Pabrik PKS CV.BSS Diduga Cemari Lingkungan Sekitar dan Beroprasi Tanpa Pimpinan, Warga Minta APH Tindak Tegas

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Luar biasa, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) CV. BSS yang mengolah bahan baku kelapa sawit menjadi Kernel dan CPO diduga beroperasi tanpa ada pimpinan atau maneger dan diduga mencemari lingkungan sekitar.

Hal tersebut disampaikan security dilokasi pabrik berinisial P. Ia menjelaskan tidak ada pimpinan atau maneger bang (Red – Wartawan). “Manegernya sudah lama berhenti, hanya ada pimpinan ku Papam berinisial R dari TNI,” benernya beberapa waktu lalu.

Di singgung, apakah bisa konfirmasi dengan humas pabrik? kalau ada yang penting jumpai aja Papam kami berinisial R, ucap security lagi.

Sementara itu, menurut warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan berinisial SM (43). “Pabrik tersebut diduga membuang limbah sembarangan. Walaupun sudah ada tempat berbentuk kolam, namun masih saja berserakan ke ladang milik warga sekitar,” tutur SM, Kamis (13/2/2026).

Jangankan didalam lokasi, diduga limbah pabrik BSS juga berserakan hingga kedepan halaman kantor bang,” sambungnya.

Lebih lanjut, SM menyebut, jika “memang” pabrik BSS sudah tidak ada pimpinan atau maneger, lantas hingga saat ini masih beroprasi. Menurutnya lagi, diduga pabrik BSS dikendalikan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Lihatlah bang, dari pengelolaan pembuangan limbahnya “morat marit” dan aroma tidak sedap dari sekitar pabrik menyengat. Sedangkan dari bangunannya, diduga belum layak beroperasi,” tegasnya.

Untuk itu, saya minta Aparat Penegak Hukum (APH) segera menindak tegas pemilik usaha yang diduga menjelankan bisnis diduga ilegal.

Hingga berita ini ditayangkan pemilik usaha belum dapat dikonfirmasi. Sebelumnya Wartawan sudah berkunjung pada bulan Januari 2026 , tetapi belum bisa bertemu dengan pemilik usaha. (Doni)

Tinggalkan Balasan