Dosen Hukum Bisnis Darmajaya Soroti Digitalisasi Peradilan di Era Serangan Siber

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Transformasi digital ke berbagai sektor kini juga mengubah wajah peradilan. Layanan berbasis elektronik membuat proses hukum lebih cepat dan praktis, namun di tengah maraknya kasus kebocoran data dan serangan siber, keamanan data hukum menjadi sorotan serius.

Dosen Program Studi Hukum Bisnis Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Dewi Noviyanti, S.H., M.H., saat diwawancarai Jumat (30/1/26), menilai digitalisasi peradilan adalah langkah tak terhindarkan dalam reformasi hukum, tetapi harus diimbangi perlindungan data yang kuat. “Digitalisasi peradilan merupakan keniscayaan agar proses hukum lebih efisien, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Mahkamah Agung telah menerapkan sistem seperti e-court, e-filing, e-payment, dan e-litigation. Sistem ini dinilai mempercepat penanganan perkara, menekan pungutan liar, serta memperluas akses keadilan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Namun Dewi mengingatkan, data dalam sistem peradilan bukan data biasa. “Data hukum memuat identitas para pihak, keterangan saksi, alat bukti, hingga rekaman persidangan. Banyak yang sangat sensitif dan menyangkut privasi serta keamanan individu,” jelasnya.

Menurutnya, data yang tersimpan dalam sistem elektronik yang terhubung internet beresiko rentan terhadap peretasan dan penyalahgunaan. Kebocoran data, tidak hanya merugikan pihak berperkara, tetapi juga bisa merusak kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. “Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi menyangkut legitimasi lembaga peradilan,” tegas Dewi.

Ia menilai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi perlu diperkuat aturan teknis di peradilan, seperti pengelompokan data, batas akses publik, lama penyimpanan, dan penghapusan data. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara keterbukaan sidang dan hak privasi. “Publikasi putusan harus hati-hati agar data pribadi yang tidak perlu tidak ikut terbuka,” ujarnya, seraya mendorong anonimisasi data (penerapan penyamaran identitas).

Selain sistem, faktor sumber daya manusia juga krusial. Pelatihan berkelanjutan, etika penggunaan sistem digital, dan pengawasan internal dinilai penting untuk mencegah pelanggaran. “Digitalisasi bukan hanya perubahan teknologi, tapi juga budaya kerja,” ujarnya.

Dewi menegaskan, tujuan digitalisasi peradilan bukan semata kecepatan layanan, melainkan tetap menjamin keadilan dan perlindungan hak warga. “Tanpa perlindungan data yang kuat, inovasi justru bisa menimbulkan masalah hukum baru,” pungkasnya.

Isu digitalisasi hukum dan perlindungan data membuktikan bahwa dunia hukum terus bergerak mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Bagi generasi muda yang ingin memahami dinamika hukum di era digital sekaligus berperan dalam menjaga keadilan serta hak-hak masyarakat, Program Studi Hukum Bisnis IIB Darmajaya menjadi pilihan yang tepat.(**)

Dari Furnitur hingga Rumah Tinggal: Pameran “HURUNG” Buktikan Mahasiswa Desain Interior IIB Darmajaya Makin Bersinar

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Himpunan Mahasiswa Desain Interior Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar pameran karya “HURUNG” Menyala dalam Ruang selama lima hari (26 – 30 Januari 2026) bertempat di pelataran Gedung F Raden Saleh.

Pameran Karya Hurung bermakna menyala – sebuah representasi semangat, ide, dan kreativitas yang diwujudkan dalam ruang. Adapun karya yang ditampilkan dalam pameran ini dari tiga angkatan (2023, 2024, dan 2025) dari karya terbaiknya.

Tepat pada Rabu, (28/1/26), puluhan siswa/i SMAN 5 Bandar Lampung antusias melihat karya dari mahasiswa Prodi Desain Interior. Penjelasan dosen dan mahasiswa Prodi Desain Interior berkeliling dari satu karya ke karya lainnya tak hentinya menyatakan kekaguman siswa/I tersebut. Tak sedikit dari mereka pun mengabadikan momen karya mahasiswa Prodi Desain Interior bersama rekannya.

Ketua Prodi Desain Interior IIB Darmajaya Andi Wahyu Zulkifli Yusuf, S.Ds., M.Ds., mengatakan pameran Hurung (Menyala dalam Ruang) diselenggarakan sebagai wadah apresiasi dan refleksi atas proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Desain Interior. Melalui karya yang ditampilkan—meliputi desain produk furnitur, maket komposisi ruang, perancangan kamar tidur, serta perancangan rumah tinggal—pameran ini merepresentasikan capaian akademik sekaligus perkembangan kemampuan berpikir konseptual dan teknis mahasiswa dalam merespons ruang.

“Pameran ini diharapkan menjadi medium yang menjembatani dunia akademik dengan masyarakat, di mana gagasan desain tidak hanya dipresentasikan secara visual, tetapi juga dikomunikasikan sebagai solusi yang mempertimbangkan aspek fungsi, estetika, kenyamanan, dan konteks pengguna. Setiap karya merupakan hasil dari proses perancangan yang sistematis, mulai dari eksplorasi konsep, pengolahan ruang, hingga penerapan material dan bentuk,” ujar dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Andi menambahkan bahwa makna Hurung—yang berarti menyala—menjadi simbol semangat kreatif yang terus tumbuh dalam proses pendidikan desain interior. Pameran ini diharapkan mampu menumbuhkan apresiasi terhadap karya mahasiswa, mendorong diskusi akademik, serta menjadi bekal awal bagi mahasiswa dalam memasuki dunia profesional dengan sikap kritis, inovatif, dan bertanggung jawab terhadap kualitas ruang dan lingkungan binaan.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566. (**)

Bongkar Strategi HR & Bankir Nasional! Career Center IIB Darmajaya Gembleng Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Career Center Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menyiapkan lulusan untuk bersaing di dunia kerja dengan kegiatan Pelatihan Soft Skill bagi Calon Wisudawan IIB Darmajaya. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan calon wisudawan dari berbagai program studi dan menghadirkan para praktisi profesional dari dunia industri dan perbankan pada Rabu, (28/1/26) bertempat di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin.

Pada sesi pertama pelatihan tiga narasumber kompeten membagikan tips dan triknya di dunia kerja, yakni Rina Budiarti, HR Manager PT Juang Jaya Abadi Alam, Dr. Dian Vio Septiana, S.Si., M.Si., Area Marketing Associate PT Nutrifood Indonesia, serta Mas Ima Handayani, Service Quality Officer Bank Mandiri Area Bandar Lampung.

Peserta dibekali berbagai kompetensi nonakademik yang krusial untuk memasuki dunia kerja, mulai dari kesiapan mental, kemampuan kepemimpinan, teknik menyusun CV yang tepat sasaran, hingga strategi menjawab pertanyaan wawancara kerja secara profesional.

Mas Ima Handayani membuka sesi dengan materi “Growth Mindset & Leadership Skill”, yang menekankan pentingnya pola pikir berkembang (growth mindset) dan kepemimpinan diri (self-leadership) sebagai kunci sukses karier. Ia menyampaikan bahwa dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga individu yang mau belajar, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki mental tangguh.

“Ijazah adalah kunci, tetapi karakter adalah mesinnya. Dunia kerja membutuhkan orang yang bisa dan mau terus berkembang, bukan sekadar tahu,” ungkapnya di hadapan peserta.

Selanjutnya, Dr. Dian Vio Septiana mengupas tuntas materi penyusunan CV ATS Friendly dan persiapan karier di era digital. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar perusahaan besar saat ini menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) dalam proses rekrutmen, sehingga calon pelamar harus mampu menyusun CV yang relevan, ringkas, dan sesuai kata kunci posisi yang dilamar.

“CV bukan sekadar dokumen, tetapi representasi profesional diri kita. Isinya harus relevan, jujur, dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,” jelasnya.

Sementara itu, Rina Budiarti membawakan materi Metode STAR (Situation, Task, Action, Result) sebagai strategi efektif menjawab pertanyaan wawancara kerja berbasis perilaku. Melalui metode ini, peserta diajak memahami cara menyampaikan pengalaman secara runtut, logis, dan meyakinkan sehingga mampu menunjukkan kompetensi dan nilai tambah di mata recruiter.

Sebelumnya, Wakil Rektor Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengatakan kegiatan Pelatihan Soft Skill merupakan bagian dari komitmen Kampus Unggul IIB Darmajaya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya bersaing dalam level nasional tetapi juga internasional. “Dengan menghadirkan narasumber kompeten dari perusahaan terkemuka diharapkan calon lulusan dapat menyerap ilmu dengan baik dan mengimplementasikan ketika memasuki tahapan seleksi dunia kerja,” tutur dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Kepala UPT Career Center IIB Darmajaya Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., menambahkan setiap calon lulusan diharapkan telah mengetahui tips dan trik dalam membuat CV yang baik dan wawancara dengan user. Selain itu, calon lulusan juga dibekali dengan cara memimpin dalam sebuah tim maupun pekerjaan.

Melalui pelatihan ini, Career Center IIB Darmajaya berharap para calon wisudawan tidak hanya siap lulus secara akademik, tetapi juga memiliki bekal soft skill, kepercayaan diri, dan kesiapan mental untuk memasuki dunia kerja yang kompetitif dan dinamis.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Dosen dan Mahasiswa IIB Darmajaya Sulut Semangat Wirausaha Siswa SMKN 1 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi/Inovasi Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan motivasi kewirausahaan kepada siswa SMKN 1 Bandar Lampung pada Kamis (29/1/26). Kegiatan ini mengajak siswa melihat peluang usaha yang bisa dimulai sejak bangku sekolah, khususnya di bidang digital.

Dosen Sistem Informasi IIB Darmajaya, Dona Yuliawati, S.Kom., M.T.I, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi saat ini membuka banyak peluang usaha yang dapat dijalankan generasi muda tanpa harus menunggu lulus sekolah. Ia menilai siswa SMK memiliki keunggulan karena sudah terbiasa menggunakan teknologi dalam pembelajaran sehari-hari, sehingga lebih mudah beradaptasi dengan model bisnis berbasis digital. “Peluang usaha sekarang sangat terbuka. Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, siswa SMK pun sudah bisa mulai membangun usaha sendiri dari sekarang,” ujar Dona.

Sementara itu, mahasiswa Sistem Informasi IIB Darmajaya, Yandi Maulana, yang juga merupakan Mister Lampung 2025 Bidang Ekonomi Kreatif, berbagi pengalaman tentang pentingnya keberanian memulai serta konsistensi dalam mengembangkan potensi diri.

Ia menjelaskan bahwa perjalanan di dunia ekonomi kreatif tidak selalu berjalan mulus, namun proses tersebut justru membentuk mental dan kemampuan seseorang dalam berwirausaha. “Anak muda punya keunggulan karena dekat dengan dunia digital. Yang penting berani mulai, mau belajar, dan tidak takut mencoba,” kata Yandi.

Menurutnya, usia muda merupakan waktu yang tepat untuk bereksperimen dan menggali potensi, karena kegagalan di tahap awal justru menjadi pembelajaran berharga. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab seputar ide usaha, pemanfaatan media digital, serta cara membangun kepercayaan diri dalam dunia wirausaha.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, IIB Darmajaya menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pelajar sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan.(**)

BEM Universitas Malahayati Gelar Diskusi Publik: Strategi iIntelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguaruan Tinggi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malahayati Lampung menggelar Diskusi Publik bertema “Penguatan Peran Kampus sebagai Benteng Ideologi Bangsa: Strategi Intelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguruan Tinggi” pada Selasa, 28 Januari 2026 di Aula Gedung MCC Universitas Malahayati, Bandar Lampung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua FKUB Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Moh. Baharuddin, M.A., Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Mirza Pahlevi, Kasat Intel Polresta Bandar Lampung Kompol Andi Yunara, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Sulthon Arifudin. Sekitar 100 peserta dari Aliansi BEM se-Provinsi Lampung dan Pok Cipayung Plus Kota Bandar Lampung turut memeriahkan diskusi.

Dalam pemaparannya, Sulthon Arifudin menjelaskan bahwa radikalisme lahir dari cara berpikir kaku, tertutup, dan menolak perbedaan. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda berada pada fase pencarian jati diri sehingga rentan disusupi ideologi ekstrem. Karena itu, kampus harus menjadi ruang aman untuk menanamkan nilai toleransi, literasi digital, dan penguatan kebangsaan.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Jika mereka terpapar radikalisme, maka masa depan bangsa juga terancam,” tegas Sulthon.

Ketua FKUB Provinsi Lampung, Prof. Baharuddin, menekankan pentingnya keseimbangan antara kebebasan beragama dan toleransi. Ia menyebut bahwa intoleransi dan fanatisme sempit merupakan pintu masuk bagi radikalisme yang berpotensi berkembang menjadi terorisme.

“Moderasi beragama, dialog lintas iman, serta penegakan hukum yang adil adalah kunci utama mencegah radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Mirza Pahlevi dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menegaskan bahwa mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan radikalisme. Ia mendorong penguatan nilai Pancasila, NKRI, dan literasi digital agar mahasiswa mampu menyaring informasi dan tidak terpengaruh narasi ekstrem di media sosial.

Dari sisi keamanan, Kompol Andi Yunara mengungkapkan bahwa di wilayah Bandar Lampung terdapat puluhan individu yang masuk dalam pengawasan terkait jaringan radikal dan terorisme. Ia menjelaskan bahwa kelompok radikal menyasar mahasiswa melalui kajian tertutup, pendekatan personal, serta propaganda digital.

“Karena itu kampus harus punya sistem deteksi dini, regulasi yang tegas, serta mendorong mahasiswa dan dosen menjadi agen moderasi,” katanya.

Melalui diskusi ini, BEM Universitas Malahayati berharap kampus tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga benteng ideologi bangsa yang menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan semangat kebangsaan di kalangan mahasiswa.(Red)

Dari Kampus ke Dunia Kerja! IIB Darmajaya Siapkan Mahasiswa Unggul Jadi Problem Solver di Instansi Masing-Masing

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Puluhan mahasiswa Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjalani pembekalan kerja praktik (KP) di Co Working Space Gedung Darmajaya Society Center (DSC) lantai II pada Selasa, (27/1/26).

KP merupakan mata kuliah Kampus Unggul IIB Darmajaya yang harus ditempuh setiap mahasiswa. Adapun narasumber pembekalan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi Abdi Darmawan, S.T., M.T.I., Ph.D., mengatakan Kerja Praktik atau KP merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa khususnya yang telah bekerja selama kuliah di Kampus Unggul IIB Darmajaya. “Dalam KP, adik-adik dapat memberikan inovasi terkait dengan peningkatan produktivitas di tempat kerjanya,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Sementara, Kepala LP2M IIB Darmajaya Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs., mengatakan kerja praktik dilakukan di tempat instansi Anda bekerja. “Jadi ketika Anda bekerja dalam posisi tersebut atau bidang saat ini dalam KP dilakukan dengan bidang lain,” ungkapnya.

Masih kata dia, pelaksanaan KP ini juga membantu mahasiswa dalam peningkatan produktivitas kerja di posisi atau bidang tersebut. “Program yang disusun dapat memberikan solusi dan efisiensi atas rencana kerja ataupun terobosan dalam bidang tersebut,” tuturnya.

Doktor lulusan UGM ini menerangkan untuk pelaksanaan KP dimulai 29 Januari – 26 Februari 2026. “Diharapkan dalam pelaporan usai pelaksanaan KP dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil maksimal,” tutupnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

PKPM 2025/2026 Siap Dorong Transformasi Digital Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan pembekalan kepada mahasiswa Praktik Kerja Pengabdian kepada Masyarakat (PKPM) periode ganjil 2025/2026 bertempat di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin pada Selasa, (27/1/26).

Pembekalan diberikan kepada 77 peserta yang terbagi dalam 13 kelompok dengan setiap kelompok terdiri dari berbagai program studi. Adapun sebagai narasumber dalam pembekalan yakni Fitria, S.T., M.Kom. dengan materi “Mekanisme Pelaporan PKPM Mahasiswa dan Pemilihan Program Kerja Mahasiswa, serta Etika dan Perilaku Mahasiswa”.

Kemudian, Muhammad Rafiq, S.E., M.Si. menyampaikan materi mengenai “Pemaparan Hasil Survei Lapangan Pelaksanaan PKPM”. Sebelumnya, pembekalan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I.

Dalam sambutannya, Dr. Sutedi berharap mahasiswa dapat menjalankan PKPM dengan sebaik-baiknya khususnya dalam mendukung pembangunan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Kecamatan Jatiagung. “Gali potensi dari setiap desa dengan program dan inovasi masing-masing khususnya dalam transformasi digital,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Fitria menerangkan bahwa masing-masing desa memiliki potensinya yang dapat dimaksimalkan untuk menjadi program kerja bagi setiap kelompok. “Ketika sampai diharapkan setiap kelompok telah melakukan penyusunan program kerja yang dikoordinasikan dengan pamong desa setempat,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Selama pelaksanaan PKPM, lanjut dia, agar mahasiswa juga dapat menjaga etika dan perilaku. “Karena perilaku kalian disana mencerminkan kelompok dan institusi IIB Darmajaya. Jangan melakukan tindakan yang melanggar norma serta aturan yang berlaku,” tuturnya.

Sementara, Muhammad Rafiq, S.E., M.Si., menyampaikan mengenai topografi dari 12 desa yang menjadi lokasi PKPM. Dalam survei yang dilakukan sebagian besar wilayah desa tersebut merupakan lahan persawahan dan perkebunan.

Menurutnya, untuk potensi UMKM yang dapat dikembangkan juga sangat banyak. Setiap kelompok dapat berinovasi untuk mengembangkan UMKM maupun potensi yang ada di desanya masing-masing.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566. (**)

Unila Terima Kunjungan Pendidikan Ponpes Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan pendidikan Pondok Pesantren Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah Lampung dalam rangka pengenalan kehidupan kampus, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung di sidang utama lantai empat Gedung Rektorat. Sebanyak 40 siswa hadir mengikuti kegiatan ini dengan didampingi para dewan guru.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan gambaran kepada para siswa mengenai dunia perguruan tinggi, khususnya kehidupan akademik di Unila sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Dr. Eng. Lukmanul Hakim, S.T., M.Sc., dan Koordinator Humas PMB Dr. M. Komarudin, S.T., M.T. menyampaikan paparan mengenai profil Unila.

Materi yang disampaikan meliputi sistem penerimaan mahasiswa baru, fakultas-fakultas yang ada di Unila, jumlah program studi, hingga berbagai prestasi yang telah diraih Unila di tingkat nasional maupun internasional. Paparan disampaikan secara komunikatif dan interaktif sehingga mudah dipahami para siswa.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat memasuki sesi tanya jawab. Para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar jalur masuk perguruan tinggi, pilihan program studi, serta peluang berprestasi selama menempuh pendidikan di Unila.

Melalui kegiatan kunjungan pendidikan ini, diharapkan para siswa Ponpes Shuffah Hizbulloh dan Madrasah Al- Fatah memperoleh motivasi dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dunia perkuliahan, sekaligus dapat mempersiapkan diri sejak dini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.(Red)

Merubah Sampah Jadi Berkah melalui Peran Bank Sampah Sekolah Kita bersama BRI di SMAN 2 Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Inisiatif “Bank Sampah Sekolah Kita” merupakan langkah progresif untuk mengubah sampah yang dihasilkan dilingkungan sekolah memiliki nilai ekonomi sekaligus sarana edukasi bagi para siswa. Launching yang diselenggarakan Selasa, 27 Januari 2026 di Aula GSG Kampus SMAN 2 Bandar Lampung, merupakan kelanjutan program sebelumnya yang dirintis dipertengahan tahun 2025.  Program ini resmi diluncurkan sebagai proyek percontohan pada 21 Agustus 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung oleh Wakil Gubernur Lampung.

Tahapan lahirnya bank sampah di SMAN 2 merupakan perjalanan panjang melalui pendampingan yang diberikan langsung oleh Bank Sampah Sahabat Gajah, Bank Sampah Disabilitas dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia  mulai dari, pemahaman lingkungan, dampak perubahan iklim, waste management,  pelatihan sumber daya manusia tentang komunikasi, kreatifitas, kolaborasi, berfikir kritis dan komersial yang melibatkan siswa siswi kelas 10 dan 11 sebagai duta lingkungan yang selanjutnya kami sebut the next youth green leader.

Program kolaborasi ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan  SMAN 2 Bandar Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI, Bank Sampah Sahabat Gajah, Bank Sampah Disabilitas, dan Forum CSR Lampung, DPP APINDO Provinsi Lampung, Perhumas BPC Lampung, Perguruan Tinggi IBI Darmajaya serta dukungan kuat dunia industri Coca-Cola Europacific Partners Indonesia sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dalam kesempatan ini BRI sebagai mitra Bank Sampah Sekolah Kita di SMAN 2 Bandar Lampung secara simbolis telah menyerahkan bantuan sarana dan prasarana Pilah Timbang Tabung Sampah untuk SMAN 2 Bandar Lampung. Dengan harapan dpat dimanfaatkan untuk peningkatan layanan pemilahan sampah yang memiliki nilai ekonomi dari sumbernya.

Semangat para siswa SMAN 2 Bandar Lampung ini mencerminkan penerapan nyata dari profil pelajar hebat, di mana masalah lingkungan tidak lagi dilihat sebagai beban, melainkan sebagai tantangan dan peluang untuk menciptakan inovasi baru,Melalui peluncuran Bank Sampah Sekolah Kita, siswa SMAN 2 membuktikan bahwa mereka bukan sekadar objek edukasi, melainkan aktor perubahan yang mampu menggeser paradigma dari “buang sampah” menjadi “tabung sampah”, secara otomatis memberikan nilai ekonomi pada setiap sampah yang dihasilkan.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bandar Lampung Sevensari, S.Pd., M.M. dalam keterangan persnya menyatakan launching kolaborasi bank sampah sekolah kita di SMAN 2 Bandar Lampung merupakan praktek baik dan positif bagi pembentukan karakter siswa-siswi, dengan merubah mindset dan cara pandang siswa-siswi didik kami. Sevensari berharap partisipasi dan peran serta siswa-siswi SMAN 2 Bandar Lampung belajar untuk berbagi peran dan tanggung jawab bersama sebagai warga SMAN 2 Bandar Lampung. Harapan kita semua bisa mengurangi sampah yang kita hasilkan setiap harinya dari sekolah dan  Inisiatif ini secara langsung mendukung target pemerintah daerah dalam menekan volume sampah yang masuk ke TPA dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat.  Dengan demikian melalui program ini, kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang bersih sehat tertata asri sehingga susana belajar menjadi lebih nyaman..(Red)

Siap Tempur ke Dunia Kerja! 106 Mahasiswa Manajemen IIB Darmajaya Kantongi Sertifikasi Internasional Microsoft Excel

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Sebanyak 106 mahasiswa tingkat akhir Program Studi Manajemen mengikuti pelatihan sertifikasi internasional Microsoft Excel sebagai salah satu bagian peningkatan kompetensi lulusan dan tercatat dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Pelatihan ini dilaksanakan pada 26–27 Januari 2026 dalam empat sesi pertemuan intensif dengan materi yang dirancang sesuai kebutuhan industri, mulai dari pengolahan data, analisis laporan, hingga penggunaan fungsi dan formula excel tingkat lanjut.

Sebagai pemateri, Nursiyanto, S.Kom., M.T.I., menekankan pentingnya penguasaan aplikasi pengolah data bagi mahasiswa manajemen. “Excel sekarang bukan hanya alat hitung, tetapi sudah menjadi tools analisis di berbagai bidang pekerjaan. Mahasiswa harus mampu mengolah dan membaca data dengan cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa latihan yang diberikan selama pelatihan dirancang menyerupai standar ujian sertifikasi internasional, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga siap menghadapi uji kompetensi secara nyata. Menurutnya, kemampuan teknis seperti ini akan menjadi pembeda saat lulusan bersaing di dunia kerja.

Sementara itu, Kepala UPT Pelatihan IIB Darmajaya, Cahyani Pratisti, S.Pi., MBA, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan nilai tambah lulusan.

Cahyani menjelaskan bahwa sertifikasi internasional Microsoft Excel akan dicantumkan dalam SKPI mahasiswa sebagai bukti kompetensi tambahan di luar ijazah akademik. Ia menilai, dunia industri kini semakin menuntut lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang terukur.

“Kami ingin lulusan Manajemen Darmajaya benar-benar siap kerja. Sertifikasi internasional seperti ini menjadi jembatan antara pembelajaran di kampus dan kebutuhan nyata di dunia industri,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat di setiap sesi pelatihan. Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung dan simulasi soal sertifikasi, sehingga pemahaman mereka semakin kuat. Melalui kegiatan ini, IIB Darmajaya kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing global.(**)