YAPEN -(deklarasinews.com)- Derap langkah para pelari sore dan pejalan kaki yang biasanya memenuhi lintasan stadion kini mulai berkurang. Sejumlah pagar berdiri kembali mengelilingi lapangan, menandai keseriusan panitia dalam mempersiapkan Bupati Cup 2026. Stadion perlahan beralih fungsi, dari ruang olahraga warga menjadi arena pertandingan bergengsi.
Ketua Panitia Bupati Cup, Han Mamoribo, kepada media pada Rabu sore 04/02/2016 memastikan bahwa pembatasan aktivitas olahraga sore dilakukan demi menjaga kondisi lapangan selama turnamen berlangsung. Panitia telah memperbaiki dan memasang kembali pagar-pagar stadion yang sebelumnya rusak agar area pertandingan benar-benar steril.

“Untuk sementara waktu, masyarakat yang biasa berolahraga sore di stadion kami imbau menunda aktivitasnya. Pembatasan ini berlaku selama event Bupati Cup berlangsung,” ujar Han Mamoribo kepada media.
Ia menambahkan, kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi setelah turnamen berakhir. Sementara itu, panitia juga akan menyurati Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) guna melakukan koordinasi terkait penggunaan lapangan selama pelaksanaan pertandingan.

Bupati Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 6 Februari hingga 6 Maret 2026, dan akan diikuti oleh 36 tim dari berbagai daerah. Turnamen ini diharapkan menjadi ajang kompetisi yang sehat sekaligus sarana mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.
Di tengah antusiasme menjelang kick off, panitia mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan Bupati Cup dengan menjaga ketertiban serta kebersihan stadion. Dukungan semua pihak menjadi kunci agar turnamen ini berjalan lancar dan memberi kesan positif bagi dunia olahraga daerah.