Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Setelah melalui proses penilaian panjang dan ketat dalam mengukur kemampuan daerah mengelola pembiayaan secara inovatif, Kabupaten Lampung Selatan akhirnya berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Daerah ini meraih peringkat kedua kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam acara yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sabtu malam (25/4/2026).

Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan detik.com ini menilai sejauh mana pemerintah daerah mampu menerapkan konsep entrepreneur government, yakni pendekatan inovatif dalam menggali serta mengelola sumber pembiayaan pembangunan secara kreatif dan berkelanjutan.

Dalam kategori kabupaten, posisi pertama diraih Kabupaten Bintar, disusul Kabupaten Lampung Selatan di posisi kedua, dan Kabupaten Batu Bara di peringkat ketiga. Sementara di tingkat kota, Kota Bandar Lampung menempati posisi pertama, diikuti Kota Medan dan Kota Palembang. Adapun penghargaan tingkat provinsi diraih oleh Sumatera Utara.

Selain penghargaan, para pemenang juga memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai stimulus daerah. Juara kedua seperti Lampung Selatan berhak atas bantuan sebesar Rp2 miliar, sementara juara pertama mendapatkan Rp3 miliar dan juara ketiga Rp1 miliar.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan instrumen untuk mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat antar pemerintah daerah.

“Penghargaan ini menjadi metode untuk mendorong kinerja pemerintah daerah agar lebih optimal. Tantangan kepala daerah tidak mudah, sehingga capaian positif perlu dipublikasikan agar diketahui masyarakat luas,” ujar Tito.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan media arus utama dalam menjaga kredibilitas ajang penghargaan tersebut.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia menyebut penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari wakil bupati, sekda, perangkat daerah, hingga masyarakat di tingkat desa. Penghargaan ini kami persembahkan untuk Kabupaten Lampung Selatan,” kata Egi.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam pengelolaan pembiayaan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Red)

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Hendry Kurniawan, SH, MM, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung Selatan oleh Ketua Umum PDBI Provinsi Lampung, Thomas Amirico.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026), bersamaan dengan rangkaian pelantikan pengurus PDBI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Sebelumnya, Thomas Amirico terlebih dahulu dikukuhkan sebagai Ketua PDBI Provinsi Lampung masa bakti 2025-2029 oleh Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PDBI kabupaten/kota, termasuk pengukuhan pengurus Pengkab PDBI Lampung Selatan masa bakti 2026-2030.

Dalam sambutannya, Thomas Amirico menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga drum band di seluruh wilayah Lampung. Ia menilai potensi daerah, termasuk Lampung Selatan, sangat besar untuk dikembangkan hingga level nasional.

“Kami berkomitmen meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga drum band di Lampung agar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Thomas.

Usai dikukuhkan, Hendry Kurniawan menyampaikan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pengurus provinsi dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Ia menegaskan, Lampung Selatan memiliki potensi besar menjadi lumbung atlet drum band melalui program pembinaan yang terstruktur, termasuk menggelar kejuaraan kabupaten secara rutin serta mengaktifkan kembali unit drum band di sekolah-sekolah.

“Kami berharap PDBI Lampung Selatan semakin berkembang, tetap eksis, dan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional,” kata Hendry.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet drum band di Lampung Selatan, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. (Red)

Jalan Mulus, Ekonomi Tumbuh: Bupati Egi Resmikan Akses Bumi Daya-Trimomukti, UMKM Singkong Ikut Terdongkrak

PALAS -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan ruas jalan kabupaten, Bumi Daya-Bumirestu-Trimomukti (R.051) yang dipusatkan di Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Selasa (21/4/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Ruas jalan tersebut memiliki panjang penanganan sekitar 8 kilometer dengan konstruksi rabat beton selebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Selain itu, bahu jalan juga turut diperkeras guna meningkatkan daya tahan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pembangunan infrastruktur ini menghubungkan tiga desa, yakni Desa Bumi Daya, Desa Bumirestu, dan Desa Trimomukti, di Kecamatan Palas, dengan pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp12,65 miliar.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan jalan yang dinilai memiliki peran strategis bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Palas.

“Alhamdulillah hari ini kami meresmikan jalan ruas Bumi Daya, Bumirestu, dan Trimomukti. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi di Kecamatan Palas,” ujarnya.

Bupati Egi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur tersebut secara optimal.

“Saya berpesan agar jalan yang sudah dibangun ini dapat dijaga bersama dan dimanfaatkan untuk kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Dampak pembangunan jalan ini mulai dirasakan langsung oleh warga. Salah satunya Caswen, pelaku UMKM di Desa Bumi Daya yang memproduksi olahan singkong seperti tiwul, gaplek, dan tepung mocaf.

Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya sulit dilalui sempat menghambat distribusi hasil produksi. Kini, akses yang lebih baik membuat usahanya semakin berkembang.

“Kami sangat terbantu, baik untuk usaha pertanian maupun perdagangan. Jalan yang dulu sulit dilalui sekarang sudah bagus dan lancar. Terima kasih kepada Pak Bupati atas pembangunan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan akses transportasi yang lebih mudah, produk olahan singkong miliknya kini telah menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke luar daerah.

Pemerintah daerah berharap, pembangunan ruas jalan ini tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Selatan.(Red)

Dari UMKM hingga Jurnalis, 13 Wanita Helau Lampung Selatan Diganjar Penghargaan di Hari Kartini 2026

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Suara ombak yang berirama di Pantai Semukuk Indah, Desa Pauh Tanjung Iman, Kalianda, menjadi saksi penghormatan bagi 13 perempuan hebat Lampung Selatan yang telah mengabdikan diri di berbagai bidang.

Pada puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (21/4/2025), mereka dinobatkan sebagai “Wanita Helau” sebuah penghargaan atas kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan secara khusus memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan terpilih yang dinilai mampu menghadirkan dampak konkret, mulai dari sektor pemerintahan, UMKM, pendidikan, hingga jurnalistik.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, Nessi Yunita, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi acara di kawasan pantai bukan tanpa alasan. Selain memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini, kegiatan ini juga menjadi strategi untuk mengangkat potensi pariwisata daerah.

“Kami mengusung tema ‘Semangat Kartini: Inspirasi Lintas Generasi’. Dengan merayakan di alam terbuka, kami ingin semangat ini menyatu dengan upaya memajukan pariwisata Lampung Selatan menuju terwujudnya Desa Helau,” ujar Nessi.

Peringatan Hari Kartini kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah.

“Hari ini, kita merayakan napas perjuangan Ibu Bangsa, Raden Ajeng Kartini. Saya ucapkan Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat,” kata Syaiful.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turut menyapa melalui sambungan virtual. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.

“Jadikan Hari Kartini ini sebagai titik balik kemajuan ekonomi lokal. Saya mohon maaf tidak dapat hadir secara fisik, namun hati saya ada bersama kalian semua. Maju perempuannya, Helau desanya,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 13 perempuan inspiratif dari berbagai bidang. Mereka menjadi representasi sosok Kartini masa kini yang berkiprah nyata di tengah masyarakat.

Di bidang pemerintahan, penghargaan diberikan kepada Camat Palas Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep. Sementara itu, di sektor jurnalistik, Diastuti, Fitriana, dan Roslaini mendapat sorotan atas kontribusi mereka dalam menyuarakan informasi publik.

Dari sektor UMKM, Yusmala Dewi, S.Sos., Rupiani, dan Iis Nurmayanti dinilai berhasil menggerakkan roda ekonomi lokal. Pada bidang akademisi, Mustika Wulandari, S.Pd., dan Nurrohmah Aini, S.Pd.Gr turut menerima penghargaan atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.

Peran komunitas diwakili oleh Iis Friyanti Nengsih, S.Pd., dan Ina Yatti, S.Psi., M.Psi. Adapun di ranah digital, Putri Lailawati dan Rulia Irvana dinobatkan sebagai influencer yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain penghargaan individu, peringatan Hari Kartini tahun ini juga mencatat capaian membanggakan di tingkat nasional. TK IT Al Mumtaza berhasil meraih penghargaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian PPPA RI, memperkuat komitmen Lampung Selatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga pemenang terbaik dalam Parade Peserta serta tiga pemenang dengan penampilan Kebaya Nasional terbaik.

Pada kategori Parade terbaik, juara pertama diraih oleh Bappeda, disusul BPKAD di posisi kedua, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di posisi ketiga.

Untuk kategori Kebaya Nasional terbaik, juara pertama diraih Agus Restuni (Badan Pertanahan Nasional), juara kedua diraih Yuliana (Kecamatan Sidomulyo), dan juara ketiga diraih Eni Nurdiana (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan).

Lebih dari sekadar penghargaan, momentum ini menjadi refleksi bahwa semangat Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini. Dari ruang kelas hingga pasar, dari layar digital hingga ruang birokrasi, mereka adalah penggerak perubahan yang membawa Lampung Selatan melangkah maju.(Red)

TKA Resmi Wajib Digelar, SDN 05 Sidorejo Lampung Selatan Uji 48 Siswa Kelas VI

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Sebanyak 48 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Sidorejo kecamatan Sidomulyo kabupaten Lampung Selatan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA), Senin (20/4/2026).

Pelaksanaan TKA yang akan dilaksanakan selama dua hari mulai 20-21 April 2026 diikuti oleh para siswa kelas VI (enam) tahun pelajaran 2025/2026).

Dalam pelaksanaanya TKA tersebut dibagi menjadi dua sesi dengan rincian,  sesi pertama hari Senin (20/4/2026) materi pelajaran Matematika, sedangkan sesi kedua yakni Selasa (21/5/2026) materi pelajaran Bahasa Indonesia.

Kepala sekolah SDN 05 Sidorejo Suryana.MPd kepada pelitaekspres.com menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA disekolahnya  dilaksanakan mulai tanggal 20-21 April 2026.

Pada sesi pertama yakni Senin (20/4/2026) materi pelajaran Matematika, sedangkan pada sesi kedua Selasa (21/4/2026) materi Pelajarannya yakni Bahasa Indonesia.

Perlu diketahui bahwa  pada awalnya TKA ini sebelumnya tidak diwajibkan bagi sekolah

” Sekolah boleh laksanakan TKA, atau tidak jadi tidak wajib dilaksanakan, ”

Sedangkan fungsinya hasil dari TKA tersebut hanya untuk memberikan rekomendasi bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikannya.

Namun pada tahun ini berdasarkan Permendikdasmen Nomor 09 tahun 2025, TKA diwajibkan bagi sekolah untuk dilaksanakan. Sedangkan fungsinya sebagai dasar nilai Rapor siswa kelas 6, juga menjadi rekomendasi nilai Ijazah jadi sangat penting sekali, ungkapnya.

Perlu untuk diketahui bahwa TKA itu ada yang sifatnya akademis dan juga sifatnya Karakter, tutur Kepala sekolah SDN 5 Sidorejo ini.

TKA ada yang sifatnya Akademis  yakni Matematika dan Bahasa Indonesia, sedangkan TKA yang sifatnya Karakter namanya survey lingkungan seperti contohnya yakni seperti disekolah itu ada Bullying gak, bagaimana sekolah itu dalam menanganangi permasalahanya,  Psykotropika, kekerasan, seksual hal itu dilakukan oleh peserta atau  siswa.

Pelaksanaan TKA perangkat pendukung yang vital yakni Laptop dan perangkat lainya.

Oleh karena sejak awal pihak sekolah sudah menyiapkan semua keperluanya. Sehingga dalam pelaksananya dapat berjalan sesuai dengan waktu dan jadwal yang telah ditentukan.

Namun saat ditanya tentang hambatanya cuma satu PLN Padam atau mati Lampu akan menjadi momok yang Menakutkan karena belum tersedianya Genset/UPS disekolah. Namun saya berdoa semoga selama pelaksanaan TKA PLN baik hati, ” pungkasnya. (Cak Ton)

Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Cetak SDM Unggul dan Berkarakter

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung generasi muda, khususnya para santri, dalam meraih pendidikan tinggi dan berkontribusi di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam acara Haflah Tasyakur Pelepasan Santri Kelas VI Shuffah/XII MA Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Lampung Selatan, Minggu (19/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattarni, ini menjadi simbol kuat persaudaraan dan solidaritas antara masyarakat Lampung dan Palestina.

“Kehadiran beliau bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga penguat nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang terus dijunjung tinggi oleh masyarakat Lampung,” ujarnya.

Gubernur juga memberikan apresiasi tinggi kepada pondok pesantren yang konsisten mencetak generasi unggul. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, akhlak, dan karakter.

“Momen Haflah Tasyakur ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal bagi para santri untuk melangkah lebih jauh. Kalian lulus di saat Indonesia bersiap menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Provinsi Lampung hadir dan tidak akan membiarkan kalian berjuang sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Lampung telah menyiapkan berbagai program pendidikan sebagai “karpet merah” bagi generasi muda, mulai dari peningkatan akses dan mutu pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, hingga pengembangan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

Selain itu, Pemprov Lampung juga membuka peluang lebih luas melalui program inovatif, seperti kelas vokasi dan kerja sama internasional, guna mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.

Dukungan terhadap pesantren pun terus diperkuat sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.

Gubernur juga menyoroti perhatian khusus pemerintah terhadap para penghafal Al-Qur’an. Melalui sinergi dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Lampung, jalur prestasi bagi hafiz dan hafizah semakin diperluas.

“Kami ingin melahirkan pemimpin masa depan Lampung yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang bercahaya dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” katanya.

Ia pun berpesan kepada para santri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Jadilah generasi yang modern dalam teknologi, namun tetap teguh dalam prinsip ibadah. Bawalah nama baik Lampung hingga ke kancah internasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattarni, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia, termasuk Lampung, terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menyebut Indonesia sebagai “rumah kedua” bagi rakyat Palestina.

“Kami merasakan persaudaraan yang tulus di negeri ini. Dukungan dan kepedulian bangsa Indonesia menjadi harapan besar bagi kami,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa keadilan akan terwujud dan Palestina akan merdeka.

“Suatu hari nanti, kita semua akan dapat beribadah dengan damai di Masjid Al-Aqsa. Terima kasih atas segala dukungan yang tidak pernah putus,” tutupnya.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat semangat generasi muda untuk terus belajar, berprestasi, dan berkontribusi, sekaligus menumbuhkan kepedulian global yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keimanan. (Red).

Yudi Suprayoga Gelar Pembinaan IPWK di Ruguk Ketapang

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Yudi Suprayoga, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah warga tersebut dihadiri puluhan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh pemuda, ibu rumah tangga hingga tokoh masyarakat setempat. Tampak antusiasme warga mengikuti kegiatan yang dikemas secara santai namun sarat makna kebangsaan.

Dalam pemaparannya, Yudi Suprayoga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya sekadar hafalan, tetapi harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan di tengah tantangan zaman, termasuk pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi pola pikir generasi muda.

“Melalui kegiatan IPWK ini, kami berharap masyarakat semakin memahami jati diri bangsa serta mampu menangkal berbagai paham yang dapat mengancam persatuan,” tambahnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi serta berdiskusi terkait berbagai persoalan sosial di lingkungan mereka.

Kegiatan IPWK ini menjadi bagian dari komitmen anggota DPRD dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat akar rumput.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat gotong royong dan persatuan di Desa Ruguk semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. (*)

DPRD Lamsel Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ 2025

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Rabu (15/4/2026)

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah, sekaligus sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun anggaran.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua 1 DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, menegaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan merupakan hasil pembahasan intensif Panitia Khusus (Pansus) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah dilaksanakan pada 1 hingga 9 April 2026.

“Rekomendasi ini adalah hasil kerja kolektif yang telah melalui proses pembahasan secara mendalam bersama seluruh OPD terkait,” kata dia saat memimpin jalannya rapat Paripurna.

Lebih lanjut, Merik Havit menekankan bahwa rekomendasi yang telah disusun tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal semata. Ia meminta agar seluruh jajaran pemerintah daerah dapat menjadikannya sebagai acuan nyata dalam memperbaiki kinerja ke depan.

“Rekomendasi DPRD harus ditindaklanjuti secara serius. Ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi pedoman penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Melalui penyampaian rekomendasi tersebut, DPRD berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas program, efisiensi anggaran, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Rapat paripurna berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran eksekutif, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (*)

Komisi I DPRD Lamsel Bahas Pergeseran 9 Desa Bersama Instansi Terkait

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) guna membahas rencana pergeseran Sembilan desa di Kecamatan Jatiagung yang diwacanakan masuk ke wilayah Bandar Lampung.

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan, Edi Waluyo, dan dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari unsur pemerintah daerah, kecamatan, hingga perwakilan masyarakat, yang dipusatkan di ruang Banggar DPRD setempat, Kamis (16/4/2026)

Pembahasan difokuskan pada kejelasan status, dasar hukum, serta dampak yang akan ditimbulkan jika rencana tersebut direalisasikan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan, Jenggis Khan Haikal, menegaskan bahwa proses pergeseran wilayah harus dilakukan secara terbuka dan melalui tahapan yang jelas.

Menurutnya, apabila sudah ada kesepakatan dari pemerintah daerah, maka langkah selanjutnya adalah menggelar rapat penyampaian secara resmi kepada publik dan seluruh pemangku kepentingan.

“Jika memang sudah ada kesepakatan dari pemerintah daerah, perlu dilakukan rapat penyampaian terkait rencana perpindahan wilayah tersebut. Setelah itu, akan dibentuk panitia khusus (pansus) untuk menyatukan pembahasan antara DPRD provinsi, DPRD kota, maupun DPRD kabupaten,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan pansus dinilai penting agar proses pembahasan dapat berjalan terarah, komprehensif, dan melibatkan seluruh unsur legislatif lintas wilayah.

Sementara itu, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Mereka meminta adanya sosialisasi yang menyeluruh agar masyarakat memahami konsekuensi administratif maupun dampak jangka panjang dari rencana tersebut.

Komisi I DPRD Lampung Selatan memastikan akan terus mengawal dinamika ini dan mendorong transparansi dalam setiap tahapan. RDP tersebut menjadi langkah awal untuk menghimpun aspirasi sebelum menghasilkan rekomendasi resmi kepada pemerintah daerah. (*)

Lampung Selatan Raih Lampung Post Award 2026, Bukti Keseriusan Kembangkan Kawasan Ekonomi Strategis

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menorehkan capaian penting dengan meraih Lampung Post Award 2026 sebagai Pilar Penggerak Pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi, menegaskan arah baru pembangunan daerah yang kini difokuskan pada penguatan sektor pariwisata dan UMKM.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain, kepada Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, dalam ajang Lampung Post Executive Forum di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).

Pengakuan ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan mencerminkan transformasi strategi pembangunan Lampung Selatan yang mulai menunjukkan hasil nyata, khususnya dalam mendorong sektor ekonomi berbasis potensi lokal.

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Anasrullah menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami sangat senang atas apresiasi dari Lampung Post. Insyaallah ke depan Lampung Selatan akan lebih baik lagi,” ujar Anasrullah.

Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Saat ini, kata Anasrullah, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mengakselerasi pembangunan di sektor pariwisata dan UMKM sebagai prioritas utama.

“Sekarang pemerintah daerah, pak bupati sedang bergerak untuk meningkatkan perkembangan di pariwisata dan UMKM. Memang difokuskan ke sana,” katanya.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan potensi Lampung Selatan yang memiliki kekayaan destinasi wisata alam serta peluang besar dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan pengelolaan yang optimal, kedua sektor ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga menggulirkan berbagai program berbasis desa guna mendorong pemerataan pembangunan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui program Desa Helau yang diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal.

“Banyak program bupati yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi kerakyatan dan pembangunan daerah,” lanjutnya.

Pemkab Lampung Selatan juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik sektor swasta maupun masyarakat, guna memastikan pembangunan berjalan efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Dengan strategi tersebut, Lampung Selatan optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional. Penghargaan ini pun diharapkan menjadi pijakan awal menuju capaian pembangunan yang lebih besar di masa mendatang.(Red)