Prodi Sains Data IIB Darmajaya x Itera Siap Tumbuh Bersama

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program Studi Sains Data Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan kunjungan akademik ke Program Studi Sains Data Institut Teknologi Sumatera (Itera) pada Kamis, (4/12/25).

Kunjungan dipimpin Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Nurfiana, S.Kom., M.Kom. bersama Ketua Prodi Sains Data Egi Safitri, S.Mat., M.Si. dan dosen Prodi Sains Data Sri Karnila, S.Kom., M.Kom.; Hendra Kurniawan, S.Kom., M.T.I.; Ruki Rizal Nul Fikri, S.Kom., M.T.I. serta Senior Staf Kerja Sama Ketut Artaye, S.Kom., M.T.I. Kunjungan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama, kolaborasi akademik, serta pengembangan keilmuan data di Provinsi Lampung.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Dekan Fakultas Sains Itera, Dr. Ikah N.P. Permanasari, M.Si., bersama Kaprodi Sains Data Itera Tirta Setiawan, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Ikah menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas kehadiran rombongan Filkom IIB Darmajaya.

“Fakultas Sains Itera memiliki 10 program studi, dan kunjungan dari Sains Data Darmajaya ini sangat berarti. Sains Data di Itera juga masih baru, sehingga kami ingin terus bersinergi dan saling melengkapi untuk tumbuh bersama. Tidak perlu bersaing, karena setiap prodi memiliki ciri khas masing-masing. Yang terpenting, kita berupaya bersama untuk maju,” ujarnya.

Dr. Ikah juga berharap kemitraan ini dapat menjadi langkah awal kerja sama konkret dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas pendidikan. “Mudah-mudahan kita bisa saling mengisi, saling melengkapi, dan sama-sama memajukan Lampung melalui data. Ini bisa menjadi pembuka kerja sama yang lebih luas, termasuk kemungkinan membuka kelas kolaboratif antara kedua prodi,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya, Nurfiana, S.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Fakultas Sains Itera. Menurutnya, hubungan antara IIB Darmajaya dan Itera selama ini sudah terjalin baik melalui berbagai program akademik dan kolaborasi.

“Terima kasih telah menerima kami. IIB Darmajaya dan Itera sebenarnya sudah sering bekerja sama, dan kedatangan kami kali ini untuk semakin memperkuat kolaborasi tersebut. Kami berharap kedua prodi Sains Data dapat terus bersinergi dan tidak saling bersaing, melainkan bersama membangun ekosistem data yang lebih baik di Lampung,” tutur Nurfiana seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Kaprodi Sains Data Itera, Tirta Setiawan, S.Pd., M.Si., juga ikut menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi awal kolaborasi yang produktif, baik dalam pengembangan kurikulum, penelitian, maupun kegiatan akademik lainnya.

Kunjungan Prodi Sains Data IIB Darmajaya ke Itera ini diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk pertukaran dosen, riset bersama, kolaborasi proyek data, hingga rencana pembukaan kelas bersama. Melalui sinergi kedua institusi, diharapkan kontribusi nyata dapat diberikan untuk kemajuan ilmu data dan pembangunan daerah.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Penuh Haru dan Budaya! Deretan Lulusan Filkom & FDHPT Darmajaya Tampil Memukau dengan Tapis dan Tumpal

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar yudisium ke-40 Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi (Filkom & FDHPT) bertempat di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin pada Kamis, (4/12/25).

Adapun dalam yudisium diikuti 220 mahasiswa terdiri dari Prodi Teknik Informatika sebanyak 75, Prodi Sistem Informasi/Inovasi Digital 33, Prodi Sistem Komputer/IoT 28, Prodi DKV 39, dan Prodi Magister Teknik Informatika 45. Yudisium ke-40 mengangkat kearifan budaya pakaian daerah dengan mengenakan tumpal, kain, tapis, dan kebaya baik peserta maupun dosen serta jajaran pimpinan IIB Darmajaya.

Dalam sambutannya Dekan FDHPT Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., mengatakan yudisium adalah penanda bahwa para peserta telah resmi menyandang gelar akademik sesuai bidang studi masing-masing. Namun, keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru dalam perjalanan hidup kalian. Di luar sana, dunia kerja dan masyarakat telah menanti kontribusi dan inovasi yang akan kalian berikan.

“Sebagai lulusan Filkom dan FDHP, saya percaya bahwa kalian telah dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kejujuran, integritas, serta profesionalisme. Jadilah pribadi yang tangguh, kreatif, dan adaptif di tengah perubahan zaman. Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah memberikan manfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara,” pesannya.

Salah satu perwakilan Dosen Dr. Dodi Yudo Setyawan, S.Si., M.T.I., mengatakan hari ini bukan hanya penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal dari babak baru kehidupan profesional kalian. Selama beberapa tahun, Anda telah ditempa di ruang kuliah, laboratorium, studio desain, ruang produksi, hingga kegiatan pengabdian masyarakat. Setiap tugas, diskusi, proyek, dan bimbingan adalah bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi Anda sebagai lulusan Darmajaya.

“Kepada para lulusan Fakultas Ilmu Komputer, kami bangga melihat kemampuan Anda dalam menghadapi perkembangan teknologi, mulai dari pemrograman, jaringan, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan. Dunia digital menunggu kontribusi Anda. Kepada para lulusan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi Pangan, kami percaya Anda telah siap menjawab tantangan dunia kreatif, dunia hukum, industri pariwisata, serta pengembangan produk pangan yang berdaya saing. Anda adalah generasi yang mampu menggabungkan kreativitas, analisis, dan inovasi,” bebernya.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Suratno mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak/Ibu dosen yang telah membimbing dengan penuh kesabaran, para dekan dan pimpinan fakultas yang selalu memberi dukungan, serta seluruh staf akademik dan administrasi yang membantu kelancaran studi kami. “Ilmu, nilai, dan keteladanan yang diberikan akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam perjalanan kami, baik di dunia kerja maupun kehidupan nyata. Kami siap menjadi lulusan yang membawa perubahan, menciptakan karya, dan mengharumkan nama IIB Darmajaya,” ujar dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Yudisium juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik tingkat akademik dan nonakademik. Adapun untuk terbaik akademik masing-masing prodi yakni Iman Ma’ruf Sanjaya dari Prodi DKV dengan IPK 3,98; Anisa Noviana dari Prodi Sistem Informasi/Inovasi Digital dengan IPK 3,97; Asmaranti dari Prodi Teknik Informatika dengan IPK 3,96; Gideon Yoas dari Prodi Sistem Komputer/IoT dengan IPK 3,94 dan Muhammad Yashlan Iskandar dari Prodi Magister Teknik Informatika dengan IPK 4,0.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Praktisi Mengajar: IIB Darmajaya Bersama BPS Tingkatkan Kompetensi Riset Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menghadirkan praktisi dalam kelas dari Badan Statistik Pusat (BPS) Provinsi Lampung pada Kamis, (4/12/25), dengan mengangkat tema “Aplikasi Penggunaan Metodologi Penelitian Bisnis”. Kegiatan berlangsung di Ruang Kelas B.3.1 mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Digital.

Acara menghadirkan narasumber Muhammad Shalih, S.Stat., M.E. Kehadirannya memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pentingnya metodologi penelitian dalam proses analisis data bisnis. Dalam pemaparannya, Muhammad Shalih menyampaikan bahwa metodologi penelitian adalah fondasi utama dalam analisis data. “Dengan memahami metode yang tepat, mahasiswa dapat menarik kesimpulan yang valid untuk mendukung keputusan bisnis,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa mahasiswa perlu membiasakan diri dengan proses riset sejak dini. Menurutnya, penerapan metodologi penelitian yang benar akan membantu mahasiswa membangun kemampuan analitis yang dibutuhkan untuk beradaptasi di dunia industri yang semakin berbasis data. Selain itu, ia menambahkan, “Saat ini, hampir semua sektor membutuhkan kemampuan membaca dan mengolah data. Karena itu, literasi statistik adalah kompetensi penting yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi.”

Penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan praktisi dari lembaga resmi seperti BPS memberikan nilai tambah signifikan bagi mahasiswa. Mereka menilai materi yang disampaikan narasumber sangat relevan dengan kebutuhan industri serta mendukung pengembangan kemampuan riset mahasiswa.

Program Praktisi Mengajar ini merupakan bagian dari upaya IIB Darmajaya melalui program Diktisaintek Berdampak untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengalaman nyata dari dunia profesional. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. (**)

Mahasiswi Akuntansi Darmajaya Pesilat Terbaik di PORKAB Lampung Utara 2025

LAMPURA -(deklarasinews.com)-  Resma Anggri Putri, mahasiswi Program Studi Accountpreneurship/Akuntansi sekaligus penerima beasiswa KIP Kuliah di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, kembali membuktikan ketangguhannya di gelanggang pencak silat. Konsisten berlatih sejak masih bersekolah, Resma kini memetik hasil dari kerja keras panjangnya.

Pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Lampung Utara 2025 yang berlangsung 21–23 November 2025 di GOR Sukung Kotabumi, Resma tampil memukau. Ia berhasil meraih Juara 1 dan sekaligus dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri, mengungguli para atlet dari berbagai kecamatan.

“Saya tidak menyangka bisa menjadi Pesilat Terbaik Putri. Terima kasih kepada keluarga, pelatih, dan pihak kampus yang selalu mendukung saya,” ujarnya penuh syukur.

Prestasi gemilang ini mendapat apresiasi langsung dari Program Studi Akuntansi IIB Darmajaya.

Ketua Prodi Akuntansi, Dedi Putra, S.E., M.S.Ak, menyampaikan kebanggaannya atas capaian Resma.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih Resma. Ini bukti bahwa mahasiswa Prodi Akuntansi mampu unggul tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa prestasi mahasiswa penerima KIP Kuliah seperti Resma menunjukkan bahwa akses pendidikan yang merata mampu melahirkan talenta terbaik.

Keberhasilan di PORKAB 2025 ini menjadi batu loncatan penting bagi Resma untuk menapaki kompetisi pada level yang lebih tinggi. Semangat juang dan prestasinya diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain di IIB Darmajaya.(**)

UBL Gelar Sosialisasi Anti-Kekerasan: Komisi X DPR RI Tekankan Kampus sebagai Ruang Aman dan Pembentuk Karakter

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Auditorium Pascasarjana Universitas Bandar Lampung menjadi lokasi penyelenggaraan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Komisi X DPR RI, Kemendiktisaintek, dan Universitas Bandar Lampung.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Bandar Lampung, mewakili Rektor. Hadir sebagai Ketua Pelaksana Yulia Hesti, S.H., M.H., serta menghadirkan pemateri utama Prof. Erry Yulian Triblas Adesta, Ph.D., C.Eng., MIMechE., IPM. Turut hadir Tenaga Ahli Komisi X DPR RI, Aji Pratama.

Kampus Harus Menjadi Ruang Aman dan Pembentuk Karakter

Dalam sambutannya melalui daring, Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi menegaskan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kecerdasan akademik, serta kecakapan sosial mahasiswa.

“Kampus adalah fase transisi penting dari remaja menuju dewasa. Di sinilah mahasiswa ditempa untuk memiliki mental juara, rasa percaya diri, berpikir jernih, serta semangat berprestasi,” ujar Kadafi.

Ia juga menyoroti maraknya tindakan tidak terpuji yang terjadi di dunia pendidikan dan banyak diberitakan di media. Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini sangat diperlukan untuk menumbuhkan kepedulian, saling mengingatkan, dan membiasakan mahasiswa untuk mengevaluasi tindakan sebelum bertindak.

“Kita harus menjaga jaringan pertemanan dan karakter sejak di kampus. Ini menjadi modal penting saat terjun ke masyarakat setelah wisuda,” tambahnya.

Kadafi berharap mahasiswa Universitas Bandar Lampung tumbuh sebagai generasi yang cerdas, disiplin, beretika, serta siap memegang estafet kepemimpinan bangsa. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap kegiatan ini menjadi penguat kualitas lulusan UBL.

Prof. Erry: Kekerasan di Kampus Dipicu Relasi Kuasa dan Budaya Organisasi

Dalam pemaparannya, Prof. Erry Yulian Triblas Adesta mengajak peserta melihat persoalan kekerasan dan perundungan dari kacamata akademisi sekaligus orang tua dan kakek. Ia menegaskan bahwa perilaku bullying dan kekerasan di dunia pendidikan telah berlangsung lama dan masih menjadi masalah serius.

“Berbagai laporan nasional dan internasional mencatat peningkatan kasus kekerasan, termasuk kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi. Banyak korban tidak melapor karena takut, merasa tidak akan dipercaya, atau khawatir mendapat ancaman nilai,” tuturnya.

Beberapa faktor pemicu kekerasan yang ia paparkan antara lain:

Penyalahgunaan relasi kuasa antara dosen–mahasiswa, senior–junior, maupun otoritas akademik lainnya.

Budaya organisasi yang membiarkan kekerasan dilakukan atas nama pembentukan karakter.

Minimnya sistem pelaporan yang aman, membuat banyak korban memilih diam.

Tidak adanya SOP penanganan yang jelas, termasuk sanksi pelaku dan pendampingan bagi korban.

Prof. Erry menegaskan bahwa tanpa pelaporan yang aman dan mekanisme tegas, kekerasan berpotensi terus berulang.

Harapan untuk Kampus yang Lebih Aman

Melalui kegiatan ini, Komisi X DPR RI bersama Kemendiktisaintek berharap seluruh perguruan tinggi semakin aktif membangun ekosistem pendidikan yang aman, berkarakter, dan bebas dari kekerasan.

Sosialisasi ditutup dengan ajakan bersama untuk memperkuat kesadaran, memperbaiki budaya kampus, dan memastikan adanya mekanisme perlindungan yang lebih baik bagi seluruh sivitas akademika.

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Kampus: Kadafi Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Aman, Inklusif, dan Bermartabat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Kadafi, menggelar kegiatan Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Kampus, bekerja sama dengan Komisi X DPR RI, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), serta Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Acara ini berlangsung dengan melibatkan jajaran pimpinan kampus, tenaga ahli kementerian, serta para mahasiswa sebagai peserta utama.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., membuka kegiatan dengan menegaskan komitmen UTI untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Muhammad Kadafi yang memberikan sambutan secara virtual, menyoroti pentingnya dunia kampus sebagai ruang pendidikan karakter. Ia menekankan bahwa kampus tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga menjadi tempat pembentukan akhlak, etika, empati, serta keberanian untuk mencegah kekerasan.

“Kita pahami bersama bahwa lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi adalah wujud komitmen kita untuk mencetak generasi unggul. Maraknya kasus kekerasan di berbagai kampus di media massa menjadi pengingat bahwa kita semua perlu bekerja lebih serius dalam pencegahan,” ujarnya.

Kadafi juga menyinggung budaya senioritas dan tindakan tidak terpuji yang kerap diwariskan dari angkatan ke angkatan. Ia menegaskan bahwa normalisasi tindakan seperti itu tidak boleh lagi terjadi.

“Kita harus mengukur apa yang kita perbuat: apakah kita siap jika hal yang sama dilakukan kepada kita? Kampus semestinya menjadi tempat lahirnya cendekiawan, ruang diskusi, kreativitas, dan inovasi, bukan praktik-praktik yang merugikan dan menurunkan martabat,” tambahnya.

Acara ini dimoderatori oleh Dwi Gema Sugesti.

Dua narasumber turut mengisi sesi materi. Sumiyati, SE, Tenaga Ahli Kemdikbudristek, hadir secara daring dengan paparan bertajuk Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Ia menjelaskan regulasi, mekanisme pelaporan, hingga peran Satuan Tugas PPKS di kampus.

Sementara itu, Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., Wakil Rektor Akademik Universitas Teknokrat Indonesia, membawakan materi tentang Psychological First Aid (PFA), yang fokus pada penanganan awal secara psikologis bagi korban kekerasan maupun individu yang mengalami tekanan mental.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memahami pentingnya mencegah kekerasan sejak dini, membangun budaya saling menghargai, serta berani melapor ketika menemukan tindakan yang merugikan civitas akademika.

Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk menjaga kampus tetap aman, inklusif, dan menjadi ruang pertumbuhan bagi generasi muda Indonesia.

Belajar Aplikasi Accurate di Tingkat SMK sebagai Persiapan Memasuki Dunia Kerja Program Akuntansi

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Dosen Prodi Akuntansi/Accountpreneurship Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan pelatihan penggunaan perangkat lunak Accurate di SMKN 1 Bukit Kemuning, Lampung Utara pada 23 September lalu.

Adapun kegiatan pelatihan diikuti 22 siswa dan 4 guru SMKN 1 Bukit Kemuning, Lampung Utara. Pelatihan dipimpin Ketua Prodi Akuntansi/Accountpreneurship Dedi Putra, S.E., M.S.Ak.; Anik Irawati, S.E., M.Sc., dan Pebrina Swissia, S.E., M.M.

Dedi Putra mengatakan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme siswa dan guru akuntansi dalam menyusun laporan keuangan digital. “Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen dari IIB Darmajaya, Lampung. Accurate Accounting, yang dikenal sebagai perangkat lunak akuntansi yang ramah pengguna, banyak digunakan di industri untuk menyusun laporan keuangan di perusahaan jasa, perdagangan, dan manufaktur,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Perangkat lunak ini (Accurate Accounting)  juga sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, menjadikannya keterampilan yang vital bagi lulusan SMK yang akan memasuki dunia kerja. “Tantangannya adalah ketidakhadiran kurikulum khusus yang mengajarkan penggunaan Accurate di sekolah, yang dapat membuat lulusan kekurangan keterampilan relevan untuk tuntutan industri. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk mengisi kesenjangan tersebut, dengan fokus pada penguasaan penggunaan Accurate Accounting dalam penyusunan laporan keuangan korporat,” tuturnya.

Menurutnya, hasil pelatihan ini telah berhasil meningkatkan keterampilan teknis baik siswa maupun guru dalam mengoperasikan perangkat lunak akuntansi. “Diharapkan upaya ini dapat mendukung pengembangan kompetensi akuntansi di kalangan siswa dan memperkuat profesionalisme guru di SMKN 1 Bukit Kemuning Lampung Utara,” ujarnya.

Dedi menambahkan kegiatan ini berhasil membantu siswa dan guru dalam meningkatkan kompetensi teknologi akuntansi yang sangat diperlukan di dunia kerja. “Berdasarkan hasil evaluasi, pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan peserta dalam menggunakan Accurate Accounting,” pungkasnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Pertemuan Dua Rektor: IIB Darmajaya Jadi Rujukan Pengembangan Kampus di Indonesia Timur!

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menerima kunjungan Rektor Universitas Iqra Buru, Maluku Dr. Muhammad Sehol, S.Pd., M.Si., M.Pd.Si.pada Selasa, (2/11/25).

Kunjungan tersebut diterima langsung Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D. didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I. dan Wakil Rektor Bidang Nonakademik Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. Hadir juga dalam pertemuan tersebut Sekretaris Yayasan Alfian Husin Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Sehol menuturkan tujuannya untuk bersilaturahmi dan menjalin kerja sama Tri Darma Perguruan Tinggi dengan IIB Darmajaya. Muhammad Sehol yang juga pengurus Aptisi Pusat ini banyak mendapatkan informasi tata kelola pengelolaan manajemen perguruan tinggi.

Diantaranya struktur organisasi perguruan tinggi, pembelajaran, dan peningkatan kualitas tenaga pengajar hingga fasilitas serta kompetensi lulusan. Dialog dan sharing knowledge antar kedua pimpinan perguruan tinggi ini juga memfokuskan pada pengembangan masing-masing institusi.

“Saya sangat senang dapat silaturahmi ke IIB Darmajaya yang memiliki slogan The Best,” ungkapnya.

Kampusnya, lanjut dia, menanamkan nilai-nilai pendidikan dan keagamaan yang kuat bagi mahasiswanya. “Saya akan ajak Yayasan untuk berkunjung ke IIB Darmajaya dalam pengembangan Universitas Iqra Buru selepas dari kunjungan ini,” tuturnya.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., menyambut baik kunjungan dan rencana kerja sama Universitas Iqra Buru dalam Tri Darma Perguruan Tinggi. “Kita sangat senang dapat dikunjungi oleh salah satu pimpinan perguruan tinggi di wilayah Timur,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Menurutnya, banyak kolaborasi yang dapat dilakukan dalam pengembangan kedua perguruan tinggi. “Pertukaran dosen, kolaborasi riset hingga pengembangan entrepreneur kampus. Semoga rencana kerja sama kedua perguruan tinggi dapat berjalan baik dan lancar dalam peningkatan kualitas lulusan,” tutupnya.

Rektor Universitas Iqra Buru, Maluku juga diajak berkeliling oleh Wakil Rektor Bidang Nonakademik Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. Mulai dari Rektorat, Warung Perancis, Lab IAC, Gedung F Raden Saleh, PLPP, Dekanat, hingga berakhir ke UPT ICCA.(**)

Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Darmajaya Dinobatkan Mister Lampung 2025 Bidang Ekonomi Kreatif

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Grand Final Mister & Miss Lampung 2025 resmi digelar di Swiss-Belhotel Lampung pada 29 November 2025. Pada malam puncak tersebut, Yandi Maulana, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi/Inovasi Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, berhasil meraih gelar Mister Lampung 2025 Bidang Ekonomi Kreatif.

Dalam ajang yang diikuti finalis dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung tersebut, Yandi tampil percaya diri dan menunjukkan kapasitasnya sebagai generasi muda yang memahami pentingnya pengembangan ekonomi kreatif di era digital.

“Saya sangat bersyukur bisa meraih gelar ini. Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di Lampung,” ujar Yandi Maulana setelah dinobatkan.

Ia menambahkan bahwa dukungan keluarga, teman, dan dosen menjadi dorongan besar selama proses seleksi hingga malam grand final.

Ketua Program Studi Sistem Informasi IIB Darmajaya, Dr. Wasilah, S.Kom., M.T., memberikan apresiasi atas capaian tersebut. “Kami bangga dengan prestasi Yandi. Ia membuktikan bahwa mahasiswa Sistem Informasi tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga mampu berprestasi pada ajang non-akademik yang menuntut kreativitas dan kepercayaan diri,” jelasnya.

Dr. Wasilah juga menegaskan bahwa kemenangan Yandi menjadi bukti bahwa mahasiswa IIB Darmajaya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini. Dengan gelar yang diraihnya, Yandi Maulana diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif di Lampung.(**)

KWT Sumber Makmur Margodadi Gelar Pameran Hasil Pertanian Generatif, Tampilkan Karya Tani Muda dan Edukasi Organik

TUBABA –(deklarasinews.com)- Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Makmur Margodadi bersama 10 Tani Muda sukses menggelar Pameran Hasil Pertanian Generatif dalam rangkaian Project Akhir Ganavira pada Minggu (30/11/25). Kegiatan yang berlangsung di lokasi KWT Sumber Makmur ini menjadi ajang unjuk karya hasil pembelajaran pertanian organik selama 10 bulan terakhir sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Pameran ini diikuti oleh 79 peserta, yang terdiri dari anak-anak TK, orang tua, anggota KWT, dan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Tiyuh Margodadi, Camat Tumijajar, perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, PPL Tumijajar, serta Dinas PMD Tubaba.

Perwakilan kitabisa.com Anindita menyampaikan bahwa pameran ini merupakan momentum penting bagi para peserta untuk menunjukkan keterampilan yang telah mereka pelajari, mulai dari pembuatan media semai, penyemaian bibit, perawatan tanaman, hingga panen menggunakan metode pertanian organik.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak, orang tua, dan Tani Muda untuk memperlihatkan proses sekaligus memahami manfaat pertanian organik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selama acara, peserta diajak mengikuti berbagai pos edukasi yang dipandu oleh 35 fasilitator program Ganavira. Anak-anak belajar mengenal sayuran, membuat media semai, hingga praktik perawatan tanaman. Sementara itu, para ibu mengikuti sesi pembuatan media semai, panen, hingga pengolahan sampah dapur menjadi kompos organik.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah sesi Pameran Produk Generatif, di mana peserta dan warga melihat langsung hasil pertanian serta olahan organik karya KWT dan Tani Muda. Produk-produk tersebut meliputi bibit organik, sayuran segar hasil budidaya berkelanjutan, hingga pewarna alami dari bumbu dapur.

Pameran ini tidak hanya menampilkan visual hasil panen, tetapi juga cerita proses belajar, inovasi, serta komitmen peserta dalam menerapkan pola pertanian ramah lingkungan.

Kepala Tiyuh Margodadi Feri Saputra T berharap kegiatan ini mampu membuka peluang kolaborasi di masa depan, baik dengan masyarakat maupun instansi terkait.
“Ini menjadi ajang branding bagi KWT dan Tani Muda untuk dikenal sebagai penggerak pertanian organik. Kami ingin menunjukkan bahwa pertanian sehat bisa dilakukan secara kreatif, menyenangkan, dan bernilai ekonomi,” katanya.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara menargetkan meningkatnya kepedulian warga terhadap pentingnya pangan sehat serta praktik pengolahan lahan yang ramah lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup modern yang berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan refleksi peserta dan foto bersama seluruh fasilitator, tamu undangan, dan warga. Project Akhir Ganavira dianggap menjadi langkah awal memperluas edukasi pertanian organik di lingkungan Margodadi sekaligus merayakan pencapaian peserta yang telah berproses hampir satu tahun.

Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi model pembelajaran pertanian generatif yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat. (**)