Perkuat Identitas Budaya, Parosil – Mad Hasnurin Hadiri Pesta Sekura di Tempat Berbeda

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Di tanah yang dikenal sebagai Bumi Sekala Bekhak, masyarakat menyambut salah satu tradisi paling meriah dan sarat makna: Sekura Cakak Buah.

Tradisi ini bukan sekadar pesta rakyat. Ia lahir dari rasa syukur yang dalam, ungkapan bahagia masyarakat setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Ketika gema takbir menyambut 1 Syawal, saat itulah Sekura mulai digelar. Dari hari pertama hingga 7 Syawal, setiap kecamatan hingga pekon-pekon (desa) di Lampung Barat bergantian menghidupkan tradisi ini.

Dari hulu hingga hilir, denyut budaya terasa hidup. Anak-anak berlarian dengan wajah penuh rasa ingin tahu, sementara para pemuda sibuk mengenakan kostum sekura: topeng khas dengan ragam ekspresi, dari yang jenaka hingga yang misterius.

Di balik topeng itu, identitas pribadi melebur, menyisakan satu hal yang sama: kebersamaan.

Di Pekon Luas, Kecamatan Batu Ketulis, keramaian semakin memuncak saat Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, tiba di tengah-tengah masyarakat, Selasa (24/3/2026).

Ia tak datang sekadar sebagai pemimpin daerah, tetapi sebagai bagian dari denyut tradisi itu sendiri.

Dengan senyum hangat, ia menyapa warga, menyaksikan langsung bagaimana sekura bukan hanya pertunjukan, melainkan ruang temu lintas generasi.

“Budaya adalah alat perekat masyarakat,” begitu yang kerap ia sampaikan. Dan hari itu, kata-kata itu menjelma nyata. Orang tua, pemuda, hingga anak-anak larut dalam satu irama yang sama.

Sekura Cakak Buah bukan hanya tentang berebut buah yang digantung tinggi, tetapi tentang semangat gotong royong, kecerdikan, dan kegembiraan yang diwariskan turun-temurun.

Sementara itu, di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Wakil Bupati Mad Hasnurin hadir dalam suasana yang tak kalah semarak. Denting musik tradisional berpadu dengan sorak sorai warga yang menanti momen puncak: “cakak buah”.

Mad Hasnurin tampak larut dalam suasana. Ia menyaksikan keunikan bagaimana cara mereka berekspresi dengan topeng penutup wajah.

Di dua tempat berbeda, dalam waktu yang sama, satu pesan mengalir kuat: budaya bukan sekadar warisan, tetapi identitas yang harus dijaga dengan kesungguhan.

Sekura sendiri bukan hanya topeng. Ia adalah simbol keterbukaan. Dalam balutan kostum sederhana hingga unik, setiap orang bebas mengekspresikan diri tanpa sekat status sosial. Di balik topeng, semua setara. Itulah filosofi yang mengakar kuat di masyarakat Lampung Barat.

Tradisi ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang kesinambungan, tentang bagaimana generasi hari ini memastikan bahwa anak cucu mereka kelak masih bisa merasakan hal yang sama.

Selama tujuh hari penuh, dari 1 hingga 7 Syawal, semangat itu berkeliling dari satu kecamatan ke kecamatan lain.

Sekura menjadi jembatan, menghubungkan desa-desa, mempererat persaudaraan, sekaligus meneguhkan jati diri Lampung Barat sebagai tanah yang kaya akan budaya.

Langkah Parosil dan Mad Hasnurin menghadiri pesta sekura di dua pekon berbeda, itu adalah bukti nyata kesungguhan pemerintah daerah dalam merawat budaya sebagai identitas.

Di Bumi Sekala Bekhak, Sekura Cakak Buah terus hidup. Ia bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga harapan masa depan: bahwa di tengah arus zaman yang terus berubah, ada nilai-nilai yang tetap teguh berdiri.

Dan selama gema Syawal masih berkumandang, selama topeng sekura masih dikenakan, budaya itu akan terus bernapas.(Andri)

Bupati Parosil Mabsus Resmikan Masjid Al-Jamaah Belappau, Simbol Kebersamaan Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, meresmikan Masjid Al-Jamaah Belappau yang berlokasi di Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau, Selasa (24/03/2026).

Peresmian masjid tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan bedug oleh Bupati Parosil Mabsus, sebagai simbol resmi difungsikannya masjid untuk kegiatan ibadah dan keagamaan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Satuan Praja IPDN Brigjen Pol. Joni Hendra, Deputi Kemenpora Sri Wahyuni, Direktur Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Yazid, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Anggota DPRD Lampung Barat, Dandim 0422/LB, Wakapolres, Kepala Kantor Kemenag Lampung Barat, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan bahwa pembangunan masjid merupakan wujud nyata dari semangat keimanan dan kebersamaan masyarakat.

“Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga sebagai madrasah pembelajaran, tempat berkumpul, musyawarah, pembinaan umat, mempererat silaturahmi, serta wadah menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda,” ujar Parosil.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas berdirinya Masjid Al-Jamaah Belappau yang menjadi kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

“Saya meyakini bahwa pembangunan masjid ini tidak terlepas dari kerja keras, gotong royong, serta kepedulian masyarakat dan para dermawan yang dengan tulus memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun materi,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut.

“Semoga setiap amal kebaikan yang telah diberikan menjadi ladang pahala dan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap masjid tersebut tidak hanya menjadi bangunan fisik yang indah, tetapi juga menjadi masjid yang hidup dan makmur dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Saya berharap masjid ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, pengajian, pembinaan generasi muda, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan yang memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Parosil juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memakmurkan masjid sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

“Masjid yang berdiri kokoh ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat. Nilai gotong royong inilah yang harus terus kita jaga dan pelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Ia pun berharap keberadaan Masjid Al-Jamaah Belappau dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa ketenangan serta memperkuat iman dan takwa.

“Semoga masjid ini menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia,” pungkasnya.(Andri)

Momentum Idul Fitri, Bupati Lampung Barat Paparkan Program Unggulannya

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama keluarga melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Pekon Tribudi Syukur, Kecamatan Kebun Tebu, Sabtu 21 Maret 2026.

Momentum tersebut juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat serta masyarakat setempat.

Acara shalat berjamaah ini tidak hanya sebagai bentuk syukur atas kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan antara pemimpin daerah dengan masyarakatnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat memaparkan visi pembangunan melalui program prioritas ” SAT ANANDA SAKTI (Enam Program Menuju Kebahagiaan) yang difokuskan pada pencapaian dampak langsung dan terukur bagi kesejahteraan masyarakat.

Program ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan, infrastruktur, hingga keamanan daerah.

Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil Mabsus juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Lampung Barat.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,” ucapnya.

Ia mengajak untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan, serta mempererat tali silaturahmi demi terwujudnya Kabupaten Lampung Barat yang Hebat dan Setia.

Hal ini sejalan dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati, yaitu SAT ANANDA SAKTI (Enam Program Menuju Kebahagiaan), yang meliputi SDM berakhlak, ekonomi gotong royong, pemerintahan transparan dan melayani, Lampung Barat sejuk dan bersih, masyarakat beriman dan toleran, serta infrastruktur yang mantap.

Parosil Mabsus mengatakan, dalam rangka memperkuat pembangunan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menghadirkan berbagai program nyata di bidang pendidikan, di antaranya program seragam sekolah gratis sebanyak tiga stel bagi pelajar dengan target penerima SD/MI sebanyak 5.920 siswa, SMP/MTs sebanyak 5.487 siswa.

Selain itu, terdapat berbagai program beasiswa, antara lain Beasiswa Kedokteran, Beasiswa Seni dan Budaya, Beasiswa Bahasa Lampung, Beasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, serta Beasiswa Kewirausahaan. Bahkan program unggulan Kabupaten Lampung Barat, Satu Keluarga Satu Sarjana bagi 60 calon mahasiswa yang diperuntukkan bagi keluarga yang kurang mampu.

Menurutnya, program-program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun SDM unggul sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

Dari sisi ekonomi, pada tahun 2026 telah terbangun Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 4 gerai dengan progres 100%. Gerai lainnya sedang dalam proses dan diharapkan segera beroperasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pekon dan kelurahan.

Di sektor pelayanan publik, Mall Pelayanan Publik terus ditingkatkan dengan target melayani 2.400 pelaku usaha, melalui integrasi berbagai OPD dan instansi vertikal guna memberikan layanan yang cepat dan efisien.

Untuk mewujudkan Lampung Barat yang sejuk dan bersih, terus dilaksanakan program seperti korve (gotong royong), Gerakan ASRI, Kamis Beradat, serta pemanfaatan kekukhan (kentongan) sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal.

Di bidang keagamaan, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian kepada guru ngaji, imam masjid, dan marbot melalui pemberian insentif di setiap pekon dan kelurahan. Selain itu juga dilaksanakan program bantuan rumah ibadah, umroh bagi masyarakat, peningkatan pelayanan haji, serta santunan bagi anak yatim dan lansia.

Pada sektor infrastruktur, pemerintah daerah Kabupaten Lampung Barat terus berupaya mempercepat pembangunan jalan dan fasilitas lainnya.

Adapun rencana pembangunan tahun 2026 meliputi Pembangunan jalan kabupaten 18 ruas, peningkatan jalan 27 ruas, rehabilitasi jembatan 3 unit, peningkatan jalan lingkungan 27 ruas, rehabilitasi irigasi 3 unit, pembangunan air bersih 1 unit, pemeliharaan lampu jalan dan fasilitas publik lainnya.

Dirinya menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Mari kita terus bersinergi mendukung program nasional, provinsi dan daerah. Termasuk mendukung program Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Luar Biasa,” pungkasnya.(Andri)

Bupati Lampung Barat Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Idulfitri, Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat Krakatau 2026

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus, melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Hari Raya Idulfitri di Kecamatan Sekincau dan Kecamatan Sumber Jaya, Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta Kepala Puskesmas setempat.

Bupati Parosil Mabsus mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan langkah penting guna memastikan seluruh personel dan fasilitas pendukung siap menghadapi arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

“Kami ingin memastikan yang bertugas benar-benar siap, baik dari sisi kesiapan fisik, kelengkapan sarana dan prasarana, maupun mekanisme pelayanan kepada masyarakat,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan, keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan tersebut sangat strategis dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya di titik-titik rawan kepadatan selama arus mudik.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur seperti TNI, Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat seperti PMI dan Pramuka menjadi kekuatan utama dalam menciptakan arus mudik yang aman dan lancar.

“Semua lapisan sudah ikut mendukung. Camat, kepala puskesmas, hingga organisasi seperti PMI dan Pramuka juga hadir. Mari kita bersama-sama meningkatkan suasana yang lancar pada arus mudik 2026 ini,” Ucapnya.

Parosil juga menyampaikan apresiasi dan doa kepada seluruh petugas yang terlibat agar senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.

“Selamat bekerja, selamat bertugas. Mudah-mudahan seluruh petugas yang ditempatkan di sini, baik TNI, Polri, tenaga kesehatan, aparat pemerintah, maupun lainnya, diberikan kesehatan dan kelancaran,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pos Pengamanan Rest Area Kecamatan Sumber Jaya, Solihin, mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemudik, untuk selalu berhati-hati selama perjalanan.

“Kami dari Pospam Rest Area mengimbau kepada pengunjung yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, agar selalu berhati-hati dalam berkendara, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman,” ungkapnya.

Dengan kesiapan yang matang dan sinergi antarinstansi, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kabupaten Lampung Barat tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.(nsr)

Bupati Lampung Barat Luncurkan Bantuan Pangan untuk 575 Warga

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meluncurkan program bantuan pangan beras dan minyak sebanyak 575 untuk warga Sebarus dan Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, Senin 16 Maret 2026.

Acara peluncuran digelar di Kantor Desa Sebarus dihadiri oleh Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Peratin serta perwakilan warga penerima manfaat.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden Prabowo berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak sebanyak 4 liter untuk setiap penerima manfaat.

Bupati Lampung Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga validitas data agar tidak ada warga yang seharusnya menerima bantuan justru tidak terdata, dan sebaliknya.

Dengan adanya penyaluran ini, Parosil Mabsus berharap dapt meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, mengendalikan inflasi daerah (terutama jelang hari raya), serta memastikan ketahanan pangan tingkat rumah tangga terjamin.

“Bantuan ini bertujuan untuk mensejahterahkan masyarakat dan ini merupakan program serta komitmen pemerintah pusat, provinsi maupun daerah,” pungkasnya.(nsr)

Pemkab Lampung Barat Terbitkan Surat Edaran BHR untuk Driver Online dan THR bagi Pekerja 2026

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat mengeluarkan surat edaran terkait pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir layanan angkutan berbasis aplikasi serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja dan buruh di perusahaan pada tahun 2026.

Kebijakan tersebut diterbitkan oleh Bupati Lampung Barat melalui Surat Edaran Nomor 236 Tahun 2026 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi pengemudi dan kurir online pada layanan angkutan/barang berbasis aplikasi.

Surat edaran ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap pengemudi dan kurir online dalam menyambut hari raya keagamaan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas mereka.

Kebijakan tersebut juga mengacu pada berbagai regulasi nasional, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja/buruh.

Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah menghimbau perusahaan penyelenggara layanan transportasi dan pengiriman berbasis aplikasi agar memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada para pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi di perusahaan aplikasi.

BHR keagamaan diberikan kepada pengemudi dan kurir yang aktif dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

Bonus tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.

Perusahaan aplikasi juga diminta untuk transparan dalam proses perhitungan besaran bonus yang diberikan kepada para mitra pengemudi.

Selain itu, perusahaan diwajibkan menyalurkan BHR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemberian bonus tersebut tidak menghilangkan bentuk dukungan kesejahteraan lain yang telah diberikan perusahaan kepada para pengemudi dan kurir sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian setempat agar memantau dan mengupayakan pelaksanaan pemberian BHR tersebut.

Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga menerbitkan surat edaran kepada seluruh perusahaan di sektor industri, perkebunan, jasa, dan sektor lainnya terkait pelaksanaan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2026 bagi pekerja dan buruh.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa THR wajib diberikan kepada pekerja yang telah memiliki masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus, baik yang bekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu maupun waktu tidak tertentu.

Besaran THR ditetapkan sebesar satu bulan upah bagi pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan atau lebih. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai masa kerja.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pembayaran THR harus dilakukan secara penuh dan tidak boleh dicicil.

Perusahaan diwajibkan membayarkan THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Untuk mengantisipasi potensi keluhan terkait pembayaran THR, perusahaan diimbau berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Lampung Barat.

Pemerintah juga membuka layanan konsultasi dan pengaduan melalui Posko Satgas THR yang terintegrasi secara nasional.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap hak pekerja dan mitra pengemudi dapat terpenuhi sehingga mereka dapat menyambut hari raya dengan lebih sejahtera bersama keluarga.(nsr)

Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Taman Kota Liwa, Bantu Masyarakat Dapatkan Bapokting Lebih Terjangkau

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Polres Lampung Barat menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Serentak melalui bazar atau pasar murah bahan pokok bagi masyarakat di Taman Kota Liwa, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Lampung Barat Drs. Nukman, M.M., Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta tokoh masyarakat.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan program yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yang di pusatkan di Forum Bulog Kakanwil DKI Jakarta dan Banten melalui Zoom Meeting dengan melibatkan jajaran Polda dan Polres di masing-masing daerah.

Program ini juga merupakan bentuk sinergi antara Polri, Kementerian BUMN, Badan Pangan Nasional, serta Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Sejumlah komoditas yang disediakan antara lain 3 ton beras, 100 dus minyak goreng atau sekitar 1,2 ton, 250 kilogram gula pasir, 100 kilogram bawang merah, 50 kilogram bawang putih, 50 karpet telur, serta 50 kilogram cabai merah.

Sekretaris Daerah Lampung Barat Drs. Nukman, M.M. menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah Serentak ini dilaksanakan melalui kegiatan bazar atau pasar murah bahan pokok bagi masyarakat,” Ucapnya.

Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan Polri untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Nukman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan tersebut guna memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan.

“Kami mengajak masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah atau tebus murah untuk datang dan memanfaatkan kegiatan ini. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Selain itu, Gerakan Pangan Murah Serentak ini juga diharapkan mampu membantu menjaga daya beli masyarakat serta menekan potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.(nsr)

 

Wakil Bupati Lampung Barat Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin didampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H.

Apel gelar pasukan berlangsung di halaman Mapolres Lampung Barat, Kamis 12 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan apel, kemudian dilanjutkan pemasangan pita tanda oprasi oleh Kapolres Lampung Barat kepada Dishub, Sat Pol PP, Polri dan TNI disaksikan wakil Bupati Lampung Barat.

Dalam sambutan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Wakil Bupati Lampung Barat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Sehingga Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan Operasi Ketupat 2026  tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik, personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 juga akan memprioritaskan pengamanan di sejumlah objek vital, seperti masjid, lokasi wisata, pusat perbelanjaan, pelabuhan, bandara, hingga terminal.

Mad Hasnurin juga berpesan kepada para petugas agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan tugas di lapangan.

“Kepada seluruh petugas, saya berpesan untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan. Anda adalah garda terdepan dalam pengamanan Idul Fitri,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Lampung Barat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman dan lancar.

“Mari kita jaga kondusivitas daerah kita sehingga perayaan Idul Fitri di Kabupaten Lampung Barat dapat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(nsr)

Pemkab Lampung Barat Gelar Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026

LAMBAR -(delarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Koordinasi Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Stunting pada Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kagungan Setdakab.

Kegiatan Pra-Musrenbang Tematik Stunting dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin. Dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Hikami, Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Forum anak dan petugas SPPG MBG.

Dalam kesempatan itu dilakukan dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting di Kabupaten Lampung Barat oleh pihak Pemerintah Daerah dan Forkopimda, Forum Anak serta SPPI MBG.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting, sekaligus wujud komitmen bersama dari seluruh pihak dalam menangani permasalahan stunting secara komprehensif, terpadu, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah melaksanakan berbagai upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting secara berkesinambungan dan terintegrasi selama beberapa tahun terakhir.

Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang masih menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas nasional, dengan target prevalensi stunting sebesar 14,2% pada tahun 2029.

Sejalan dengan target nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan prevalensi stunting sebesar 15,43% pada tahun 2029.

Namun demikian, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Lampung Barat masih cukup tinggi, yaitu sebesar 20,5%. Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang harus kita tangani bersama melalui kebijakan yang tepat, perencanaan yang terarah, serta langkah-langkah strategis yang efektif.

Oleh karena itu, komitmen, kerja sama, serta sinergitas seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Barat.

Wujud komitmen percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Barat dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat pemerintahan pekon, kecamatan, hingga kabupaten, dengan melibatkan berbagai lintas sektor terkait di setiap tingkatan.

Optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi pada masing-masing tingkatan diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan. Hal ini mengingat setiap pekon dan kecamatan dimungkinkan memiliki permasalahan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing.

Oleh karena itu, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun pekon/kelurahan, dengan berbasis pada data yang dimiliki, harus mampu mengidentifikasi tantangan, kendala, kekurangan, serta potensi yang ada.

Dengan demikian, langkah-langkah strategis yang diambil dapat lebih tepat sasaran dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing.

Sementara, Plt Kepala Bappeda Lampung Barat Eric Enrico menjelaskan tujuan kegiatan Pra Musrenbang Tematik Penanggulangan Stunting adalah sebagai bagian dari proses perencanaan kegiatan Percepatan Pencegahan dan Penurunan.

“Melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah dalam percepatan pencegahan dan penurunan Stunting berdasarkan analisis situasi dan merumuskan usulan program atau kegiatan intervensi Perecepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting,” pungkasnya.(nsr)

Bupati Parosil Terima Audiensi Bhakti Pramuka Unila, BPRU 2026 Siap Digelar di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Suasana hangat terasa di ruang kerja Bupati Lampung Barat pada Selasa (10/3/2026).

Siang itu, Bupati Parosil Mabsus menerima kunjungan audiensi rombongan Bhakti Pramuka Universitas Lampung Tahun 2026 atau yang dikenal dengan BPRU 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Parosil didampingi Sekretaris Daerah Lampung Barat, Nukman dan sejumlah perwakilan Perangkat Daerah Lampung Barat.

Rombongan Bhakti Pramuka Universitas Lampung dipimpin langsung oleh Ketua Racana Raden Intan, Ziya Ibnuwafih, bersama Ketua Racana Putri Silamaya Risma Ronauli Sitorus.

Turut hadir pula Ketua Pelaksana kegiatan, Sanah Riah, serta para anggota pramuka lainnya yang membawa semangat pengabdian dan pembinaan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan rencana pelaksanaan Bakti Pramuka Universitas Lampung Tahun 2026 (BPRU 2026) yang akan digelar di Kabupaten Lampung Barat.

Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 mendatang, dengan pusat kegiatan di Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong.

BPRU 2026 merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Pramuka Universitas Lampung sebagai implementasi nyata nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui berbagai program, mulai dari bakti sosial, edukasi, pelatihan keterampilan, hingga penguatan karakter dan budaya.

Sebanyak 500 peserta siswa-siswi SMA/sederajat se-Kwarda Lampung ditargetkan akan mengikuti kegiatan tersebut.

Dengan mengusung tema “Gema Rimba Bakti Desa Satu Tunas untuk Bumi dan Sesama” serta motto “Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang peduli lingkungan, berdaya saing, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap budaya daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan wawasan dan potensi anggota pramuka, menimba pengalaman dalam pengabdian masyarakat, membina karakter dan kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta meningkatkan kerja sama antara anggota pramuka, pemerintah daerah, maupun pihak swasta.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bhakti Pramuka Universitas Lampung yang memilih Lampung Barat sebagai lokasi kegiatan pengabdian.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif bagi pembinaan generasi muda sekaligus bagi masyarakat yang menjadi lokasi kegiatan.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini, karena ini kegiatan yang sangat positif,” ujar Bupati Parosil.

“Terima kasih juga atas kepercayaannya yang telah memilih Kabupaten Lampung Barat sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Bhakti Pramuka Universitas Lampung Tahun 2026,” tambahnya.

Lebih lanjut Parosil menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat pada prinsipnya mendukung penuh kegiatan tersebut. Namun ia juga mengingatkan pentingnya persiapan yang matang agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Yang jelas dan juga yang terpenting, pemerintah daerah mendukung kegiatan ini. Namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan aman, sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai dengan baik, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan generasi muda yang terlibat,” pungkasnya.(nsr)