Partinia Parosil Mabsus Ajak Siswa Paud Tunas Bangsa Gemar Makan Ikan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus mengajak siswa Paud Tunas Bangsa untuk gemar makan ikan.

Untuk itu, Partinia Parosil Mabsus didampingi sejumlah kepala perangkat daerah membagikan 50 paket bubur ikan dan perlengkapan sekolah.

Partinia Parosil Mabsus mengatakan, tujuan program tersebut adalah untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai pencegahan gizi buruk dan stunting.

“Tujuan adanya program ini selain untuk menyerukan agar anak-anak gemar mengkonsumsi ikan, juga sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terhadap pencegahan stunting,” kata Partinia Parosil Mabsus dalam sambutannya di Paud Tunas Bangsa Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit, Rabu 06 Agustus 2025.

Sebab menurut Mak Cik begitu sapaan karibnya bagi Partinia, ikan memiliki manfaat yang bagus untuk anak-anak, diantaranya untuk kepintaran, kesehatan, termasuk untuk pertumbuhan.

Ia juga berharap, dengan adanya program tersebut dapat menuntaskan stunting di Lampung Barat.

“Untuk mengatasi stunting di Lampung Barat salah satunya dengan masyarakat mengonsumsi makan makanan bergizi. Salah satunya yakni konsumsi ikan, minum susu, juga olahraga teratur,” ucapnya.

“Jadi memang perlu ada tambahan makan-makanan bergizi, seperti konsumsi ikan misalnya,” tutup Partinia Parosil Mabsus.(andri)

Pemkab Lambar Serahkan Reward Kepada Lima Kelompok Tani yang Mengikuti Pelatihan SL-PLA

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyerahkan reward kepada lima kelompok tani yang telah mengikuti pelatihan Sekolah Lapang Pengelolaan Lahan dan Air (SL-PLA).

Penyerahan Reward dilakukan oleh Staf Ahli bidang Pembangunan dan Ekonomi Danang Hadi Suseno di Sekolah Kopi Kecamatan Sumber Jaya, Rabu 06 Agustus 2025.

Danang Hadi Suseno mengatakan, kegiatan SL-PLA ini merupakan bagian dari upaya dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

“Melalui SL-PLA, kita tidak hanya memberikan pelatihan dan edukasi kepada petani, tetapi juga mendorong penerapan langsung di lapangan, terutama dalam pengelolaan lahan yang efisien serta pengurangan penggunaan bahan kimia, seperti herbisida,” kata dia.

Melalui upaya bersama dalam perbaikan sistem pengelolaan ini, Danang berharap akan tercipta kondisi yang mendukung pertumbuhan tanaman kopi secara optimal.

“Dengan demikian, hasil produksi kopi akan meningkat secara signifikan yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para petani dan taraf hidup masyarakat Lampung Barat,” ucapnya.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk mewujudkan pertanian kopi yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tahun ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga melakukan penilaian terhadap lima kelompok tani yang telah mengikuti Sekolah Lapang pada rentang tahun 2021 hingga 2024.

Dengan fokus utama penilaian adalah penerapan kaidah pengelolaan lahan dengan pemanfaatan sampah organik dan pengurangan pemakaian herbisida yang sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung program pengurangan limbah dan pencemaran lahan.

Setelah dilakukan serangkaian evaluasi, verifikasi lapangan, dan penilaian oleh tim teknis, berikut hasil kelompok tani terbaik:

Terbaik Pertama: Kelompok Tani Usaha Mandiri, Pekon Sukapura mendapatkan reward berupa satu unit mesin potong rumput dan enam buah terpal ukuran 6 x 8 meter.

Terbaik Kedua: Kelompok Tani Karya Muda, Pekon Suka Jaya mendapatkan reward berupa satu unit mesin potong rumput dan empat buah terpal.

Terbaik Ketiga: Kelompok Tani Argosari Makmur, Pekon Padang Tambak mendapatkan reward berupa enam buah terpal.

Terbaik Keempat: Kelompok Tani Karya Bakti, Pekon Sindang Pagar mendapatkan reward berupa lima buah terpal.

Terbaik Kelima: Kelompok Tani Sinar Galuh, Pekon Way Petai mendapatkan reward berupa empat buah terpal. (andri)

Bupati Parosil Gandeng BRIN Kembangkan Wisata Edukatif Kebun Raya Liwa

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus melakukan audiensi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka pengembangan dan peningkatan wisata Kebun Raya Liwa (KRL) yang menjadi icon kebanggaan kabupaten berslogan Beguai Jejama.

Audiensi itu dihadiri Direktur Kemitraan Badan Riset dan Inovasi nasional (BRIN) Dr. Asep Riswoko, B.Eng., M.Eng berserta jajaran, Rabu (06/08).

Kehadiran BRIN menemui Pakcik, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus di ruang kerjanya dalam rangka monitoring terkait pengembangan Kawasan Kebun Raya Liwa.

“Merujuk pada salah satu tugas dan fungsi Direkktorat Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, yaitu pengembangan kawasan Kebun Raya di Indonesia,” ujar Asep, selaku Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi.

Monitoring yang dilakukan BRIN di Lampung Barat berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 4 kemarin hingga 6 Agustus bulan ini.

Bupati Parosil berharap kehadiran BRIN bisa memicu peningkatan perkembangan objek wisata Kebun Raya Liwa dengan inovasi-inovasi yang diprogramkan BRIN.

“Ya, bagaimana caranya Kebun Raya Liwa ini kunjungan wisatawannya meningkat,” ungkap Pacik.

Sebab kata Pacik, Bupati Parosil, sampai saat ini memang kunjungan wisatawan ke Kebun Raya Liwa terbilang ramai.

Namun tidak sedikit pengunjung hanya sekadar berlalu lalang saja tanpa masuk ke dalam area Kebun Raya Liwa.

Padahal, kata Pacik, banyak keunikan berbagai macam tanaman hias hingga pojok baca ada di dalam area Kebun Raya Liwa yang bisa dinikmati dan menjadi edukasi bagi pengunjung.

“Karena pengunjung kadang cuma lewat, tapi ngga masuk ke dalam. Padahal kan di Kebun Raya Liwa banyak hal yang bisa dinikmati,, bahkan bisa jadi edukasi” kata Pacik.

“Jadi kehadiran BRIN ini harapannya bisa memumculkan inovasi untuk menambah daya tarik Kebun Raya Liwa,” pungkasnya.(andri)

Berikan Motivasi Kepada Capaska Lambar, Nukman Tegaskan Pentingnya Menghargai Waktu dan Mentaati Peraturan.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat Nukman memberikan motivasi kepada Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus tahun 2025 di kabupaten setempat.

Pertemuan antara pria yang sempat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat dengan 50 Capaska yang dikemas dengan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka berlangsung di Wisma Sindalapai Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit, Selasa (05/08) malam.

Dikatakan Nukman, Pendidikan dan pelatihan bagi Capaska ini merupakan momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.

“Kita memberi motivasi kepada mereka karena mereka adalah anak-anak terpilih dari sekian banyak yang menjadi calon Paskibra,” katanya.

Nukman berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan disiplin, baik itu pelatihan terkait kenegaraan maupun disiplin lainnya.

Selain memberikan motivasi kepada Capaska Lampung Barat, Nukman juga menekankan agar 50 putra-putri terbaik daerah dapat menjunjung tinggi prinsip menghargai waktu dan mentaati peraturan serta tanggung jawab dalam menyelasaikan tugas.

Sebab menurut Nukman, dengan menghargai waktu akan menciptakan disiplin dalam hidup “Disiplin itu sendiri adalah keadaan dimana kita patuh dan patuh pada norma atau nilai yang terkandung dalam dimensi waktu,” kata pria yang akrab disapa Udo Nukman.

Sedangkan mentaati peraturan adalah tindakan yang dituntut untuk dipilih dan dilakukan. “Artinya peraturan menuntut seseorang atau kelompok untuk menaati, bertindak, dan bersikap sebagaimana yang telah ditentukan,” sambungnya.

Selain itu, dikatakan Nukman yang tidak kalah pentingnya adalah tanggung jawab, sikap tanggung jawab membantu membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan berintegritas.

“Sebagai Capaska anak-anakku semua harus bertanggung jawab, karena akan mengemban tugas penting dalam upacara kenegaraan, khususnya pengibaran bendera merah putih tingkat Kabupaten Lampung Barat pada Hari Kemerdekaan. Tanggung jawab ini meliputi disiplin diri, menjaga kekompakan tim, serta kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi tekanan saat bertugas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, total keseluhan Capaska Lampung Barat terdapat 50 orang. Dengan rincian laki-laki 26 dan perempuan 24 orang.(andri)

Mad Hasnurin Lepas 53 Jamaah Umroh Asal Lambar, Arrumaisya Jamaah Termuda

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Arrumaisya menjadi jamaah umrah termuda yang dilepas Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin bersama 52 jemaah umrah lainnya di Islamic Center Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balik Bukit, Senin 04 Agustus 2025.

Arrumaisya siswi kelas delapan SMPQ Darul Fattah, Natar Lampung Selatan, alumni SD IT Smart Qur’ani, berusia 13 tahun mendapat umrah gratis dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sebagai apresiasi atas keberhasilannya dalam menghapal Al-qura’an 10 juz.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki program peningkatan Iman dan Taqwa salah satunya melalui pemberian umrah gratis kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, imam masjid, guru ngaji, perwakilan organisasi dan siswa berprestasi.

Keberangkatan umrah kali ini, total keseluruhan sebanyak 53 jamaah. 40 dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan 13 jamaah secara mandiri.

Mad Hasnurin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat meluncurkan program umrah gratis sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang akan menjalankan ibadah.

Pun Mad Hasnurin begitu sapaan karibnya bagi wakil Bupati dua periode itu, mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur, karena menurutnya, tidak semua orang mendapat kesempatan untuk menjalankan ibadah umrah.

“Tidak semua masyarakat mendapatkan kesempatan untuk menjalankan ibadah umrah, semua orang menginginkan namun ada yang terkendala kesehatan maupun biaya, maka bersyukurlah saudara-saudara mendapatkan kesempatan untuk menjalankan ibadah umrah ini,” jelas Mad Hasnurin.

Mad Hasnurin berpesan, agar para jamaah dalam keberangkatan dapat menjaga kebersamaan dan saling tolong-menolong satu dengan yang lain.

“Jaga kesehatan agar dapat menjalankan ibadah dengan keadaan yang sehat wal afiat sehingga pokus dalam menjalankan ibadah,” tuturnya.

“Pergunakan waktu selama 10 hari nanti untuk beribadah yang khusuk, doakan Lampung Barat yang kita cintai ini agar menjadi kabupaten yang aman, tentram, damai dan makmur,” tutupnya.

Sementara, Anis selaku orang tua dari Arrumaisya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang sudah memberikan umrah gratis kepada putrinya.

Ia menjelaskan, kesempatan tersebut diperoleh putrinya bukan karena tanpa sebab, namun satu tahun yang lalu Arrumaisya ditantang oleh Nukman yang saat itu menjabat selaku Pj Bupati Lampung Barat jika berhasil menghapal al- quran dua Juz dalam waktu satu tahun maka mendapat hadiah umrah gratis, sebelumnya Arrumaisya sudah hapal delapan Juz.

Dirinya berharap, program ini ke depan terus dilanjutkan sebagai pemacu semangat kepada anak khususnya di Lampung Barat agar lebih giat dalam memperdalam ilmu agama terutama menghapal Al-quran.(andri)

KunKer ke Badan Gizi Nasional, Pemkab Lambar Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Program MBG

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mendukung program-program prioritas nasional di bidang peningkatan gizi masyarakat, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus diwakili Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Hikami melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia di Jakarta pada Kamis, 31 Juli 2025.

Kunjungan Ahmad Hikami didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) Bulki Basri, Kepala Dinas Kesehatan dr Widiatmoko serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tati Sulastri tersebut diterima secara resmi oleh jajaran Deputi BGN, baik dari Deputi Promosi dan Kerja Sama maupun Deputi Penyediaan dan Penyaluran.

Ahmad Hikami mengatakan, kunjungan tersebut sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mendukung program nasional.

“Langkah serius ini kita tunjukkan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program bapak Presiden Prabowo Subianto terkait Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata dia.

“Dari pertemuan yang intens tadi kami membahas sejumlah aspek penting terkait sinergi antara pusat dan daerah dalam menyukseskan MBG, salah satunya dalam hal penyediaan infrastruktur dan kelembagaan pendukung di tingkat daerah,” jelas Ahmad Hikami.

Ahmad Hikami menyampaikan, apresiasi atas sambutan yang diberikan serta menjelaskan komitmen dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk mendukung program-program strategis nasional di bidang ketahanan gizi, terutama Program Makan Bergizi Gratis.

Karena menurutnya, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), menurunkan angka kemiskinan, serta memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Sementara, pihak Deputi Penyediaan dan Penyaluran menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat segera mengajukan lahan milik pemerintah daerah yang dinilai siap dibangun menjadi fasilitas pendukung MBG, dalam hal ini Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).

Sejauh ini, dari data yang sudah dihimpun dan diverifikasi oleh BGN, terdapat empat lokasi yang telah diajukan dan masuk dalam daftar prioritas, yakni di wilayah Air Hitam, Kebun Tebu, Gedung Surian, dan Suoh. Namun demikian, BGN masih menunggu tambahan usulan lokasi lainnya dari pemerintah daerah agar proses pembangunan infrastruktur bisa segera dimulai.

Tak hanya itu, dari sisi promosi dan penguatan pelaksanaan di lapangan, Deputi Promosi dan Kerja Sama juga menekankan pentingnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG di tingkat daerah. Satgas tersebut akan menjadi garda terdepan dalam koordinasi teknis antara Pemkab dan BGN, termasuk dalam pengawasan distribusi pangan bergizi dan edukasi gizi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga didorong untuk segera menetapkan bentuk kelembagaan pengelola MBG di daerah. Ada beberapa opsi yang ditawarkan, mulai dari membentuk yayasan khusus, menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), atau bekerja sama dengan Koperasi Pekon (Kopdes).

Langkah ini bertujuan untuk menjamin keberlanjutan program dan menjadikannya sebagai bagian dari gerakan kolektif masyarakat dalam meningkatkan kualitas gizi anak dan keluarga.

Dengan langkah-langkah yang tengah disusun ini, Lampung Barat diharapkan dapat menjadi salah satu daerah percontohan pelaksanaan MBG di Provinsi Lampung, bahkan secara nasional.(andri)

KunKer, Parosil Mabsus Di Jembrana, Membangun Sinergi Menggali Potensi serta Evaluasi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam upaya untuk memastikan efektivitas pemerintahan dan program di tingkat Kabupaten, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melakukan kunjungan kerja (KunKer) ke Kabupaten Jembrana Provinsi Bali.

Kunjungan Parosil Mabsus beserta rombongan pada (30/07) disambut langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna (Ipat) beserta Kepala OPD terkait.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menjelaskan, kunjungannya beserta jajaran merupakan bentuk silaturahmi sekaligus upaya membangun sinergi antardaerah.

“Kunjungan ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga bagian dari komitmen kami untuk memperkuat kerja sama dan mempelajari praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Kabupaten Jembrana,” ungkap Parosil Mabsus, Kamis 31 Juli 2025.

Ia mengatakan, kunjunganya ke Jembrana bukan merupakan untuk yang pertama kalinya “Saat dulu saya masih menjadi anggota DPRD, saya pernah berkunjung ke sini (Jembrana) dan sangat tertarik dengan program sekolah gratis. Hari ini saya ingin melihat bagaimana kelanjutan dari program itu,” jelas Parosil Mabsus.

Berdasarkan dialognya dengan Patriana Krisna, Parosil Mabsus mengapresiasi keberlanjutan dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam menjalankan program-program yang berpihak pada masyarakat, seperti sekolah gratis, pengelolaan BLUD di puskesmas, hingga pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di setiap Pekon (Desa).

Dengan kunjungan tersebut, Pak Cik begitu sapaan Akrabnya bagi bupati dua periode itu, berharap langkah ini menjadi awal untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam rangka peningkatan pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Pak Cik mengaku, ada banyak hal yang dapat di pelajari oleh pihaknya dari pertemuan tersebut “Nanti akan kami kaji bersama tim di Lampung Barat, mana program yang bisa segera diimplementasikan, dan mana yang perlu dikomunikasikan lebih lanjut untuk disesuaikan dengan kondisi daerah kami,” pungkas Parosil Mabsus.

Sementara, Wabup Jembrana, IGN Patriana Krisna menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dari pemerintah kabupaten Lampung Barat.

Patriana mengaku, pertemuan tersebut menjadi momen yang sangat membanggakan karena menunjukkan adanya perhatian dan keinginan untuk saling berbagi praktik baik antar pemerintah daerah.

“Dari diskusi tadi, kami membagikan berbagai informasi, termasuk program sekolah gratis dan pengelolaan layanan kesehatan melalui BLUD di puskesmas,” ujarnya.

Ia yakin ada beberapa hal yang bisa diadopsi atau menjadi referensi untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ke depannya.(nsr)

Nukman Tinjau Kesiapan Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Balik Bukit.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat Nukman meninjau lokasi kesiapan Dapur Sehat dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adapun lokasi tersebut bertempat pada salah satu bangunan yang berada di Pekon Sebarus, tepatnya di Sabah Bekhak gedung bekas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Paksi Pak Liwa Kecamatan Balik Bukit, Kamis 31 Juli 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Sekda bersama Asisten bidang Administrasi Umum Ismet Inoni, Kepala Dinas Kominfo Burlianto Eka Putra dan kepala Bapeda Tri Umaryani berdialog lngsung dengan pengurus dapur MBG Kecamatan Balik Bukit Pendi menanyakan progres pembangunan.

Berdasarkan hasil kunjungannya Nukman mengatakan, sejauh ini kesiapan sudah hampir mencapai 100 persen.

“Kalau melihat dari persiapan, sarana prasarana dan gedung hampir 100 persen. Termasuk SDM pun sudah direkrut oleh mereka. Bahkan kepala dapurnya sudah ada,” ungkap Nukman.

Ia menjelaskan, ke depan pihaknya tinggal mempelajari bagaimana mensingkronkan untuk persiapan launching.

“Selaku Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Barat kami mendukung penuh program pak Presiden ini. Semoga program ini dapat bermanfaat bagi anak-anak sekolah,” terangnya.

Terkait launching, Nukman menuturkan pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan pihak pengurus dapur MBG.

“Nanti kita akan melakukan rapat terlebih dahulu dengan kawan-kawan dari satuan pelayanan pemenuhan gizi akan seperti apa teknis lounchingnya,” pungkas Nukman.

Sementara, Pendi pengurus salah satu dapur MBG yang berada di Balik Bukit menjelaskan, pihaknya menargetkan dalam satu hari menyediakan 3. 634 porsi untuk siswa serata TK, SD, SMP dan SMA yang berada di pekon Sebarus, Way Empulau Ulu dan Gunung Sugih.

“Kita akan menyediakan 3.634 porsi dalam satu harinya untuk delapan sekolah yang berada di wilayah tiga pekon,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam kurun waktu dekat ini pihaknya akan menyediakan MBG dari hari senin hingga Jum’at.(andri)

Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin Hadiri Dua Agenda Strategis di Kantor Gubernur Lampung

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri dua agenda penting yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Lampung pada Selasa, 29 Juli 2025.

Kehadiran beliau mewakili Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pembangunan daerah.

Agenda pertama dimulai pada pukul 08.00 WIB, yakni Rapat Koordinasi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI bersama Gubernur Lampung serta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pusiban, Kantor Gubernur Lampung.

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Mad Hasnurin hadir didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, Kepala Bagian Pemerintahan, serta pejabat yang membidangi urusan pertanahan.

Rapat ini membahas sinergi antara pusat dan daerah dalam penyelesaian masalah pertanahan, penataan ruang, serta percepatan pelaksanaan reforma agraria.

Kemudian pada pukul 13.00 WIB, Wakil Bupati kembali mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Gubernur Lampung dengan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung yang bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur.

Rapat ini menjadi forum evaluasi dan koordinasi dalam pelaksanaan program-program strategis pemerintah provinsi yang memerlukan dukungan penuh dari seluruh pemerintah kabupaten/kota.

Menanggapi pentingnya dua agenda ini, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin menyampaikan jika Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi demi mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pertanahan, tata ruang, dan pelayanan publik.

“Dalam rapat bersama Menteri ATR/BPN serta Gubernur Lampung hari ini, kami menyampaikan kesiapan daerah untuk menyukseskan program-program strategis nasional yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Mad Hasnurin.

 

Selain itu, pihaknya juga terus mendorong sinergi lintas sektor, agar pengelolaan pertanahan dan perencanaan pembangunan di Lampung Barat berjalan transparan, tertib, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung Barat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung kebijakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Kehadiran Wakil Bupati Mad Hasnurin dalam dua agenda tersebut mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menjalin komunikasi yang erat dengan semua pihak demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Sekala Bekhak.(ADV)

Lantik 14 Kapus dan Kasubag TU, Parosil Mabsus Tegaskan Pelayanan Harus Siap 24 Jam

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Setelah melantik 13 pejabat tinggi pratama pada 23 Juli lalu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan publik.

Dengan melantik 14 Kepala UPTD Puskesmas dan kepala subbagian tata usaha (Kasubbag TU) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat. Pelantikan berlangsung halaman Puskesmas Rawat Inap Fajar Bulan, Kelurahan Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Jum’at 25 Juli 2025.

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/116/KPTS/IV.05/2025, tentang Penugasan dan Pembebasan dari Tugas Tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Daerah dan Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/117/KPTS/IV.05/2025, tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pengambilan sumpah jabatan turut disaksikan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Partinia Parosil Mabsus, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKDSDM, Kasat Pol PP, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Parosil Mabsus menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas, termasuk kewajiban melayani masyarakat selama 24 jam.

Ia mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk memperkuat dedikasi dan sinergi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya percepatan penanganan kasus stunting.

“Pelantikan ini kita laksanakan di halaman Puskesmas agar bapak dan ibu semakin dekat dengan tempat pengabdian. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang prima, senyum yang tulus, dan kerja ikhlas. Kesehatan adalah hal utama. Kita harus bersama-sama menghadapi tantangan, salah satunya adalah menurunkan angka stunting, karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegas Bupati.

Parosil juga mengingatkan pentingnya loyalitas dan totalitas dalam menjalankan amanah jabatan.

Ia meminta para kepala Puskesmas untuk aktif turun ke lapangan, mendengar langsung kebutuhan masyarakat, dan tidak hanya mengandalkan laporan dari meja kerja.

“Jangan hanya duduk menerima laporan. Pemimpin harus turun langsung ke masyarakat. Kita harus hadir memberikan solusi,” lanjutnya.

Mutasi dan rotasi jabatan, menurut Bupati dua periode ini, adalah bagian dari penyegaran birokrasi dan upaya mengoptimalkan kinerja pemerintahan agar lebih responsif dan efektif dalam melayani masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa program-program pemerintah daerah harus dijalankan dengan berpedoman pada visi misi pembangunan, termasuk program unggulan “Satu Anak Satu Kartu Identitas” (Sakti) yang menjadi bagian dari arah pembangunan Kabupaten Lampung Barat.

“Selamat bertugas. Jaga amanah ini dengan baik, kelola sarana dan prasarana kesehatan secara optimal. Mari bekerja, mari melayani dengan hati,” pesan Parosil menutup sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada balita dan ibu hamil sebagai bagian dari program peningkatan gizi dan pencegahan stunting di Lampung Barat.

Berikut nama-nama kepala Puskesmas dan kepala subbagian tata usaha (Kasubbag TU) Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dilantik:

  1. MINARNI, S.Tr.Keb, SKM., M.Kes diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sumberjaya
  2. DESMALIA, S.ST diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Fajar Bulan.

3 SUBAGIYO, S.KM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Pagar Dewa.

  1. NURBAITI JAN, S.Kep diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sekincau.
  2. NEZWAN, SKM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kenali.
  3. Bdn. ROMAITA, S.S.T., M.Kes diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Batu Brak.
  4. Bdn.MARTALENA, S.ST diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Batu Ketulis
  5. METTY SYLVIANI, SST., M.K.M diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Lumbok Seminung.
  6. SITI MAHDALENA, SKM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Way Nyerupa.
  7. SAIMIN, S.K.M., M.Kes diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Srimulyo.
  8. Ns. TIKA MEGI FITRIANINGSIH, 3.Kep diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Liwa.

12 LENI PATRIAWATI, S.Kep. Na diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Gedung Surian.

13 RITA ROSITA, S. Kep.Ners Perawat Penyelia pada UPTD Puskesmas Bandar Negeri Suoh.

14 YEPI SUGRIAS RUHYANI, M.Μ. S.KM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Air Hitam.

Untuk Sub Bagian Tata Usaha:

  1. Tri Agus Yudianto, S.KM diberikan tugas kepala sub bagian tata usaha pada UPTD Puskesmas Way Nyerupa.
  2. Yesi Desi Sandi diberikan tugas kepala sub bagian tata usaha pada UPTD Puskesmas Pagar Dewa.

Sedangkan untuk perawat Penyelia :

  1. Susilo Hermianto, SKM diberikan tugas sebagai perawat penyelia pada UPTD Puskesmas Bandar Negeri Suoh.
  2. Hrjunaidi, SST diberikan tugas sebagai radiografer peneyelia pada RSUD Alimuddin Umar.(ADV)