JAKARTA-(deklarasinews.com)- Warga Semper Timur Kelurahan Semper Timur, Jakarta utara mengeluhkan lumpur dan sampah yang menumpuk di kali got pada jalan askes Cilincing dan Semper Timur. Hampir di semua permukaan air, dipenuhi sampah yang belum diangkat.
Meski selama ini Dinas Lingkungan Hidup mengaku memiliki pasukan yang bertugas untuk mengakut sampah dari aliran air, hal itu tak terlihat di sepanjang aliran kali got yang melintas di askes jalan Cilincing dan Semper Timur kelurahan Semper Timur, dari pantauan semuanya penuh sampah.
Udin warga Kelurahan Semper Timur mengatakan, sudah lebih dari dua bulan sampah di got pada kali tersebut tidak dibersihkan. Akibatnya, kondisi lumpur sampah menumpuk dan hampir menutupi seluruh permukaan air.
“Biasanya seminggu sekali dibersihkan sama pasukan oren pakai karung. Ada juga dari UPK Badan Air tetapi ini udah dua bulan lebih enggak dibersihkan,” katanya, selasa (29/10).
Menurut Rudi juga mengatakan, akibat menumpuknya lumpur dan sampah air tak mengalir dengan baik, mempengaruhi kondisi di lingkungan sekitar. Pasalnya, menjelang malam, banyak nyamuk di tempat tinggalnya. Sehingga membuat dirinya harus memakai lotion anti nyamuk berulang-ulang kali.
“Ya pasti jadi sarang nyamuk, karena air gak mengalir, jadinya jentik pada ngumpul,” terangnya.
Atas kondisi yang ada, kata Udin, ia pun berharap petugas terkait bisa segera menangani permasalahan lumpur dan sampah. Dengan membersihkan seminggu atau dua minggu sekali pasti bersihkan sampah di got kali.
“Jangan sampai cuma gara-gara sampah warga malah terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD),” ungkapnya.
Terkait hal tersebut, lurah Semper Timur Cahyo mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Dimana laporan itu akan disampaikan ke Unit Pelaksana Kerja (UPK) Badan Air.
“Akan langsung saya teruskan ke UPK Badan Air, agar segera ditindaklanjuti,” ujarnya.(wbo)