Drama Extra Time, Prediksi Andi Desfiandi Terbukti

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Spanyol menorehkan sejarah baru dengan menaklukkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026. Gol tunggal yang lahir di menit ke-112 babak perpanjangan waktu memastikan La Roja kembali ke puncak dunia, sekaligus membenarkan prediksi Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A. yang sejak awal menyebut Spanyol akan keluar sebagai juara.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil hati-hati namun penuh intensitas. Argentina mengandalkan kecepatan serangan balik, sementara Spanyol menguasai bola dengan sabar. Ketegangan terus berlangsung hingga 90 menit berakhir tanpa gol.

Memasuki extra time, Spanyol menunjukkan ketenangan luar biasa. Lini tengah mereka mengatur tempo dan menciptakan peluang emas yang akhirnya berbuah gol penentu.

“Spanyol punya keseimbangan antara kreativitas dan disiplin. Permainan lini tengah mereka sangat indah kreatif, bola seolah lengket di kaki mereka dan operannya sangat indah. Itu yang membuat mereka bisa menutup laga dengan kemenangan,” ujar Andi.

Argentina berusaha bangkit dengan semangat juang yang tak pernah padam. Beberapa kali mereka mencoba menekan lewat sepakan jarak jauh dan kombinasi cepat, namun pertahanan Spanyol tetap kokoh. Kiper La Roja tampil sebagai pahlawan dengan penyelamatan gemilang.

Sorak sorai suporter Spanyol menggema di Stadion MetLife begitu gol tercipta. Ribuan pendukung La Roja larut dalam euforia, sementara fans Argentina tetap memberi dukungan meski tim kesayangannya harus tertinggal.

“Argentina punya mental juara, tapi Spanyol lebih konsisten dalam menjaga ritme permainan. Lebih dari 10 kali bola melesat ke gawang Argentina namun kiper Argentina malam itu bermain gemilang menyelamatkan gawangnya” jelas Andi.

Pertarungan ini disebut Andi sebagai duel impian. “Ini dream match. Dua tradisi besar sepak bola bertemu di panggung tertinggi. Juara Copa Amerika bertemu dengan Juara Eropa,” kata Andi Desfiandi.

Spanyol dan Argentina membuktikan diri sebagai dua tim paling tangguh yang layak bertemu di partai puncak.  “Saya percaya sejak awal Piala Dunia Spanyol akan keluar sebagai juara. Dan kini terbukti,” tegas Andi Desfiandi.

Kemenangan tipis ini menambah catatan emas Spanyol sebagai tim dengan filosofi permainan yang teruji. Gol di extra time menjadi simbol kesabaran dan kerja keras yang akhirnya berbuah manis.

Bagi pecinta sepak bola dunia, final ini menghadirkan tontonan yang sarat emosi. Argentina tetap dihormati atas semangat juangnya, sementara Spanyol dipuji atas konsistensi taktik yang membawa mereka ke podium tertinggi.

Dr. Andi Desfiandi menilai kemenangan Spanyol bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan refleksi dari filosofi permainan yang matang. “Sepak bola itu bukan hanya soal skor, tapi juga drama dan cerita di baliknya. Kalau Spanyol juara, itu bonus besar bagi saya dan para pendukung Spanyol,” pungkasnya.  (**)

Prediksi Andi Desfiandi Terwujud, Spanyol Tantang Albiceleste

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Final Piala Dunia 2026 menghadirkan duel klasik antara Argentina dan Spanyol. Pertemuan ini sesuai dengan prediksi Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., yang sejak awal menilai kedua tim memiliki kualitas dan mentalitas untuk menembus partai puncak. “Final: Spanyol vs Argentina, Juara Dunia Spanyol,” tegasnya penuh semangat.

Menurut Andi Desfiandi, Spanyol memulai laga dengan gaya khas penguasaan bola yang rapi dan sabar. Lini tengah mereka mendominasi tempo permainan, Hal ini akan memaksa Argentina untuk menunggu momen tepat melakukan serangan balik. “Spanyol punya keseimbangan antara kreativitas dan disiplin. Itu modal besar untuk menembus final,” jelas Andi.

Argentina merespons dengan determinasi tinggi dan agresivitas yang menjadi ciri khas mereka. Albiceleste mengandalkan pemain bintang yang mampu menciptakan peluang dari situasi sulit. “Argentina punya mental juara dan pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” ujar Andi menekankan kekuatan lawan Spanyol.

Pertarungan di lini tengah, prediski Andi Desfiandi, menjadi titik krusial sepanjang laga. Spanyol mengandalkan kombinasi pemain muda yang berani mengambil risiko, serta skill yang merata. Sementara Argentina mengandalkan pengalaman dan semangat juang. Kedua tim saling menekan, menciptakan duel yang disebut Andi sebagai dream match.

Momentum pertandingan juga ditentukan oleh faktor psikologis. Spanyol tampil percaya diri dengan filosofi permainan konsisten, sementara Argentina mengandalkan semangat juang yang tak pernah padam. “Ini dream match. Dua tradisi besar sepak bola bertemu di panggung tertinggi,” kata Andi.

Perancis dan Brasil sempat diprediksi bisa memberi kejutan, namun keduanya harus mengakui keunggulan Spanyol dan Argentina di semifinal. Kedalaman skuad Perancis dan flair Brasil tidak cukup untuk menembus final.

“Perancis punya kedalaman skuad luar biasa, sementara Brasil selalu tampil dengan flair khas Amerika Latin. Tapi saya percaya sejak awal Spanyol akan keluar sebagai juara,” tegasnya.

Dengan jalannya pertandingan yang penuh drama, final ini menjadi tontonan yang menghibur bagi pecinta sepak bola dunia. Spanyol menunjukkan konsistensi taktik, sementara Argentina memperlihatkan determinasi luar biasa. Kedua tim membuktikan diri sebagai kekuatan sejati di panggung internasional.

Bagi Dr. Andi Desfiandi yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, prediksi ini bukan sekadar ramalan, melainkan refleksi dari kecintaannya pada sepak bola. “Sepak bola itu bukan hanya soal skor, tapi juga drama dan cerita di baliknya. Kalau Spanyol juara, itu bonus besar,” pungkasnya. (**)

Mahatma Kemal Alfarezi raih Medali pada PBTI Series 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Prestasi kembali diraih Atlet Taekwondo asal Lampung. Mahatma Kemal Alfarezi siswa kelas I SD Al-Kautsar yang tergabung dalam Saburai Eagle Taekwondo Academy. Kemal berhasil meraih medali Perak untuk kategori Kyorugi Pra Cadet U 24 Male pada ajang bergengsi Kejuaraan International Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung pada 10–12 Juli 2026.

PBTI menjadikan seri di Lampung sebagai seri kelima sekaligus penutup seluruh rangkaian kompetisi nasional menuju 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pemantauan dan seleksi atlet menuju kompetisi pada level internasional. Dalam kejuaraan tersebut Kemal tampil mewakili kontingen Saburai Eagle Taekwondo Academy. Pada ajang ini Saburai Eagle Taekwondo Academy meraih peringkat 5 dari 71 klub yang mengikuti kejuaraan tersebut dengan perolehan 19 emas, 27 perak dan 20 prunggu.

Mahatma Kemal meyakini bahwa medali yang diperoleh dalam ajang ini menjadi motivasi untuk mempersiapkan diri pada ajang kejuaraan lainnya dengan target  yang lebih baik. Menurutnya keberhasilan ini merupakan hasil dari proses latihan yang dijalani secara konsisten serta dukungan banyak pihak yang terlibat khususnya pembinaan pada Saburai Eagle Taekwondo Academy. (Red)

Khalisa Azzura Cahya Raih Dua Medali Piala Kemenpora RI 2026

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang cilik Lampung. Khalisa Azzura Cahya, siswi kelas II SD Pelita Khoirul Ummah yang berlatih di Orca Swimming Club, sukses membawa pulang dua penghargaan pada Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 Antar Perkumpulan dan Sekolah Seluruh Indonesia yang berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, 10–12 Juli 2026.

Pada ajang bergengsi tersebut, Khalisa meraih Juara 1 nomor 25 meter Gaya Bebas Fins Putri serta Juara 3 nomor 25 meter Gaya Bebas Putri. Capaian itu menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini di Lampung mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.

Ketua Umum Akuatik Indonesia Lampung periode 2023–2027, Ade Utami Ibnu, mengapresiasi pencapaian Khalisa yang dinilai menjadi inspirasi bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi di Provinsi Lampung.

“Prestasi Khalisa menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam melahirkan perenang-perenang berbakat sejak usia dini. Kami mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, orang tua, dan klub yang konsisten melakukan pembinaan. Akuatik Indonesia Lampung akan terus mendorong sistem pembinaan berjenjang agar atlet-atlet seperti Khalisa mampu berkembang hingga level nasional bahkan internasional,” ujar Ade Utami Ibnu.

Pelatih sekaligus CEO Orca Swimming Club, Coach Ahmad Abas, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan penuh dari keluarga.

“Khalisa memiliki semangat berlatih yang luar biasa untuk usianya. Ia cepat memahami instruksi, disiplin, dan selalu ingin memperbaiki catatan waktunya. Dua medali ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi. Kami akan terus membina teknik, mental bertanding, dan karakter agar ia siap menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” kata Ahmad Abas.

Rasa bangga juga disampaikan ibunda Khalisa, Ramona Pasaur Dini, yang mengaku terharu melihat kerja keras putrinya berbuah prestasi.

“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga. Terima kasih kepada Coach Ahmad Abas dan seluruh keluarga besar Orca Swimming Club yang telah membimbing Khalisa dengan penuh kesabaran. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Khalisa untuk terus berlatih, tetap rendah hati, dan mengharumkan nama Lampung serta Indonesia di masa depan,” tutur Pasaur Dini.

Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 diikuti peserta dari berbagai perkumpulan renang dan sekolah di Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga renang usia dini di berbagai daerah.

Bagi Lampung, keberhasilan Khalisa menambah daftar atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional dan memperkuat optimisme bahwa pembinaan yang dilakukan klub-klub renang daerah akan terus melahirkan generasi perenang berprestasi. (*).

Prestasi Gemilang Kontingen Taekwondo Rimau Polda Sumsel di Kapolri Cup 7, Raih 13 Medali Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)— Kontingen Taekwondo Rimau Polda Sumatera Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 dengan meraih total 13 medali yang terdiri atas 4 medali emas, 8 medali perak, dan 1 medali perunggu. Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polda Sumsel melalui pengembangan olahraga prestasi sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi.

Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 diselenggarakan di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada 9 hingga 11 Juli 2026. Ajang tersebut mempertemukan atlet-atlet terbaik dari jajaran kepolisian seluruh Indonesia sekaligus menjadi sarana meningkatkan profesionalisme, disiplin, sportivitas, serta kemampuan fisik personel Polri.

Prestasi Kontingen Rimau Polda Sumsel diraih melalui perjuangan para atlet pada berbagai nomor pertandingan. Empat medali emas dipersembahkan oleh Ipda Dr. Victor Fitrizal Auli pada kategori Kyorugi Master, Ipda Andrie pada kategori Poomsae Master, Bripda Rifal Yusuf Jauhari pada kategori Kyorugi Senior, serta Briptu Fachry Aidilsyah pada kategori Kyorugi Senior. Selain itu, kontingen juga berhasil mengoleksi delapan medali perak dan satu medali perunggu dari berbagai kelas yang dipertandingkan.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilaksanakan Polda Sumsel dalam meningkatkan kemampuan fisik, mental, dan profesionalisme personel. Pembinaan olahraga bela diri tidak hanya bertujuan mencetak prestasi, tetapi juga membentuk karakter personel yang disiplin, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian di lapangan.

Prestasi yang diraih Kontingen Rimau Polda Sumsel sejalan dengan implementasi Program Presisi Polri yang diinisiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, modern, dan berintegritas. Pembinaan atlet kepolisian juga mendukung agenda pembangunan nasional dalam menciptakan aparatur negara yang sehat, kompeten, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumsel Kombes Pol. Andes Purwanti, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah membawa nama baik Polda Sumsel di tingkat nasional.

“Prestasi ini merupakan hasil latihan, disiplin, dan semangat juang yang tinggi dari seluruh atlet Kontingen Rimau Polda Sumsel. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, baik dalam bidang olahraga maupun pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Kombes Pol. Andes Purwanti.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam membangun personel yang tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Sumsel sekaligus membuktikan bahwa pembinaan personel terus berjalan secara berkesinambungan. Personel yang memiliki fisik prima, mental yang kuat, disiplin, dan sportivitas akan semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat pembinaan olahraga prestasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul. Keberhasilan Kontingen Rimau pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus mengukir prestasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui pelayanan kepolisian yang Presisi. (Ning)

Polda Lampung Sabet 10 Medali di Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Tim Taekwondo Polda Lampung mengukir prestasi membanggakan dengan meraih 10 medali pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang berlangsung di Indoor Stadium, Tangerang, Banten, pada 8–11 Juli 2026. Kontingen Polda Lampung berhasil membawa pulang tujuh medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, sekaligus menegaskan keberhasilan pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengungkapkan capaian tersebut merupakan buah dari pembinaan yang berkesinambungan, disiplin latihan, serta semangat juang para atlet dalam mengharumkan nama institusi di tingkat nasional.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Lampung. Keberhasilan para atlet menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan,” ujar Yuni.

Tujuh medali emas diraih pada nomor Kyorugi Perorangan Putra oleh Brigpol Jaja Prawiro, S.H. dari Satbrimob Polda Lampung, Brigpol Rizky Sutrisno dari Ditintelkam Polda Lampung, Bripda Genlin Nurhuda Lingga dari Satbrimob Polda Lampung, Bripda Rizky Akbar Hidayat dari Polresta Bandar Lampung, Bripda M. Edo Herlando dari Polres Tulang Bawang, Bripda M. Arsyad Dandi Putra dari Satbrimob Polda Lampung, serta Bripda Andri Wisnu Prawobo dari Polres Way Kanan.

Sementara itu, dua medali perak dipersembahkan Bripda M. Rizky Prasetya dari Bidprovost Polda Lampung dan Bripda Anang Maulana dari Satbrimob Polda Lampung pada nomor Kyorugi Perorangan Putra. Bripda M. Rizky Prasetya juga menyumbangkan satu medali perunggu pada nomor Poomsae Perorangan Putra kategori Prestasi Polri.

Yuni menambahkan, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan daya saing, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun pada berbagai ajang olahraga.

Menurutnya, pembinaan olahraga merupakan bagian dari upaya membentuk personel Polri yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter.

Keberhasilan Tim Taekwondo Polda Lampung pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 7 Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polda Lampung dalam mendukung program pembinaan sumber daya manusia Polri yang Presisi serta melahirkan personel berprestasi yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional.(Red)

Personil Sat Brimob Polda Lampung Raih Prestasi Membanggakan di Kejuaraan Kapolri Cup 7 Tahun 2026

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pada ajang Kejuaraan Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026, personel Satuan Brimob Polda Lampung berhasil meraih beberapa gelar juara. Kejuaraan ini merupakan kesempatan bagi anggota kepolisian untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka dalam berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri. Dalam kejuaraan ini, Brimob Polda Lampung menunjukkan kemampuan dan dedikasi yang tinggi dengan meraih beberapa medali.

Personel Brimob Polda Lampung yang berhasil meraih juara antara lain Brigpol Jaja Perwiro dari Batalyon A Pelopor, yang meraih juara 1 kategori Kyorugi Senior Putra U 74 Plot A. Selain itu, Bripda Muhammad Arsyad Dandi Putra dari Batalyon A Pelopor juga meraih juara 1 kategori Kyorugi Senior Putra U 68. Bripda Genlin Nurhuda Lingga dari Detasemen Gegana berhasil meraih juara 1 kategori Kyorugi Senior Putra U 74 Plot B. Sementara itu, Bripda Anang Maulana dari Batalyon C Pelopor meraih juara 2 kategori Kyorugi Senior Putra U 63 Plot C.

Dansat Brimob Polda Lampung, Yustanto Mujiharso, mengatakan bahwa “Prestasi ini merupakan bukti nyata dari kemampuan dan dedikasi anggota Brimob Polda Lampung dalam berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri. Dengan meraih beberapa gelar juara, Brimob Polda Lampung menunjukkan bahwa mereka tidak hanya handal dalam tugas keamanan, tetapi juga memiliki kemampuan dan bakat dalam bidang olahraga.” Kejuaraan Kapolri Cup 7 Tahun 2026 ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan semangat olahraga dan persaingan sehat di kalangan anggota kepolisian, sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas.

Dengan prestasi ini, Satuan Brimob Polda Lampung telah membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan yang tidak hanya terbatas pada tugas keamanan, tetapi juga dalam bidang olahraga. Ini juga menjadi motivasi bagi anggota lain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka, sehingga dapat meningkatkan prestasi Brimob Polda Lampung di masa depan. Dalam waktu dekat, Brimob Polda Lampung berencana untuk terus mengembangkan program latihan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri. Dengan demikian, diharapkan bahwa Brimob Polda Lampung dapat terus meningkatkan prestasi dan mempertahankan posisi sebagai salah satu satuan terbaik di kepolisian. (red).

Sebanyak 15 Pesebak Bola Muda Aceh Timur Diboyong Latihan Ke PSS Sleman

IDI RAYEUK -(deklarasinews.com)– Sebanyak 15 pesepak bola muda dan empat pelatih dari Aceh Timur akan mengikuti pelatihan intensif di markas klub Liga 1 Indonesia, PSS Sleman, Yogyakarta. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Aceh Timur, Syahril SSTP MAP, melepas mereka pada Selasa, (7/7) di  Idi Rayeuk.

Program pengembangan sepak bola usia muda ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) yang dilaksanakan oleh PT Medco E & P Malaka di area operasional  Aceh Timur, Blok A.

Para pemain dan pelatih akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan langsung dari tim pelatih berpengalaman dari PSS Sleman selama tiga minggu. “Ini kesempatan emas bagi anak-anak muda dan pelatih Aceh Timur untuk mengasah bakat dan menapaki karir di dunia sepak bola profesional,” ujar  Kadisparpora Aceh Timur Syahril saat melepas pemain dan pelatih, didampingi oleh Manager Field Relation & Security Medco E&P Malaka Hendarsyah.

“Medco E&P Malaka,yakin bahwa sepak bola dapat menjadi sarana untuk membangun karakter dan prestasi generasi muda. Kami bangga bisa melaksanakan program ini untuk ketiga kalinya,” kata Senior Manager Communication Medco E&P Leony Lervyn.

Menurut dia, PSS Sleman siap memberikan pelatihan terbaik, dengan harapan para pemain muda ini bisa menjadi bintang sepak bola masa depan Indonesia.

MedcoEnergi melalui PT Medco E & P Malaka bekerja sama dengan Klub Sepak Bola Liga, PSS Sleman, telah melaksanakan program ini selama tiga tahun. Sejak dimulai, program ini telah melibatkan total 53 pemain muda dan 11 pelatih lokal dari Aceh Timur yang mengikuti pelatihan langsung di Sleman.

Melalui program ini, MedcoEnergi berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus mendukung kemajuan olahraga di Aceh Timur. (Ami)

Meriahkan Bhayangkara Run Half Marathon 2026, Kodam XXI/RI Perkuat Kolaborasi Untuk Indonesia Sehat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Mewakili Pangdam XXI/Radin Inten, Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., menghadiri kegiatan Bhayangkara Run Half Marathon 2026 yang digelar di kawasan Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Minggu (05/07/2026). Kegiatan olahraga tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antarlembaga sekaligus mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Bhayangkara Run Half Marathon 2026 berlangsung semarak dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan serta dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Lampung, TNI-Polri, instansi pemerintah, dan para tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut, Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., sebagai bentuk dukungan Kodam XXI/Radin Inten terhadap penyelenggaraan kegiatan olahraga yang mampu memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat hidup sehat, serta mempererat sinergitas antarinstansi dalam melayani masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan Kapolda Lampung, arahan Race Director, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebelum pelaksanaan flag off. Perlombaan kemudian dimulai secara bertahap untuk kategori 21K, 10K, 5K, hingga kategori Difabel 1,3K, yang mendapat sambutan antusias dari para peserta.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finish, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang di berbagai kategori, pengundian doorprize, serta hiburan yang menambah semarak suasana.

Melalui kehadiran pada kegiatan ini, Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mempererat sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan harmonis.(Red)

Dandim 0410/KBL Kolonel Roni Hermawan Dukung Sukses Bhayangkara Half Run 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Semangat kebersamaan dan sinergi antara TNI dan Polri kembali terpancar dalam gelaran Bhayangkara Half Run 2026, Minggu (5/7). Berlokasi di Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, kegiatan yang diikuti sekitar 3.600 peserta ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi simbol eratnya kolaborasi aparat keamanan dalam mengayomi masyarakat. Di antara deretan pejabat yang hadir, sosok Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., tampil menonjol sebagai salah satu motor penggerak utama kesuksesan acara tersebut.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dan TNI, khususnya di wilayah Lampung. Kehadiran Dandim 0410/KBL di tengah-tengah para peserta dan pejabat utama Forkopimda menunjukkan komitmen kuat bahwa TNI dan Polri adalah satu kesatuan yang solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Ruwa Jurai .

Bhayangkara Half Run 2026 dilepas secara resmi oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Asegaf, S.I.K., M.H., yang turut ambil bagian dalam lari kategori 10 kilometer. Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa usia ke-80 Polri adalah cerminan kedewasaan institusi untuk terus hadir dan dekat dengan masyarakat. “Tahun ini kita usung tema ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’. Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata kedekatan kami dengan rakyat,” ujar Kapolda yang juga didampingi oleh Wakapolda dan para pejabat utama Polda Lampung .

Sementara itu, Kolonel Arm Roni Hermawan yang tampak sigap berbaur dengan peserta dan masyarakat sekitar menyampaikan bahwa dukungan penuh dari jajaran Kodim 0410/KBL adalah bentuk sinergitas yang sudah lama terjalin. “Kami, TNI, dan Polri adalah saudara. Kehadiran saya hari ini adalah untuk mendukung penuh program kepolisian yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat dan aparat keamanan lainnya,” tegas Dandim usai mengikuti rangkaian acara pelepasan peserta .

Acara yang berlangsung dari pukul 05.30 WIB hingga siang hari ini tidak hanya diisi dengan lomba lari yang diikuti ribuan pelari, tetapi juga dimeriahkan dengan pembagian door prize dan hiburan. Kehadiran Dandim 0410/KBL bersama Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., dan jajaran Forkopimda lainnya menciptakan suasana akrab yang dinikmati seluruh peserta.

Keaktifan Kolonel Roni dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kebangsaan di Bandar Lampung memang bukan kali ini saja. Baru-baru ini, ia juga terlibat aktif dalam pengawalan peresmian Koperasi Merah Putih dan program ketahanan pangan nasional. Hal ini menegaskan bahwa Dandim 0410/KBL adalah sosok pemimpin yang selalu berada di garda depan untuk kepentingan rakyat .

Dengan berakhirnya kegiatan Bhayangkara Half Run yang berjalan tertib dan aman hingga pukul 11.55 WIB, diharapkan sinergi antara TNI dan Polri di Lampung semakin kokoh. Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid mampu menciptakan kegiatan yang bermakna bagi masyarakat luas. “Semoga kebersamaan ini terus kita jaga untuk mewujudkan Lampung yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkas Kolonel Roni Hermawan mengakhiri kegiatan.(Red)