Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat

BOGOR -(deklarasinews.com)- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menjadi keynote speaker dalam Pembukaan Diklat Pratama se-Indonesia Angkatan I yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (DPP GMPK) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (01/07/2026). Di kesempatan ini, ia mengajak mahasiswa memahami dan menanamkan teori nasionalisme untuk menghidupkan semangat persatuan bangsa.

“Tujuan nasionalisme adalah menjadikan kita bangsa yang kuat. Namun, kalau kita tidak memahami seperti apa bangsa yang kuat, kita akan keliru mendefinisikan format nasionalisme yang ingin kita bangun,” kata Menteri Nusron.

Dalam materi bertajuk “Nasionalisme Abad ke-21: Menjawab Tantangan Radikalisme, Perang Ekonomi, dan Perebutan Pengaruh Global”, Menteri Nusron menjelaskan bahwa bangsa yang kuat pada era saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh sistem pemerintahannya. Bangsa yang kuat dilihat dari kemampuannya menghadapi berbagai tantangan global.

Mengutip teori John Mearsheimer, ia menyebut negara yang kuat juga perlu ditopang dengan tiga pilar utama. “Jangan hanya berbicara nasionalisme, tetapi bangun ketahanan pangan, kemandirian energi, dan kemampuan menguasai teknologi. Tanpa itu, bangsa akan mudah bergantung kepada negara lain,” tegas Menteri Nusron yang hadir dalam diklat bersama dengan Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad.

Menurut Menteri Nusron, ketiga pilar tersebut hanya dapat diwujudkan apabila didukung sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, membangun nasionalisme harus diikuti dengan upaya memperkuat kualitas intelektual.

Di hadapan Sekretaris Dewan Pembina DPP GMPK, H. Chusni Mubarok dan sekitar 200 peserta diklat, Menteri Nusron menitipkan pesan agar mahasiswa terus memperkuat kemampuan intelektualnya. Baginya, mahasiswa punya peran penting menjadi penentu arah pembangunan bangsa.

“Perubahan di dunia itu selalu didahului dengan kebangkitan kaum intelektualnya. Ketika cara berpikir mahasiswa sudah benar, maka saat mereka menjadi birokrat, politisi, pengusaha, maupun profesional, cara berpikir itu akan ikut membentuk kemajuan bangsa,” jelasnya.

Sebelum menutup speech-nya, Menteri Nusron mengajak penerus GMPK untuk meningkatkan kapasitas diri. Bukan hanya faktor intelektual, namun juga memperkuat semangat kebangsaan dan mengambil peran sebagai generasi yang mampu menghadirkan gagasan serta solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Prof. Zudan Minta Pengurus KORPRI Untan Pontianak Buat Program Konkrit Untuk Anggota

PONTIANAK -(deklarasinews.com)- Humas BKN, Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Pontianak, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN), Prof. Zudan, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Universitas Tanjungpura (Untan) masa bakti 2026-2031 di Aula Rektorat Untan, Pontianak, Selasa (30/06/2026). Prof. Zudan berpesan agar pengurus KORPRI yang baru dilantik mengedepankan pentingnya kemandirian finansial organisasi, dan solidaritas antaranggota hingga ke tingkat fakultas.

Dengan kapasitas dan kapabilitas KORPRI saat ini, Prof. Zudan mengarahkan agar KORPRI harus inovatif karena tidak mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Kami tidak ada programnya yang uangnya dari APBN. Kegiatan-kegiatannya dari unit usaha atau kerja sama,” jelasnya. Salah satunya yang dicontohkan adalah KORPRI Pusat yang telah memproduksi _merchandise_ resmi, seperti pakaian hingga sepatu, melalui pabrik berstandar internasional, guna memutar roda ekonomi kelembagaan.

Selain itu, Prof. Zudan mendorong pembentukan unit usaha seperti koperasi atau “Korpri Mart” di dalam kampus untuk mengelola kebutuhan sehari-hari para ASN. Ia juga memaparkan program-program terobosan KORPRI yang bisa dinikmati anggota, mulai dari kemudahan kepemilikan rumah tanpa uang muka, hingga fasilitas “Gampang Umroh Bareng Korpri” yang mengizinkan anggota berangkat terlebih dahulu dan mencicil biayanya setelah kembali ke tanah air.

Tidak hanya itu, Prof. Zudan juga menekankan peran sosial KORPRI saat anggota mengalami kedukaan. Ia menginstruksikan pengurus untuk mengaktifkan program persemayaman anggota. “Kalau meninggal dunia, itu yang mengurus KORPRI. Pensiunan kita lepas dengan baju KORPRI,” tegasnya. Langkah penghormatan layaknya tradisi TNI/Polri ini diharapkan dapat membantu dan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Selain melakukan pelantikan pengurus KORPRI, Prof. Zudan juga turut menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Untan sebagai tamu kehormatan. Rektor Untan, Prof. Garuda Wiko menyebut kehadiran Prof. Zudan sebagai Kepala BKN sekaligus Ketua Umum KORPRI menjadi bentuk dukungan konkrit BKN terhadap lahirnya para akademisi unggul yang akan memperkuat kualitas pendidikan dan SDM di Indonesia.(red)

Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni Calon Tunggal dan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum DPN-IKAPTK

SUMEDANG -(deklarasinews.com)– Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) periode 2026–2031 dalam Kongres Nasional Luar Biasa (Konaslub) IKAPTK yang digelar di Gedung Balairung Jenderal Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Sabtu (27/6/2026).

Usai terpilih, Fatoni menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan kongres dan memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IKAPTK.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia, kepada pengurus IKAPTK sebelumnya yang telah meletakkan pondasi yang kuat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang menyelenggarakan kegiatan hari ini dari awal hingga akhir acara, kepada komisariat, DPN, DPP dan DPK, pimpinan sidang. Terima kasih kepada Pembina IKAPTK Bapak Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Jenderal, seluruh pimpinan kementerian/lembaga, Gubernur, Bupati, dan Walikota yang turut mendukung proses ini,” kata Fatoni.

Ia mengatakan, dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bukti bahwa IKAPTK mampu menjadi organisasi yang diterima dan didukung oleh seluruh elemen pemerintahan.

“Ini bukti bahwa kita bisa diterima semuanya. Ini kebanggaan kita. Terima kasih atas dukungan, atas kepercayaan, atas usulan, atas amanah yang diberikan ini. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Fatoni bukan sosok baru di IKAPTK. Ia termasuk salah satu penggagas dan pendiri organisasi Purna Praja dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua IKAPTK periode 2010–2015 serta Ketua Harian Dewan Pengurus Nasional (DPN) IKAPTK periode 2017–2021.

IKAPTK merupakan organisasi yang mewadahi seluruh alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan, mulai dari KDC, APDN, IIP, STPDN hingga IPDN. Organisasi ini memiliki anggota lebih dari 43 ribu anggota alumni yang tersebar di berbagai instansi pemerintahan di Indonesia, baik di pusat maupun di daerah.

Konaslub diselenggarakan untuk memilih Ketua Umum yang baru setelah berakhirnya masa bakti Ketua Umum DPN IKAPTK periode 2020–2025. Forum ini juga menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi serta menyusun arah kebijakan IKAPTK ke depan.

Fatoni saat ini menjabat sebagai Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Sepanjang kariernya, ia juga pernah 4 kali dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur, yaitu Pj Gubernur Sulawesi Utara, Pj Gubernur Sumatera Selatan, Pj Sumatera Utara dan Pj Gubernur Papua. Selain itu pernah menjabat sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Jenderal Kemendagri, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Sekretatis KORPRI, Kepala Pusat Kerjasama, Kepala Bagian Protokol Kemendagri dan Sekretaris Pribadi Kemendagri.

Selain aktif di pemerintahan, Fatoni juga memiliki pengalaman panjang di berbagai organisasi. Di antaranya sebagai Ketua Senat Mahasiswa IIP, Ketua Umum Forum Koordinasi Protokol Indonesia, Ketua Umum Pujangga Nusantara, Komite Audit Wali Amanat Universitas Sriwijaya, Wakil Ketua Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP), Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI).

Berbagai penghargaan yang pernah diterima diantara sebagai Mahasiswa Teladan IIP Tahun 1999, penghargaan dari Menteri Dalam Negeri sebagai Pj Gubernur Terbaik Total Semua Bidang dan Pj Gubernur Terbaik Bidang Ekonomi Daerah Tahun 2023. Selain itu, Fatoni mendapatkan dua kali penghargaan PIN Emas dari Kapolri pada Tahun 2023 dan 2024.

Fatoni juga memperoleh Penghargaan dari Media Nasional, antara lain Penghargaan Indonesia Top Achievements of The Year: Excellence in Regional Finance Governance 2026 dari Metro TV Tahun 2026, Penghargaan Digital Inovation Awards 2026 dari Inews Tahun 2026, Penghargaan CNN Award Kategori Leading Public Infrastucture Management dari CNN Tahun 2024, Penghargaan Tokoh Inspiratif dari Media Group Tahun 2024, Penghargaan kepada Pj. Gubernur Sumsel sebagai Akselerator Entas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem dari Tribun Network Tahun 2023.

Dari sisi Adat, Fatoni juga beberapa kali diberikan penghargaan Gelar Adat sebagai Sutan Raja Pangondian dan Panabalan Marga Hasibuan oleh Badan Pemangku Adat Padanglawas Tahun 2024, kemudian Gelar Adat sebagai Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta Tahun 2024, selanjutnya sebagai Meraje Emban Adat yang diberikan oleh Lembaga Adat Kabupaten Muara Enim Tahun 2023 dan sebagai Pangeran Batuah Seketi dari Ketua Pemangku Adat Kota Lubuklinggau Tahun 2023. (*)

Mbah Suyono Candra: Jamasan Pusaka Buka Mata Masyarakat Luas, Ternyata Bukan Mistik Tapi Perlu Dirawat

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Sepekan setelah digelar, prosesi Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara yang berlangsung Minggu 28 Juni 2026 lalu di Sukoharjo III masih jadi perbincangan warga. Ajang Perdana yang digelar secara terbuka yang diinisiasi Paguyuban Pelestari Tosan Aji Panji Sewu Provinsi Lampung ini disebut berhasil mengubah pandangan masyarakat.

Saat dikonfirmasi melalui telpon pribadinya, Rabu (01/07) Ketua Pelaksana Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara, mbah Suyono Candra, menyampaikan kesan dan pesan pasca terlaksananya acara tersebut.

“Kesannya pertama, masyarakat lingkungan Sukoharjo jadi sangat paham. Yang katanya benda pusaka itu menakutkan, kemarin banyak yang lihat langsung dari pinggir jalan raya. Akhirnya mereka sadar, ternyata pusaka itu perlu perawatan khusus. Bukan perawatan mistik, tapi supaya tidak termakan karat dan bisa bertahan lama,” ujar mbah Suyono.

Acara bertema ‘Generasi Muda Lestarikan Budaya Bangsa’ itu berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran inti Paguyuban, yaitu Ketua Provinsi Dony Estavianto, Sekertaris, Bendahara, Anggota Panji Sewu dan Kasepuhan Provinsi Mbah Suparman Kinowo.

Sebanyak 50 pusaka dari berbagai daerah dijamaskan dalam acara tersebut. Di antaranya ikon Paguyuban Panji Sewu, keris betok Sigar Jantung dari Jawa sekitar 30 Pusaka, keris khas Lampung, dan Mandau dari Kalimantan.

Melalui jamasan ini, Mbah Suyono menitipkan pesan untuk masyarakat Indonesia.

“Intinya kita harus betul-betul menghargai warisan leluhur dan sang Empu pembuat pusaka. Dengan mencintai budaya, kita otomatis mencintai nenek moyang kita, mbah, buyut sampai ke canggah. Bagi yang punya pusaka, rawatlah. Karena peninggalan leluhur itu mengandung sejarah yang sangat bagus dan positif,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah daerah memberi perhatian khusus ke paguyuban budaya.

“Di sini terbentuk ajang silaturahmi yang kental. Itu bisa mengurangi gesekan antar suku, ras, dan agama karena semua berkumpul dan berbagi rasa. Hubungan emosional jadi semakin harmonis. Kalau ada gesekan, para sesepuh adat akan cepat melerai dan menetralisir,” tutup Mbah Suyono. (Rls)

Medco E&P Malaka dan PSS Sleman Kembali Bina Talenta Muda Sepak Bola Aceh Timur

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui PT Medco E & P Malaka bekerja sama dengan PSS Sleman kembali mendukung pengembangan talenta muda sepak bola di Aceh Timur. Memasuki tahun ketiga pelaksanaan, program ini diikuti oleh 37 pemain muda usia 15 tahun dan 19 pelatih lokal yang mendapatkan pelatihan langsung dari tim pelatih dan pemain utama PSS Sleman.

Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Idi Rayeuk ini menjadi bagian dari program pemberdayaan Medco E&P Malaka di wilayah operasi Blok A, Aceh Timur. Melalui program ini, para pemain muda dan pelatih lokal mendapatkan materi mengenai teknik bermain, kedisiplinan, sportivitas, serta metode pelatihan sepak bola sesuai standar klub profesional.

Manager Field Relations & Security Medco E&P Malaka Maulidar Putra mengatakan, program ini terlaksana melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Askab PSSI Aceh Timur. Para peserta diseleksi dari sekolah-sekolah sepak bola di Aceh Timur untuk mengikuti coaching clinic, dengan peluang bagi peserta terpilih untuk melanjutkan latihan langsung di base camp PSS Sleman di Yogyakarta.

Sejak program ini dimulai, Medco E&P Malaka bersama PSS Sleman telah melibatkan total 53 pemain muda dan 11 pelatih lokal dari Aceh Timur yang langsung berlatih di Sleman, Yogyakarta. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi talenta lokal untuk berkembang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Timur Syahrial, mewakili Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, mengatakan program ini menjadi dorongan positif bagi anak-anak Aceh Timur untuk berprestasi di bidang olahraga. “Program ini sangat positif karena Aceh Timur masih membutuhkan pembinaan bagi para pemuda. Alhamdulillah, MedcoEnergi bersama PSS Sleman kembali hadir untuk ketiga kalinya. Semoga program ini dapat menghasilkan atlet-atlet sepak bola terbaik dari Aceh Timur,” ujar Syahrial.

Perwakilan PSS Sleman, Muhamad Nurhuda, mengatakan coaching clinic ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak Aceh Timur. “Program ini membuka akses bagi anak-anak Aceh Timur untuk merasakan standar latihan klub profesional. Kami berharap pengalaman ini dapat menambah motivasi, disiplin, dan kepercayaan diri mereka untuk terus berkembang sebagai pemain sepak bola,” ujarnya.

Senior Manager Communication Medco E&P Leony Lervyn mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi. “Melalui program ini, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak Aceh Timur untuk mengenal standar pelatihan sepak bola profesional. Lebih dari sekadar olahraga, kegiatan ini juga membangun disiplin, sportivitas, kerja sama, dan rasa percaya diri generasi muda. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar pengembangan dan pemberdayaan masyarakat MedcoEnergi, yaitu peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia dini,” jelas Leony.

KONI Aceh Timur yang diwakili oleh Hastami menyampaikan apresiasi kepada Medco E&P Malaka dan PSS Sleman atas dukungan terhadap pembinaan olahraga di Aceh Timur. “Kegiatan ini mungkin baru akan terlihat hasilnya dalam beberapa tahun ke depan. Namun, pembinaan seperti ini sangat penting agar Aceh Timur memiliki talenta-talenta muda sepak bola yang dapat mewakili daerah dan Aceh,” ujarnya.

Ketua Askab PSSI Aceh Timur Muhammad Adam yang diwakili Sekjen Hasbi juga menyampaikan bahwa program pembinaan pemuda di bidang olahraga ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong kemajuan prestasi sepak bola Aceh Timur. Program ini menjadi salah satu langkah positif untuk menjawab kebutuhan pembinaan talenta muda di daerah,” ujar Hasbi. (Ami/Rls)

Junaidi (Ateng) : Selamat HUT Bhayangkara ke-80, Sampaikan Apresiasi Hingga Harapan

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Junaidi atau yang akrab disapa bang Ateng ketua fraksi partai Aceh DPRK Aceh Timur menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80, yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2026, besok.

Dalam pernyataannya kepada media, Selasa (30/6/2026),bang Ateng menilai HUT Bhayangkara bukan sekadar seremonial. Momen ini menjadi pengingat pentingnya peran Polri dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

“Momentum peringatan HUT Bhayangkara ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kolaborasi bersama antara pemerintah dan Polri dalam membangun keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,”ujarnya.

Bang Ateng itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Aceh Timur. Menurutnya, sinergitas yang sudah terjalin selama ini terbukti membantu berbagai program pemerintah daerah berjalan lancar.

“Saya mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian, khususnya di wilayah Aceh Timur atas sinergitas yang telah terbangun selama ini. Baik dalam pengamanan agenda pemerintahan, penanganan kamtibmas, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Bang Ateng berharap, ke depan kolaborasi antara DPRK Aceh Timur  dan kepolisian dapat semakin solid dan berkualitas. Sehingga rasa aman dan tentram benar-benar dirasakan warga sampai ke pelosok desa.

“Saya berharap kerjasama antara DPRK Aceh Timur dan pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketentraman masyarakat dapat semakin berkualitas, responsif, dan humanis, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.

Di usia ke-80, Polri mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini sejalan dengan komitmen DPRK untuk terus bersinergi menciptakan daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi investasi serta pelayanan publik.Pungkasnya. (Ami/Rls)

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Tgk Mia Sampaikan Ucapan Selamat untuk Polri yang Semakin Presisi

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Jajaran Polres Aceh Timur, Polda Aceh, terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-80. Hal tersebut diungkapkan oleh Tgk Mia anggota DPRK Aceh Timur dari fraksi partai Aceh.

Lanjut Tgk Mia mengungkapkan bahwa dalam momentum tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Polri, khususnya Polres Aceh Timur, atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama ini dalam menjaa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Aceh Timur.

Dalam pesannya Tgk Mia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas pengabdian Polri kepada masyarakat selama 80 tahun.

Selamat Hari Bhayangkara ke-80! Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, ujarnya.Selasa (30/6/2026)

Ia juga berharap institusi Polri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sejalan dengan program transformasi Polri Presisi. Semoga Polri semakin Presisi dan terus menjadi pilar keamanan yang dicintai rakyat, ungkapnya, sembari menyerukan tema besar peringatan tahun ini, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat!”pungkasnya. (Ami/Rls)

Hari Bhayangkara ke-80, Ketua PC LMP Lampung Utara Agung Satriawan Apresiasi Dedikasi Polri untuk Masyarakat

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Ketua Pimpinan Cabang Laskar Merah Putih (PC LMP) Kabupaten Lampung Utara, Agung Satriawan, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara. Selasa 30 Juni 2026 di markas PC LMP Lampung Utara

Dalam momentum bersejarah ini, Agung Satriawan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan yang telah diberikan oleh Korps Bhayangkara selama delapan dekade dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Selama 80 tahun, Polri telah membuktikan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami dari keluarga besar PC LMP Lampung Utara mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas pengabdian tanpa lelah demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Agung Satriawan.

Sinergitas LMP dan Polri

Agung juga menegaskan bahwa PC LMP Lampung Utara siap terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam mendukung program-program kamtibmas, khususnya di wilayah Lampung Utara. Menurutnya, keharmonisan antara organisasi kemasyarakatan dan aparat penegak hukum adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Ia berharap di usia yang ke-80 ini, Polri dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan) serta selalu dicintai oleh masyarakat.

“Semoga Polri semakin jaya, semakin profesional, dan terus berdiri tegak di garda terdepan dalam memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia. Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.zainal

Jamal Pengurus KNPI Lampung Ajak Masyarakat Bijak Berpolitik dan Tetap Objektif

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik. Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, namun jangan sampai membuat masyarakat saling bermusuhan dan melupakan persoalan utama yang dihadapi rakyat.

“Saya sering melihat masyarakat kecil saling berdebat, saling menghujat, bahkan bertengkar demi membela tokoh atau pejabat tertentu. Padahal, kita jarang melihat para pejabat saling berselisih hanya karena memperjuangkan nasib rakyat miskin. Ini menjadi bahan renungan bagi kita semua,” ujar Jamal, Selasa (30/6/2026).

Jamal menegaskan bahwa masyarakat harus mampu membedakan antara loyalitas kepada tokoh dengan kepentingan bangsa. Menurutnya, dukungan kepada pemerintah atau pemimpin harus diberikan secara objektif berdasarkan manfaat kebijakan yang dirasakan masyarakat.

“Kalau kebijakannya baik, mari kita dukung sepenuhnya. Tetapi jika ada kebijakan yang kurang tepat, sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk memberikan kritik yang santun, objektif, dan disertai solusi. Demokrasi yang sehat membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan dari rakyat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah persatuan, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari. Energi bangsa, menurutnya, seharusnya difokuskan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Jangan sampai rakyat terus diadu oleh perbedaan pilihan politik, sementara persoalan kesejahteraan belum terselesaikan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” tegasnya.

Sebagai Pengurus KNPI Lampung, Jamal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, mengedepankan akal sehat, serta membangun budaya diskusi yang santun dan produktif.

“Politik seharusnya menjadi sarana untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat, bukan menjadi alasan untuk saling membenci. Mari kita bersama-sama mengawal setiap kebijakan demi Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.(Red)

Bela Budaya Bantah Isu Penolakan Jadi Penyebab Batalnya Kunjungan Joko Widodo ke Pugung Raharjo

LAMTIM -(deklarasinews.com)- Ketua Bela Budaya Lampung Timur, Nurdin, menegaskan bahwa tidak pernah ada penolakan dari tokoh adat maupun masyarakat terhadap rencana kunjungan Joko Widodo ke kawasan Taman Purbakala Pugung Raharjo, Lampung Timur.

Menurut Nurdin, justru para tokoh adat dari enam desa telah menyatakan kesiapan mereka menyambut kedatangan Jokowi. Bahkan, kata dia, para tokoh adat telah membuat video pernyataan yang berisi dukungan dan kesiapan menerima kehadiran Jokowi di Taman Purbakala Pugung Raharjo.

“Informasi yang menyebut batalnya kunjungan Pak Jokowi karena adanya penolakan dari tokoh adat tidak benar. Tidak ada penolakan. Tokoh adat dari enam desa sudah menyatakan siap menerima kehadiran beliau,” ujar Nurdin.Selasa (30/6/2026).

Nurdin juga menyampaikan bahwa dukungan terhadap rencana kunjungan Bapak Hi. Joko Widodo turut disampaikan oleh para tokoh adat yang tergabung dalam Marga Sekappung dan Bandar Marga Sekappung Limo Migo. Mereka di antaranya Hasan Buay Pengammah (Lid Toba), Ahmad Kaisar, Pangeran Pagar Alam (Lid Bojong), Ibrahim Syah bergelar Batin Syah (Lid Desa Gunung Sugih Besar), Yusuf Pangeran Tinggal (Lid Desa Gunung Raya), Pangeran Anggeran (Lid Desa Peniangan), Ghayo Pagun (Desa Batu Badak), serta Bandar Marga Sekappung Limo Migo. Seluruh tokoh adat tersebut menyatakan dukungan terhadap rencana kunjungan Bapak Hi. Joko Widodo dalam rangka pelestarian budaya di Taman Randu Mas dan Taman Purbakala Pugung Raharjo.

Ia menyayangkan beredarnya informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, apabila terdapat keraguan atau informasi yang belum jelas, seharusnya tim Jokowi di Lampung terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak penyelenggara agar tidak terjadi miskomunikasi.

“Harusnya tim Pak Jokowi di Lampung berkoordinasi dan mengonfirmasi kepada panitia penyelenggara sehingga tidak muncul kesalahpahaman yang akhirnya berkembang menjadi informasi yang keliru,” katanya.

Nurdin menambahkan, batalnya kunjungan Jokowi ke Lampung Timur telah menimbulkan kekecewaan yang cukup besar. Tidak hanya masyarakat yang telah menunggu, tetapi juga para tokoh adat yang sebelumnya telah mempersiapkan penyambutan sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Presiden Republik Indonesia tersebut.

“Kami tentu menghormati keputusan yang diambil. Namun kami juga menyayangkan karena masyarakat dan tokoh adat sudah mempersiapkan penyambutan dengan penuh semangat. Kekecewaan itu nyata dirasakan oleh banyak pihak,” tutup Nurdin.