Berkah Belajar Dari Rumah Saat Pandemi, Bayu Berbudidaya Ulat Hongkong dan Ulat Jerman

PALEMBANG – (deklarasinews.com) – Semenjak pandemi Covid-19 masuk Indonesia awal Maret 2020 sampai saat ini 2021 masih mewabah, mengharuskan proses belajar mengajar disekolah berubah belajar dari rumah secara daring.

Hal ini membuat para pelajar banyak di rumah, kondisi ini ada hikmahnya bagi salah seorang pelajar kelas XI SMA 7 kelurahan Sei Selincah Kalidoni Palembang bernama Muhammad Abiyyu Rafif yang akrab disapa Bayu, dengan banyaknya waktu di rumah Bayu gunakan membantu Ibunya Dolly Evita berbudidaya Ulat Hongkong dan Ulat Jerman, sebagai bekal bisnisnya kedepan ditengah kerasnya kehidupan.

Ulat Hongkong banyak digunakan sebagai pakan burung, ikan, reptil dan binatang peliharaan lainnya, proses budidayanya sangat mudah dan tidak butuh areal yang luas.

Sedangkan Ulat Jerman adalah larva kumbang hitam. Ulat besar yang memiliki bentuk yang mirip dengan ulat hongkong. Ulat Jerman dapat tumbuh hingga 50 mm atau lebih. Ulat ini adalah sumber protein yang baik untuk reptil besar, beberapa spesies ikan dan burung termasuk ayam. Proses membiakkan ulat jerman adalah proses yang cukup mudah.

Pasar Ulat Hongkong dan Ulat Jerman sangat menjanjikan karena banyak penghobi burung dan ikan hias yang lagi booming.

Hasil panen saat ini untuk mengisi pasar burung Palembang dan kios-kios penjualan pakan burung serta pasar ikan hias, dengan harga eceran mulai Rp. 65.000 – Rp. 80.000/Kg, ungkap Bayu kepada awak media, Senin (8/3/2021).

“Kedepan akan ada rencana untuk ekspor Ulat Hongkong dan Ulat Jerman ke Jepang, Taiwan dan Afrika, Insyaallah saya lagi buat kelompoknya untuk menuju kesana” tambah Dolly orang tua dari Bayu. (nsy)

Tinggalkan Balasan