PAGARALAM –(deklarasinews.com)- Sejak 26 Maret kunjungan distop hingga jangka waktu yang belum ditentukan. Tidak.hanya.kunjungan, paket (kiriman) makanpun dihentikan dalam rangka antisipasi penyebaran Virus Corona yang diketahui semakin hari kian bertambah korbannya baik Orang Dalam Pengawasan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Hal ini mengacu kebijakan dari Kanwil Kemenkumham serta Dirjenpas Pusat. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III Pagaralam Jalaluddin SH kepada media ini, Rabu (01/04) membenarkan kebijakan stop kunjungan dan paket ke Lapas.
“Ya memang ada penghentian sementara kunjungan dan paket kepada warga binaan karena instruksi pusat dan berlaku secara nasional,” jelas nya.
Penghentian.kunjungan ini berlaku sejak 26 Maret sampai waktu yang tidak ditentukan, imbuhnya. Bila ada instruksi dari Pusat dan dianggap masalah Covid sudah aman, baru kita buka lagi untuk besuk atau kunjungan urainya.
Disinggung warga binaan yang terbiasa dapat paket makanan, mengingat kualitas makanan yang disediakan pihak Lapas kurang memenuhi standar? Jelas Jalal, tidak ada alternatif lain suka tidak suka, mau tidak mau ya harus ikuti instruksi.
“tidak ada terkecuali, semua harus terima menu yang disediakan dari dapur kita.”katanya.
Lanjut Jalal, untuk memutus rantai penyebaran Covid 19, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan baik diruangan pegawai maupun ruangan warga binaan, selain juga warga binaan bikin masker sendiri disamping disiapkan tempat cuci tangan di sudut blok masing-masing warga binaan,”. jelasnya
“Mereka (warga binaan) buat masker sendiri dan bahannya disiapkan oleh pihak Lapas. Maskernya lebih tebal tahan dan bisa dicuci, apa yang kita lakukan tidak lain memutus pandemi Covid 19,” tutupnya (Repi)
Kalapas Kelas III Pagaralam Jalaluddin SH.