MUSI RAWAS –(deklarasinews.com)– Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) H Hendra Gunawan beserta tim Pemerintahan Kabupaten Mura , mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),Kepala Dinas Pekerja Umum Bina Marga (DPU-BM), H Azhari beserta jajaran, Camat Megang Sakti, Harry Achmadi, Kepala Satpol PP-Damkar, H Marsono, Kabag Prokopim Setda Mura, Dicky Zulkarnain dan jajaran pejabat lainya .
Pada hari ini Kamis (8/7) kembali melaksanakan pembinaan program Aksi Rabu Bina Desa (Akrab Desa) ,kali ini kegiatan program tersebut dilakukan sebanyak 6 (enam) desa yang berada dalam kawasan Trans Mandala Kecamatan Megang Sakti .
Pertama kunjungan Bupati Mura di Desa Rejosari (Sp1) , selanjutnya ke Desa Karya Mulya (Sp2) dan Desa Mekarsari (Sp3) serta Desa Campur Sari (Sp4) terus dilanjutkan ke Desa Tegal Sari (Sp5) terakhir Desa Marga Puspita.
H Hendra Gunawan menerangkan, kegiatan Akrab Desa sendiri sudah dilaksanakan sejak 2017 lalu. Program ini digaungkan Bupati sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pembinaan kepada pemerintahan desa terkait penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sehingga penggunaannya dapat tetap sasaran.
Akrab Desa ini merupakan inovasi daerah, sebagai bentuk komitmen Bupati untuk memberikan pendampingan penggunaan DD dan ADD. Sebab sebelumnya, DD ini sempat diusulkan untuk di stop dan dievaluasi, karena dikhawatirkan disalahgunakan.
“Sehingga Gubernur dan Bupati dipangil untuk rapat koordinasi, berkat perjuang kita akhirnya pemerintah pusat tetap melanjutkan dana desa,” terang Bupati.
Lanjut Bupati Mura H Hendra Gunawan melalui Akrab Desa ini kita sama-sama memberi masukan, mengevaluasi dan memperbaiki apa yang kurang baik.
Namun Bupati berpesan, segala pembangunan yang menggunakan DD dan ADD harus dimaksimalkan untuk pembangunan desa susai standar yang berlaku.
Karena , DD dan ADD dikucurkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat.
“Selain itu, program Akrab Desa ini merupakan salah satu media komunikasi dan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat yang ada di desa , ” ucap Bupati .
Disisi lainya dalam pemembinaan perangkat desa, maupun BPD dan masyarakat saat menjalankan program Aksi Rabu Bina Desa (Akrab Desa) .
Bupati H Hendra Gunawan juga bekesempatan untuk memberikan secara simbolis dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di enam desa tersebut .
Di kesempatan itu Bupati Mura H Hendra Gunawan menjelaskan BLT ini dengan nilai sebanyak Rp 600 ribu , yang diberikan kepada masyarakat oleh Pemerintah Desa melalui dana DD .
“Kemudian sangat diharapkan dalam pemberian bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang menerimanya , ” pintak Bupati .
Dijelaskan H Hendra Gunawan lagi ada beberapa hal yang harus Pemkab Mura berikan himbauan kepada masyarakat , diantaranya seputar perkembangan bencana nasional non alam Covid 19 khususnya dalam persiapan menjelang New Normal, transparansi penerima bantuan.
Maka dari itu masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Selanjutnya mulailah membiasakan diri untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, membiasakan mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan .
Untuk itu saya juga mengajak masyarakat untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ini sangat penting, karena akan mencegah segala penyakit masuk dalam diri dan tubuh, baru kemudian ke keluarga kita dan lingkungan sekitar.
Tetap waspada walaupun Kabupaten Mura sudah masuk zona hijau. Patuhi protokol kesehatan Covid-19. Ketika ada orang yang datang tetap kita cek karena dikhawatirkan akan membawa virus tersebut.
“Karena pergerakan masyarakat tidak bisa dihentikan, dan virus ini tidak terlihat mata,” ungkap Bupati .
Dalam himbauannya Bupati H Hendra Gunawan juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat Kabupaten Mura mulai masuk musim kemarau.
Soalnya sanksi hukuman pidana maupun denda siap menanti bagi para pelaku pembakar lahan. Setelah Corona dan Karhutla, lanjut Bupati, Pemerintah juga fokus dengan bantuan untuk masyarakat pra sejahtera yang terdampak Covid-19, dengan harapan bisa membantu perekonomian masyarakat.
“Saya juga sangat merasa bangga melihat keterbukaan informasi yang diterapkan oleh pemerintah desa dengan dipublikasikannya data penerima bantuan, baik dari pusat muapun daerah dan desa , ” himbau Bupati . ( Zul )