Disdikbud Pagaralam Terima Kunjungan BNNK

PAGARALAM –(deklarasinews.com)- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam, Novi Apriyadi  didampingi Kabid Dikdas dan Kabid PAUD & PNF menerima kunjungan Kepala BNN Kota Pagar Alam pada Senin, 11 Mei 2026.

Kunjungan kepala BNNK bertujuan meningkatkan soliditas organisasi dengan menggaungkan War on Drugs for Humanity dan menyamakan langkah strategis dalam memutus rantai peredaran narkoba.

Kepala BNN kota Pagaralam AKBP.Pauziah menekankan bahwa pengguna narkoba bukan musuh, melainkan saudara yang harus diselamatkan. Stigma negatif harus dihentikan, dan pengguna diarahkan ke pusat rehabilitasi untuk kembali produktif. Pendekatan rehabilitasi diutamakan dibandingkan sekadar hukuman.

“Pengguna narkoba bukan musuh tetapi saudara kita yang harus diselamatkan.”tukasnya.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Pagaralam, dengan harapan tercipta satu Marwah yang positif dalam memerangi peredaran narkoba (Rep)

Wawako Bertha Lepas Calon Jamaah Haji Kota Pagaralam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Akbar Gunung Gare pada Sabtu malam (09/05/2026). Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji asal Kota Pagar Alam menuju ke Embarkasi Palembang sebelum bertolak ke tanah suci Mekkah.

​Acara pelepasan ini menjadi momen spesial karena di antara para jamaah haji, turut serta Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, bersama Ketua TP PKK Kota Pagar Alam, Hera Parianti Ludi, yang akan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.

Pada kesempatan ini Wawako berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan dan juga kebersamaan dan kesatuan.”jangan lupa jaga kesehatan sehingga bisa melaksanakan rukun rukun haji dengan baik dan sempurna sehingga mendapatkan predikat haji Mabrur dan Hajja Mabruroh.”pesan Bertha.

Untuk diketahui tahun ini (2026-red) jemaah haji asal kota Pagaralam sebanyak 208 orang. Jemaah mulai bertolak ke Palemnalbang usai isya dengan menggunakan 7 bus.

Dan untuk memastikan tidak adanya hambatan hingga di Palembang (atau asrama haji-red) Satlantas Polres Pagaralam diterjunkan melakukan pengawalan yang digawangi oleh Kasatlantas AKP. Windya Feilena (Rep)

Wako dan Wawako Pimpin Rakor Persiapan HUT Kota Pagaralam 2026

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam mulai melakukan persiapan awal dalam menyambut hari jadi Kota Pagar Alam ke-25. Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, didampingi Wakil Wali Kota, Hj. Bertha, memimpin langsung rapat koordinasi perdana persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pagar Alam tahun 2026.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, pada Kamis siang (07/05/2026), dengan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Wali, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pagar Alam.

Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menekankan bahwa peringatan tahun ini sangat spesial karena menandai usia perak (25 tahun) berdirinya Kota Pagar Alam. Wako Ludi meminta seluruh panitia untuk mempersiapkan rangkaian acara yang tidak hanya meriah, tetapi juga menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

​”Usia 25 tahun adalah tonggak sejarah. Saya ingin perayaan HUT Kota tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus pesta rakyat. Libatkan semua tokoh, baik tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda yang ada di Kota Pagar Alam, karena fokus kita bukan hanya pada seremoni, tapi bagaimana geliat ekonomi kreatif dan promosi pariwisata kita juga ikut terangkat,” terang Wako Ludi.

Meskipun detail teknis masih akan dibahas dalam rapat lanjutan, Pemkot Pagar Alam memastikan bahwa rangkaian acara akan dimulai sejak awal Juni mendatang.

​Melalui rapat perdana ini, diharapkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi demi menyukseskan perhelatan akbar HUT ke-25 Kota Pagar Alam Tahun 2026.(rep)

Wali Kota Ludi Oliansyah Terima Penghargaan IKT 2025

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam meraih penghargaan sebagai Kota Toleran kategori Zona Berkembang (Improving Zone) di Indonesia, menurut studi Indeks Kota Toleran (IKT) 2025, yang diselenggarakan oleh SETARA Institute.

Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, pada ajang Launching dan Penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh SETARA Institute, di Hotel Artotel Mangkuluhur Jakarta, Rabu (22/04/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas transformasi signifikan Kota Pagar Alam dalam pengelolaan toleransi sosial, khususnya dalam upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Capaian ini menempatkan Kota Pagar Alam sebagai daerah yang menunjukkan perkembangan progresif dalam membangun kehidupan masyarakat yang inklusif dan harmonis.

Penghargaan ini juga menjadi sinyal kuat komitmen politik di level kepemimpinan daerah, bahwa isu toleransi dan pencegahan ekstremisme tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diarusutamakan dalam kebijakan dan program nyata Pemerintah Kota Pagar Alam.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Kota Pagar Alam sebagai daerah yang terus berbenah dalam menciptakan stabilitas sosial, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta membangun ketahanan masyarakat terhadap potensi konflik dan radikalisme.

Pemerintah Kota Pagar Alam menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta unsur Forkopimda, yang telah bersinergi dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat nilai-nilai toleransi di Bumi Besemah.

Ke depan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan dan implementasi program, sehingga Kota Pagar Alam dapat naik ke kategori yang lebih tinggi dalam Indeks Kota Toleran, serta menjadi contoh praktik baik dalam kemajuan toleransi di Indonesia. (Rep)

Wakil Walikota Pagaralam Resmikan Program MBG Di SDN 30 Perandonan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, meresmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 30 Perandonan, Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagar Alam Utara, sekaligus menghadiri launching dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Senin (20/04/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah. Wawako juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.

Program MBG dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan siswa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM.

Wawako menegaskan Pemerintah Kota Pagar Alam, siap mendukung penuh pelaksanaan program MBG, yang merupakan program pemerintah pusat dan termasuk dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Program ini bertujuan agar anak-anak menjadi generasi yang cerdas dan sehat. Menu makanan yang diberikan telah disusun oleh ahli gizi, sehingga kebutuhan nutrisi siswa dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Wawako.

Wawako juga mengingatkan agar makanan yang disediakan dapat dikonsumsi dengan baik sesuai porsi dan gizi yang telah ditentukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Pagar Alam, Asisten I, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, serta masyarakat setempat.(Rep)

Wali Kota Pagar Alam Temui Kemenkes RI, Usulkan Gedung KRIS dan Pengadaan Alkes RSD Besemah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, didampingi Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin bersama Kepala Dinas Kesehatan serta Plt. Direktur UPTD RSD Besemah Kota Pagar Alam, melaksanakan audiensi ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pada, Senin (20/04/2026).

Audiensi tersebut bertujuan untuk mengajukan usulan pembangunan Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), peningkatan sarana dan prasarana, serta pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di UPTD RSD Besemah Kota Pagar Alam, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Wali Kota beserta rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono,Sp.PD-KEMD.,Ph.D, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai kebutuhan strategis Rumah Sakit daerah, agar dapat memenuhi standar pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan sesuai dengan kebijakan nasional.

Wali Kota Ludi Oliansyah menyampaikan harapannya agar usulan tersebut dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat, sehingga pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan di Kota Pagar Alam dapat segera terealisasi demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Sementara itu, pihak Kementerian Kesehatan menyambut baik usulan yang disampaikan dan akan menindaklanjuti sesuai dengan mekanisme serta ketentuan yang berlaku. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.(Rep)

Muscab PKB Satukan Visi Misi Dalam Pembangunan Daerah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pagar Alam dan Kabupaten Empat Lawang Tahun 2026, yang digelar di Gedung Serbaguna Villa dan Hotel Gunung Gare, Sabtu (18/04/2026).

​Acara ini berlangsung dengan khidmat, sekaligus menjadi momentum penting bagi konsolidasi politik di tingkat daerah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian, H. Faisol Riza, dan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pagar Alam Hera Parianti Ludi, dan Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab.

Wali Kota Ludi Oliansyah, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Wakil Menteri Perindustrian RI H. Faisol Riza beserta rombongan di Kota Pagar Alam.

Wako memberikan apresiasi atas peran aktif partai politik, khususnya PKB, dalam mengawal program pembangunan di Kota Pagar Alam.

​”Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa musyawarah Cabang ini bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah wadah untukDalam menyatukan visi organisasi dalam membangun daerah. Kami Pemkot Pagar Alam berharap sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik di Kota Pagar Alam akan terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wako.

Sementara, Wakil Ketua Umum DPP PKB, H. Faisol Riza, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj. Bertha, yang telah menghadirkan salah satu sekolah bergengsi di Indonesia yakni SMA Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam.

Waketum DPP PKB berharap, melalui Muscab ini akan mampu melahirkan kepengurusan dan rekomendasi program kerja yang progresif, yang sejalan dengan semangat pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah untuk mewujudkan Indonesia emas dan Pagar Alam dan Empat Lawang sebagai kota dan Kabupaten yang mandiri dan berdaya saing.(Rep)

Wakil Walikota Pagaralam Buka Grand Final Bujang Gadis Pagar Alam 2026

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Semangat pelestarian budaya dan pengembangan potensi generasi muda menyelimuti Aula SDN 74 Pagar Alam pada pelaksanaan Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Pagar Alam (BGP) 2026. Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Pagar Alam, Ibu Hj. Bertha, didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Pagar Alam, Ibu Hera Parianti Ludi, Sabtu (18/4/2026).

Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Hj. Bertha. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran Bujang Gadis Pagar Alam sebagai duta daerah yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki kecerdasan dan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal serta potensi wisata Kota Pagar Alam.

Selain hadir memberikan dukungan moril, Ibu Hera Parianti Ludi juga menjalankan peran krusial sebagai salah satu dewan juri dalam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Pagar Alam 2026. Kehadiran beliau di kursi juri memberikan perspektif penting terkait aspek perilaku, etika, dan kontribusi sosial(Rep)

Ludi Oliansyah Tegas: Kartu Anggota Ilegal, Pungli di Pasar Nendagung Harus Dihentikan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok kewajiban kartu anggota di Pasar Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, akhirnya terbongkar setelah Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, turun langsung ke lapangan dan mendengar keluhan pedagang serta kuli panggul yang merasa dipaksa membayar untuk bisa bekerja.

Langkah tegas ditunjukkan Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, saat melakukan peninjauan langsung ke Pasar Nendagung. Di tengah agenda penataan kawasan pasar, ia justru menemukan persoalan serius yang membebani masyarakat kecil—dugaan pungli yang dikemas melalui kewajiban memiliki kartu anggota asosiasi pedagang.

Keluhan datang dari para pedagang hingga kuli panggul. Mereka mengaku tidak bisa beraktivitas di pasar tanpa memiliki kartu tersebut. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena dianggap sebagai bentuk pembatasan hak mencari nafkah sekaligus praktik yang memberatkan.

Melalui akun resmi @pagaralam serame, Ludi Oliansyah menegaskan sikap kerasnya terhadap praktik tersebut.

“Tidak ada pungutan biaya apa pun di luar ketentuan resmi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kota Pagar Alam, yakni hanya sebatas biaya sewa kios, kebersihan, dan keamanan,” tegas Ludi.

Ia juga menyoroti legalitas kartu anggota yang diwajibkan kepada para pekerja pasar. Menurutnya, kartu tersebut tidak memiliki dasar hukum yang sah dan tidak pernah diterbitkan melalui Surat Keputusan resmi pemerintah.

“Kartu anggota tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak pernah dikeluarkan melalui SK resmi pemerintah, sehingga dinyatakan ilegal,” ujarnya.

Temuan ini menguatkan indikasi bahwa praktik pungli telah berlangsung secara terselubung, memanfaatkan ruang aktivitas ekonomi rakyat. Bahkan, kewajiban kartu itu dinilai sebagai alat kontrol oleh pihak tertentu terhadap akses bekerja di pasar.

Ludi Oliansyah pun mengingatkan bahwa seluruh fasilitas Pasar Nendagung merupakan aset pemerintah daerah yang harus digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan dimonopoli oleh kelompok tertentu.

“Seluruh fasilitas dan lahan Pasar Nendagung adalah milik pemerintah daerah dan diperuntukkan bagi masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya lagi.

Sebagai bentuk keseriusan, ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penelusuran menyeluruh terhadap peredaran kartu tersebut serta menindak pihak-pihak yang terlibat jika terbukti melanggar.

Tak hanya itu, Wali Kota juga memberikan kepastian kepada para kuli panggul agar tidak lagi merasa tertekan oleh aturan ilegal tersebut.

“Kuli panggul bebas bekerja tanpa harus memiliki kartu apa pun, selama mendapat kepercayaan dari pemilik barang atau pengepul,” ungkapnya.

Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam tidak akan mentolerir praktik pungli dalam bentuk apa pun, terlebih yang menyasar masyarakat kecil di pusat ekonomi tradisional.

Diharapkan, dengan pembongkaran praktik ini, Pasar Nendagung dapat kembali menjadi ruang usaha yang adil, terbuka, dan bebas dari tekanan, sehingga para pedagang dan pekerja bisa mencari nafkah dengan aman dan nyaman. (Rep)

Ludi Oliansyah Buka Rakor Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi Terpadu Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dan Statistik Sektoral Kota Pagar Alam. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Rabu (15/04/2026).

​Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal strategis dalam mempersiapkan basis data ekonomi yang akurat untuk mendukung pembangunan daerah dalam satu dekade ke depan.

Dalam sambutannya, Wako Ludi Oliansyah menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang krusial bagi Kota Pagar Alam. Wako meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga Lurah untuk memberikan dukungan penuh kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memberikan data-data yang dibutuhkan oleh pihak BPS.

​”Data adalah kompas kita dalam membangun. Tanpa data yang akurat dari Sensus Ekonomi 2026, kebijakan yang akan kita ambil bisa saja tidak akan tepat sasaran. Untuk itu, saya minta kepada seluruh jajaran OPD untuk membantu kelancaran petugas survei di lapangan nantinya,” ujar Wali Kota.

Wako mengajak seluruh OPD untuk tidak terlena dengan peningkatan nilai indeks pembangunan (IPS) dari tahun sebelumnya, dari 1,20 menjadi 2,35.

“Tentunya kita harus bersyukur atas peningkatan nilai ini, tetapi nilai ini masih berada di bawah rata-rata nasional, untuk itu mari kita bangun kekompakan untuk terus meningkatkan nilai IPS Kota Pagar Alam sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ajak Wako Ludi.

Selain membahas persiapan SE2026, rapat ini juga menyoroti pentingnya Statistik Sektoral.

Wako Ludi menekankan bahwa setiap OPD harus mampu mengelola data sektoral masing-masing secara terintegrasi agar terciptanya satu data Pagar Alam yang valid.

​”Sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Pemerintah Kota sebagai produsen data harus diperkuat. Kita ingin mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang berbasis data, agar setiap program kesejahteraan rakyat dapat terukur dengan jelas,” tambahnya Wako Ludi.

Rapat ini juga diisi dengan penyampaian materi dari Dinas Kominfo Provinsi Sumatera, Staf BPS Pagar Alam dan dilanjutkan dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pendataan dan koordinasi lapangan guna memastikan tidak ada pelaku usaha di Pagar Alam, mulai dari skala mikro hingga besar, yang terlewatkan dalam pendataan mendatang.

Turut hadir dalam rapat ini, Asisten I, II dan III Setdako Pagar Alam, Seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.(Rep)