalam paparannya mengungkapkan capaian kinerja keuangan Unila dengan realisasi pendapatan BLU hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp459,7 miliar atau meningkat 25 persen dari target.

Sementara realisasi belanja mencapai Rp814 miliar dengan tingkat serapan 83,37 persen. “Total realisasi PNBP Unila tahun 2025 naik signifikan. Ini menunjukkan kinerja yang baik, namun tetap harus kita pastikan akuntabel dan sesuai regulasi,” ujarnya di hadapan para wakil Rektor, dekan, ketua UPA, serta jajaran pengelola keuangan.

Rektor menjelaskan, penunjukan KAP Lutfi Muhammad dan Rekan telah melalui persetujuan Dewan Pengawas Unila. “Penunjukan KAP ini berdasarkan persetujuan Dewan Pengawas Unila, baik ketua maupun seluruh anggotanya. Audit ini menjadi bagian penting dari komitmen kami dalam menjaga tata kelola yang baik,” tegasnya.

Audit lapangan akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Februari 2026, dengan melibatkan enam personel auditor. Proses audit mencakup seluruh unit kerja di lingkungan Unila, termasuk satuan kerja Senat, SPI, delapan fakultas, satu program pascasarjana, lembaga, biro, badan pengelola usaha, hingga tujuh unit pelaksana akademik (UPA). Sebanyak 32 Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) juga masuk dalam lingkup pemeriksaan.

Rektor juga menginstruksikan seluruh pimpinan unit untuk kooperatif dan responsif selama proses audit berlangsung. “Saya minta seluruh pimpinan dan pengelola keuangan menyampaikan data dan dokumen secara akurat dan tepat waktu. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi, karena tujuan kita adalah perbaikan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan, hasil audit KAP akan menjadi bagian dari pelaporan kepada BPK RI. Karena itu, Unila menargetkan capaian opini terbaik. “Yang kita kejar adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian. Mudah-mudahan laporan keuangan tahun anggaran 2025 dapat memperoleh WTP,” harapnya.

Sementara itu, Ahmad Muhajir selaku Pimpinan Rekan KAP Lutfi Muhammad dan Rekan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada pihaknya.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk melakukan audit atas laporan keuangan Unila tahun 2025. Ini merupakan penugasan ketiga kami di Unila,” ungkapnya.

Ahmad juga menegaskan, secara legalitas dan pengalaman, KAP yang dipimpinnya telah terdaftar di Kementerian Keuangan, BPK RI, OJK, serta Institut Akuntan Publik Indonesia. “Insyaallah secara perizinan kami sudah lengkap dan berpengalaman mengaudit berbagai perguruan tinggi negeri, baik PTN-BH, BLU, maupun satker lainnya,” tambahnya.

Terkait harapan hasil audit, ia menegaskan pentingnya dukungan seluruh unit kerja. “Opini WTP hanya dapat kami berikan apabila dokumen pendukung dan bukti audit memadai. Kerja sama dari seluruh tim keuangan, SPI, dan unit kerja sangat menentukan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Partner KAP, Naufal Ferdyan Asrori, memaparkan metodologi dan tahapan audit yang akan dilaksanakan. Lingkup audit mencakup laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan, laporan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta evaluasi sistem pengendalian internal.

“Harapan kami, SPI menjadi PIC yang membersamai kami selama proses audit berlangsung. Koordinasi yang kuat akan mempercepat penyelesaian dan meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan,” ujar Naufal.

Ia juga mengingatkan sejumlah area risiko yang menjadi perhatian dalam audit tahun berjalan, seperti pengelolaan kas, piutang UKT, pemanfaatan BMN, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan aset tetap. “Kami melaksanakan audit sesuai standar profesional. Opini yang kami keluarkan benar-benar berdasarkan bukti audit yang memadai,” tegasnya.

Menutup kegiatan, Rektor secara resmi menerima penyerahan surat penugasan dari KAP Lutfi Muhammad dan Rekan sebagai auditor eksternal atas Laporan Keuangan Universitas Lampung, sekaligus menandai dimulainya rangkaian audit yang akan berlangsung.