Forkopimda Asahan Tinjau Kesiapan Perayaan Imlek 2577 Kongzili

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan yang terdiri dari Bupati Asahan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, M.H, Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, MKM, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Asahan, serta perwakilan Kapolres Asahan melaksanakan peninjauan kesiapan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 di sejumlah vihara di wilayah Kisaran, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah bersama untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berjalan tertib dan lancar.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan, unsur Forkopimda melaksanakan koordinasi di titik kumpul Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan. Dalam pertemuan tersebut dibahas kesiapan dukungan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, kesiapan personel, serta langkah teknis lainnya guna mendukung kelancaran perayaan. Koordinasi ini menjadi dasar penyamaan persepsi dan pembagian tugas antar unsur terkait.

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh di Vihara Hian Thian Sang Ti yang beralamat di Jalan Panglima Polem Nomor 72, Kisaran, Kabupaten Asahan, Vihara Bodhi Gaya di Jalan Pahlawan Nomor 2, Kisaran, Kabupaten Asahan, serta Vihara Samma Sambodhi Buddhist Center di Jalan Prof. M. Yamin, Kisaran, Kabupaten Asahan. Pada setiap lokasi, dilakukan pengecekan terhadap kesiapan sarana dan prasarana ibadah, sistem pengamanan internal dan eksternal, akses keluar masuk jamaah, serta koordinasi langsung dengan pengurus vihara untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat terlaksana dengan baik.

Dengan dukungan penuh Forkopimda Kabupaten Asahan, diharapkan perayaan Imlek 2577 Kongzili dapat berlangsung khidmat, aman, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat yang merayakan. Pemerintah Kabupaten Asahan bersama seluruh unsur terkait turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Gong Xi Fat Chai, semoga tahun yang baru membawa kesehatan, keberkahan, dan kemakmuran bagi kita semua.(Jun)

 

Produksi Sabut Kelapa Asahan Tembus Pasar Ekspor Cina, Bupati Dukung Pengembangan Hilirisasi

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menyampaikan apresiasi atas keberhasilan produksi sabut kelapa yang dikelola PT Hijau Surya Biotechindo yang kini telah menembus pasar ekspor hingga ke negara Cina. Bahkan saat ini, produk sabut kelapa tersebut tengah dalam proses pengiriman ke luar negeri.

Bupati mengatakan, Kabupaten Asahan memiliki potensi besar di sektor perkebunan kelapa. Tercatat, lebih kurang 20.000 hektare tanaman kelapa tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Silau Laut, Air Joman, Tanjung Balai, Sei Kepayang, Sei Kepayang Timur dan Sei Kepayang Barat.

“Produksi sabut kelapa ini sudah diekspor sampai ke negara Cina dan saat ini sedang dalam proses pengiriman. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Asahan,” ujar Bupati saat diwawancara pihak media di lokasi Pabrik Pengelolahan Sabut Kelapa PT Hijau Surya Biotechindo Desa Air Joman Baru, Kecamatan Air Joman, Kamis (12/02/2026).

Melihat potensi bahan baku yang melimpah, Bupati berharap PT Hijau Surya Biotechindo dapat terus meningkatkan kapasitas produksi sabut kelapa agar jumlah ekspor semakin bertambah dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mensuport dan mendukung PT Hijau Surya Biotechindo dalam pengelolaan sabut kelapa agar dapat berkembang secara berkelanjutan, mengingat sumber daya alamnya tersedia di Kabupaten Asahan.

“Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung penuh pengembangan pengelolaan sabut kelapa ini, karena sumber dayanya ada di Asahan. Ini juga merupakan salah satu program pemerintah pusat dalam rangka mengembangkan hilirisasi. Semoga ini menjadi perhatian pemerintah pusat,” tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar menyampaikan terima kasih kepada PT Hijau Surya Biotechindo yang telah berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mengurangi angka pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Dengan adanya pengembangan industri hilirisasi sabut kelapa ini, diharapkan perekonomian daerah semakin tumbuh serta kesejahteraan masyarakat Asahan dapat terus meningkat.

Dikesempatan ini Pimpinan PT Hijau Surya Biotechindo, Budi Chandra, mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Asahan yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan operasional perusahaan dalam pengelolaan sabut kelapa di daerah tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Asahan yang telah mensuport dan mendukung PT Hijau Surya Biotechindo,” ujar Budi Chandra.

Ia menjelaskan, ide pengelolaan sabut kelapa bermula dari keprihatinan melihat banyaknya sabut kelapa yang selama ini hanya menjadi limbah dan kurang dimanfaatkan secara maksimal. Dari kondisi tersebut, pihaknya berinisiatif mengolah sabut kelapa menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi seperti media tanam, jok mobil, tempat tidur, hingga keset kaki.

Dengan berdirinya pabrik PT Hijau Surya Biotechindo di Kabupaten Asahan, Budi Chandra mengatakan bahwa perusahaan turut berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi pabrik. “Dengan adanya pabrik ini, kita dapat menyerap tenaga kerja yang merupakan warga sekitar,” ungkapnya.

Terlihat OPD, Camat Air Joman, Forkopimcam Air Joman, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechindo dan tamu undangan lainnya. (Ana)

TP PKK dan IAD Asahan Perkuat Sinergi Pemberdayaan Perempuan dan Pengembangan UMKM

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menerima kunjungan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Asahan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Jumat (13/02/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ketua IAD Daerah Asahan, Yuniar Judhy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya membangun koordinasi dan kolaborasi yang produktif dengan TP PKK Kabupaten Asahan. IAD Daerah Asahan menyatakan komitmennya untuk bersinergi dalam pengenalan seni dan budaya daerah, promosi produk unggulan lokal, serta penguatan dan pengembangan UMKM sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, yang hadir didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Asahan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarorganisasi perempuan merupakan bagian dari penguatan jejaring sosial kemasyarakatan yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Asahan dalam pembangunan berbasis keluarga. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperluas promosi produk unggulan daerah serta meningkatkan peran perempuan dalam mendukung visi Kabupaten Asahan yang Religius, Maju, dan Berkelanjutan.

Sebagai bentuk penguatan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Gedung Dekranasda Kabupaten Asahan untuk melihat langsung produk-produk unggulan daerah. Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan yang memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Asahan.(Ana)

 

Pemkab Asahan Resmikan Portal SJIG, Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data Geospasial

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan meresmikan Sistem Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) Kabupaten Asahan yang dirangkai dengan launching Portal SJIG dan pemaparan peran strategis informasi geospasial dalam perencanaan pembangunan daerah, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia, Prof. Dr. rer. nat. Muhammad Aris Marfai, S.Si., M.Si., unsur Forkopimda, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan, Kepala Desa/Lurah, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, organisasi mahasiswa, serta organisasi media/pers di Kabupaten Asahan.

Ketua Tim SJIG Kabupaten Asahan, Drs. Supriyanto, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Portal SJIG merupakan terobosan baru Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung kebijakan Satu Data Indonesia serta penguatan tata kelola pembangunan berbasis data. Kabupaten Asahan menjadi kabupaten pertama di Provinsi Sumatera Utara yang membangun dan mengimplementasikan sistem ini secara terintegrasi. Pada Pembangunan Tahap I, Portal SJIG telah berhasil menyusun dan mengintegrasikan 128 peta tematik lintas perangkat daerah sebagai dasar perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan akurat.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa pemanfaatan informasi geospasial merupakan kebutuhan strategis dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah benar-benar memahami konsep data spasial, fungsi, serta pemanfaatannya dalam penyusunan program dan kegiatan. Setiap kebijakan pembangunan harus berbasis pada data yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Bupati juga menginstruksikan agar Portal SJIG dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen perencanaan yang presisi, transparan, dan mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Asahan.

Sementara itu, Kepala Badan Informasi Geospasial Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah progresif Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membangun serta mengimplementasikan SJIG sebagai bagian dari penguatan tata kelola pembangunan berbasis data. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan informasi geospasial yang terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perencanaan yang presisi dan pengambilan kebijakan yang akuntabel. Dengan diresmikannya Portal SJIG ini, Kabupaten Asahan dinilai semakin siap mengakselerasi pembangunan daerah yang Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui sistem perencanaan yang modern dan berbasis teknologi informasi geospasial.(ana)

Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan di Wakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP menghadiri kegiatan penanaman jagung perdana dalam rangka program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku di lahan Air Joman, Kabupaten Asahan, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kemandirian masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada pihak Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku yang telah berinisiatif memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung program ketahanan pangan. Menurutnya, langkah ini tidak hanya membantu ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan manfaat pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

“Program ini sangat baik karena selain mendukung ketahanan pangan daerah, juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan produktivitas,” ujar Bupati.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Asahan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan Sumatera Utara Yudi Suseno, Bc.IP., S.Pd., M.Si. Menyampaikan bahwa penanaman jagung ini merupakan program berkelanjutan yang melibatkan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

Kegiatan penanaman jagung perdana ini ditandai dengan penanaman bibit jagung secara simbolis oleh Wakil Bupati Asahan bersama Kalapas Labuhan Ruku, Kalapas Tanjung Balai, jajaran Lapas, serta tamu undangan lainnya.

Melalui program ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan dapat terus terjalin dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan daerah.(Ana)

Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong desa-desa di Sumut untuk berinovasi dalam pembangunan melalui skema kompetisi, sebagai upaya mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang kreatif, berdampak, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya pada Pengukuhan Pengurus DPD dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sumut serta kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Sabtu (14/02/2026).

Dalam sambutannya, Bobby mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk melakukan intervensi pembangunan desa melalui skema kompetisi pada tahun 2027. Melalui skema tersebut, desa-desa di Sumut akan ditantang menyusun konsep pembangunan yang memiliki dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami akan buka kompetisinya tahun ini, setelah Lebaran. Desa dengan konsep pembangunan terbaik akan diberikan bantuan dana dari pemerintah provinsi. Saya minta anggarannya jangan cuma Rp1 atau Rp2 miliar, kalau bisa minimal Rp10 miliar, bahkan sampai Rp50 miliar untuk pemenang,” tegas Muhammad Bobby Afif Nasution.

Bobby juga mendorong para kepala desa agar lebih kreatif memanfaatkan media sosial sebagai sumber inspirasi pembangunan, bukan sekadar hiburan. Ia mencontohkan penataan kawasan bantaran sungai dan permukiman yang tertata rapi dan estetis seperti yang banyak diterapkan di kota-kota maju.

“Ajak Kepala Desanya buka media sosial untuk lihat arsitektur dan pembangunan yang bagus. Jangan cuma lihat joget-joget di TikTok. Harus ada ide murni dari desa untuk membangun wilayahnya sendiri,” tambahnya.

Selain itu, Bobby mengajak para bupati dan wali kota untuk menerbitkan aturan yang dapat menertibkan masyarakat dalam menjaga estetika desa. Menurutnya, langkah tersebut penting agar ketertiban dan keindahan lingkungan desa dapat terwujud secara bersama.

“Contohnya kalau ada jemuran pakaian di depan rumah yang merusak pemandangan, buat aturan desa. Larang jemur di depan, buatkan tempat jemur di atas atau di belakang, tapi pemerintah intervensi membantu biayanya. Setiap rumah wajib ada minimal dua pot bunga. Kalau warga patuh, kasih diskon PBB. Ini cara kita mengayomi sekaligus mengajak masyarakat disiplin,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menandai penguatan kerja sama antara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan Abpednas. Ketua Umum DPP Abpednas, Indra Utama, menjelaskan bahwa Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) bersama Kejaksaan RI bertujuan untuk mencegah penyimpangan pengelolaan keuangan desa serta memperkuat akuntabilitas. “Program ini adalah ruang pembelajaran hukum agar tidak ada lagi konflik dalam pembangunan desa akibat ketidaktahuan regulasi,” ujar Indra Utama.

Senada dengan itu, Staf Ahli Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri, Anwar Harun Damanik, memaparkan bahwa dari 5.417 desa di Sumut, tantangan terbesar yang dihadapi adalah pemerataan pembangunan. Dengan berlakunya Undang-Undang Desa terbaru (UU No. 3 Tahun 2024), kedudukan desa semakin kuat dari sisi regulasi, kelembagaan, maupun anggaran.

“Regulasi terbaru ini memberikan landasan kuat agar desa menjadi mandiri dan demokratis. Ada tiga pilar utama yang kami kawal, regulasi yang jelas, kelembagaan yang kuat melalui Kemendagri, dan kepastian anggaran baik dari APBN maupun APBD,” jelasnya.

Anwar juga menyampaikan bahwa Kemendagri bersama BPKP telah membentuk sistem pengawasan terintegrasi dengan Kejaksaan RI, sehingga seluruh aliran dana desa dapat dipantau secara transparan melalui jalur digital.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan dan inovasi yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Kami menyambut baik skema kompetisi desa yang digagas Bapak Gubernur. Ini menjadi motivasi bagi desa-desa di Kabupaten Asahan untuk lebih kreatif, menggali potensi lokal, serta menyusun perencanaan pembangunan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Taufik.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan memperkuat pembinaan dan pendampingan kepada Pemerintah Desa, khususnya dalam perencanaan program, pengelolaan keuangan, serta peningkatan kapasitas aparatur desa dan BPD. “Kami ingin desa-desa di Asahan tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga unggul dalam inovasi dan transparan dalam pengelolaan anggaran. Sinergi antara Kepala Desa dan BPD harus semakin solid agar pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus DPD Abpednas Sumut, yakni Ketua Abdul Khair, Sekretaris Ahmad Wahyudi, dan Bendahara Agus Salim. Acara ini dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani, Kajati Sumut Harli Siregar, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.(ana)

Konferensi Wilayah XVI HIMMAH Sumut Digelar

KISARAN -(deklarasinews.com)- Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XVI Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Provinsi Sumatera Utara digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (11/2).

Kegiatan yang mengusung tema, Optimalisasi dan Regenerasi Kepemimpinan HIMMAH yang Progresif Menyongsong Indonesia Emas 2045 ini dihadiri oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin.

Ketua PW HIMMAH Sumut periode 2023–2025, Kamaruddin Nazuli Siregar mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader dan pengurus atas kebersamaan dan dukungan selama masa kepemimpinannya.

Pada kesempatan tersebut, ia secara resmi menyampaikan berakhirnya masa jabatan Ketua PW HIMMAH Sumut sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi.

Kamaruddin juga menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan tanggung jawab kolektif dan berharap kepengurusan selanjutnya mampu membawa HIMMAH Sumut menjadi organisasi yang lebih maju dan berdaya saing.

Sementara itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin  menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferwil XVI HIMMAH Sumut di Kabupaten Asahan.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta menekankan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas organisasi.

Taufik juga menyatakan dukungannya terhadap peran HIMMAH dalam mencetak kader-kader pemimpin muda yang berakhlakul karimah serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Rajak Nasution menyebutkan apresiasi atas terselenggaranya Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI HIMMAH Sumut. Konferwil merupakan forum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan HIMMAH ke depan.

“Ia berharap kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, serta membawa HIMMAH Sumut berperan aktif dan konstruktif dalam pembangunan bangsa,” tegasnya. (Jun)

Taufik Apresiasi MUI Asahan Dalam Membina Umat dan Menjaga Harmoni Sosial di Daerah

KISARAN -(deklarasinews.com)- Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperkuat koordinasi dengan unsur keagamaan guna menjaga ketertiban sosial dan kekhusyukan ibadah di tengah masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Pemkab Asahan menerima audiensi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Asahan, Selasa (10/2).

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan, Salman Abdullah Tanjung. Ia mendukungan kebijakan Pemkab Asahan serta komitmen untuk terus bersinergi dalam pembinaan umat dan menjaga kondusivitas kehidupan sosial dan keagamaan, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah Ramadhan.

Dalam dialog yang berlangsung, MUI Kabupaten Asahan menyampaikan rencana penerbitan edaran bersama menyambut Bulan Suci Ramadhan. Edaran tersebut memuat imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kualitas ibadah puasa dengan penuh hikmah, menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat, serta mendorong pembatasan kegiatan hiburan yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah selama bulan suci.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas peran strategis MUI dalam membina umat dan menjaga harmoni sosial di daerah.

Pemkab Asahan selanjutnya menjadwalkan rapat himbauan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 1447 H/2026 M yang akan dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, dengan melibatkan unsur Forkopimda, FKUB, Imtag Asahan, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait, guna menyatukan langkah dan kebijakan dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan religius.(Jun)

Taufik Apresiasi MUI Asahan Dalam Membina Umat dan Menjaga Harmoni Sosial di Daerah

KISARAN -(deklarasinews.com)- Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperkuat koordinasi dengan unsur keagamaan guna menjaga ketertiban sosial dan kekhusyukan ibadah di tengah masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Pemkab Asahan menerima audiensi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Asahan, Selasa (10/2).

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan, Salman Abdullah Tanjung. Ia mendukungan kebijakan Pemkab Asahan serta komitmen untuk terus bersinergi dalam pembinaan umat dan menjaga kondusivitas kehidupan sosial dan keagamaan, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah Ramadhan.

Dalam dialog yang berlangsung, MUI Kabupaten Asahan menyampaikan rencana penerbitan edaran bersama menyambut Bulan Suci Ramadhan. Edaran tersebut memuat imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kualitas ibadah puasa dengan penuh hikmah, menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat, serta mendorong pembatasan kegiatan hiburan yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah selama bulan suci.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas peran strategis MUI dalam membina umat dan menjaga harmoni sosial di daerah.

Pemkab Asahan selanjutnya menjadwalkan rapat himbauan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 1447 H/2026 M yang akan dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, dengan melibatkan unsur Forkopimda, FKUB, Imtag Asahan, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait, guna menyatukan langkah dan kebijakan dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan religius.(Jun)

Program Makan Bergizi Gratis di UPTD SMP Negeri 2 Silau Laut Mendapat Respon Positif

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SMP Negeri 2 Silau Laut memasuki hari kedua pelaksanaan, Selasa (3/2/2026).

Pada hari ini, seluruh siswa menerima paket makanan bergizi yang disiapkan sesuai standar pemenuhan gizi anak usia sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan kualitas belajar peserta didik.

Pelaksanaan MBG di sekolah tersebut meliputi proses penyiapan, pendistribusian, hingga konsumsi makanan oleh siswa di lingkungan sekolah.

Penyediaan makanan dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan didistribusikan kepada siswa dengan pendampingan pihak sekolah serta tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Silau Laut.

Wakil Bupati Asahan, Rianto mengatakan program MBG di UPTD SMP Negeri 2 Silau Laut berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari siswa.

“Program ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi serta meningkatkan konsentrasi belajar anak di sekolah,” ujarnya.

Usai peninjauan di sekolah, Wakil Bupati Asahan melanjutkan kegiatan ke SPPG Lubuk Palas – Silau Laut untuk melihat langsung kesiapan sarana dan proses pelayanan sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan program MBG di Kecamatan Silau Laut. (Jun)