Safari Ramadhan, Wali Kota Ludi Oliansyah Serahkan Bantuan untuk Masjid Salamun

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah beserta jajaran Pemerintah Kota Pagar Alam melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah, di Masjid Salamun Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Senin (23/02/2026).

Kegiatan Safari Ramadhan ini dirangkai dengan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan Tausyiah dan Doa bersama. Pada kesempatan ini juga Wali Kota menyerahkan bantuan perlengkapan kepada pengurus Masjid Salamun.

Wali Kota Ludi Oliansyah mengatakan melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, Pemkot Pagar Alam hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dan warga.

“Masjid Salamun Talang Jelatang merupakan tempat ibadah yang memiliki peran strategis dalam membina kerukunan, untuk itu kami sangat mengapresiasi upaya seluruh pengurus jamaah yang penuh keikhlasan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wako Ludi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama sama mengisi bulan suci Ramadhan ini dengan kegiatan yang bermakna dan bermanfaat, perbanyak ibadah dan silaturahmi.

“Saya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di segala bidang, kami berkomitmen untuk terus membangun Kota Pagar Alam agar menjadi Kota yang sejuk, nyaman dan berdaya saing, dengan tetap menjujung tinggi nilai-nilai agama dan budaya,” pungkasnya. (Rep)

Polres Pagar Alam dan Pemkot Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Peran pers dalam membangun daerah tak terelakan. Selaku organisasi jurnalis yang tertua (PWI) tentu diharapkan bisa menghasilkan karya jurnalistik yang proposional dan berimbang. Dan PWI kota Pagaralam,hari ini ,Rabu (18/02) memperingati Hari Pers nasional (HPN) dan HUT PWI ke 80. Pada kesempatan ini,Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. menghadiri kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 yang digelar di Kota Pagar Alam, Rabu (18/02/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat dan Bangsa yang Kuat” serta dihadiri unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Pagar Alam, serta tamu undangan penting lainnya.

Acara turut dihadiri Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, S.T bersama Wakil Wali Kota Haja Bertha. SH. MKn, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antara insan pers, pemerintah, dan aparat keamanan.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Kota Pagar Alam Agus Binus Gusti, S.E. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, termasuk Wali Kota, Kapolres, serta unsur Forkopimda lainnya. Ia berharap di usia ke-80 tahun ini, pers semakin kuat dan tangguh dalam memberikan informasi yang membangun demi kemajuan Kota Pagar Alam.Beberapa hari sebelumnya PWI kota Pagaralam nenggelar bakti sosial ke rumah panti,rumah berbagi dan panti di Kauman,terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah. ST menyampaikan harapan agar sinergi antara pemerintah dan insan pers semakin erat dalam menciptakan narasi berita yang positif. Menurutnya, peran media sangat penting dalam mempromosikan Pagar Alam sebagai kota wisata unggulan, sekaligus mendukung terciptanya suasana aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Dinas Kominfo harus dapat mengakomodir para wartawan yang ada di Pagaralam.”ini tugas Diskominfo.”ingatnya. Saya yakin dengan pemberitaan yang baik maka pengunjung akan ke Pagaralam.”jadi tugas  Diskominfo ini.Jangan dimunculkan yang seram me (menakutkan) ,tapi serame (sama memilki) ,seloroh Ludy Oliansyah.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan dukungan penuh terhadap peran pers sebagai penyampai informasi yang edukatif dan menyejukkan masyarakat. Ia menegaskan Polres Pagar Alam siap bersinergi menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Kota Pagar Alam. Senada dengan hal tersebut, Kasi Humas Mansur, S.H. juga menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas informasi publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pemberitaan yang positif dan berimbang.acara ditutup dengan pemotongan  tumpeng, penyerahan plakat sahabat pers dan fose bersama (Rep)

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan Sampaikan Amanat KASAD

METRO -(deklarasinews.com)- Korem 043/Gatam melaksanakan upacara bulanan yang berlangsung di lapangan upacara Makorem 043/Gatam, Jl. Veteran Hadimulyo Barat Metro, pada Rabu (18/2/2026). Upacara ini diikuti oleh seluruh prajurit dan ASN Korem 043/Gatam beserta jajaran, dengan Inspektur Upacara (Irup) Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., dan Komandan Upacara (Danup) Kapten Inf M. Syadri.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanatnya yang dibacakan Irup, ditekankan bahwa upacara sekadar formalitas, melainkan momentum refleksi atas capaian kinerja sekaligus upaya penguatan disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab selaku Prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat.

“Keberhasilan pelaksanaan tugas selama TA 2025 diikuti dengan evaluasi berisi   catatan-catatan penyempurnaan, menjadi bekal berharga bagi satuan jajaran TNI Angkatan Darat dalam rangka mendedikasikan pengabdian yang lebih berkualitas. Sebagaimana kita ketahui bahwa citra positif TNI Angkatan Darat tetap terjaga dengan baik di mata masyarakat, ditambah lagi amanah kepercayaan pemerintah dalam membantu upaya penanggulangan bencana di berbagai daerah, “tegasnya

Selanjutnya KASAD dikesempatan tersebut menekankan, bahwa kita patut mensyukuri, karena semuanya tidak terlepas dari hasil kerja keras bersama, serta wujud komitmen untuk terus menunjukkan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat.

“Atas keberhasilan kinerja kolektif yang telah ditorehkan oleh Prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat selama tahun 2025, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, diiringi doa dan harapan, semoga perjalanan setahun ke depan, tuhan yang maha kuasa senantiasa memberkati keluarga besar TNI Angkatan Darat dengan limpahan kesuksesan, “tuturnya.

Mengakhiri amanatnya KASAD juga memberikan penekanan untuk dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas:

Pertama. sertakan tuhan dalam persembahan doa yang khusuk setiap memulai langkah kebaikan dan merencanakan semua kegiatan.

Kedua. perkuat soliditas yang utuh. solid ke dalam melalui hubungan erat antara atasan dan bawahan. solid ke luar dengan menjalin hubungan baik antara satuan dengan instansi serta masyarakat lingkungan sekitar.

Ketiga. gemakan terus kebaikan, kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial kemasyarakatan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral.

Keempat. jangan berhenti belajar dan berlatih serta fokus pada tugas. sikapi perkembangan kondisi social secara bijaksana serta yakini bahwa setiap kebaikan akan tetap bernilai kemuliaan dihadapan tuhan.

Kelima. tingkatkan kesiapsiagaan satuan guna menghadapi setiap penugasan dan kemungkinan pengerahan personel untuk membantu penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam, Kasi Pers Kasrem 043/Gatam, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Dandenma Korem 043/Gatam dan Kabalak Korem 043/Gatam

Wawako Hj. Bertha Buka ‘Panggung Gembira’ di Ponpes Daarul Kutub El Gontori

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pendidikan merupakan bekal baik di dunia maupun akhirat kelak.Selain juga pembeda yang berilmu dan sebaliknya. Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Kota Pagar Alam sebagai Kota Pendidikan dan Pariwisata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran unsur pimpinan dan jajaran dalam berbagai kegiatan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kota Pagar Alam.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, saat membuka kegiatan bertajuk “Panggung Gembira” yang digelar di Lapangan Gedung Al Azhar Kampus Pondok Pesantren Daarul Kutub El Gontori, pada Minggu malam, 15 Februari 2026.

Di hadapan para santri, Ketua DPRD Pagar Alam Hj. Jenni Shandiyah, serta tamu undangan lainnya, Hj. Bertha menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh pengurus Pondok Pesantren Daarul Kutub El Gontori atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pengembangan kreativitas santri.

Menurutnya, “Panggung Gembira” bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang ekspresi yang mendorong para santri untuk menampilkan bakat, minat, dan talenta yang dimiliki.

“Saya bangga melihat perkembangan dan kemajuan pesantren ini dalam mendidik generasi muda. Tidak hanya membekali dengan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, akhlak mulia, serta keterampilan dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Wawako.

Wawako menilai momentum tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kreativitas, rasa percaya diri, serta kemampuan berorganisasi. Para santri, lanjutnya, merupakan aset berharga bagi masa depan Kota Pagar Alam dan bangsa Indonesia.

Pemkot Pagar Alam berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan pesantren sebagai bagian integral dari sistem pendidikan daerah. Dukungan tersebut diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan guna melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Mengakhiri sambutannya, Hj. Bertha mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju, sejahtera, dan sarat dengan nilai-nilai keagamaan.

Sementara  Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Kutub El Gontori, Ustadz Muhaemin Ahmad Zaini, menegaskan bahwa Islam merupakan agama yang menjaga peradaban umat. Ia menyampaikan bahwa pesantren hadir dengan visi mencetak generasi brilian yang siap berkontribusi bagi masyarakat melalui ilmu, akal, dan gagasan.

Menurutnya, keberadaan pesantren juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah melalui jalur pendidikan. Ia menekankan konsep santri modern yang tidak hanya piawai dalam mengaji atau berceramah, tetapi juga mampu terjun langsung ke berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Santri harus mampu memposisikan diri. Jika berada di sawah, ia harus mampu bertani; jika di kebun, mampu berkebun; dan jika di wilayah pantai, memahami ilmu kelautan dan perikanan. Santri tidak boleh hanya memikirkan urusan agama semata, tetapi juga wajib memikirkan urusan dunia sesuai ajaran Allah dan Rasul-Nya,” pungkasnya.(Rep)

Enam Fraksi DPRD Pagar Alam Setujui Usulan Raperda Pemkot untuk Dibahas Lebih Lanjut

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Sesuai dengan yang disampaikan dalam sidang sebelumnya, usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Pagar Alam disetujui oleh 6 fraksi di DPRD Kota Pagar Alam untuk dapat dibahas lebih lanjut, dalam Sidang Paripurna I sidang ke-2 DPRD Kota Pagar Alam di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, pada Senin (09/02/2026).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Pagar Alam Syahrol Effendi didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Pagar Alam Hj. Dessy Siska dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, usulan Raperda yang disampaikan Pemerintah Kota Pagar Alam mendapat persetujuan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Pagar Alam untuk dibahas lebih lanjut.

Namun, fraksi-fraksi DPRD Kota Pagar Alam juga memberikan saran dan masukan dari usulan Raperda tersebut, guna penyempurnaan penyusunan Raperda yang telah disampaikan, pada semester I ini akan fokus membahas Raperda tentang pengaturan lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Kota Pagar Alam.

DPRD Kota Pagar Alam dalam saran dan masukan fraksi Demokrat dan fraksi Golkar atas usulan Raperda pngaturan lalu lintas dan angkutan jalan, menyoroti adanya balap liar di sejumlah titik di wilayah Kota Pagar Alam yang dapat mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya agar dapat ditindak dan ditertibkan oleh pihak terkait.

Selain itu, fraksi PDIP DPRD Kota Pagar Alam menyoroti terkait adanya parkir liar di beberapa titik jalan di wilayah Kota Pagar Alam agar dapat ditertibkan lantaran menyebabkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.(Rep)

Pemkot Pagar Alam Gelar Pelatihan Hospitality bagi Pelaku Usaha Pariwisata

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Jenis usaha yang memerlukan pelayanan hospitality (ramah, senyum) dan sejenisnya seperti pelayanan di hotel, pariwisata, homestay dan sebagainya. Karena tanpa hospitality pengunjung akan sepi dan seandainya mampir itupun sekali saja.

Berkenaan dengan hal diatas,Wali Kota Pagar Alam, yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra Setdako Pagar Alam Sunarto, membuka kegiatan Pelatihan Hospitality dan Pelayanan Prima Pelaku Usaha Pariwisata di Kota Pagar Alam Tahun 2026, bertempat di Aula Hotel/Villa Gunung Gare, Kota Pagar Alam, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, dengan diikuti oleh 70 peserta, dan mengundang narasumber yang ahli di bidangnya, seperti Politeknik Pariwisata Sumsel, Politeknik Negeri Sriwijaya, dan Manager Hotel Santika Lahat.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra mengungkapkan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme para pelaku usaha dan pegawai yang bergerak disektor pariwisata, dan akan membuat pariwisata Pagar Alam bisa dikenang baik oleh para pengunjung.

“Ikutilah kegiatan ini sampai selesai, dan semoga ilmu yang diraihnya bisa diterapkan dalam menjalankan bisnis yang sedang dijalankan,” pungkas Staf Ahli.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata kota Pagaralam.Brilian Astofani melalui Kabid Sumber Daya Manusia (SDM) Martha Dinata menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dalam pelayanan pariwisata,hotel, homestay dan sebagainya yang berhubungan dengan publik.

“Harapan kita pengunjung ke Pagaralam sebagai daerah tujuan wisata akan nyaman dan berkenan,sehingga jumlah kunjungan  dan pengunjung meningkat.”tutupnya (Rep)

Pemkot Pagar Alam dan Kejari Letakkan Batu Pertama Ghumah Baghi Restorative Justice

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemkot Pagar Alam bersama Kejaksaan Negeri Pagar Alam melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Ghumah Baghi Restorative Justice di kawasan Eks MTQ Gunung Gare, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Ludi Oliansyah, Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana, Kajari Pagar Alam Dr. Ira Febrina, serta Forkopimda, termasuk Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K.

Kapolres Pagar Alam tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan penyelesaian hukum berbasis musyawarah dan kearifan lokal masyarakat Besemah.

Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana menjelaskan bahwa rumah Restorative Justice merupakan rumah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai, tanpa harus selalu berujung ke pengadilan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. menyampaikan apresiasi atas pembangunan Ghumah Baghi. “Ini langkah positif untuk menghadirkan penyelesaian masalah yang lebih humanis, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Pagar Alam,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, S.H. menambahkan, kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah bentuk sinergi bersama pemerintah dan kejaksaan dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan berakar pada budaya lokal. (Rep)

Wali Kota Pagar Alam Lepas Bantuan untuk Korban Bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

PAGARALAM -(deklarasinews.com)-  Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah lepas keberangkatan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh, dari Pemerintah Kota (Pemkot) dan masyarakat Kota Pagar Alam, di Depan Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam, pada Senin (26/01/2026).

Bantuan ini berupa bantuan pangan, yakni paket sembako, mie instan, popok bayi, pakaian layak pakai, serta uang tunai kurang lebih Rp342 juta, yang diangkut menggunakan mobil truk pribadi milik Wali Kota Ludi.

Adapun pengiriman bantuan ini akan difokuskan ke salah satu daerah yang terdampak bencana namun belum banyak menerima bantuan, yakni di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Ternyata masih ada daerah yang memang belum terjangkau, Alhamdulillah dari hasil penelusuran tim MUI Kota Pagar Alam, juga telah membuat posko khusus, di Kabupaten Agam, yang salah satu yang harus kita tuju, karena masih banyak yang belum terjangkau,” ungkap Wako Ludi.

Wako Ludi pun berharap, bantuan yang dikirimkan ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara yang terkena musibah di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

Sementara Kepala BPBD kota Pagaralam John Hasman menambahkan,bantuan yang dilepas merupakan sumbangan dari ASN beserta masyarakat serta ormas.”sumber bantuan dari ASN,masyarakat serta organisasi yang ikut terpanggil dengan musibah yang dialami oleh korban.’tutupmya (Rep)

Wako Pagaralam Apresiasi Petani Saat Panen Raya Bawang Merah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam terus berupaya menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan, salah satunya melalui pengembangan budi daya bawang merah. Upaya tersebut ditandai dengan panen raya bawang merah varietas Bima di Kelurahan Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah, Rabu 14 Januari 2026.

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah didampingi Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin mengatakan, budi daya bawang merah merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan dan menstabilkan harga di pasaran. Ia mengapresiasi para petani Pelang Kenidai atas keberhasilan panen yang dinilai membuktikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Menurut Wali Kota, varietas Bima memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Pagar Alam. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui peningkatan sarana prasarana, pendampingan teknis, serta penguatan kelompok tani guna mewujudkan swasembada pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menerima rompi Satgas Swasembada Pangan dari Kementerian Pertanian RI sebagai simbol tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan.

Sementara itu, Ketua Komunitas Petani Bawang Merah Kota Pagar Alam, Supri, menyampaikan harapan agar petani mendapatkan bimbingan teknis dari dinas terkait untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang budi daya Bawang Merah.

Menurutnya, produksi bawang merah di Pagar Alam saat ini masih relatif terbatas dan masih didominasi pasokan dari luar daerah. Meski demikian, dari sisi kualitas, bawang merah Pagar Alam dinilai tidak kalah bersaing.

“Kami sangat berharap adanya pendampingan dan bimbingan teknis, khususnya dalam budidaya bawang merah, agar produksi lokal dapat terus meningkat,” ujar Supri.(Rep)

Tuntut Kejelasan Ganti Rugi Lahan, Warga Dempo Tengah Pagar Kawat Berduri Pintu Air Proyek Irigasi Lematang

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Warga Semidang Alas Sakun bersama warga lainnya di Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Rabu (14/1/2026) memagar kawat berduri di 3 jalur pintu air lokasi Proyek Daerah Irigasi Lematang, Pemasangan kawat berduri ini buntut dari ketidakjelasan ganti rugi lahan perkebunan kopi warga, kebun kopi tidak bisa digarap akibat dampak proyek irigasi Lematang yang sampai saat ini masyarakat belum  dapat  untuk cetak dan garap lahan Tani Sawah.

Saat di lokasi, Sakun bersama beberapa warga lain yang punya lahan awalnya sudah menjalin komunikasi dengan pihak kontraktor dan Kasatker dari Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS)  VIII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menyampaikan bahwa setidaknya ribuan meter lahannya belum ada pergantian dan tidak bisa digarap karena dampak proyek irigasi Lematang tersebut.” kata Sakun.

Memang sudah ada pemberitahuan kalau pihak Satker dalam hal ini di kantor Pengadilan sudah koordinasi dengan pegawainya bernama Abel,  mempersilakan warga memasukkan surat permohonan ganti rugi. Warga pun sudah mengirimkan surat, namun terlalu banyak ketentuan persyaratan dari pihak BPN.” keluh Sakun.

Siring Sekunder ada empat pintu Saluruhnya pada proyek tersebut,  Sementara Tiga Titik Nol Sekunder tepat ada di lahan miliknya, jadi lahan miliknya sudah hancur-sehancurnya, lahan kebun kopi, kami Warga bukan tidak dukung adanya pembangunan proyek tersebut, namun pemerintah juga harus pikirkan lahan kami yang sudah di gunakan proyek tersebut.”jelasnya.

Lanjut Sakun  Tegas,  agar dilakukan Pengkajian ulang  lahan yang terpakai oleh Proyek Irigasi Lematang,  Badan Pertanahan Nasional (BPN) kota Pagaralam Lakukan Ukur ulang, mengingat banyaknya titik bengek persyaratan di minta, saya yakin kalau dilakukan pengukuran ulang lahan akan lebih luas dari perkiraan dan catatan laporan awal pergantian, karna pakta lapangan semua melebar.”tegasnya.

Kami sebagai Warga sudah berupaya menjalin komunikasi intensif dengan para pengambil kebijakan dalam proyek itu, namun tak digubris. Setiap ditemui, pihak BPN terkesan sangat mempersulit proses dengan berbagai alasan dan aturan padahal ini jelas lahan saya,  ada yang sudah sertifikat dan ada juga Seporadik, bukankah saat dulu dilakukan pengukuran sudah jelas semua.  Kenapa saat mau di urus tentang dana ganti rugi yang dana nya sudah di titipkandi kantor Pengadilan. Sangat sulit.” imbuhnya.

“Makanya sembari menunggu kepastian ganti rugi kami pasang kawat berduri”pungkasnya.(Rep)