DPRK Yapen Ikuti Bintek di Jakarta: Bangun Kompetensi untuk RPJM Bersih dan Akuntabel

‎JAKARTA -(deklarasinews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen mengikuti Pendalaman Tugas atau Bimbingan Teknis (Bintek) anggota DPRK di Hotel Retop, Jakarta. Kegiatan ini berlangsung sehari penuh pada Senin (27/4/2026), atas undangan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Kusuma Negara, bekerja sama dengan Sekretariat DPRK Kepulauan Yapen. Senin, 27 Maret 2026

Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi., M.H., dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa bintek ini merupakan hak anggota DPRK sebagaimana diamanatkan Permendagri Nomor 6 Tahun 2024 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi anggota DPRK dalam tugas-tugas kelengkapan, agar lebih optimal menjalankan fungsi legislatif,” ujar Ebzon Sembai.

Sementara itu, Kepala LPPM STIKIP Kusuma Negara, Dr. Purwani Puji Utami, S.E., M.Pd., yang mewakili ketua kampus, menyatakan kebanggaannya sebagai mitra penyelenggara. “STIKIP Kusuma Negara berkomitmen bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk DPRK Yapen, untuk peningkatan kualitas SDM,” katanya.

Tema bintek kali ini, “Optimalisasi Tugas dan Fungsi DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen dalam Mewujudkan RPJM Tahun 2025-2029: Meningkatkan Kualitas Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel”, menekankan peran strategis DPRK sebagai lembaga legislatif daerah.

DPRK bertanggung jawab mengawasi, menganggarkan, serta menyusun kebijakan untuk pemerintahan yang akuntabel dan profesional.

Dr. Purwani menambahkan harapannya, “Melalui diskusi dan materi dari narasumber, semoga pengetahuan serta keterampilan peserta semakin terasah dalam mengemban amanat rakyat.”

Sebagai bentuk kontribusi nyata, STIKIP Kusuma Negara menawarkan beasiswa serta jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi putra-putri terbaik Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kerjasama ini menjadi langkah awal membangun sinergi kuat antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Penutup sambutan diisi permohonan maaf atas segala kekurangan penyelenggaraan, disertai harapan masukan dan evaluasi dari peserta untuk perbaikan bintek berikutnya.

Tinggalkan Balasan