Gelar Tubaba Q Sehat Serentak di 16 Titik, Pemkab Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan sebagai Program Prioritas

TUBABA –(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali membuktikan komitmennya dalam menempatkan urusan kesehatan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan daerah. Hal ini terlihat dari konsistensi pelaksanaan program “Tubaba Q Sehat” yang kembali digelar serentak di 16 titik lokasi di seluruh penjuru kabupaten pada Selasa (12/05/2026).

​Program prioritas ini tidak hanya menjadi agenda rutin bulanan, namun merupakan strategi strategis pemerintah daerah untuk memastikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, saat meninjau langsung pelaksanaan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), menegaskan bahwa Tubaba Q Sehat adalah manifestasi dari visi pelayanan publik yang proaktif.

​”Tubaba Q Sehat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan program prioritas yang kami jalankan secara berkesinambungan bersama petugas medis setiap bulannya. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik. Pelayanan kami tidak lagi menunggu di dalam gedung Puskesmas atau RSUD, tapi kami yang mendatangi warga,” ujar Nadirsyah dengan tegas.

​Menurutnya, penguatan layanan primer melalui deteksi dini merupakan kunci keberhasilan program ini. Masyarakat diberikan akses gratis untuk pengecekan kolesterol, asam urat, gula darah, hingga tekanan darah sebagai langkah preventif sebelum penyakit menjadi kronis.

Sebagai program prioritas, Tubaba Q Sehat dirancang secara komprehensif. Nadirsyah menekankan bahwa derajat kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh penanganan medis, tetapi juga kualitas lingkungan hidup. Dalam arahannya, ia menginstruksikan integrasi antara perilaku hidup sehat dengan kebersihan lingkungan.

​”Kesehatan raga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Menjaga aliran selokan dan mengelola sampah plastik melalui Bank Sampah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari misi kesehatan kita. Kami ingin membangun kesadaran bahwa mencegah penyakit jauh lebih murah dan baik daripada mengobati,” imbuhnya.

Salah satu poin menarik yang ditekankan dalam kunjungan ini adalah ajakan inovatif untuk mengonversi sampah plastik menjadi kekuatan ekonomi komunitas. Nadirsyah mendorong kelompok masyarakat, seperti kelompok pengajian, untuk memanfaatkan sampah plastik sebagai sumber dana kas organisasi.

​Beliau mencontohkan keberhasilan warga Panarakan Jaya Utama yang mampu membangun infrastruktur rumah ibadah dari hasil olah sampah plastik. Hal ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi warga Tiyuh Tirta Makmur untuk mendukung program kebersihan lingkungan yang linear dengan peningkatan kesehatan warga.

Menutup kunjungannya, Wakil Bupati mengajak warga untuk mempraktikkan hidup bahagia sebagai syarat sehat lahir dan batin. Suasana ceria mewarnai kegiatan saat warga berpartisipasi dalam kuis wawasan kebangsaan, menunjukkan sisi humanis dari program prioritas pemerintah ini.

​Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan tersebut adalah Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Camat TBT, serta Kepala Puskesmas Candra Mukti. Pemerintah daerah berharap, melalui konsistensi program Tubaba Q Sehat ini, angka harapan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat terus meningkat secara signifikan. (Mar)

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pesawaran Gelar Operasi Pasar Murah Minyakita

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng “Minyakita” di Pasar Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Selasa, (12/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pengendalian inflasi serentak yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung berdasarkan arahan Pemerintah Provinsi Lampung.

Sejak pagi hari, ratusan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Bahkan, sebagian masyarakat telah mengantre sejak pukul 09.00 WIB untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyediakan sekitar 600 kantong minyak goreng atau setara 50 dus. Minyak goreng dijual dengan harga Rp. 31 ribu per kemasan 2 liter atau Rp.15.500 per liter, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang saat ini mencapai sekitar Rp. 22 ribu per liter.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E.,M.M. yang hadir bersama jajaran kepala perangkat daerah terkait menyampaikan bahwa operasi pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.

“Berdasarkan arahan Gubernur Lampung, kegiatan ini dilaksanakan serentak di 15 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Pesawaran. Pemerintah berharap operasi pasar ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Nanda.

Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan operasi pasar murah tersebut direncanakan berlangsung selama tujuh hari ke depan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Salah seorang warga, Titin, mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut. Menurutnya, selisih harga yang cukup jauh membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, dapat lebih menghemat pengeluaran sehari-hari.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa membeli minyak dengan harga Rp. 15.500 per liter, sementara biasanya mencapai Rp. 22 ribu per liter. Tentunya ini sangat membantu kami, terutama ibu-ibu rumah tangga. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan operasi pasar murah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan sehari-hari.(Dedi)

Operasi Pasar Murah Minyakita, Pemkab Lampung Barat Sediakan 6.000 Liter Minyak Goreng untuk Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin melaksanakan operasi pasar murah minyak goreng Minyakita di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah, camat, peratin serta tokoh masyarakat. Operasi pasar murah ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung melalui zoom meeting.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin mengatakan bahwa kegiatan operasi pasar murah merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Perum BULOG dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan operasi pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung tanggal 8 Mei 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pasar Murah Serentak di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, khususnya BULOG, guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pada pelaksanaan operasi pasar murah kali ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyediakan sebanyak 500 dus Minyakita atau setara dengan 6.000 liter minyak goreng untuk masyarakat.

“Dalam kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di Pasar Liwa, dimulai tanggal 12 hingga 13 Mei 2026 untuk tahap pertama, kemudian dilanjutkan kembali pada 18 sampai 22 Mei 2026 untuk tahap kedua,” jelasnya.

Adapun minyak goreng Minyakita dijual dengan harga Rp15.500 per liter, dengan ketentuan maksimal pembelian sebanyak dua liter per orang. Kebijakan tersebut diterapkan agar distribusi minyak goreng dapat lebih merata dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak masyarakat.

Wabup Mad Hasnurin berharap operasi pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Oleh sebab itu, langkah-langkah seperti operasi pasar murah ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan potensi inflasi daerah,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik, berbelanja sesuai kebutuhan, menjaga ketertiban selama antrean, serta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia.(andri)

PLH Sekda Harold Wenno, Buka Pameran Batik Canting Barawaikap, Dorong Kolaborasi UMKM Yapen

SERUI -(deklarasinews.com)- Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Wenno, mewakili Bupati Benyamin Arisoy membuka sekaligus membacakan sambutan tertulis pada Pembukaan Pameran Batik Canting dan Kolaborasi UMKM. Acara berlangsung di Alun-Alun Lapangan Trikora, pusat kota Serui, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi, MH, didampingi istrinya Adomina Elisabet Maniani; Wakil Ketua II, Djorge Diamon Logianto; Anggota DPRD Mikha Runaweri; perwakilan Forkopimda; para asisten Setda; pimpinan OPD; pimpinan BUMN dan BUMD yang hadir; Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Yapen; para kepala distrik, lurah, dan kepala kampung; ketua serta pengurus Batik Barawaikap; serta peserta pameran dan  tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan PLH Sekda Harold Wenno, disampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kelompok Batik Canting Kampung Barawaikap, para pelaku UMKM pengrajin tradisional, pelaku usaha kuliner lokal, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini.

Pameran Batik Canting ini merupakan langkah positif dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal sebagai identitas daerah. Batik Cantik bukan hanya karya seni, tetapi juga simbol kreativitas, ketekunan, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pameran batik cantik dengan produk UMKM kerajinan tradisional, kuliner lokal, serta pasar murah.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting karena mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkenalkan potensi lokal Kabupaten Kepulauan Yapen kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan UMKM dan industri kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, lebih inovatif, dan menjadi ruang promosi produk unggulan asli daerah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat mencintai dan menggunakan produk lokal.

“Dengan membeli dan mempromosikan hasil karya masyarakat Yapen, kita ikut membantu kesejahteraan para pelaku usaha lokal,” pungkasnya.

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Resmi Luncurkan Laris Manis

KAB. TANGERANG -(deklarasinews.com)-  11 Mei 2026 , Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang secara resmi meluncurkan inovasi layanan LARIS MANIS (Layanan Roya dan Waris Lima Menit Selesai)

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Febri Effendi menyampaikan bahwa inovasi LARIS MANIS lahir dari hasil evaluasi terhadap berbagai keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal “Halo Kakan”. Selama ini, masyarakat kerap menghadapi ketidakpastian layanan dan harus bolak-balik ke Kantor Pertanahan hanya untuk melengkapi persyaratan administrasi.

Melalui layanan ini, masyarakat cukup mengunggah dokumen persyaratan melalui website LARIS MANIS dari rumah. Setelah dokumen dinyatakan valid dan lengkap, pemohon hanya perlu datang sesuai jadwal yang telah ditentukan secara mandiri untuk proses verifikasi berkas fisik dan pencetakan sertipikat.

Selain itu, layanan LARIS MANIS juga memastikan proses pelayanan roya dan waris dapat diselesaikan hanya dalam waktu lima menit, terhitung sejak pemohon melakukan pembayaran Surat Perintah Setor (SPS) di lokasi pelayanan.

Kegiatan launching ini dihadiri oleh Plh. Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN RI, Tri Wibisono, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Banten, Fadli Afriadi, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Mochamad Solehudin, serta jajaran pemerintah daerah, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten dan Kantah Kab Tangerang.

Melalui inovasi LARIS MANIS, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang berharap pelayanan pertanahan dapat menjadi lebih cepat, mudah, transparan, serta memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.

Layanan Pertanahan Era Digital, Lebih Mudah Pantau Berkas Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

KAB SEMARANG -(deklarasinews.com)- Proses pengecekan berkas pertanahan kini dapat dilakukan masyarakat melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa memantau status permohonan tanpa perlu datang langsung ke Kantor Pertanahan hanya untuk memastikan tahapan berkas yang sedang diproses.

Endria (37), warga asal Kabupaten Semarang mengaku terbantu dengan fitur pemantauan berkas yang tersedia di aplikasi Sentuh Tanahku. Proses pengecekan jadi lebih praktis dan transparan karena informasi perkembangan layanan dapat diakses langsung melalui telepon genggamnya.

“Pemantauan perkembangan berkas atau sertipikat sekarang lebih mudah karena bisa dicek langsung lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Jadi, saya bisa tahu posisi berkas sudah sampai mana,” ujar Endria usai mengambil Sertipikat Elektronik di Kantah Kabupaten Semarang.

Waktu pengurusan sertipikat jadi terasa lebih efisien dengan fitur yang tersedia dalam Sentuh Tanahku. Masyarakat tidak perlu berulang kali datang ke Kantah untuk menanyakan perkembangan permohonan. Bagi Endria, hal itu bukan hanya sangat bermanfaat, namun juga menghemat biaya dan tenaganya.

“Kemarin begitu saya cek di aplikasi, statusnya sudah di loket penyerahan. Baru setelah lihat info itu, hari ini saya langsung datang ke kantor untuk mengambil hasilnya,” ungkap Endria.

Setelah merasakan sendiri kegunaan Sentuh Tanahku, Endria pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pertanahan digital yang telah disediakan Kementerian ATR/BPN. “Sekarang semuanya lebih simple dan mudah dipantau. Jadi masyarakat tidak perlu ragu menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku maupun layanan pertanahan elektronik lainnya,” pungkasnya. (Nan)

Bupati Pringsewu Dapat Penghargaan Dari Kapolda Lampung

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mendapat penghargaan dari Kepala Kepolisian Daerah Lampung. Piagam penghargaan atas apresiasi dan dukungan serta dedikasi dalam program akulturasi budaya 9 suku dan 1 etnis yang diselenggarakan Kepolisian Resor Pringsewu sebagai rangkaian cultural policing untuk mencegah konflik sosial serta menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Pringsewu ini diserahkan langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Polisi Helfi Assegaf kepada Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di Lapangan Apel Mapolda Lampung, pada Senin (11/5/2026).

Terkait penghargaan tersebut, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda Lampung atas piagam penghargaan yang diberikan. Piagam Penghargaan tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan kepolisian, serta kolaborasi dengan berbagai  pihak  terkait.

Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dengan jajaran forkopimda, khususnya Kepolisian Daerah Lampung dan Kepolisian Resor Pringsewu serta para stakeholder dan berbagai elemen  masyarakat lainnya, di tengah keberagaman suku bangsa, agama dan adat budaya, dalam rangka mewujudkan kondusivitas wilayah, terutama dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pringsewu.

“Situasi kamtibmas yang kondusif merupakan salah satu modal utama dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan. Sebab, dengan situasi dan kondisi wilayah yang aman tentunya memungkinkan setiap program pemerintah dapat berjalan dengan optimal, yang kesemuanya adalah dalam rangka memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Selain Bupati Pringsewu, piagam penghargaan dari Kapolda Lampung juga diberikan kepada Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Ir.M.Andi Purwanto, S.T., M.T., Kadis Kominfo Kabupaten Pringsewu Moudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Dr.Supriyanto, serta sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu.

Penghargaan ini terkait  penyelenggaraan kegiatan Pringsewu Cultural Festival 2025 lalu yang diinisiasi oleh Kepolisian Resor Pringsewu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang telah berlangsung dengan sukses. Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung  baik audio maupun visual oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu (Rapemda Pringsewu FM 107,2 Mhz). [MM, KW- RI]

Eks Lahan PT BSP Kisaran Disiapkan Jadi Pusat UMKM dan Bisnis, Studi Kelayakan Sudah Ada, Bupati: Segera Direalisasikan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Langkah strategis pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro di Kabupaten Asahan semakin nyata. Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar penyampaian laporan akhir studi kelayakan (Feasibility Study/FS) pembangunan Gerai UMKM sekaligus pusat bisnis daerah, Senin (11/5/2026). Kajian yang dilakukan oleh tim peneliti Universitas Asahan (UNA) ini menunjuk lokasi sangat strategis di jantung Kota Kisaran sebagai lokasi pembangunan.

Kegiatan berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, dimulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh tim peneliti dari UNA.

Ketua Tim Peneliti sekaligus penyusun studi kelayakan, Dr. Anil Hakim S, M.Si., dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan kepada pihak kampus untuk mengkaji rencana strategis ini. Hasil kajian timnya merekomendasikan lokasi pembangunan berada di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya pada lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) milik PT BSP.

Lokasi ini dinilai sangat potensial karena posisinya yang berdekatan dengan Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran dan berada di sisi jalur rel Kereta Api Kisaran. Posisi yang berada di jalur utama lintas Sumatera tersebut diprediksi akan memberikan dampak positif besar terhadap aksesibilitas, arus pengunjung, hingga nilai ekonomi kawasan nantinya.

“Lokasi yang direncanakan ini kami nilai sangat strategis dan memiliki nilai tambah tinggi untuk dikembangkan menjadi pusat gerai UMKM dan pusat bisnis yang representatif bagi Kabupaten Asahan,” ungkap Dr. Anil Hakim di hadapan pimpinan daerah.

Mendengar hasil kajian tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut baik dan berharap dokumen studi kelayakan ini segera ditindaklanjuti ke tahap realisasi pembangunan. Menurutnya, keberadaan gerai ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan wadah utama promosi dan pemasaran bagi seluruh produk unggulan daerah.

“Kami berharap hasil penelitian ini dapat segera direalisasikan. Gerai UMKM ini nantinya harus menjadi wajah baru ekonomi kreatif Asahan, tempat di mana produk-produk warga kita diperkenalkan seluas-luasnya ke masyarakat, hingga mampu meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati.

Lebih jauh, Bupati menjelaskan konsep pembangunan kawasan ini tidak akan bersifat kaku sebagai sentra perdagangan saja. Pemerintah berencana melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas olahraga dan ruang publik yang nyaman. Konsep ini dipilih agar kawasan tersebut tidak hanya dikunjungi untuk berbelanja, tetapi juga menjadi tempat rekreasi warga, sehingga kunjungan dan aktivitas ekonomi berjalan berkelanjutan.

Terkait produk yang akan dipasarkan, Bupati menegaskan standar kualitas akan menjadi prioritas. Nantinya, produk yang masuk ke gerai pusat ini adalah produk-produk yang telah memiliki merek, kemasan, dan branding yang baik dan rapi, agar memiliki daya tarik kuat bagi pembeli maupun wisatawan.(Jun)

Di Balik Pukulan Drum Pertemanan: Asahan Bangkit Lewat Irama UNA NBC 2026

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dentuman gendang yang bergema di Lapangan Sepak Bola Universitas Asahan (UNA) pagi ini bukan sekadar tanda dimulainya sebuah kompetisi, Minggu (10/5/2026). Bagi Kabupaten Asahan, pukulan drum pertemanan yang dilakukan Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. bersama unsur Forkopimda menandai kembalinya kejayaan salah satu ajang marching band paling bergengsi di Sumatera Utara setelah vakum selama enam tahun akibat pandemi.

Mengusung semangat Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan, UNA NBC (UNA Marching Band Competition) 2026 hadir bukan hanya sebagai sarana hiburan, melainkan sebagai bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga dalam membina atlet berprestasi.

Lebih dari Sekadar Seni

Dalam sambutannya, perwakilan Pengprov PDBI Sumut, Fahrul Rozi, menyoroti dimensi fisik yang sering terlupakan dari olahraga ini. “Marching band membentuk fisik yang luar biasa. Bahkan, ada atlet kami yang diterima di Kopassus berkat kondisi fisik prima hasil latihan marching band,” ungkapnya. Pernyataan ini mengubah persepsi bahwa marching band hanya soal keindahan formasi, melainkan juga tentang ketangguhan fisik seorang atlet.

Semangat ini diamini oleh perwakilan KONI Kabupaten Asahan yang menaruh harapan besar agar PDBI segera menjadi cabang olahraga resmi PON. Harapan ini bukan tanpa dasar; kontingen Asahan tercatat sebagai penyumbang medali terbanyak pada ajang lintas provinsi sebelumnya.

Bupati Asahan, dalam pidato pembukaannya, menekankan pentingnya prestasi ini untuk citra daerah. “Kami ingin nama Kabupaten Asahan semakin maju hingga ke tingkat nasional dan internasional, baik di bidang olahraga rekreasi maupun lainnya,” tegas Bupati Taufik.

Puncak acara yang menjadi ikon hari ini adalah momen sakral pembukaan: pukulan drum bersama. Dipukul serentak oleh Bupati, Danramil 12 Air Batu (mewakili Dandim), serta unsur Kapolres dan Kejaksaan, aksi ini melambangkan dukungan penuh seluruh elemen keamanan dan pemerintahan terhadap kemajuan pemuda Asahan.(Jun)

Lampung Timur Siap Maju, Gibran Serap Aspirasi Nelayan

LAMTIM -(deklarasinews.com)- Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (8/5/2026).

Kehadiran Wapres disambut antusiasme ribuan warga serta pelajar yang memadati lokasi sejak pagi hari untuk menyampaikan harapan mereka secara langsung.

Turut mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Lotharia Latif, Kepala Desa Margasari Wahyu Jaya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Pangdan XXI Radin Intan Mayjen Kristomei Sianturi, Jajaran Forkopimda Lampung Timur, dan rombongan dari Sekretariat Wakil Presiden RI.

Peresmian ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah strategis pemerintah dalam mentransformasi kawasan pesisir menjadi wilayah yang modern dan produktif.

Program inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini bertujuan memperkuat daya saing sektor perikanan demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Gotong Royong Swasembada Pangan

Dalam sambutannya, Wapres Gibran menekankan bahwa keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama swasembada pangan, sangat bergantung pada kolaborasi di lapangan.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak segan melaporkan kendala yang menghambat produktivitas mereka.

“Pokoknya kita ingin menyukseskan program prioritas dari Bapak Presiden, terutama swasembada pangan. Tapi program ini tidak akan berhasil kalau yang kerja cuma pemerintah. Kita semua harus gotong royong,” ujar Wapres di hadapan para nelayan dan petambak.

Wapres berjanji akan melengkapi kekurangan infrastruktur secara bertahap. “Akan kita lengkapi satu per satu kekurangannya. Kami mohon waktu untuk melengkapi kekurangan-kekurangan ini,” imbuhnya.

Mendengar Keluhan Nelayan

Momen peresmian berlanjut dengan dialog hangat di mana nelayan menyampaikan persoalan kronis, salah satunya pendangkalan Muara Margasari yang telah terjadi selama hampir 30 tahun.

Kondisi ini memaksa kapal nelayan menunggu hingga enam jam untuk bisa masuk muara saat air surut. Masalah ini kian pelik karena armada nelayan kini telah berkembang dari kapal 3-5 GT menjadi hingga 30 GT.

“Kampung nelayan ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagaimana nelayan bisa melaut dengan tenang, mudah mendapatkan BBM, dan hasil tangkapannya memiliki harga jual yang baik,” tegas Gibran menanggapi keluhan terkait kuota solar dan perizinan.

Untuk solusi jangka panjang, Wapres akan berkoordinasi dengan BNPB dan kementerian teknis guna melakukan pengerukan muara.

Komitmen Pemerintah Daerah

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyatakan kesiapan penuh daerahnya untuk menjadi jembatan antara kebijakan pusat dan kebutuhan masyarakat lokal.

Ia menegaskan bahwa Lampung Timur adalah pilar penting dalam rantai pasok pangan nasional, khususnya dari sektor perikanan.

“Kami siap memastikan bahwa program-program pusat dapat terimplementasi secara presisi di tingkat tapak. Sesuai arahan Bapak Wakil Presiden, keberhasilan program pemerintah tidak bisa dicapai secara parsial,” kata Ela.

Terkait kendala operasional nelayan, Bupati Ela berkomitmen melakukan langkah nyata. “Kami akan segera berkoordinasi dengan BPH Migas untuk memastikan distribusi solar tepat sasaran. Kami juga akan membuka ruang komunikasi lebih luas dan menyederhanakan birokrasi agar produktivitas nelayan tidak terhambat prosedur berbelit,” tuturnya.

Fasilitas Modern untuk Kesejahteraan

Kawasan KNMP Margasari kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), gudang beku (cold storage) portabel, hingga pabrik es portabel.

Wapres bahkan berencana mengkaji model pengelolaan cold storage yang sukses di Batam untuk diterapkan di Lampung Timur agar harga komoditas seperti lobster tetap stabil.

Menutup kunjungannya, Wapres juga menyoroti akses jalan menuju pesisir yang perlu perbaikan setelah merasakannya langsung selama perjalanan.

Bupati Ela menyambut arahan tersebut sebagai panduan untuk bekerja lebih responsif. “Arahan Bapak Wakil Presiden menjadi panduan jelas bagi kami untuk bekerja lebih keras dan lebih cepat dalam mewujudkan Lampung Timur yang mandiri pangan,” pungkasnya.