Bupati-Wakil Bupati Pesibar Lepas Pemberangkatan 56 Jamaah Haji Asal Pesibar

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati-Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan-Irawan Topani, S.H., M.Kn., melepas pemberangkatan 56 jamaah haji Pesibar Tahun 2025, di Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Rabu (21/5/2025) subuh.

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Ketua I TP-PKK, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pesibar, Eliza Wati Zadmiko, S.Sos., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Edi Yurson, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., Staf Ahli Bupati, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forkopimda setempat.

Dalam sambutan Bupati, Dedi Irawan mengatakan bahwa, hari ini adalah hari yang penuh berkah dan kebahagiaan, para keluarga berkumpul mengantarkan anggota keluarganya yang telah dipilih Allah SWT untuk memenuhi panggilan-nya ke Baitullah.

“Keberangkatan ini bukanlah sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang Insya Allah akan membawa perubahan besar dalam hidup setiap jamaah. Dapat menunaikan ibadah haji tentunya merupakan keinginan bagi semua umat muslim di seluruh dunia,”

Bupati, Dedi Irawan juga mengatakan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam yang keenam yang harus ditunaikan jika mampu, mampu dalam beribadah dan mampu secara fisik. Namun demikian menunaikan ibadah haji semata mata adalah kehendak Allah SWT. “Maka dari itu dapat menunaikan ibadah haji merupakan sebuah kenikmatan yang tidak dapat digambarkan,” tutur Bupati, Dedi Irawan.

Lebih jauh orang nomor satu di Bumi Para Sai Batin dan Ulama itu mengatakan, perjalanan haji adalah perjalanan yang penuh makna, yang tidak hanya mengajarkan tentang kesabaran dan ketakwaan, tetapi juga tentang kebersamaan dan persaudaraan. Di tanah suci, jamaah haji asal Pesibar akan bertemu dengan jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia dengan tujuan yang sama yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT. Tentu diharapkan selama berada di tanah suci jamaah haji asal Pesibar dapat menjaga niat yang ikhlas, menjaga kesehatan, dan selalu mengikuti petunjuk yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

“Kami semua (masyarakat Pesibar-red) mendoakan agar perjalanan para jamaah Hani senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diberikan kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur, mendapatkan ampunan dan rida Allah SWT,” ucap Bupati, Dedi Irawan.

Bupati, Dedi Irawan menandaskan, bagi bangsa Indonesia penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional, berbagai upaya pembinaan, pelayanan dan perlindungan, kemudahan-kemudahan selalu disiapkan dari tahun ketahun. “Untuk itu atasnama Pemkab dan masyarakat Pesibar menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petugas haji, baik Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), para medis maupun Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) yang telah melaksanakan tugas sebaik-baiknya guna kelancaran jamaah haji agar dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan lancar, serta memperoleh haji yang mabrur,” tukas Bupati, Dedi Irawan..(Arnandes)

Parosil Komitmen Sinkronisasikan Program Pusat, Provinsi, dan Daerah dalam Musrenbang RPJMD Lambar 2025-2029

LAMBAR -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin menegaskan komitmen dalam menyelaraskan program pembangunan pusat, provinsi, dan kabupaten dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 yang berlangsung di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (20/05).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Ganjar Jationo. Dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Kepala Bapeda Provinsi Lampung melalui Kabid Prasarana Infrastruktur Kewilayahan Endang Wahyuni,  Sekretaris Daerah Nukman, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Perwakilan Ormas.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus mengatakan, pihaknya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program prioritas yang telah digulirkan pemerintah pusat dan Provinsi.

“Di forum RPJMD ini saya mengajak kita sama-sama berpikir dengan situasi dan kondisi yang ada, dengan potensi yang ada menyelaraskan dan mensinerigikan kebijakan Astacita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan tiga Program unggulan Gubernur Lampung dengan Sat Ya Ananda Sakti Bupati Lampung Barat,” kata Parosil Mabsus dengan nada bicara penuh semangat.

Menurutnya, pada perinsipnya dari program Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten  tidak jauh berbeda, memiliki tujuan yang sama yaitu terkait kesejahteraan masyarakat, pelayanan yang baik kepada masyarakat, pendidikan berkualitas dan pelayanan kesehatan yang tepat dan cepat.

Bupati yang akrab disapa Pak Cik itu, menekankan pentingnya sinkronisasi antara program daerah dengan prioritas pembangunan di tingkat Provinsi dan Pusat “keselarasan ini akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran sesuai dengan arah kebijakan pemerintah yang lebih luas,” terang Parosil Mabsus.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari sinergi yang erat antara seluruh tingkatan pemerintahan. Kerjasama yang harmonis antara pusat, provinsi dan Kabupaten menjadi kunci utama mencapai keberhasilan,” sambungnya.

Sementara, Staf Ahli Gubernur Lampung Ganjar Jationo menjelaskan terdapat tiga misi yang tertuang dalam misi Gubernur Lampung Mizani Djausal atau yang dikenal dengan Tiga Cita adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif, lalu, memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan produktif, Kemudian, meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.(andri)

Pemkab Lambar ikuti Verifikasi Hybrid KemenPPPA Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2025

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengikuti kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2025. Verifikasi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia (RI).

“Semoga dengan adanya evaluasi KLA ini  akan memotivasi dan memberikan pemahaman yang lebih baik lagi bagi masyarakat serta seluruh pengelola, pelaksana, dan pembina program ini bahwa diperlukan suatu upaya dan usaha peningkatan perlindungan anak serta pemenuhan hak-hak anak dalam pembangunan,” kata Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin Dalam sambutannya di Aula Kagungan Setdakab, Kamis 15 April 2025.

Seperti diketahui bahwa pemerintah melalui KemenPPPA telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan kabupaten layak anak. Kebijakan KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehinga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat lebih dipastikan. Proses terpenting pengembangan KLA yaitu koordinasi diantara stakholders pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

Saat ini Lampung Barat terus berupaya melaksanakan apa yang menjadi amanat Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 21 menyebutkan pemerintah daerah wajib dan bertanggung jawab mewujudkan KLA sebagai upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Pemerintah daerah bersama DPRD telah menetapkan beberapa peraturan daerah terkait penyelenggaraan kabupaten layak anak, antara lain peraturan daerah Nomor 1 tahun 2017 tentang kawasan tanpa rokok, perda Nomor 3 tahun 2018 tentang kabupaten layak anak, perda Nomor 4 tahun 2019 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana, perda Nomor 10 tahun 2021 tentang penyelenggaraan pendidikan, perda Nomor 13 tahun 2021 tentang kabupaten literasi.

“Selain itu, beberapa kebijakan lainnya berupa peraturan bupati, surat keputusan bupati, surat edaran bupati serta surat keputusan kepala OPD. Dengan pemenuhan 24 indikator KLA yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang dikelompokkan kedalam lima klaster pemenuhan hak anak dalam konvensi hak anak antara lain pemberian kutipan akta kelahiran dan kartu identitas anak secara gratis, tersedianya informasi layak anak, partisipasi anak dalam pembangunan dengan mengikuti musrenbang dari tingkat pekon, kecamatan maupun tingkat kabupaten,” terang Mad Hasnurin.

“Lalu, adanya Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Unit Pelayanan Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), pelayanan kesehatan ramah anak serta ambulan hebat, satuan pendidikan yang ramah anak, pemberian seragam gratis bagi siswa/siswi tingkat SD/MI dan SMP/MTS sederajat, beasiswa pendidikan kesenian dan kedokteran, akses air minum dan sanitasi yang layak, kegiatan budaya, kreatifitas dan rekreatif yang ramah anak serta infrastruktur (sarana prasarana) yang ramah anak,” sambungnya.

Lebih lanjut, Mad Hasnurin mengatakan tahun 2021 yang Kabupaten Lampung Barat memperoleh penghargaan kabupaten layak anak kategori pratama, tahun 2022 dan 2023 Kabupaten Lampung Barat mendapat penghargaan kabupaten layak anak kategori Madya. Mad Hasnurin berharap di tahun 2025 ini prestasi tersebut dapat mempertahankan “Mempertahankan mungkin lebih sulit dari memperolehnya tapi kami sangat yakin dengan semangat dan kemauan yang keras semua itu akan terwujud,” harap Mad Hasnurin.

Menurutnya, mewujudkan kabupaten layak anak sangatlah penting karena dengan mewujudkan kabupaten layak anak, mampu melahirkan generasi cerdas, sehat dan hebat guna terwujudnya generasi yang berkualitas dan berdaya saing sesuai dengan visi Lampung Barat Hebat dan Setia serta Misi yaitu Sat Ananda Sakti yang berarti enam program sakti menuju kebahagian.(andri)

 

Parosil Mabsus Ambil Langkah Cepat Tangani Longsor di Pajar Bulan.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengambil langkah cepat untuk menangani dampak bencana longsor di Pekon Karang Agung Kelurahan Pajar Bulan Kecamatan Way Tenong, Rabu 14 Mei 2025.

Longsor yang terjadi akibat tingginya curah hujan pada hari selasa (13/5/2025) sore mengakibatkan tergerusnya aliran air menuju pembuangan sehingga putusnya salah satu ruas jalan menuju Pasar Senin di Kelurahan Pajar Bulan.

Langkah konkret Parosil Mabasus itu membawa secercah harapan bagi masyarakat yang terdampak atas terjadinya longsor, pasalnya terdapat beberapa rumah yang berada di pinggir lokasi longsor sudah mengungsi untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Dalam kunjungannya, Bupati yang biasa disapa Pak Cik itu minta pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Camat maupun stacholder terkait agar segera melakukan kajian terhadap langkah nyata yang harus dilakukan.

“Jangan lama-lama, putuskan apa yang harus dilakukan dalam penanganan bersifat darurat, hitung kebutuhannya berapa, bila perlu besok siang sudah bisa dilakukan penanganan,” pinta Parosil Mabsus.

“Meskipun sifatnya penanganan darurat minimal tidak memperlebar longsornya, masalah nantinya bisa dilewati atau tidak oleh kendaraan, nanti pihak PUPR yang menghitungnya,” kata Parosil Mabsus.

Parosil Mabsus menegaskan kepada jajaran dalam penanganan maksimal satu minggu ke depan harus sudah berjalan.

“Agak cepat, tidak bisa lagi lama-lama lagi.  Pokoknya saya kasih diangka maksimal 500 juta untuk penanganannya,” terang Parosil Mabsus.

Bupati dua periode itu menjelaskan bahwa terkait penanganan longsor yang tadinya tidak sampai membuat putusnya ruas jalan, sebelumnya sudah diajukan ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PNPB) namun masih dalam tahap peroses.

Salah satu masyarakat Kelurahan Pajar Bulan, Abdul Rasyit menyampaikan terimakasih kepada Parosil Mabsus yang  sudah menangani longsor dengan cepat.

Menurutnya, dengan hadirnya pak Bupati menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap warga yang terdampak.

Abdul Rasyit mengapresiasi niat Bupati dalam menangani longsor yang memberikan perlindungan dan dukungan kepada warga.(nsr)

Parosil Tandang Ke Kemenpora RI Konsultasikan Prasarana Olahraga di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melakukan kunjungan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jum’at 09 Mei 2025. Kunjungan ini dalam rangka konsultasi terkait prasarana olahraga di Lampung Barat.

Dalam kunjungan Parosil Mabsus di dampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Dahlin, dan diterima oleh Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Pelayanan Kepemudaan, Subroto.

Dihadapan Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Parosil Mabsus menjelaskan Kabupaten Lampung Barat memiliki 131 Pekon (Desa) dan lima Kelurahan.

Bupati yang akrab disapa Pak Cik itu menuturkan, Kabupaten Lampung Barat memiliki prasarana olehraga yang menjadi kebanggaan “merupakan sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Lampung Barat sudah memiliki stadion, namanya stadion Sekala Bekhak dan sudah punya Gor, namanya Gor Ajisaka,” jelas Parosil Mabsus.

Parosil Mabsus juga mengatakan, Lampung Barat memiliki beberapa fasilitas olahraga di masing-masing Pekon “ya stadion-stadion mini, lapangan-lapangan kampung,” sambungnya.

Menurut Bupati dua periode itu, justru lapangan tingkat Pekon tersebut tidak bisa dianggap sepele, pasalnya bibit-bibit atlit kebanyakan berasal dari kampung-kampung.

“Karena dari kampung-kampung ini bibit atlit yang bisa membawa harum nama sebuah daerah. Dan memang kadang-kadang kegiatan terbaik, kegiatan yang biasanya di lakukan tingkat Kabupaten kemeriahannya kurang, malah jika kita melakukan kegiatan yang sifatnya diselenggarakan di tingkat Pekon kemeriahannya luar biasa dan pesertanya sangat antusias untuk mengikuti,” papar Parosil Mabsus.

“Oleh karena itu kedatangan kami pada hari ini ingin mengungkapkan harapan dan keinginan ke Kemenpora, bagaimana solusinya supaya lapangan-lapangan yang kita miliki di Pekon-pekon bisa tersentuh agar lebih baik lagi dari segi prasarana pendukung, karena saat ini hanya ada tiang gawang jika ada kegiatan mengandalkan tarup, penontonya pun duduk di tanah-tanah belum ada tempat duduknya yang dibuat khusus,” ujarnya.

Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Subrot, menyambut baik atas kunjungan Bupati Lampung Barat seserta jajaran.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Bupati beserta jajaran yang telah berusaha dan senantiasa mengembangkan olahraga di Kabupaten Lampung Barat,” ungkapnya.

Terkait informasi atas permohonan akan dilakukan pengkajian terlebih dahulu “nanti akan kita lakukan zoom meeting, terkait waktunya nanti kita berikan informasi,” tutupnya.(nsr)

Parosil Mabsus Hadiahi Guru SMP-nya Umrah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiahi paket umrah kepada ibu Juhaiti salah satu gurunya sewaktu masih belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Kebun.

Pertemuan Pak Cik, sapaan akrab bupati Lampung Barat itu dengan Juhaiti yang juga sempat menjadi rekan Parosil Mabsus saat menjadi guru honerer terjadi secara tidak disengaja di acara perpisahan siswa SMAN 1 Kecamatan Sumber Jaya yang berlangsung sangat meriah, Kamis 08 Mei 2025.

Sebelum mengakhiri sambutannya Parosil Mabsus tiba-tiba memanggil seorang ibu pensiunan guru berpakaian setelan kebaya dan kerudung warna kuning “saya ingin berikan hadiah Umrah kepada ibu Juhaiti,” kata Parosil Mabsus sembari merangkulnya.

Sebelumnya, saat memulai sambutan Bupati yang mengawali karirnya dari guru honerer itu Parosil Mabsus dengan lantang mengenalkan Juhaiti merupakan gurunya semasa SMP.

“Ibu Juhaiti ini pernah ngajar saya waktu masih SMP, dan pernah sama-sama menjadi guru sewaktu saya masih jadi guru honorer dulu,” jelas Parosil Mabsus.

Parosil Mabsus pun menceritakan dirinya sempat berpikir ketika dirinya memasuki pelataran SMAN 1 Sumber Jaya ia melihat ibu Juhaiti hadir dengan kondisi yang masih terlihat muda.

“Pas saya melihat ibu Juhaiti tadi, kaget, masih tampak gagah dan terlihat muda dan saya mendapat informasi baru saja pensiun. Berarti saya masih di bangku SMP dulu ibu Juhaiti masih muda sekali ya,” ucap Parosil Mabsus.

Juhaiti wanita berusia 60 tahun itu sangat terharu saat menerima hadiah dari muridnya yang kini sudah menjadi bupati.

Juhaiti mengenal sosok Parosil Mabsus sejak kecil sebagai anak yang ulet dan memiliki pendirian keras.

“Saya sangat terharu dan terhormat menerima hadiah umrah ini dari murid sendiri,” tuturnya.

“Semoga terus diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.(andri)

Bupati Lampung Barat Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan

LAMBAR -(deklarasinews.com)– Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang tengah digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Ajakan ini disampaikannya dalam audiensi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, UPTD Samsat Lampung Barat, Satlantas Polres Lampung Barat, dan pihak Jasa Raharja di rumah dinasnya, Komplek Kebun Raya Liwa, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, pada Rabu sore (7/5/2025).

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini berlaku mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2025.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas upaya koordinasi dan sosialisasi menyeluruh agar masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan program strategis ini dengan baik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Lampung Barat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak dengan baik,” ujar Bupati Parosil.

“Ini penting untuk mendongkrak pendapatan daerah, baik provinsi maupun kabupaten, dalam mendukung program-program pembangunan,” tambahnya.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, menjelaskan bahwa koordinasi ini bertujuan agar seluruh pihak terlibat dapat memberikan pemahaman yang seragam kepada masyarakat terkait pemutihan pajak.

“Kita sama-sama saling koordinasi untuk pemutihan pajak,” ucapnya.

Dalam program ini, wajib pajak cukup membayar pajak kendaraan untuk satu tahun berjalan.

Namun, seperti dijelaskan Kasatlantas Polres Lampung Barat IPTU Deni Saputra, pembayaran pajak lima tahunan atau ganti plat tetap dibebankan biaya PNBP cetak STNK dan plat kendaraan. Begitu pula untuk mutasi atau balik nama, masih dikenakan biaya PNBP BPKB.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja menegaskan bahwa pokok tunggakan iuran tetap harus dibayarkan maksimal untuk lima tahun terakhir.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan capaian penerimaan daerah sekaligus memberikan keringanan kepada masyarakat untuk tertib administrasi kendaraan.(Andr)

Wabup Lampung Barat Hadiri Musrenbang Provinsi Lampung 2025, Dorong Pembangunan Merata dan Berkelanjutan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2025 yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Rabu (7/5/2025).

Musrenbang ini digelar dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung Tahun 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2026.

Musrenbang ini mengusung tema “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian ESDM RI, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, serta para kepala daerah dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Musrenbang yang menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi dan arah pembangunan daerah dengan pemerintah provinsi maupun pusat.

Wabup Mad Hasnurin berharap melalui Musrenbang itu, kebutuhan pembangunan di daerah khususnya di wilayah Lampung Barat dapat lebih diperhatikan, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, dan pertanian.

“Semoga dengan sinergi yang terbangun, pembangunan ke depan semakin merata dan berkelanjutan menuju Lampung yang lebih maju,” ujar Wabup Mad Hasnurin.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam menyusun program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Karena dengan kolaborasi yang baik, tentu dampaknya akan mempercepat proses pembangunan,” pungkasnya.(andri)

Wabup Mad Hasnurin Sampaikan Harapan Besar dalam Acara Pisah Sambut Kajati Lampung

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi…

Parosil Mabsus Resmi Melantik Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Barat 2025-2030

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus resmi melantik tim pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten…