CABDISDIK Wilayah V Sumut Menang Tipis Atas Forwaka Asahan

KISARAN -(deklarasinews.com)– Tim CABDISDIK Wilayah V Sumatera Utara berhasil meraih kemenangan atas Forwaka Asahan dengan skor akhir 5-1 dalam laga penyisihan Turnamen Sepak Bola Piala Dandim 0208 Asahan, di Stadion Mutiara Kisaran, Kamis (30/7/2026). Pertandingan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Sepanjang jalannya pertandingan, CABDISDIK Wilayah V Sumatera Utara tampil lebih dominan sejak menit awal. Pada menit ke-13, pemain bernomor punggung 7, Fiska, berhasil membuka keunggulan timnya lewat tendangan yang menembus pertahanan lawan. Belum usai babak pertama, Fiska kembali mencetak gol keduanya sehingga kedudukan sementara berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan CABDISDIK Wilayah V Sumut.

Memasuki babak kedua, Forwaka Asahan sempat mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Namun, CABDISDIK Wilayah V Sumut tidak menurunkan tempo serangan. Pemain bernomor punggung 10, Arif Hidayat, mencetak gol pada menit ke-50, lalu kembali menambah gol pada menit ke-60 sehingga skor menjadi 4-1. Menjelang laga berakhir, Arif Hidayat berhasil menyelesaikan hattrick-nya, mengunci kemenangan CABDISDIK Wilayah V Sumut dengan skor 5-1 saat peluit panjang pertanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit.

Pelatih CABDISDIK Wilayah V Sumatera Utara, Irfandi, mengaku bersyukur timnya dapat tampil maksimal dan meraih tiga poin penuh. “Alhamdulillah kami bisa bermain maksimal hari ini dan mendapat poin 3. Kami selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding, para pemain yang saya latih memang adalah para guru SMA,” ujar Irfandi.

Merespons adanya dugaan protes dari pihak Forwaka Asahan terkait keabsahan pemain, Irfandi menegaskan pihaknya telah melengkapi persyaratan yang ditetapkan panitia. “Saya juga sudah mengirim SK para pemain CABDISDIK Wilayah V Sumatera Utara ke panitia. Karena infonya pelatih/manajer Forwaka Asahan diduga protes. Kami siap menunjukkan apa yang dibutuhkan oleh panitia,” ungkap Irfandi dengan santun.(Don)

Gigih Berjuang, APDESI Tahan Imbang Kodim 0208 Asahan Skor 1-1

KISARAN -(deklarasinews.com)– Performa tangguh ditunjukkan tim APDESI Asahan asuhan Kepala Desa Ambalutu, Heri Kusmiadi, saat menahan imbang tuan rumah Kodim 0208 Asahan dengan skor 1-1. Laga ini berlangsung di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (29/7/2026), dalam ajang Turnamen Sepak Bola Piala Dandim 0208 Asahan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Memasuki menit ke-15 babak pertama, strategi dan motivasi yang diberikan pelatih membuahkan hasil manis. Pemain APDESI Asahan, Suryadi, berhasil mencetak gol pembuka dan menggetarkan gawang lawan. Hingga peluit istirahat babak pertama ditiup, kedudukan masih tertahan 1-0 untuk keunggulan APDESI Asahan.

Memasuki babak kedua, serangan bertubi-tubi dilancarkan pasukan Kodim 0208 Asahan yang berhasil merobek pertahanan APDESI. Melalui bola pantul yang memanfaatkan situasi di depan gawang, Kodim 0208 Asahan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah lagi. Kedua tim pun harus puas berbagi poin dengan hasil imbang 1-1.

Usai laga, Pelatih APDESI Asahan, Heri Kusmiadi, mengaku sangat optimis dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

“Hasil imbang melawan Kodim 0208 Asahan di laga pertama ini semakin meyakinkan saya bahwa kami mampu meraih hasil terbaik hingga menjadi juara turnamen ini,” ujar Heri dengan semangat.

“Ayo tim APDESI Asahan, pasti bisa! Maju terus pantang mundur,” tegasnya memotivasi para pemain.(Don)

 

Musprov IODI Sumsel 2026 Digelar, Targetkan Lahirkan Atlet Dance Sport Kelas Dunia

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bersatu, Berprestasi, Menari” di Aula SMA Negeri 5 Palembang, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja empat tahun mendatang.

Musprov secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Alfajri Zabidi, S.Pd., M.Pd.I., M.M., didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.

Sebagai agenda organisasi yang diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IODI, Musprov diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Selain menjadi forum tertinggi organisasi untuk memilih kepengurusan baru, kegiatan ini juga menjadi wadah merumuskan strategi pengembangan olahraga dance sport di Sumatera Selatan agar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua IODI Sumatera Selatan, Suparman Roman, mengatakan Musprov bukan sekadar ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai pencapaian organisasi sejak terbentuk pada tahun 2022.

“Musyawarah Provinsi ini merupakan amanat AD/ART yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun. Alhamdulillah, sejak kepengurusan terbentuk pada 2022 hingga 2026, banyak kemajuan yang berhasil dicapai, terutama dalam pembinaan atlet,” ujarnya.

Menurut Suparman, salah satu fokus utama IODI Sumsel adalah membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet dance sport berprestasi. Target tersebut tidak hanya terbatas pada level daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah provinsi yang menjadi kekuatan utama dalam cabang olahraga dance sport. Namun demikian, ia optimistis Sumatera Selatan mampu mengejar ketertinggalan melalui pembinaan yang konsisten dan kolaborasi seluruh pihak.

“Kami melihat semangat para atlet sangat luar biasa. Dukungan dari orang tua, pelatih, hingga seluruh jajaran pengurus juga sangat besar. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin prestasi dance sport Sumatera Selatan akan terus meningkat dan mampu bersaing dengan provinsi-provinsi yang selama ini mendominasi,” katanya.

Suparman berharap Musprov tahun ini mampu melahirkan berbagai gagasan, rekomendasi, dan kebijakan strategis yang dapat mempercepat peningkatan kualitas pembinaan atlet sekaligus memperkuat tata kelola organisasi. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan olahraga dance sport di Sumatera Selatan.

Dalam waktu dekat, IODI Sumsel akan menghadapi sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah mengirimkan atlet terbaik untuk mengikuti kejuaraan internasional di Negeri Sembilan, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2026.

Tak hanya itu, para atlet Sumsel juga akan mengikuti berbagai kejuaraan nasional pada pertengahan Agustus mendatang. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari evaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan selama empat tahun terakhir sekaligus mengukur kemampuan atlet menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

“Kami optimistis atlet-atlet Sumsel mampu memberikan hasil terbaik. Kami akan mengikuti berbagai nomor pertandingan mulai dari latin dance, hip hop, breaking, hingga traditional dance. Mudah-mudahan mereka mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Alfajri Zabidi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musprov IODI Sumsel 2026. Menurutnya, organisasi olahraga yang sehat dan profesional merupakan fondasi utama dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkualitas.

Ia berharap Musprov mampu menghasilkan kepengurusan yang solid, memiliki visi yang jelas, serta mampu menyusun program kerja yang terarah demi peningkatan prestasi olahraga dance sport di Sumatera Selatan.

“Kami berharap Musprov ini menghasilkan kepengurusan yang solid, program kerja yang terarah, serta mampu meningkatkan prestasi atlet dance sport Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dispora akan terus mendukung pembinaan olahraga prestasi agar semakin banyak atlet Sumsel yang mampu mengharumkan nama daerah,” tegas Alfajri.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga dance sport di Sumatera Selatan. Menurutnya, dance sport merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki prospek besar untuk melahirkan prestasi sekaligus membawa nama baik daerah di berbagai ajang bergengsi.

Dengan semangat kebersamaan yang diusung melalui tema “Bersatu, Berprestasi, Menari”, Musprov IODI Sumsel 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai inovasi dan strategi baru dalam pembinaan atlet. Melalui sinergi antara organisasi, pemerintah, pelatih, atlet, orang tua, serta dukungan dunia usaha, Sumatera Selatan optimistis mampu melahirkan atlet-atlet dance sport yang berprestasi dan semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.(Ning)

Normansyah Cetak Hattrick, PAPDESI Asahan Menang Telak 4-0 Atas Camat FC

KISARAN -(deklarasinews.com)– PAPDESI Asahan tampil sangat dominan dan berhasil menaklukkan Camat FC dengan skor telak 4-0 dalam laga Turnamen Sepak Bola Piala Dandim 0208 Asahan, bertempat di Stadion Mutiara Kisaran, Selasa (28/7/2026). Pertandingan ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 .

Berlangsung sejak peluit awal, PAPDESI Asahan langsung tampil menekan. Pada babak pertama, Afri dengan nomor punggung 7 berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Tak lama berselang, Normansyah yang mengenakan nomor punggung 10 menambah pundi gol, membuat kedudukan berubah menjadi 2-0 hingga masa istirahat.

Memasuki babak kedua, permainan PAPDESI Asahan semakin sulit dibendung. Normansyah kembali mencatatkan namanya di papan skor dua kali berturut-turut, sekaligus meraih prestasi mencetak tiga gol atau hattrick dalam satu pertandingan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor tetap tertutup 4-0 untuk keunggulan PAPDESI Asahan.

Usai pertandingan, perwakilan pemain PAPDESI Asahan, A. Simatupang mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Ia pun mengapresiasi ketangguhan lawan.

“Alhamdulillah kami bisa menang melawan Camat FC. Jujur kami tak menyangka bisa menang dengan skor selisih sejauh ini, padahal kami tahu tim Camat FC adalah tim yang sangat tangguh,” ujar Simatupang.

Pihaknya pun berharap performa apik ini dapat dipertahankan hingga mencapai target tertinggi.

“Kami berharap PAPDESI Asahan mampu meraih gelar juara pada turnamen ini,” tambahnya penuh keyakinan.

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi PAPDESI Asahan dalam persaingan fase selanjutnya, sekaligus menjadi bukti persiapan matang tim tersebut dalam ajang bergengsi ini. (Don)

Kadis Pendidikan Musa Albakri Cetak Gol, Forkopimda Asahan Menang Telak Atas Harimau FC

KISARAN -(deklarasinews.com)– Tim Forkopimda FC kembali tampil perkasa dalam laga pembukaan turnamen sepak bola Piala Dandim 0208 Asahan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin (27/7/2026) di Stadion Mutiara Kisaran.

Pada pertandingan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Albakri yang mengenakan nomor punggung 6 menjadi pencetak gol pertama bagi Forkopimda FC pada babak pertama. Keberhasilan ini membuat kedudukan sementara berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Forkopimda FC hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, ketajaman Forkopimda FC tidak berhenti. Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0. Tak lama sebelum pertandingan berakhir, pemain Forkopimda FC Ridwan Lubis kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan telak 3-0 atas Harimau FC.

Dengan hasil ini, Forkopimda FC meraih kemenangan beruntun dengan skor identik, setelah sebelumnya mengalahkan Muda Produktif FC dengan skor 3-0. Performa tim yang dikomandoi langsung oleh Dandim 0208/Asahan ini pun semakin menunjukkan kekompakan dan kekuatan yang sulit ditembus lawan.

Usai pertandingan, pemain Harimau FC Heri Kusmiadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada penampilan Forkopimda FC.

“Penampilan para pemain Forkopimda yang dikomandoi Bapak Dandim 0208 Asahan sungguh luar biasa. Mereka semakin solid dan tampil tak terkalahkan sejauh ini. Mantap, semoga Forkopimda semakin jaya di darat, udara, maupun laut,” ujar Heri.

Laga ini menjadi bukti sinergitas yang erat antar unsur pimpinan daerah di Kabupaten Asahan, sekaligus memeriahkan rangkaian peringatan kemerdekaan bangsa melalui olahraga yang sehat dan sportif.(Don)

Kejurda Padel Lampung 2026 Resmi Dimulai, Sekdaprov Tekankan Sportivitas dan Dorong Pembinaan Atlet

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Padel Provinsi Lampung Tahun 2026 di Dome Sport Arena, Bandar Lampung, Sabtu (25/7/2026).

Dalam sambutannya, Marindo mengapresiasi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Lampung yang menginisiasi penyelenggaraan kejuaraan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung.

Menurutnya, sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah, dunia usaha, dan media menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga yang maju dan profesional.

Marindo menegaskan bahwa pembangunan olahraga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Kemajuan suatu daerah, tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, termasuk generasi muda yang sehat, disiplin, produktif, dan berprestasi.

Ia menilai olahraga padel kini menunjukkan perkembangan yang pesat di Lampung. Hal itu ditandai dengan semakin bertambahnya lapangan, berkembangnya komunitas, serta meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap cabang olahraga tersebut.

“Olahraga bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Olahraga membentuk disiplin, karakter, dan kerja sama,” ujar Marindo.

Ia menambahkan, Kejurda Padel 2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional maupun internasional, seperti PON, SEA Games, dan kejuaraan lainnya.

Kepada seluruh peserta, Marindo berpesan agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, wasit, pelatih, dan menjaga integritas sebagai atlet.

Ia berharap Kejurda Padel Provinsi Lampung Tahun 2026 dapat berlangsung lancar dan semakin memperkuat posisi Lampung sebagai daerah yang mampu melahirkan atlet-atlet unggul dan berdaya saing.(Red).

Drama Extra Time, Prediksi Andi Desfiandi Terbukti

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Spanyol menorehkan sejarah baru dengan menaklukkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026. Gol tunggal yang lahir di menit ke-112 babak perpanjangan waktu memastikan La Roja kembali ke puncak dunia, sekaligus membenarkan prediksi Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A. yang sejak awal menyebut Spanyol akan keluar sebagai juara.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil hati-hati namun penuh intensitas. Argentina mengandalkan kecepatan serangan balik, sementara Spanyol menguasai bola dengan sabar. Ketegangan terus berlangsung hingga 90 menit berakhir tanpa gol.

Memasuki extra time, Spanyol menunjukkan ketenangan luar biasa. Lini tengah mereka mengatur tempo dan menciptakan peluang emas yang akhirnya berbuah gol penentu.

“Spanyol punya keseimbangan antara kreativitas dan disiplin. Permainan lini tengah mereka sangat indah kreatif, bola seolah lengket di kaki mereka dan operannya sangat indah. Itu yang membuat mereka bisa menutup laga dengan kemenangan,” ujar Andi.

Argentina berusaha bangkit dengan semangat juang yang tak pernah padam. Beberapa kali mereka mencoba menekan lewat sepakan jarak jauh dan kombinasi cepat, namun pertahanan Spanyol tetap kokoh. Kiper La Roja tampil sebagai pahlawan dengan penyelamatan gemilang.

Sorak sorai suporter Spanyol menggema di Stadion MetLife begitu gol tercipta. Ribuan pendukung La Roja larut dalam euforia, sementara fans Argentina tetap memberi dukungan meski tim kesayangannya harus tertinggal.

“Argentina punya mental juara, tapi Spanyol lebih konsisten dalam menjaga ritme permainan. Lebih dari 10 kali bola melesat ke gawang Argentina namun kiper Argentina malam itu bermain gemilang menyelamatkan gawangnya” jelas Andi.

Pertarungan ini disebut Andi sebagai duel impian. “Ini dream match. Dua tradisi besar sepak bola bertemu di panggung tertinggi. Juara Copa Amerika bertemu dengan Juara Eropa,” kata Andi Desfiandi.

Spanyol dan Argentina membuktikan diri sebagai dua tim paling tangguh yang layak bertemu di partai puncak.  “Saya percaya sejak awal Piala Dunia Spanyol akan keluar sebagai juara. Dan kini terbukti,” tegas Andi Desfiandi.

Kemenangan tipis ini menambah catatan emas Spanyol sebagai tim dengan filosofi permainan yang teruji. Gol di extra time menjadi simbol kesabaran dan kerja keras yang akhirnya berbuah manis.

Bagi pecinta sepak bola dunia, final ini menghadirkan tontonan yang sarat emosi. Argentina tetap dihormati atas semangat juangnya, sementara Spanyol dipuji atas konsistensi taktik yang membawa mereka ke podium tertinggi.

Dr. Andi Desfiandi menilai kemenangan Spanyol bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan refleksi dari filosofi permainan yang matang. “Sepak bola itu bukan hanya soal skor, tapi juga drama dan cerita di baliknya. Kalau Spanyol juara, itu bonus besar bagi saya dan para pendukung Spanyol,” pungkasnya.  (**)

Prediksi Andi Desfiandi Terwujud, Spanyol Tantang Albiceleste

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Final Piala Dunia 2026 menghadirkan duel klasik antara Argentina dan Spanyol. Pertemuan ini sesuai dengan prediksi Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., yang sejak awal menilai kedua tim memiliki kualitas dan mentalitas untuk menembus partai puncak. “Final: Spanyol vs Argentina, Juara Dunia Spanyol,” tegasnya penuh semangat.

Menurut Andi Desfiandi, Spanyol memulai laga dengan gaya khas penguasaan bola yang rapi dan sabar. Lini tengah mereka mendominasi tempo permainan, Hal ini akan memaksa Argentina untuk menunggu momen tepat melakukan serangan balik. “Spanyol punya keseimbangan antara kreativitas dan disiplin. Itu modal besar untuk menembus final,” jelas Andi.

Argentina merespons dengan determinasi tinggi dan agresivitas yang menjadi ciri khas mereka. Albiceleste mengandalkan pemain bintang yang mampu menciptakan peluang dari situasi sulit. “Argentina punya mental juara dan pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” ujar Andi menekankan kekuatan lawan Spanyol.

Pertarungan di lini tengah, prediski Andi Desfiandi, menjadi titik krusial sepanjang laga. Spanyol mengandalkan kombinasi pemain muda yang berani mengambil risiko, serta skill yang merata. Sementara Argentina mengandalkan pengalaman dan semangat juang. Kedua tim saling menekan, menciptakan duel yang disebut Andi sebagai dream match.

Momentum pertandingan juga ditentukan oleh faktor psikologis. Spanyol tampil percaya diri dengan filosofi permainan konsisten, sementara Argentina mengandalkan semangat juang yang tak pernah padam. “Ini dream match. Dua tradisi besar sepak bola bertemu di panggung tertinggi,” kata Andi.

Perancis dan Brasil sempat diprediksi bisa memberi kejutan, namun keduanya harus mengakui keunggulan Spanyol dan Argentina di semifinal. Kedalaman skuad Perancis dan flair Brasil tidak cukup untuk menembus final.

“Perancis punya kedalaman skuad luar biasa, sementara Brasil selalu tampil dengan flair khas Amerika Latin. Tapi saya percaya sejak awal Spanyol akan keluar sebagai juara,” tegasnya.

Dengan jalannya pertandingan yang penuh drama, final ini menjadi tontonan yang menghibur bagi pecinta sepak bola dunia. Spanyol menunjukkan konsistensi taktik, sementara Argentina memperlihatkan determinasi luar biasa. Kedua tim membuktikan diri sebagai kekuatan sejati di panggung internasional.

Bagi Dr. Andi Desfiandi yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, prediksi ini bukan sekadar ramalan, melainkan refleksi dari kecintaannya pada sepak bola. “Sepak bola itu bukan hanya soal skor, tapi juga drama dan cerita di baliknya. Kalau Spanyol juara, itu bonus besar,” pungkasnya. (**)

Mahatma Kemal Alfarezi raih Medali pada PBTI Series 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Prestasi kembali diraih Atlet Taekwondo asal Lampung. Mahatma Kemal Alfarezi siswa kelas I SD Al-Kautsar yang tergabung dalam Saburai Eagle Taekwondo Academy. Kemal berhasil meraih medali Perak untuk kategori Kyorugi Pra Cadet U 24 Male pada ajang bergengsi Kejuaraan International Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung pada 10–12 Juli 2026.

PBTI menjadikan seri di Lampung sebagai seri kelima sekaligus penutup seluruh rangkaian kompetisi nasional menuju 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pemantauan dan seleksi atlet menuju kompetisi pada level internasional. Dalam kejuaraan tersebut Kemal tampil mewakili kontingen Saburai Eagle Taekwondo Academy. Pada ajang ini Saburai Eagle Taekwondo Academy meraih peringkat 5 dari 71 klub yang mengikuti kejuaraan tersebut dengan perolehan 19 emas, 27 perak dan 20 prunggu.

Mahatma Kemal meyakini bahwa medali yang diperoleh dalam ajang ini menjadi motivasi untuk mempersiapkan diri pada ajang kejuaraan lainnya dengan target  yang lebih baik. Menurutnya keberhasilan ini merupakan hasil dari proses latihan yang dijalani secara konsisten serta dukungan banyak pihak yang terlibat khususnya pembinaan pada Saburai Eagle Taekwondo Academy. (Red)

Khalisa Azzura Cahya Raih Dua Medali Piala Kemenpora RI 2026

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang cilik Lampung. Khalisa Azzura Cahya, siswi kelas II SD Pelita Khoirul Ummah yang berlatih di Orca Swimming Club, sukses membawa pulang dua penghargaan pada Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 Antar Perkumpulan dan Sekolah Seluruh Indonesia yang berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, 10–12 Juli 2026.

Pada ajang bergengsi tersebut, Khalisa meraih Juara 1 nomor 25 meter Gaya Bebas Fins Putri serta Juara 3 nomor 25 meter Gaya Bebas Putri. Capaian itu menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini di Lampung mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.

Ketua Umum Akuatik Indonesia Lampung periode 2023–2027, Ade Utami Ibnu, mengapresiasi pencapaian Khalisa yang dinilai menjadi inspirasi bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi di Provinsi Lampung.

“Prestasi Khalisa menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam melahirkan perenang-perenang berbakat sejak usia dini. Kami mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, orang tua, dan klub yang konsisten melakukan pembinaan. Akuatik Indonesia Lampung akan terus mendorong sistem pembinaan berjenjang agar atlet-atlet seperti Khalisa mampu berkembang hingga level nasional bahkan internasional,” ujar Ade Utami Ibnu.

Pelatih sekaligus CEO Orca Swimming Club, Coach Ahmad Abas, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan penuh dari keluarga.

“Khalisa memiliki semangat berlatih yang luar biasa untuk usianya. Ia cepat memahami instruksi, disiplin, dan selalu ingin memperbaiki catatan waktunya. Dua medali ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi. Kami akan terus membina teknik, mental bertanding, dan karakter agar ia siap menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” kata Ahmad Abas.

Rasa bangga juga disampaikan ibunda Khalisa, Ramona Pasaur Dini, yang mengaku terharu melihat kerja keras putrinya berbuah prestasi.

“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga. Terima kasih kepada Coach Ahmad Abas dan seluruh keluarga besar Orca Swimming Club yang telah membimbing Khalisa dengan penuh kesabaran. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Khalisa untuk terus berlatih, tetap rendah hati, dan mengharumkan nama Lampung serta Indonesia di masa depan,” tutur Pasaur Dini.

Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 diikuti peserta dari berbagai perkumpulan renang dan sekolah di Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga renang usia dini di berbagai daerah.

Bagi Lampung, keberhasilan Khalisa menambah daftar atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional dan memperkuat optimisme bahwa pembinaan yang dilakukan klub-klub renang daerah akan terus melahirkan generasi perenang berprestasi. (*).